Category: Peristiwa

  • Panik Saat Digerebek Polisi, Terduga Pengedar Sabu di Tanjung Balai Lompat ke Sungai

    Panik Saat Digerebek Polisi, Terduga Pengedar Sabu di Tanjung Balai Lompat ke Sungai

    TANJUNG BALAI,indeksnews.web.id/ – Sebuah upaya penindakan peredaran narkotika yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Tanjung Balai Utara berakhir tragis. Seorang terduga pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu berinisial AHN (47) nekat melompat ke sungai demi menghindari sergapan petugas.

     

    Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (11/6) sore sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Aman Gg Ajam lingkungan 1 Kel. Pulau Simardan Kecamatan Datuk Bandar Timur Kota Tanjung Balai.

     

    Kapolres Tanjung Balai, AKBP Welman Feri, S.I.K, M.I.K., melalui Kapolsek Tanjungbalai Utara Iptu Syawal, SH menjelaskan bahwa pengungkapan ini bermula dari strategi penyamaran (undercover buy) yang dilakukan oleh personel Unit Reskrim Polsek Tanjung Balai Utara.

     

    Petugas yang menyamar mendatangi sebuah gubuk di tempat kejadian perkara (TKP) yang dicurigai sering dijadikan lokasi transaksi. Di dalam gubuk tersebut, petugas menemukan tiga orang laki-laki. Petugas kemudian memancing pelaku dengan membeli paket sabu seharga Rp 50.000.

     

    Setelah transaksi berhasil dan memastikan barang tersebut adalah narkotika, petugas langsung memberikan sinyal kepada tim opsnal lain yang sudah bersiap di luar untuk melakukan penggerebekan.

     

    Melihat kedatangan petugas yang hendak melakukan penindakan, ketiga pria di dalam gubuk tersebut panik. Mereka nekat melarikan diri dengan cara melompat ke dalam aliran Sungai Seluang yang saat itu kondisinya sedang tinggi/pasang.

     

    Petugas langsung melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai untuk mencari para pelaku. Tak lama kemudian, petugas melihat korban (AHN) dalam kondisi lemas sedang berpegangan pada sebuah kayu di tepi sungai. Diduga karena panik dan tidak mampu berenang di air yang dalam, korban terlalu banyak meminum air sungai.

     

    Petugas langsung mengevakuasi korban yang sudah dalam keadaan sangat lemas ke daratan. Dari lokasi penggerebekan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu dengan berat total 1,48 gram.

     

    Melihat kondisi fisik korban yang terus menurun, tim Opsnal Polsek Tanjung Balai Utara langsung melarikannya ke ruang ICU RSUD dr. Tengku Mansyur Kota Tanjung Balai untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.

     

    Namun, setelah dilakukan pemeriksaan intensif oleh dokter jaga, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Dokter menyatakan korban meninggal dunia akibat terlalu lama berada di dalam air

     

    Meninggalnya korban sempat memicu protes dari pihak keluarga. Menyikapi hal tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Datuk Bandar atas atensi Kapolres Tanjung Balai langsung melakukan pendekatan psikologis dan hukum yang empatik ke rumah duka pada malam harinya.

     

    Hasil dari pendekatan humanis tersebut, pihak keluarga akhirnya menerima kronologi kejadian dan tidak bersedia untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Pihak keluarga membuat surat pernyataan keberatan autopsi agar jenazah dapat segera dimakamkan secara layak. Petugas kepolisian juga turut hadir dalam kegiatan takziah malam pertama sebagai bentuk belasungkawa.

  • Lurah Sebar Proposal Minta Bantuan, Camat Polonia: Sedang Diperiksa Inspektorat

    Lurah Sebar Proposal Minta Bantuan, Camat Polonia: Sedang Diperiksa Inspektorat

    MEDAN,indeksnews.web.id/  – Camat Medan Polonia, Noor Alfi Pane AP, membantah keras pernyataan Lurah Madras Hulu, M Taufik SE, yang menyebut dirinya mengetahui penyebaran proposal permohonan bantuan untuk kegiatan Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) pada 5 Mei 2026 lalu.

