Category: Advertorial

  • Kementerian ATR/BPN Gelar Vaksinasi Kanker Serviks, Lindungi ASN Perempuan dari Risiko Penyakit Mematikan

    Kementerian ATR/BPN Gelar Vaksinasi Kanker Serviks, Lindungi ASN Perempuan dari Risiko Penyakit Mematikan

    JAKARTA,indeksnews.web.id/  – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan perlindungan terhadap kesehatan perempuan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional melaksanakan program vaksinasi kanker serviks bagi jajaran pegawainya sejak awal tahun 2026.

    Program ini mendapat sambutan positif dari aparatur sipil negara (ASN), khususnya perempuan, yang menyadari pentingnya pencegahan terhadap penyakit kanker serviks yang tergolong mematikan.

    Salah satu peserta vaksinasi, Inayati Iryana (45), mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut, terutama karena biaya vaksin yang relatif mahal jika dilakukan secara mandiri.

    “Kebanyakan kita usia produktif di ATR/BPN. Kalau di luar, vaksin ini cukup mahal, jadi sangat terbantu. Pelayanannya juga baik, mulai dari screening awal, penyuntikan, edukasi dokter hingga screening akhir,” ujarnya usai mengikuti vaksinasi di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Kamis (2/4/2026).

    Program vaksinasi ini merupakan usulan dari Korps Pegawai Republik Indonesia Kementerian ATR/BPN dan dilaksanakan dalam tiga tahapan. Tahap pertama telah digelar pada 30 Januari 2026, tahap kedua berlangsung saat ini, dan tahap ketiga dijadwalkan pada 3 Juli 2026 mendatang.

    Dalam program ini, para peserta hanya dikenakan biaya sebesar Rp870.000, sehingga lebih terjangkau dibandingkan harga umum di fasilitas kesehatan.

    Peserta lainnya, Febi Nur Anggriany (46), menyatakan bahwa program ini mendorong dirinya untuk lebih peduli terhadap kesehatan, sekaligus mengajak keluarga untuk melakukan hal serupa.

    “Saya juga akan mengimbau putri-putri saya untuk menerima vaksin ini sebagai bentuk perlindungan dari kanker serviks,” tuturnya.

    Sementara itu, tenaga medis yang terlibat, Irnawati, menjelaskan bahwa vaksin Human Papillomavirus (HPV) Vaccine merupakan langkah pencegahan efektif terhadap kanker serviks.

    “Ini adalah salah satu kanker yang bisa dicegah. Program seperti ini sangat baik dimanfaatkan, apalagi dengan biaya yang terjangkau bagi ASN perempuan,” jelasnya.

    Sebanyak 161 ASN perempuan tercatat mengikuti program vaksinasi ini sepanjang tahun 2026. Selain meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan reproduksi, program ini juga diharapkan mampu menjaga produktivitas pegawai perempuan di lingkungan kerja.

    Melalui program ini, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan perhatian terhadap kesehatan pegawai, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan produktif.

  • Wamen ATR/BPN Tekankan Pentingnya Akurasi Data Pertanahan Saat Kunjungi Humbang Hasundutan

    Wamen ATR/BPN Tekankan Pentingnya Akurasi Data Pertanahan Saat Kunjungi Humbang Hasundutan

    SUMATERA UTARA,indeksnews.web.id/ – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan pentingnya akurasi data pertanahan sebagai kunci utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan agraria sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

    Hal tersebut disampaikan saat kunjungannya ke Kantor Pertanahan Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Rabu (1/4/2026). Dalam arahannya, Wamen Ossy menekankan bahwa pembenahan data harus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sebagai fondasi sistem pertanahan yang kuat.

    “Data sangatlah penting. Kita di BPN sehari-hari selalu bermain dengan data. Salah satu penyebab kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan adalah kembali ke persoalan data,” ujarnya.

    Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Humbang Hasundutan yang telah berhasil melakukan pemetaan di tiga kecamatan dengan tingkat kepadatan tinggi.

    Kabupaten Humbang Hasundutan sendiri tercatat sebagai salah satu daerah dengan capaian foto tegak terbesar di Sumatera Utara, dengan luasan mencapai sekitar 35.000 hektare. Capaian tersebut dinilai sebagai langkah signifikan dalam mendukung ketersediaan data pertanahan yang akurat dan dapat diandalkan.

