Category: Berita Utama & Headline

  • Dua Bangunan Terbakar di Medan Selayang, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    Dua Bangunan Terbakar di Medan Selayang, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    MEDAN,indeksnews.web.id/  – Kebakaran melanda dua unit bangunan di Jalan Setiabudi, Pasar II, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Minggu (29/3/2026) dini hari. Kedua bangunan yang terdampak merupakan toko grosir milik Ramli Yusuf (50) dan rumah milik Ida Wati (35).

    Peristiwa tersebut diduga bermula dari toko grosir. Anak pemilik usaha, Zahrul, mengungkapkan api muncul secara tiba-tiba saat dirinya bersama pekerja toko sedang keluar membeli makanan.

    “Kami beli makan keluar. Paling cuma lima menit kami balik, orang sudah ramai di depan,” ujarnya.

    Saat kembali, ia mendapati kobaran api sudah membesar di dalam toko. Zahrul bersama pekerja sempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya, namun banyaknya barang dagangan yang mudah terbakar membuat api cepat membesar dan merambat ke rumah di sebelahnya.

    “Memang dari dalam toko apinya. Tapi belum tahu dari mananya,” tambahnya.

    Sementara itu, pemilik rumah, Ida Wati, mengatakan dirinya bersama keluarga sedang tertidur saat kejadian. Ia terbangun setelah mendengar teriakan warga yang panik melihat kobaran api.

    “Saya, suami, anak, dan orang tua saya sudah tidur. Karena ribut-ribut, saya keluar. Rupanya api sudah besar dari dalam toko,” jelasnya.

    Ia bersama suami langsung menyelamatkan seluruh anggota keluarga. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut, meski seluruh barang di dalam rumah tidak sempat diselamatkan.

    “Nggak ada yang luka. Tapi barang-barang habis semua,” ungkapnya.

    Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi dengan empat unit armada langsung melakukan upaya pemadaman. Setelah sekitar satu setengah jam, api akhirnya berhasil dikendalikan.

    Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Harles Gultom, menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran.

    “Dugaan sementara karena korsleting listrik. Tapi pastinya masih menunggu hasil tim Inafis. Untuk korban jiwa maupun luka nihil,” ujarnya.

    Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik yang tidak aman.

  • Iran Terapkan Blokade Selektif di Selat Hormuz, Sejumlah Negara Dapat Izin Melintas

    Iran Terapkan Blokade Selektif di Selat Hormuz, Sejumlah Negara Dapat Izin Melintas

    JAKARTA,indeksnews.web.id/- Pemerintah Iran kini menerapkan kebijakan pembatasan selektif terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz, jalur laut strategis dunia, di tengah meningkatnya konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.

    Berdasarkan laporan perusahaan intelijen maritim Windward, sejumlah kapal diketahui berhasil melintasi perairan Iran pada 15–16 Maret 2026 melalui rute yang telah disetujui otoritas Teheran.

    “Rute baru ini menunjukkan bagaimana blokade selektif Iran memungkinkan sekutu dan pendukungnya melakukan transit,” demikian isi laporan tersebut.

    Melansir Al Jazeera, beberapa negara mendapatkan izin khusus untuk melintas di jalur vital tersebut. Kapal tanker berbendera Pakistan bernama Karachi dilaporkan berhasil keluar dari Teluk melalui jalur yang diizinkan. Kapal jenis Aframax itu menjadi salah satu yang pertama melintasi setelah pembatasan diberlakukan.

    Dari India, sedikitnya dua kapal tanker pengangkut LPG juga berhasil melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan tujuan setelah adanya komunikasi bilateral dengan Iran.

    Sementara itu, kapal dari Turki turut memperoleh izin setelah melalui persetujuan langsung dari otoritas Teheran, terutama bagi kapal yang sebelumnya berada di dekat perairan Iran.

    Iran juga memberikan jaminan keamanan bagi kapal-kapal dari China untuk melintasi Selat Hormuz. Namun demikian, dua kapal berbendera China dilaporkan menunda keberangkatan mereka pada Sabtu (28/3), meski belum diketahui alasan pasti penundaan tersebut, dikutip dari Reuters.