    Dalam proposal yang beredar itu disebutkan bahwa Camat Medan Polonia mengetahui kegiatan tersebut dan turut menerima tembusan surat.

    “Tidak benar, saya tidak mengetahui hal tersebut (proposal),” tegas Alfi kepada wartawan, Senin (11/05/2026).

    Menurut Alfi, informasi yang menyebut dirinya mengetahui penyebaran proposal permohonan partisipasi untuk kegiatan perlombaan antarkelurahan se-Kota Medan itu tidak berdasar dan menyesatkan.

    “Perlu kami luruskan sekali lagi, tidak ada tembusan ke saya terkait proposal tersebut,” tambahnya.

    Alfi juga mengungkapkan bahwa saat ini Lurah Madras Hulu tengah diperiksa oleh Inspektorat Pemko Medan terkait persoalan tersebut.

    “Saat ini lurah sedang diperiksa oleh inspektorat,” ujarnya singkat.

    Sementara itu, Erfin Fachrur Razi dari Inspektorat Pemko Medan yang berulang kali dikonfirmasi wartawan belum memberikan keterangan resmi terkait pemeriksaan terhadap Lurah Madras Hulu, M Taufik SE.

    Tak hanya pihak kelurahan, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Madras Hulu juga disebut turut menyebarkan proposal kegiatan serupa yang berisi permohonan bantuan dana.

    Sebelumnya, warga Madras Hulu dikejutkan dengan beredarnya proposal berkop resmi Kelurahan Madras Hulu dan LPM setempat. Kedua proposal tersebut memiliki perihal yang sama, yakni memohon bantuan untuk mendukung kegiatan lomba antarkelurahan se-Kota Medan tahun 2026.

    Menanggapi hal itu, M Taufik SE mengaku proposal yang disebar hanya ditujukan kepada kalangan pertemanan dan tidak bersifat memaksa.

    “Proposalnya untuk kawan-kawan saja, yang kebetulan kerja dan pelaku usaha,” kata Taufik kepada wartawan.

    Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk swadaya kelurahan dan tidak dianggarkan dalam dana kelurahan maupun LPM.

    Di sisi lain, seorang tokoh masyarakat setempat yang enggan disebut namanya meminta Wali Kota Medan turun tangan dan angkat bicara terkait penyebaran proposal permohonan bantuan oleh instansi pemerintahan tersebut.

    “Apa anggaran kelurahan tidak menampung biaya kegiatan tersebut? Setahu saya diatur. Tapi kalau saya salah mohon dikoreksi,” ujarnya.

    Tokoh masyarakat itu juga meminta agar Inspektorat dan Badan Kepegawaian segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap Lurah Madras Hulu.

    “Jika terbukti ada pelanggaran aturan atau prosedur, sanksi administratif harus diberikan kepada pihak yang bertanggung jawab,” katanya. (rel)

  • RESPON CEPAT POLSEK DATUK BANDAR EVAKUASI MOBIL TERPEROSOK PARIT

    RESPON CEPAT POLSEK DATUK BANDAR EVAKUASI MOBIL TERPEROSOK PARIT

    TANJUNGBALAI,indeksnews.web.id/ – Respon cepat ditunjukkan jajaran Polres Tanjungbalai dalam membantu masyarakat yang mengalami musibah di jalan raya. Sebuah mobil Toyota Agya warna putih yang dikemudikan seorang ibu rumah tangga terperosok ke saluran drainase (parit) di Jalan Selat Lancang Ujung, Kelurahan Selat Tanjung Medan, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kamis (7/5/2026).

    Mendapat laporan dari warga, Kapolsek Datuk Bandar IPTU H. Lion Hutasoit, S.H., M.H bersama personel Polsubsektor Datuk Bandar Timur langsung turun ke lokasi guna mengamankan situasi sekaligus memberikan pertolongan kepada pengemudi yang terlihat panik akibat insiden tersebut.

    Diketahui, pengemudi bernama Mery (50) saat itu hendak mengunjungi rumah temannya. Karena kurang mengenal wilayah tersebut, ia diduga tersesat setelah memasuki jalan yang sempit. Saat mencoba memutar arah kendaraan, pengemudi diduga panik dan tidak sengaja menginjak pedal gas terlalu dalam hingga ban mobil masuk ke parit terbuka di sisi jalan.