    “Peta yang dihasilkan sudah proven, reliable, dan relevan, sehingga dapat dijadikan dasar dalam pengambilan kebijakan ke depan. Ini merupakan wujud komitmen kita dalam membenahi sistem pertanahan secara bertahap,” tambahnya.

    Menurutnya, data pertanahan yang berkualitas akan membantu meminimalisir kesalahan dalam penerbitan hak atas tanah serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pertanahan.

    “Dengan data yang baik, kita bisa bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan yang lebih profesional serta terpercaya kepada masyarakat,” pungkasnya.

    Dalam kunjungan tersebut, Ossy Dermawan juga menyerahkan secara simbolis enam Sertipikat Elektronik kepada masyarakat. Sertipikat tersebut merupakan bagian dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), yang bertujuan memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah.

    Turut mendampingi dalam kegiatan ini Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Utara, Sri Pranoto, serta Plt. Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Humbang Hasundutan, Andes Saragi.

    Selain memberikan arahan, Wamen Ossy juga meninjau langsung sejumlah ruang pelayanan dan unit kerja di kantor tersebut guna memastikan pelayanan pertanahan berjalan optimal, transparan, dan berbasis data yang akurat.

    Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat komitmen Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional dalam mewujudkan pelayanan pertanahan yang profesional, modern, dan berkelas dunia.

  • Jurnalis Kota Medan Gelar Sedekah Jumat, Kunjungi Sifa Bocah Viral dan Warga Sekitar

    Jurnalis Kota Medan Gelar Sedekah Jumat, Kunjungi Sifa Bocah Viral dan Warga Sekitar

    MEDAN,indeksnews.web.id/  – Sejumlah jurnalis di Kota Medan kembali melaksanakan kegiatan sosial Sedekah Jumat dengan mengunjungi Sifa, bocah yang viral karena kondisi memprihatinkan, pada Jumat (3/4/2026). Kegiatan ini dilakukan bersama Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) binaan Ikhwan Lubis.

    Kunjungan tersebut berlangsung di kediaman nenek Sifa, Karsini, yang selama ini merawat Sifa dan kedua adiknya. Dalam kegiatan itu, para jurnalis menyalurkan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi keluarga tersebut.

    Aksi sosial ini pun menuai simpati masyarakat sekitar. Salah seorang warga, Warman (56), mengaku tersentuh dengan kepedulian para jurnalis yang datang langsung memberikan bantuan.

    “Apa yang dilakukan mereka seperti menegur kami masyarakat sekitar. Seharusnya kami yang paling dekat lebih peduli terhadap kondisi Sifa dan adik-adiknya. Ini menjadi pengingat bagi kami untuk ikut membantu dan memperhatikan kehidupan mereka ke depan,” ujar Warman.

    Koordinator pelaksana kegiatan, Abdul Meliala, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dijalankan bersama para jurnalis di Kota Medan sebagai bagian dari amanah pembina KSJ.

    “Kegiatan ini rutin kami lakukan setiap hari Jumat. Kali ini kami laksanakan di rumah nenek Sifa agar dapat membantu perekonomian keluarga. Kami mengetahui Ibu Karsini adalah seorang janda yang bekerja sebagai buruh cuci. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban mereka dan membawa keberkahan,” jelasnya.

    Sementara itu, pendiri sekaligus pembina KSJ, Ikhwan Lubis, menegaskan bahwa kegiatan Sedekah Jumat merupakan bentuk kepedulian sosial yang telah berjalan sejak komunitas tersebut berdiri pada tahun 2019.

    “Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian, khususnya dari para jurnalis yang sejak awal turut memprakarsai berdirinya KSJ. Saya berharap mereka tetap solid menjalankan visi dan misi KSJ, baik saat ini maupun ke depan,” ujarnya.

    Ia yang akrab disapa “Sang Pejuang Dhuafa” juga mengapresiasi konsistensi para jurnalis yang terus aktif dalam kegiatan sosial, tidak hanya dalam menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga hadir langsung membantu masyarakat yang membutuhkan.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk peduli dan berbagi kepada sesama, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan.

  • Polres Tanjungbalai Perketat Pengamanan Ibadah Wafat Yesus Kristus, Pastikan Jemaat Beribadah dengan Nyaman

    Polres Tanjungbalai Perketat Pengamanan Ibadah Wafat Yesus Kristus, Pastikan Jemaat Beribadah dengan Nyaman

    TANJUNGBALAI , indeksnews.web.id/  Guna menjamin keamanan dan kekhusyukan umat Kristiani dalam menjalankan ibadah memperingati Wafat Yesus Kristus (Jumat Agung), jajaran Polres Tanjungbalai melaksanakan pengamanan ketat di sejumlah gereja di wilayah hukumnya, Jumat (3/4/2026) pagi.