    Dari kawasan Eropa, sejumlah negara seperti Prancis dan Italia telah mengajukan permintaan serupa. Namun sejauh ini, baru Spanyol yang mendapatkan sinyal positif dari Iran untuk melintasi selat tersebut. Keputusan ini disebut karena Spanyol dinilai mematuhi hukum internasional dan tidak terlibat dalam konflik melawan Teheran, sebagaimana disampaikan melalui pernyataan diplomatik.

    Di kawasan Asia Tenggara, Malaysia juga memperoleh izin. Perdana Menteri Anwar Ibrahim menyebut pihaknya tengah mengupayakan pemulangan kapal tanker minyak beserta awaknya agar dapat melanjutkan perjalanan dengan aman.

    Selain itu, Iran juga dilaporkan mengizinkan kapal dari Rusia, Irak, dan Bangladesh untuk melintasi Selat Hormuz tanpa hambatan berarti.

    Sebaliknya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa kapal dari Amerika Serikat, Israel, serta negara-negara yang dianggap sebagai musuh tetap tidak diperbolehkan melewati jalur tersebut.

    Sebelumnya, Iran sempat menutup Selat Hormuz menyusul serangan gabungan AS-Israel. Namun kini, jalur tersebut dibuka secara terbatas bagi negara-negara non-sekutu AS. Kebijakan ini berdampak signifikan terhadap perdagangan global, mengingat sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia melewati kawasan ini.

    Dari Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri menyatakan bahwa dua kapal tanker milik Indonesia telah mendapatkan lampu hijau untuk keluar dari Selat Hormuz. Juru Bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl A. Mulachela, menyebut komunikasi intensif dengan pihak Iran membuahkan hasil positif.

    “Dalam perkembangannya, telah terdapat tanggapan positif dari pihak Iran,” ujarnya di Jakarta, Jumat (27/3).

    Perkembangan ini menjadi sorotan dunia karena kebijakan selektif Iran dinilai dapat memengaruhi stabilitas energi global serta dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah.

  • PT Toba Surimi Industries Laporkan Bank Mandiri ke OJK, Dugaan Pencairan Kredit Tanpa Prosedur

    PT Toba Surimi Industries Laporkan Bank Mandiri ke OJK, Dugaan Pencairan Kredit Tanpa Prosedur

    JAKARTA ,indeksnews.web.id/ – PT Toba Surimi Industries Tbk (CRAB) resmi melaporkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk ke Otoritas Jasa Keuangan pada 16 Maret 2026. Laporan ini diajukan terkait dugaan pencairan fasilitas kredit tanpa prosedur yang dinilai merugikan perusahaan.
    Kuasa hukum PT Toba Surimi Industries, David Tobing, menyampaikan bahwa pihaknya berharap OJK dapat bertindak objektif sebagai penengah dalam sengketa tersebut.


    “Klien kami merasa dirugikan karena dianggap memiliki tunggakan di Bank Mandiri sekitar Rp123,2 miliar berdasarkan pencairan 54 lembar cek yang diaktivasi, ditandatangani, dan dikonfirmasi oleh direksi TSI,” ujar David dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (18/3).


    Latar Belakang Kredit Modal Kerja
    David menjelaskan, PT Toba Surimi Industries merupakan nasabah yang memperoleh fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) dari Bank Mandiri sejak tahun 2009. Perjanjian kredit tersebut dibuat di hadapan notaris Ferry Susanto Limbong di Medan, Sumatera Utara.


    Namun, pihaknya mengklaim bahwa perusahaan tidak pernah mencairkan maupun menikmati dana KMK senilai Rp123,3 miliar tersebut. Atas dasar itu, PT TSI juga telah melaporkan sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam pencairan dana ke Kepolisian Daerah Sumatera Utara.
    “Kami berharap OJK, khususnya bidang pengawasan bank, dapat memberikan perhatian serius terhadap penyelesaian kasus ini,” tambahnya.


    Sorotan terhadap OJK


    David juga menaruh harapan pada kepemimpinan baru di OJK, yakni Friderica Widyasari Dewi, yang dinilai memiliki pengalaman kuat dalam perlindungan konsumen.


    “Ketua OJK sebelumnya merupakan anggota Dewan Komisioner Perlindungan Konsumen. Kami yakin beliau akan bersikap tegas karena kasus ini berpotensi menurunkan kepercayaan nasabah,” ujarnya.