    Kapolres Tanjungbalai melalui Kapolsek Datuk Bandar kemudian berkoordinasi dengan Unit Laka Satlantas Polres Tanjungbalai yang dipimpin Kanit Laka IPDA M. Silitonga untuk melakukan penanganan di lokasi kejadian.

    Petugas selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa kelengkapan surat kendaraan milik pengemudi yang dinyatakan lengkap dan sah.

    Untuk mempercepat proses evakuasi kendaraan, pihak kepolisian turut berkoordinasi dengan PLN ULP Tanjungbalai guna menghadirkan mobil derek ke lokasi.

    “Kami hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman. Setelah menerima laporan, personel langsung kami kerahkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi agar tidak menghambat arus lalu lintas di sekitar,” ujar IPTU H. Lion Hutasoit.

    Proses evakuasi berlangsung lancar berkat kerja sama personel kepolisian bersama warga sekitar yang turut membantu di lapangan. Langkah cepat dan sigap jajaran Polres Tanjungbalai tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat maupun pemilik kendaraan yang merasa sangat terbantu dalam situasi tersebut.

  • Kebakaran Hebat Landa Toko Cat di Marelan Pasar V Medan, Satu Orang Dikabarkan Tewas

    Kebakaran Hebat Landa Toko Cat di Marelan Pasar V Medan, Satu Orang Dikabarkan Tewas

    Medan, indeksnews.web.id/ — Kebakaran hebat melanda sebuah toko cat di kawasan Marelan Pasar V, Kota Medan, pada Kamis siang (09/04/2026). Api dengan cepat membesar dan memicu kepanikan warga sekitar yang berusaha menyelamatkan diri dari lokasi kejadian.

    Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, kobaran api diduga berasal dari dalam bangunan toko yang menjual bahan-bahan mudah terbakar seperti cat dan thinner. Dalam waktu singkat, api menjalar dan melalap hampir seluruh bagian bangunan.

    Dalam peristiwa tragis tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia. Korban diduga terjebak di dalam bangunan saat api mulai membesar, sehingga tidak sempat menyelamatkan diri.

    Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung berjibaku memadamkan api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Proses pemadaman sempat mengalami kendala akibat besarnya kobaran api yang dipicu oleh bahan kimia yang mudah terbakar.

    Hingga saat ini, petugas masih melakukan penanganan di lokasi serta penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran. Aparat kepolisian juga telah memasang garis polisi di area kejadian untuk kepentingan penyelidikan.

    Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya di tempat yang menyimpan bahan mudah terbakar. Diperlukan standar keamanan yang ketat guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

  • Ungkap!Pematik NamoDelta Bongkar Dugaan Tambang Bitcoin Ilegal, PLN Putus Listrik di Namorambe

    Ungkap!Pematik NamoDelta Bongkar Dugaan Tambang Bitcoin Ilegal, PLN Putus Listrik di Namorambe

    DELISERDANG ,indeksnews.web.id/- Tim gabungan PLN UP3 Deliserdang dan Medan bersama aparat penegak hukum melakukan tindakan tegas dengan memutus aliran listrik di lokasi yang diduga menjadi tambang Bitcoin ilegal di Jalan Namorambe, Desa Ujung Labuhan, Dusun I, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (09/04/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

    Penindakan ini merupakan tindak lanjut dari hasil investigasi lapangan yang dilakukan oleh kelompok jurnalis Pematik NamoDelta pada Selasa (07/04/2026). Dalam temuannya, tim mengidentifikasi sedikitnya lima titik lokasi yang diduga kuat menjalankan aktivitas penambangan Bitcoin dengan memanfaatkan aliran listrik secara ilegal.

    Dari pantauan di lapangan, aktivitas tersebut ditandai dengan suara bising mesin berintensitas tinggi yang berlangsung terus-menerus, sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Selain mengganggu kenyamanan warga, praktik ini juga diduga kuat melibatkan pencurian arus listrik yang berpotensi merugikan negara.