    Kegiatan pengamanan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut melibatkan kehadiran personel kepolisian di berbagai titik strategis. Langkah ini bertujuan memberikan rasa aman kepada jemaat sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

    Kapolres Tanjungbalai, Welman Feri, menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri agar pelaksanaan ibadah dapat berlangsung dengan khidmat tanpa rasa khawatir.

    “Kami telah menempatkan personel di setiap gereja yang melaksanakan ibadah. Fokus kami adalah memastikan situasi tetap kondusif, mulai dari pengaturan arus lalu lintas hingga pemeriksaan area sekitar rumah ibadah,” ujarnya.

    Selain itu, personel juga melakukan sterilisasi dan pemeriksaan di lingkungan gereja sebelum ibadah dimulai. Petugas disiagakan di pintu masuk dan sekitar lokasi untuk membantu kelancaran aktivitas jemaat, termasuk pengaturan lalu lintas serta membantu penyeberangan.

    Kapolres turut mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga toleransi antarumat beragama serta meningkatkan kewaspadaan terhadap hal-hal yang mencurigakan.

    “Kami berharap rangkaian peringatan Wafat Yesus Kristus tahun ini membawa kedamaian bagi semua. Polri akan selalu hadir untuk mengawal setiap kegiatan kemasyarakatan,” pungkasnya.

    Dengan pengamanan yang maksimal, Polres Tanjungbalai berkomitmen menciptakan suasana aman, nyaman, dan kondusif selama perayaan hari besar keagamaan berlangsung.

  • Apel Pengamanan Ibadah Wafat Isa Almasih, 102 Personel Disiagakan di Tanjung Balai

    Apel Pengamanan Ibadah Wafat Isa Almasih, 102 Personel Disiagakan di Tanjung Balai

    TANJUNG BALAI ,indeksnews.web.id/ – Aparat kepolisian melaksanakan apel persiapan pengamanan kegiatan ibadah peringatan Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) pada Jumat (3/4/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Koordinator 2, Kompol H. E. Sidauruk, S.H., M.H.

    Dalam apel tersebut, sebanyak 102 personel dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan ibadah di sejumlah gereja yang berada di wilayah hukum Polres Tanjung Balai. Pengamanan ini dilakukan guna memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khidmat.

    Dalam arahannya, Kompol Sidauruk menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah hadir dan siap melaksanakan tugas pengamanan. Ia menegaskan pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas di lapangan.

    “Penjab Beat dan Padal Beat harus melakukan pengawasan secara ketat terhadap anggota di lokasi masing-masing. Personel tidak diperkenankan meninggalkan pos sebelum kegiatan ibadah selesai, serta wajib melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada pimpinan,” tegasnya.

    Lebih lanjut, ia berharap seluruh rangkaian ibadah Wafat Isa Almasih dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan momen keagamaan tersebut dengan penuh rasa damai.

    Dengan kesiapsiagaan personel dan pengamanan yang optimal, Polres Tanjung Balai berkomitmen menjaga stabilitas keamanan selama perayaan hari besar keagamaan di wilayahnya.

  • Wamen Ossy Dukung Pengembangan TSTH2, Tekankan Pentingnya Kepastian Tanah dan Tata Ruang

    Wamen Ossy Dukung Pengembangan TSTH2, Tekankan Pentingnya Kepastian Tanah dan Tata Ruang

    Sumatera Utara ,indeksnews.web.id/- Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan dukungannya terhadap pengembangan kawasan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Institut Teknologi Del, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan.

    Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, dalam rapat pembahasan pengembangan pertanian berbasis kecerdasan buatan (AI) di kawasan Danau Toba, Rabu (01/04/2026).

    “Kementerian ATR/BPN mendukung penuh ikhtiar dalam mewujudkan kemandirian pangan. Kepastian tata ruang dan kepastian atas tanah menjadi aspek utama yang akan kami berikan,” ujar Ossy.