    Kronologi Dugaan Pencairan Dana
    Permasalahan bermula dari fasilitas KMK sebesar sekitar Rp96 miliar yang dimiliki PT TSI di Bank Mandiri. Dugaan pencairan dana tanpa hak terjadi pada periode 29 September hingga 30 Oktober 2025 di Kantor Cabang Balai Kota Medan.


    Menurut kuasa hukum, pencairan tersebut diduga melibatkan oknum internal perusahaan dan pihak bank. Dana yang dicairkan disebut mengalir ke sejumlah perusahaan yang tidak memiliki hubungan dengan PT TSI.


    Rincian transaksi yang diungkap antara lain:
    29 September 2025: 7 transaksi tunai senilai Rp18,9 miliar
    30 September 2025: 8 transaksi tunai senilai Rp18,8 miliar


    David menegaskan, selama proses pencairan tersebut, pihak bank disebut tidak melakukan konfirmasi kepada direksi PT TSI maupun meminta dokumen pendukung sebagaimana prosedur perbankan.


    Tuntutan Tanggung Jawab


    Pihak kuasa hukum menilai PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tidak menjalankan prinsip kehati-hatian serta prinsip Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT).


    Ia menegaskan, sebagai bank milik negara, Bank Mandiri seharusnya menerapkan standar operasional yang ketat untuk melindungi nasabah.


    “Bank Mandiri harus bertanggung jawab memulihkan kerugian nasabah serta membenahi prosedur internal, termasuk menindak pihak-pihak yang terlibat agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas David.

  • Unit Reskrim Polsek Medan Kota Ciduk Dua Pemuda Spesialis Curanmor di Jalan Bahagia

    Unit Reskrim Polsek Medan Kota Ciduk Dua Pemuda Spesialis Curanmor di Jalan Bahagia

    Medan ,indeksnews.web.id/-Unit Reskrim Polsek Medan Kota kembali berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor (curanmor) dengan menangkap dua orang pemuda di kawasan Jalan Bahagia By Pass, Kelurahan Sidorejo II, Kecamatan Medan Kota.

    Kedua pelaku masing-masing berinisial Wildan Jaki Hamdani alias Amek (19), warga Jalan Pasar III Gang Sultan, Medan Tembung, serta AG alias Adit (18), warga Perumnas Mandala, Medan Tembung.

    Penangkapan dilakukan berdasarkan laporan korban Ramlan (51) dengan nomor laporan polisi: LP/B/165/III/2026/SPKT/Polsek Medan Kota/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara.

    Kapolsek Medan Kota AKP Feriawan SH, MH melalui Kanit Reskrim Poltak M Tambunan menjelaskan, peristiwa pencurian terjadi pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu korban memarkirkan sepeda motornya di depan toko di Jalan Bahagia By Pass No 8, namun lalai karena meninggalkan kunci masih terpasang di kendaraan.

    “Sekira pukul 15.00 WIB, korban keluar dan mendapati sepeda motornya sudah hilang dibawa kabur pelaku,” ujar Poltak, Sabtu (28/3/2026).

    Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian satu unit sepeda motor Honda Beat warna cokelat tahun 2023 dengan nomor polisi BK 6887 ALE.

    Menindaklanjuti laporan itu, petugas mendapat informasi keberadaan pelaku di kawasan Jalan Prima, Gang Duku, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan. Tim Reskrim kemudian bergerak cepat dan berhasil mengamankan kedua pelaku di sebuah rumah.

    “Pelaku kita temukan di dalam rumah, satu berada di dapur sedang bermain ponsel dan satu lagi di dalam kamar. Keduanya langsung diamankan tanpa perlawanan,” jelasnya.

    Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan ke rumah penampung sepeda motor curian berinisial Memek. Namun saat didatangi, yang bersangkutan tidak berada di lokasi.

    Dari hasil interogasi, kedua pelaku mengakui telah beberapa kali melakukan aksi pencurian sepeda motor di berbagai lokasi. Uang hasil kejahatan digunakan untuk berjudi dan bersenang-senang.

    “Sepeda motor hasil curian dari Jalan Bahagia dijual seharga Rp4 juta, kemudian dibagi dua dan digunakan untuk poya-poya,” ungkap Poltak.

    Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam hijau BK 5295 AIN yang digunakan saat beraksi, serta satu kunci T dan dua anak kunci T.

    Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Polsek Medan Kota guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

     

  • KACAU! Tagihan Hutang Tanpa Alasan, Dana Bank Mandiri Diduga Mengalir ke Pihak Lain

    KACAU! Tagihan Hutang Tanpa Alasan, Dana Bank Mandiri Diduga Mengalir ke Pihak Lain

    Medan, indeksnews.web.id/- Dugaan skandal perbankan mencuat di Kota Medan. Kasus yang melibatkan PT TSI dan Bank Mandiri Cabang Balai Kota ini memicu kekhawatiran terkait tata kelola perbankan dan transparansi penanganan hukum di wilayah Sumatera Utara.

    Seorang korban yang enggan disebutkan identitasnya mengaku tidak pernah mengajukan pinjaman ke bank tersebut. Namun, secara tiba-tiba pihaknya menerima tagihan hutang hingga ratusan miliar rupiah.

    “Kami tidak pernah meminjam uang, tapi tiba-tiba ditagih. Setelah ditelusuri, dana justru mengalir ke pihak lain,” ungkapnya.

    Dugaan Cek Bermasalah dan Kerugian Miliaran

    Korban juga menyoroti adanya 54 lembar cek yang dinilai tidak memenuhi syarat administrasi. Cek tersebut disebut tidak memiliki tanda tangan maupun konfirmasi dari pemilik perusahaan, namun tetap bisa dicairkan.

    Kasus ini turut menyeret dugaan kerugian besar yang dialami PT TSI, dengan nilai mencapai sekitar Rp130 miliar. Dana tersebut diduga mengalir ke pihak lain tanpa persetujuan direktur perusahaan.

    Klarifikasi Bank Belum Jelas

    Upaya konfirmasi yang dilakukan sejumlah wartawan kepada pihak Bank Mandiri belum membuahkan hasil. Dalam rekaman video yang beredar, pihak bank disebut belum memberikan penjelasan resmi dan hanya menyampaikan akan memberikan jawaban dalam bentuk draf informasi.

    Namun hingga lebih dari satu pekan berlalu, klarifikasi tersebut belum juga diberikan kepada publik.

    Penanganan Hukum Dipertanyakan

    Kasus ini telah dilaporkan ke Polda Sumatera Utara. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi terkait perkembangan penanganan perkara tersebut.

    Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik terkait transparansi dan independensi proses hukum, mengingat besarnya nilai kerugian dan potensi dampaknya terhadap kepercayaan masyarakat.

    Imbauan Kewaspadaan

    Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi perbankan serta memastikan seluruh dokumen keuangan telah sesuai prosedur dan memiliki validasi yang sah.

    Kasus ini masih dalam sorotan media dan akan terus dikawal guna mendorong keterbukaan informasi serta mencegah munculnya korban-korban baru di masa mendatang.

  • Info!Bus Jemaah Umrah WNI Terbakar di Dekat Madinah, Seluruh Penumpang Selamat

    Info!Bus Jemaah Umrah WNI Terbakar di Dekat Madinah, Seluruh Penumpang Selamat

    Madinah,indeksnews.web.id/  – Sebuah bus yang mengangkut jemaah umrah asal Indonesia dilaporkan terbakar di wilayah dekat Madinah. Meski insiden tersebut cukup mengkhawatirkan, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu.

    Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron Ambary, menyampaikan bahwa seluruh jemaah berhasil dievakuasi dengan selamat dan telah dipindahkan ke bus pengganti.

    “Tidak ada korban jiwa dan luka pada saat kejadian dan seluruh jamaah umrah telah dievakuasi dengan bus pengganti,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

     Kronologi Kejadian

    Bus tersebut diketahui membawa 24 jemaah umrah WNI yang menggunakan jasa perjalanan Sakinah Tour and Travel. Peristiwa terjadi saat perjalanan dari Mekkah menuju Madinah, sekitar 50 kilometer sebelum memasuki pusat kota.

    Menurut keterangan, kebakaran bermula dari pecahnya ban kendaraan. Tak lama kemudian, muncul asap dari bagian depan bus. Sopir yang merupakan warga negara Mesir langsung mengambil tindakan cepat dengan menepikan kendaraan dan meminta seluruh penumpang turun.

    Beberapa saat setelah evakuasi selesai, api tiba-tiba muncul dari bagian belakang bus dan dengan cepat melahap seluruh badan kendaraan.