    Petugas PLN terlihat melakukan pemutusan langsung terhadap jaringan kabel yang terhubung dari gardu trafo menuju titik-titik yang dicurigai sebagai pusat aktivitas tambang kripto tersebut. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penertiban serta penegakan aturan di sektor kelistrikan.

    Koordinator lapangan PLN UP3 Deliserdang, Bardan, menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran penggunaan listrik ilegal.

    “Pada hari ini kami melakukan tindakan tegas dengan memutus seluruh aliran listrik yang terindikasi digunakan secara ilegal. Selanjutnya akan dilakukan penghitungan potensi kerugian negara akibat aktivitas tersebut,” ujarnya di lokasi.

    Warga setempat pun menyambut baik langkah cepat tersebut. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku lega atas penertiban yang dilakukan.

    “Terima kasih, Bang. Selama ini suara mesinnya sangat bising dan sangat mengganggu,” ujarnya.

    Kasus ini menambah daftar praktik ilegal penambangan aset kripto seperti Bitcoin yang memanfaatkan jaringan listrik tanpa izin resmi. Peran jurnalis investigatif seperti Pematik NamoDelta dinilai penting dalam fungsi kontrol sosial serta membantu aparat mengungkap dugaan pelanggaran di tengah masyarakat.

  • Sadis!Begal di Dalam Angkot 81, Dua Perempuan Terluka Usai Lompat dari Kendaraan

    Sadis!Begal di Dalam Angkot 81, Dua Perempuan Terluka Usai Lompat dari Kendaraan

    MEDAN,indeksnews.web.id/  – Aksi pencurian dengan kekerasan (begal) terjadi di dalam angkutan kota (angkot) nomor 81 pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Peristiwa yang terjadi saat angkot melaju dari arah Belawan menuju Kota Medan ini menimbulkan kepanikan di antara penumpang.

    Dua perempuan menjadi korban dalam kejadian tersebut, yakni Novianti Nourman Br. Tampubolon (24), seorang mahasiswa warga Medan Labuhan, serta Erika Pinesia Hasibuan (24), karyawan apotek yang tinggal di kawasan Griya Martubung I. Hingga saat ini, Erika dilaporkan belum sadarkan diri akibat luka yang dialami.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua korban naik ke angkot dari kawasan Simpang Martubung. Aksi begal diduga mulai terjadi saat kendaraan melintas di sekitar Simpang KIM. Pelaku disebut menggunakan senjata tajam jenis parang untuk mengancam penumpang di dalam angkot.

    Dalam situasi mencekam tersebut, kedua korban nekat melompat dari angkot yang masih melaju saat berada di sekitar SPBU Simpang Kayu Putih. Aksi itu mengakibatkan keduanya mengalami luka serius.

    Salah satu korban kini mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Mitra Medika.

    Seorang saksi mata, Steven (18), warga Griya Martubung II, turut dimintai keterangan oleh pihak kepolisian terkait insiden tersebut.

    Kasus ini kini ditangani oleh Polsek Medan Labuhan. Kapolsek Medan Labuhan, T Sibuea, melalui Kanit Reskrim Dr. Nodi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan dan sedang melakukan penyelidikan.

    “Kami sudah menerima laporan dan saat ini sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang melakukan aksi tersebut,” ujarnya.

    Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat menggunakan transportasi umum, serta segera melapor jika mengetahui informasi yang dapat membantu pengungkapan kasus tersebut.

  • Kandang Ayam di Deli Serdang Ludes Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

    Kandang Ayam di Deli Serdang Ludes Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

    DELI SERDANG,indeksnews.web.id/  – Kebakaran melanda kandang ayam potong di Desa Lau Rakit, Kecamatan Sinembah Tanjung Muda (STM) Hilir, Kabupaten Deli Serdang, Senin (6/4/2026). Peristiwa tersebut menghanguskan kandang beserta sekitar 30 ribu ekor ayam dan sejumlah peralatan peternakan.

    Informasi yang dihimpun, api dengan cepat melalap bangunan kandang berikut fasilitas di dalamnya, termasuk boiler. Upaya pemadaman dilakukan secara mandiri oleh pihak pengelola peternakan dibantu warga sekitar tanpa keterlibatan petugas pemadam kebakaran di lokasi kejadian.