    Kawasan TSTH2 sendiri merupakan pusat riset terintegrasi yang difokuskan pada pengembangan bibit unggul sektor pertanian, termasuk tanaman hortikultura dan herbal. Kawasan ini juga dirancang untuk mendukung budidaya tanaman dari skala lokal hingga internasional, sekaligus mendorong inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

    Ossy menekankan pentingnya pendekatan berbasis data dalam setiap kebijakan pembangunan nasional. Ia mengapresiasi berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam pengembangan kawasan tersebut.

    “Dalam menetapkan kebijakan, kita harus berlandaskan data, bukan asumsi. Apa yang dilakukan di Institut Teknologi Del dan TSTH2 ini patut diapresiasi,” ungkapnya.

    Senada dengan itu, Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Panjaitan, menegaskan bahwa pembangunan harus didasarkan pada riset yang kuat.

    “Setiap langkah pembangunan harus melalui studi dan riset. Dengan data yang akurat, kebijakan yang diambil akan lebih tepat sasaran,” tegas Luhut.

    Ia menilai seluruh elemen pendukung pengembangan TSTH2 telah tersedia, sehingga langkah selanjutnya adalah memastikan implementasi berjalan secara terintegrasi dan kolaboratif antar pemangku kepentingan.

    Usai rapat, Ossy bersama Wakil Menteri Kehutanan, Rohmat Marzuki, serta perwakilan kementerian/lembaga meninjau langsung fasilitas greenhouse pembibitan di kawasan tersebut. Di lokasi itu, dikembangkan berbagai tanaman hortikultura dan herbal seperti kentang, bawang, cabai, serta tanaman obat.

    Turut mendampingi Wamen ATR/BPN dalam kegiatan ini antara lain Direktur Jenderal Penataan Agraria Embun Sari serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Utara Sri Pranoto beserta jajaran.

    Melalui dukungan ini, pemerintah berharap pengembangan TSTH2 dapat menjadi motor penggerak inovasi pertanian berbasis teknologi sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui kepastian hukum atas tanah dan tata ruang yang terencana.

  • Menteri Nusron dan Rektor UIN Datokarama Palu Teken MoU, Libatkan Mahasiswa Tuntaskan Legalisasi Tanah Wakaf

    Menteri Nusron dan Rektor UIN Datokarama Palu Teken MoU, Libatkan Mahasiswa Tuntaskan Legalisasi Tanah Wakaf

    Palu,indeksnews.web.id/  – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus mendorong percepatan legalisasi tanah wakaf melalui kolaborasi dengan dunia pendidikan. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, dan Rektor UIN Datokarama Palu, Lukman S. Thahir, Rabu (01/04/2026).

    Kerja sama ini difokuskan pada pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di bidang pertanahan, dengan melibatkan mahasiswa untuk membantu proses legalisasi tanah wakaf di masyarakat.

    Dalam kuliah umum yang digelar di kampus UIN Datokarama Palu, Nusron Wahid menjelaskan bahwa melalui program KKN Tematik, mahasiswa akan diterjunkan langsung ke lapangan untuk mengidentifikasi tanah wakaf yang belum memiliki kepastian hukum.

    “Mahasiswa akan membantu mulai dari pengurusan Akta Ikrar Wakaf hingga sertipikasi tanah wakaf, sehingga keberadaan tanah wakaf dapat terlindungi secara hukum,” ujarnya.

    Menurut Nusron, hingga saat ini masih banyak tanah wakaf di Indonesia yang belum terdaftar secara resmi. Dengan adanya sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi—pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat—diharapkan jumlah tanah wakaf yang tersertifikasi dapat meningkat signifikan.

    Ia juga menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam mendorong kesadaran hukum di tengah masyarakat.

    “Kami percaya mahasiswa tidak hanya belajar secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam menyelesaikan persoalan di masyarakat,” tambahnya.

    Sementara itu, Rektor UIN Datokarama Palu, Lukman S. Thahir, menyambut baik kerja sama tersebut dan menyatakan kesiapan kampus untuk berpartisipasi aktif dalam program KKN Tematik.

    “Insyaallah bulan April ini program KKN Tematik pertanahan akan mulai berjalan. Kami akan membantu identifikasi tanah wakaf, khususnya masjid yang belum memiliki sertipikat,” ungkapnya.

    Selain penandatanganan MoU, Menteri ATR/BPN juga menyerahkan Sertipikat Hak Pakai kepada pihak kampus sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian hukum atas aset negara, khususnya di sektor pendidikan.