    Barang Jemaah Hangus

    Akibat kebakaran tersebut, seluruh barang bawaan jemaah yang masih berada di dalam bus tidak dapat diselamatkan dan habis terbakar. Meski demikian, kondisi seluruh jemaah dipastikan dalam keadaan sehat.

    Saat ini, para jemaah diinapkan sementara di Hotel Manazel Al-Saadiq sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari pihak terkait.

    Penanganan dan Kepulangan

    Pihak KJRI Jeddah memastikan akan segera mengirim tim ke Madinah untuk memberikan pendampingan langsung kepada para jemaah terdampak.

    Selain itu, seluruh jemaah dijadwalkan tetap kembali ke Indonesia menggunakan penerbangan Garuda Indonesia pada 31 Maret 2026.

    Insiden ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan transportasi dalam perjalanan ibadah, terutama di jalur panjang antar kota suci di Arab Saudi.

  • Horee!Timnas Indonesia Bungkam Saint Kitts and Nevis 4-0, Lolos ke Final FIFA Series 2026

    Horee!Timnas Indonesia Bungkam Saint Kitts and Nevis 4-0, Lolos ke Final FIFA Series 2026

    JAKARTA,indeksnews.web.id/  – Timnas Indonesia tampil perkasa usai menaklukkan Saint Kitts and Nevis dengan skor telak 4-0 dalam laga FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/3/2026) pukul 20.00 WIB. Kemenangan ini memastikan skuad Garuda melaju ke partai final menghadapi Timnas Bulgaria pada Senin (30/3/2026).

    Sejak awal pertandingan, anak asuh John Herdman langsung tampil agresif. Dominasi Indonesia akhirnya membuahkan hasil di menit ke-15 melalui aksi gemilang Beckham Putra. Memanfaatkan umpan terobosan dari Ole Romeny, Beckham sukses mengecoh kiper Julani Archibald sebelum menceploskan bola ke gawang kosong.

    Tiga menit berselang, Indonesia hampir menambah keunggulan melalui peluang Ole Romeny, namun masih mampu diblok lini pertahanan lawan. Tekanan terus berlanjut hingga akhirnya Beckham Putra kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-25. Sepakan kerasnya usai menerima assist Ole Romeny membuat Indonesia unggul 2-0.

    Hingga akhir babak pertama, Indonesia tetap mendominasi permainan. Sementara itu, Saint Kitts and Nevis kesulitan menciptakan peluang berarti dan bahkan tidak mencatatkan tembakan tepat sasaran.

    Memasuki babak kedua, Timnas Indonesia tidak mengendurkan serangan. Permainan cepat dari sisi sayap yang diisi Dony Tri Pamungkas dan Calvin Verdonk terus merepotkan pertahanan lawan.

    Gol ketiga akhirnya lahir melalui Ole Romeny yang sukses memanfaatkan peluang di depan gawang. Tak lama berselang, Mauro memperbesar keunggulan menjadi 4-0, sekaligus memastikan kemenangan mutlak bagi Garuda.

    Dengan hasil ini, Indonesia memastikan langkah ke final FIFA Series 2026. Performa solid lini belakang yang dihuni Rizky Ridho, Elkan Baggott, Jay Idzes, Kevin Diks, dan Jordi Amat juga menjadi kunci karena mampu meredam serangan lawan sepanjang pertandingan.

    Susunan Pemain

    Timnas Indonesia (4-4-2):

    Maarten Paes; Rizky Ridho, Jay Idzes, Elkan Baggott, Dony Tri Pamungkas; Kevin Diks, Jordi Amat, Beckham Putra, Calvin Verdonk; Ramadhan Sananta, Ole Romeny.

    Pelatih: John Herdman.

    Saint Kitts and Nevis (4-2-3-1):

    Julani Archibald; Ethan Bristow, Romaine Sawyers, Malique Roberts, Daron Thomas; Mervin Lewis, Yohannes Mitchum, Tiquanny Williams; Kyle Kelly, Harry Panayiotou, Omari James Sterling.

    Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Timnas Indonesia untuk menghadapi laga final. Dukungan publik di GBK diharapkan kembali menjadi energi tambahan saat Garuda menantang Bulgaria demi meraih gelar FIFA Series 2026.

  • Catat!Panglima TNI Lantik 12 Pejabat Baru, Perkuat Profesionalisme di Tubuh TNI

    Catat!Panglima TNI Lantik 12 Pejabat Baru, Perkuat Profesionalisme di Tubuh TNI

    JAKARTA ,indeksnews.web.id/- Sebanyak 12 pejabat baru di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) resmi dilantik dalam sebuah upacara di Aula Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (25/3/2026).

    Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Panglima TNI Agus Subiyanto, didampingi para kepala staf angkatan, yakni Maruli Simanjuntak, Muhammad Ali, dan Mohamad Tonny Harjono.

    Berdasarkan keterangan resmi Pusat Penerangan TNI, sejumlah jabatan strategis mengalami pergantian sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier prajurit.

    Di jajaran TNI Angkatan Darat, jabatan Pangdam XVII/Cenderawasih diserahterimakan dari Amrin Ibrahim kepada Febriel Buyung Sikumbang. Selain itu, Danrem 173/Praja Vira Braja kini dijabat Vivin Alvianto menggantikan I Ketut Mertha Genarda, sementara Danrem 172/Praja Wira Yakthi beralih dari Tagor Rio Pasaribu kepada Robby Suryadi.

    Pergantian juga terjadi pada tingkat komando kewilayahan, di antaranya Dandim 1710/Mimika dari Redi Dwi Yuda Kurniawan kepada Teuku Jozanda, serta Dandim 1716/Tolikara dari Justus Bernard Mara kepada Derek Serebi Rumbino.

    Di bidang penegakan hukum dan intelijen, jabatan Dandenpom XVII/1 Nabire diserahterimakan dari Reza Ramdani kepada M. Harlan Pariyatman, serta Dandeninteldam XVII/Cenderawasih dari Deny Yanuarta kepada Nasser Khaled.

    Sementara itu, jabatan Dandenzibang 2/XVII Nabire beralih dari Wisnu Bowo Kusumo kepada Riznu Fitra Bhuwana Tombolotutu.

    Dari jajaran TNI Angkatan Laut, Danlanal Nabire kini dijabat Mario Marco Wainarisi menggantikan Guntur Prastyawan. Selain itu, Danpom Kodaeral X Koarmada RI diserahterimakan dari Zairin Busri kepada Raka Momon Saputra.

    Di lingkungan TNI Angkatan Udara, jabatan Dansatgas Korps Pasukan Gerak Cepat beralih dari Zaharrudin kepada Mansyur.

    Selain itu, jabatan Dankodaeral X juga diserahterimakan dari Werijon kepada Sugianto.

    Dalam keterangannya, Puspen TNI menegaskan bahwa pelantikan dan serah terima jabatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas organisasi.

    “Penyerahan dan pelantikan jabatan ini menegaskan komitmen TNI sebagai bentuk pembinaan personel dalam dinamika perkembangan situasi di wilayah penugasan, guna mewujudkan profesionalisme dan akuntabilitas melalui penerapan prinsip reward and punishment secara konsisten,” demikian keterangan resmi Puspen TNI.

    Langkah ini diharapkan mampu memperkuat struktur organisasi TNI agar semakin adaptif dalam menghadapi tantangan tugas ke depan.

  • Resmi!Pangdam Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang Tiga, Panglima TNI Pimpin Kenaikan Pangkat 57 Pati

    Resmi!Pangdam Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang Tiga, Panglima TNI Pimpin Kenaikan Pangkat 57 Pati

    JAKARTA ,indeksnews.web.id/- Jabatan Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta (Pangdam Jaya) kini resmi dijabat oleh perwira tinggi (Pati) TNI bintang tiga atau letnan jenderal. Hal ini terungkap dalam siaran pers Pusat Penerangan TNI terkait kenaikan pangkat puluhan perwira tinggi di lingkungan TNI.

    Prosesi kenaikan pangkat tersebut dipimpin langsung oleh Agus Subiyanto di Aula Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (26/3/2026).

    Sebanyak 57 perwira tinggi mendapatkan kenaikan pangkat, terdiri dari 47 Pati TNI Angkatan Darat, 9 Pati TNI Angkatan Laut, dan 1 Pati TNI Angkatan Udara.

    Dari jajaran TNI AD, salah satu yang menonjol adalah Pangdam Jaya (validasi organisasi) Deddy Suryadi yang kini menyandang pangkat letnan jenderal. Selain itu, Lucky Avianto juga naik pangkat seiring penugasannya sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III.