    Seorang warga setempat, Tarigan, menyebut kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. “Diduga dari arus pendek listrik,” ujarnya.

    Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dan keterangan resmi dari pihak berwenang.

    Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

    Sementara itu, pemilik ternak ayam, Sarikat Barus, membantah kabar yang menyebut adanya penolakan terhadap petugas pemadam kebakaran (Damkar).

    “Tidak mungkin kami menolak kedatangan petugas Damkar ke lokasi kebakaran, apalagi untuk memadamkan api,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Selasa (7/4/2026).

    Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar terkait dugaan penghalangan terhadap petugas Damkar tidak benar, sekaligus meluruskan kabar yang sempat berkembang di tengah masyarakat.

  • Viral !Anak Muda Tertidur di Teras THM Jalan Setia Budi Medan, Penyebab Belum Diketahui

    Viral !Anak Muda Tertidur di Teras THM Jalan Setia Budi Medan, Penyebab Belum Diketahui

    MEDAN ,indeksnews.web.id/- Sejumlah anak muda terlihat tertidur di teras salah satu tempat hiburan malam (THM) di kawasan Jalan Setia Budi, Kota Medan. Peristiwa tersebut menjadi sorotan publik setelah video dan foto kejadian itu viral di media sosial melalui akun @sumut_headlines.

    Lokasi kejadian disebut-sebut berada di Helen’s Night Market yang terletak di kawasan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.

    Dalam rekaman yang beredar, tampak beberapa anak muda tergeletak di emperan THM dalam kondisi tertidur. Hingga kini, belum diketahui secara pasti penyebab kejadian tersebut.

    Berbagai spekulasi pun bermunculan dari warganet. Sebagian menduga para anak muda tersebut kelelahan usai mengonsumsi minuman beralkohol dalam jumlah berlebihan. Ada pula yang menilai fenomena tersebut sebagai gambaran gaya hidup sebagian anak muda yang dinilai berlebihan.

    Salah satu akun media sosial menuliskan, kondisi seperti itu bukan hal yang asing di lokasi tersebut. Komentar lain bahkan menyebut perilaku tersebut sebagai tindakan yang tidak pantas.

    Meski ramai diperbincangkan, hingga Selasa (7/4/2026), belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola tempat hiburan malam maupun aparat berwenang terkait penyebab pasti kejadian tersebut.

    Peristiwa ini kembali memicu perbincangan publik mengenai pengawasan di tempat hiburan malam serta pentingnya kesadaran generasi muda dalam menjaga perilaku dan kesehatan, khususnya saat berada di lingkungan hiburan.

  • Hujan Deras Putuskan Jembatan Darurat di Aceh, Lima Desa Kembali Terisolasi

    Hujan Deras Putuskan Jembatan Darurat di Aceh, Lima Desa Kembali Terisolasi

    ACEH,indeksnews.web.id/  – Dua jembatan darurat yang sebelumnya dibangun pascabanjir dan longsor di wilayah Aceh kembali terputus akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut. Peristiwa ini menyebabkan lima desa kembali terisolasi dari akses utama.

    Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh, Bahron Bakti, menjelaskan bahwa jembatan ambruk setelah debit air meningkat drastis menyusul hujan deras yang terjadi sejak sore hari.

    “Hujan deras sejak sore mengakibatkan terjadinya banjir sehingga jembatan darurat yang dibangun beberapa waktu lalu saat bencana hidrometeorologi ambruk,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).

    Dua jembatan yang putus tersebut masing-masing berada di Desa Bur Lah, Kecamatan Ketol, serta Kampung Terang Engon, Kecamatan Silih Nara. Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini.

    Akibat terputusnya jembatan, empat kampung di Kecamatan Ketol dan satu desa di Kecamatan Silih Nara kini kembali terisolasi. Warga kesulitan mengakses jalur transportasi utama untuk aktivitas sehari-hari maupun distribusi logistik.

    Pemerintah setempat telah bergerak cepat dengan mengerahkan dua alat berat ke lokasi guna membuka kembali akses yang terputus. Namun, upaya penanganan masih terkendala kondisi cuaca.