    Turut mendampingi Menteri ATR/BPN dalam kegiatan tersebut antara lain Direktur Jenderal Tata Ruang Suyus Windayana, Staf Khusus Bidang Reforma Agraria Rezka Oktoberia, Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Publik Rahmat Sahid, serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tengah Muhammad Naim.

    Melalui kolaborasi ini, pemerintah berharap proses legalisasi tanah wakaf di Indonesia dapat berjalan lebih cepat, sekaligus memperkuat peran mahasiswa dalam pembangunan nasional menuju pelayanan pertanahan yang profesional dan terpercaya.

  • Jay Idzes Disorot Media Bulgaria, Meski Timnas Indonesia Kalah Tipis di Final FIFA Series 2026

    Jay Idzes Disorot Media Bulgaria, Meski Timnas Indonesia Kalah Tipis di Final FIFA Series 2026

    JAKARTA,indeksnews.web.id/  – Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Meski harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-1, performa Indonesia justru menuai pujian.

    Media Bulgaria, Sportal.bg, secara khusus menyoroti pernyataan Jay Idzes yang tetap bangga dengan perjuangan timnya di lapangan. Sikap tersebut dinilai mencerminkan mental kuat Timnas Indonesia yang tengah berada dalam masa transisi.

    Dalam laporannya, Indonesia disebut tampil mengejutkan dan mampu memberikan perlawanan sengit kepada Timnas Bulgaria, meskipun memiliki waktu persiapan yang terbatas.

    “Pertama-tama, saya sangat bangga dengan tim ini. Saya pikir kami bermain bagus, tetapi sayangnya kami kalah. Kami memiliki beberapa peluang, tetapi saya tetap sangat bangga dengan tim ini,” ujar Idzes seperti dikutip dari Sportal.bg.

    Tak hanya itu, media Bulgaria juga mengakui perkembangan pesat permainan Timnas Indonesia, terutama dalam hal organisasi permainan dan keberanian dalam menyerang.

    “Saya sangat bangga dengan para pemain karena kami telah memberikan yang terbaik, meskipun dalam waktu yang singkat,” lanjut Idzes.

    Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Marin Petkov melalui titik penalti pada menit ke-38, yang menjadi pembeda dalam laga yang berjalan cukup seimbang.

    Sebelum melaju ke final, kedua tim sama-sama tampil impresif. Bulgaria mencatat kemenangan telak atas Kepulauan Solomon dengan skor 10-2, sementara Indonesia melaju usai mengalahkan Saint Kitts dan Nevis 4-0.

    Media Sportal.bg juga menilai adaptasi Timnas Indonesia bersama pelatih John Herdman berjalan cukup baik. Dalam waktu singkat, tim sudah menunjukkan peningkatan signifikan yang menjadi modal penting menghadapi turnamen berikutnya.

    Menutup pernyataannya, Jay Idzes menegaskan bahwa hasil ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru yang lebih menjanjikan bagi skuad Garuda.

    “Pada akhirnya, ya, kami kalah, tetapi ini adalah langkah pertama yang sangat baik dalam perjalanan baru kami,” tegasnya.

    Sorotan dari media Bulgaria ini menjadi sinyal positif bahwa Timnas Indonesia mulai diperhitungkan di level internasional. Meski gagal meraih gelar juara, performa Garuda tetap mendapat respek, bahkan dari lawan di Eropa.

  • Kabar!Indonesia Dilema Soal Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz

    Kabar!Indonesia Dilema Soal Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz

    JAKARTA,indeksnews.web.id/  – Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana, menilai Indonesia berada dalam posisi yang tidak mudah terkait kapal tanker milik Pertamina yang masih tertahan di Selat Hormuz, Iran.

    “Dalam konteks ini, Indonesia berada dalam posisi yang dilematis,” ujar Hikmahanto, Minggu (29/3).

    Menurutnya, di satu sisi Indonesia berkepentingan agar kapal tanker dapat melintas demi menjaga distribusi energi nasional. Namun di sisi lain, langkah tersebut berpotensi menimbulkan persepsi keberpihakan dalam konflik geopolitik yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat.

    Meski demikian, Hikmahanto mengungkapkan bahwa secara prinsip, Iran telah memberikan sinyal positif bagi Indonesia. “Sudah diberi lampu hijau, tinggal masalah teknis saja,” katanya.

    Ia menjelaskan, Iran saat ini secara efektif mengendalikan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz dengan mengklasifikasikan negara-negara ke dalam kategori “hostile states” (negara musuh) dan “non-hostile states” (bukan musuh). Kebijakan ini menentukan kapal mana yang diizinkan melintas.

    Sejumlah negara seperti Rusia, China, Pakistan, India, Thailand, Malaysia, serta Indonesia termasuk dalam kelompok yang diizinkan melintas. Sementara Turki disebut hanya memperoleh akses terbatas.

    “Bukannya tidak mungkin jumlah negara yang hendak bernegosiasi dengan Iran akan bertambah,” ujarnya.

    Sebaliknya, negara yang dikategorikan sebagai musuh oleh Iran seperti Amerika Serikat, Israel, dan Inggris tidak mendapatkan akses melintas.

    Kondisi ini dinilai berpotensi meningkatkan ketegangan global, terutama di bawah kepemimpinan Presiden AS Donald Trump. Sebelumnya, Trump mendorong negara-negara sekutunya di NATO, serta Jepang dan Korea Selatan, untuk turut membuka akses pelayaran di Selat Hormuz. Namun, upaya tersebut belum mendapat respons positif.

    Hikmahanto memperingatkan, situasi dapat semakin rumit jika Amerika Serikat juga menerapkan pengelompokan negara sebagai kawan atau lawan, seperti yang dilakukan Iran.

    “Repotnya bila negara yang dianggap teman oleh Iran akan dianggap musuh oleh AS,” ujarnya.

    Dengan dinamika tersebut, Indonesia dinilai harus berhati-hati dalam mengambil langkah diplomasi agar tetap dapat menjaga kepentingan nasional tanpa terjebak dalam pusaran konflik geopolitik global.

  • Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku, Pantau Layanan Pertanahan Bisa dari Mana Saja Saat Mudik

    Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku, Pantau Layanan Pertanahan Bisa dari Mana Saja Saat Mudik

    JAKARTA,indeksnews.web.id/  – Di tengah momen mudik Lebaran, masyarakat kini tetap dapat memantau proses pengurusan tanah tanpa harus datang langsung ke Kantor Pertanahan (Kantah). Melalui aplikasi Sentuh Tanahku, proses layanan pertanahan dapat dipantau dengan mudah hanya melalui ponsel, kapan saja dan di mana saja.

    Inovasi digital dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengetahui perkembangan berkas yang diajukan secara daring. Namun, pemanfaatan aplikasi tersebut dinilai masih belum maksimal karena sebagian masyarakat masih memilih datang langsung ke kantor untuk mengecek status layanan.

    Padahal, Sentuh Tanahku tidak hanya berfungsi untuk memantau proses administrasi, tetapi juga dapat digunakan untuk memastikan tanah telah terdaftar dan terpetakan dengan benar. Bahkan, aplikasi ini memungkinkan pengguna memeriksa keaslian sertipikat tanah yang telah berbentuk elektronik.

    Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, menyebutkan bahwa integrasi antara sertipikat elektronik dengan aplikasi tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan transparansi layanan.

    “Dengan Sertipikat Elektronik ini, kita telah meng-combine-nya dengan Sentuh Tanahku. Tanah kita atau tanah orang lain juga bisa dicek. Jadi kalau ada orang mengaku-ngaku tanah miliknya atau ingin memeriksa apakah sertipikat asli atau palsu, semuanya bisa dicek melalui Sentuh Tanahku,” ujarnya.

    Pengalaman positif juga dirasakan oleh warga Jakarta Barat, Fitria, yang baru pertama kali menggunakan aplikasi tersebut saat mengurus dokumen pertanahan.

    “Sangat terbantu. Kita tidak perlu bolak-balik ke BPN untuk mengecek berkas, cukup buka Sentuh Tanahku saja. Prosesnya sampai mana, nanti kalau sudah selesai dikabari,” ungkapnya.

    Ia mengaku baru mengetahui aplikasi tersebut dan merasa penggunaan layanan digital ini mampu menghemat waktu serta tenaga karena tidak perlu datang langsung ke kantor.

    Pemanfaatan aplikasi Sentuh Tanahku menjadi salah satu bukti transformasi digital layanan pertanahan yang terus dikembangkan oleh ATR/BPN. Dengan adanya layanan ini, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi secara praktis, transparan, dan efisien, termasuk saat berada di kampung halaman selama periode Lebaran.

    Digitalisasi layanan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengelola dan memastikan keamanan aset tanah mereka.