    Sementara dari TNI AL, kenaikan pangkat diberikan kepada sejumlah perwira, di antaranya Joko Andriyanto selaku Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) XI Koarmada RI, serta Sugianto yang menjabat Dankodaeral X.

    Dari TNI AU, kenaikan pangkat diberikan kepada Sigit Sasongko yang bertugas sebagai dosen tetap di Universitas Pertahanan (Unhan).

    Selain kenaikan pangkat, Panglima TNI juga melantik sejumlah pejabat strategis. Jabatan Pangkogabwilhan III resmi diserahterimakan dari Bambang Trisnohadi kepada Letjen TNI Lucky Avianto. Sebelumnya, Lucky menjabat sebagai Pangdam XVIII/Kasuari.

    Selanjutnya, Mayjen TNI Tugino yang sebelumnya menjabat Kepala Oditurat Militer Tinggi (Kaotmilti) II Jakarta, kini dipercaya mengemban jabatan sebagai Oditur Jenderal (Orjen) TNI.

    Pada kesempatan yang sama, Letjen TNI Bambang Trisnohadi dilantik sebagai Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI.

    Kegiatan pelantikan, serah terima jabatan, dan kenaikan pangkat ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam memperkuat organisasi melalui regenerasi kepemimpinan yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi dinamika tugas ke depan.

  • Herdman Ungkap Alasan Pilih Dua Pemain Muda di Skuad FIFA Series 2026

    Herdman Ungkap Alasan Pilih Dua Pemain Muda di Skuad FIFA Series 2026

    JAKARTA,indeksnews.web.id/  – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membeberkan alasan di balik pemilihan dua pemain muda dalam skuad untuk ajang FIFA Series 2026, yakni Dony Tri Pamungkas dan Mauro Zijlstra.

    Menurut Herdman, keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari strategi menjaga keseimbangan komposisi tim, yang dinilainya sangat penting dalam membangun skuad yang kompetitif.

    “Saya pikir sangat penting untuk menyertakan pemain muda ke dalam skuad. Saya selalu berusaha membangun keseimbangan pemain di dalam tim,” ujar Herdman dalam jumpa pers, Kamis (26/3/2026).

    Ia menjelaskan, sebuah tim ideal harus diisi oleh kombinasi pemain berpengalaman, pemain di usia emas, hingga talenta muda yang dipersiapkan untuk masa depan.

    “Pemain yang berpengalaman seperti pemain yang berusia di atas 30 tahun, pemain di usia puncak, lalu pemain yang ingin Anda bawa ke Piala Dunia atau kualifikasi, serta pemain yang masih berkembang, berusia 21 hingga 25 tahun, dan pemain potensial berusia 18 hingga 20 tahun,” jelasnya.

    Herdman menegaskan bahwa keseimbangan tersebut menjadi kunci, terutama dalam laga uji coba seperti FIFA Series, sehingga pemain muda yang dipilih dinilai telah layak mendapatkan kesempatan.

    Dony Dapat Sorotan Khusus

    Secara khusus, Herdman menaruh perhatian pada perkembangan Dony Tri Pamungkas. Ia mengaku telah beberapa kali menyaksikan langsung permainan sang pemain dan melihat potensi besar untuk berkembang.

    “Saya telah menyaksikan Dony bermain langsung empat kali, dan saya mempelajari sesuatu yang baru tentang dia dan penampilannya,” kata Herdman.

    “Dari apa yang telah saya lihat, saya pikir dia memiliki banyak potensi untuk naik ke level berikutnya. Jadi, sangat penting bagi saya sebagai pelatih kepala untuk dapat membantunya dalam perjalanannya,” lanjutnya.

    Persiapan Menuju Piala AFF

    Meski saat ini hanya dua pemain muda yang dipanggil, Herdman memastikan bahwa pemain lainnya tetap dalam pantauan. Ia berencana menggelar pemusatan latihan (TC) pada Mei mendatang sebagai bagian dari seleksi menuju ajang Piala AFF.

    Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.

    Selain itu, Herdman juga mengantisipasi kemungkinan absennya sejumlah pemain Indonesia yang berkarier di Eropa pada periode tersebut. Kondisi ini dinilai membuka peluang lebih besar bagi pemain lokal untuk menunjukkan kemampuan.

    “Dari kompetisi ini juga akan memberikan gambaran besar pada saya untuk menguji semua pemain dan mengetahui siapa yang akan saya bawa ke AFF,” tegas Herdman.