    “Saat ini hujan deras masih terjadi dan debit air masih sangat deras,” kata Bahron.

    Sementara itu, dampak cuaca ekstrem juga terjadi di wilayah Kabupaten Bener Meriah. Hujan deras menyebabkan Sungai Wih Porak di Kecamatan Pintu Rime Gayo meluap hingga mengakibatkan akses jalan penghubung Bireuen–Bener Meriah terputus total.

    Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat intensitas hujan di wilayah Aceh masih cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir.

  • Perjudian Tembak Ikan dan Togel Marak di STM Hilir, Warga Soroti Kinerja Aparat

    Perjudian Tembak Ikan dan Togel Marak di STM Hilir, Warga Soroti Kinerja Aparat

    DELI SERDANG,indeksnews.web.id/  – Aktivitas perjudian di wilayah Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, kembali menjadi sorotan. Sejumlah praktik perjudian, mulai dari mesin tembak ikan hingga toto gelap (togel), dilaporkan masih bebas beroperasi di beberapa desa tanpa hambatan berarti.

    Salah satu lokasi yang menjadi perhatian berada di warung Pohon Sawo, Desa Talun Kenas. Di lokasi tersebut, satu unit mesin judi tembak ikan disebut-sebut beroperasi secara terang-terangan. Selain itu, beberapa mesin serupa juga ditemukan di wilayah Besamat dan Bekilang yang tidak jauh dari jambur desa, serta di Desa Talapeta, tepatnya di sekitar simpang Kawat menuju arah Kecamatan STM Hulu.

    Tak hanya perjudian tembak ikan, praktik togel juga dilaporkan semakin menjamur. Para juru tulis disebut kerap beroperasi di warung-warung kopi milik warga dengan menggunakan kertas, pulpen, serta buku tafsir mimpi (erek-erek) untuk melayani para pemasang.

    Bahkan, aktivitas tersebut dilakukan secara terbuka dengan menawarkan imbalan hingga 70 kali lipat dari nilai taruhan. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat karena para pelaku terkesan tidak takut terhadap penindakan hukum.

    Beberapa desa yang disebut menjadi lokasi maraknya perjudian antara lain Desa Talun Kenas, Negara, Sumbul, Talapeta, Siguci, Tadukan Raga, Lau Rempak, Lau Rakit, Penungkiren, Juma Tombak, Kuta Jurung, Limau Mungkur, hingga Desa Rambai.

    “Banyak lokasi judi togel di sini, bang. Ada di samping balai desa, di Dusun Kutambaru, hingga dekat sekolah dasar di Gunung Rintih. Jenisnya pun beragam, mulai dari togel Singapura, Sydney, Hongkong, hingga yang paling laris Macau,” ungkap seorang sumber warga.

    Informasi lain menyebutkan adanya dugaan kedekatan antara salah satu bandar togel dengan oknum tertentu, sehingga aktivitas perjudian tersebut dapat berjalan lancar. Hal ini semakin memperkuat kecurigaan masyarakat terhadap lemahnya penegakan hukum di wilayah tersebut.

    Padahal sebelumnya, Kapolda Sumatera Utara, Wisnu Hermawan Februanto, telah menegaskan komitmennya untuk memberantas segala bentuk perjudian di wilayah Sumatera Utara, mulai dari tingkat Polda hingga Polsek.

    Namun, warga menilai instruksi tersebut belum berjalan optimal di Kecamatan STM Hilir. Bahkan, sejumlah pihak menuding adanya pembiaran oleh aparat setempat terhadap praktik perjudian yang terus berkembang.

    Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media kepada pihak Polsek Talun Kenas melalui Kanit Reskrim Iptu Lumban Toruan sejak Rabu (21/1/2026) hingga Jumat (3/4/2026) belum mendapat tanggapan.

    Hingga berita ini diterbitkan kembali, aktivitas perjudian togel dan mesin tembak ikan dilaporkan masih terus berlangsung di sejumlah titik di Kecamatan STM Hilir, yang dinilai berdampak buruk terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

    Keterangan Foto: Mesin perjudian tembak ikan yang beroperasi di warung Pohon Sawo, Desa Talun Kenas, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang.