Category: Nasional

  • Layanan Pertanahan Kini Lebih Mudah Lewat Sentuh Tanahku dan PELATARAN

    Layanan Pertanahan Kini Lebih Mudah Lewat Sentuh Tanahku dan PELATARAN

    Karawang ,indeksnews.web.id/ – Transformasi layanan publik di bidang pertanahan terus dilakukan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Melalui digitalisasi layanan lewat aplikasi Sentuh Tanahku dan program PELATARAN (Pelayanan Tanah Akhir Pekan), masyarakat kini semakin dimudahkan dalam mengurus administrasi pertanahan secara cepat, praktis, dan transparan.

    Di tengah tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang serba cepat dan efisien, ATR/BPN menghadirkan inovasi yang mampu mengubah persepsi lama mengenai birokrasi pertanahan yang rumit dan memakan waktu.

    Hal itu dirasakan langsung oleh Angelita (30), warga yang tengah mengurus sertipikat tanah saat datang ke Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang pada Sabtu (31/5/2026). Ia mengaku terkejut dengan kemudahan layanan yang diberikan, terutama melalui program PELATARAN yang tetap membuka pelayanan pada akhir pekan.

    “Kalau dulu dengar kata birokrasi rasanya sudah berat duluan. Tapi di sini saya belajar dan merasakan langsung bahwa sekarang jauh lebih baik. Dengan Sentuh Tanahku kita bisa lihat prosesnya, dan layanan Sabtu seperti ini benar-benar membantu,” ujar Angelita.

    Pengalaman Angelita bermula saat dirinya hendak membeli rumah. Sebagai calon pembeli, ia ingin memastikan legalitas dokumen pertanahan guna menghindari potensi sengketa maupun persoalan hukum di kemudian hari.

    Dari kebutuhan tersebut, ia kemudian mengenal aplikasi Sentuh Tanahku yang menjadi sarana utama untuk mengakses berbagai layanan pertanahan secara digital.

    “Waktu mau beli rumah saya ingin tahu dulu apa saja yang harus dicek dari surat-suratnya supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Lalu, saya tahu BPN punya aplikasi Sentuh Tanahku, jadi langsung saya download dan verifikasinya juga cepat, hari itu juga selesai,” katanya.

    Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fitur layanan secara mandiri. Fitur Sertipikatku memungkinkan pengguna melakukan pengecekan sertipikat, sedangkan fitur Cari Bidang membantu mengetahui posisi bidang tanah secara lebih akurat.

    Digitalisasi ini dinilai memberi kemudahan bagi masyarakat karena informasi pertanahan kini dapat diakses langsung melalui telepon genggam tanpa harus selalu datang ke kantor pertanahan.

    Selain layanan digital, program PELATARAN juga menjadi solusi bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu di hari kerja.

    “Ngapain ambil antrean di hari biasa kalau hari Sabtu bisa? Hari kerja kan kita juga harus kerja. Dengan layanan Sabtu seperti ini jadi lebih fleksibel,” ungkap Angelita.

    Ia berharap inovasi pelayanan seperti ini terus dipertahankan dan dikembangkan mengikuti perkembangan teknologi.

    “Menurut saya semuanya sudah bagus. Tinggal dipertahankan saja dan terus mengikuti perkembangan teknologi. Saya benar-benar suka dengan pelayanan seperti ini. I love ATR/BPN,” pungkasnya.

    Transformasi layanan yang dilakukan ATR/BPN melalui Sentuh Tanahku dan PELATARAN menjadi bukti nyata upaya pemerintah menghadirkan pelayanan publik yang modern, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

  • Kisruh Warisan Keluarga Besar Nadeak,Polisi Gerak Cepat Ungkap Misteri Saham yang Hilang

    Kisruh Warisan Keluarga Besar Nadeak,Polisi Gerak Cepat Ungkap Misteri Saham yang Hilang

    MEDAN ,indeksnews.web.id/ – Nama PT Inatex tak lagi sekadar dikenal sebagai pengelola Pasar Simpang Limun yang legendaris. Perusahaan peninggalan pengusaha sukses Iskandar Muda Gilbert Nadeak atau akrab dipanggil Opung Nadeak kini menjadi sorotan, setelah perselisihan warisan dan perebutan kekayaan keluarga berujung ke meja hijau. Di tengah konflik yang memanas, peran kepolisian terlihat sangat menonjol dan menjadi harapan besar untuk mengungkap kebenaran.

     

    Sejarah mencatat, PT Inatex didirikan secara sah pada 10 Desember 1962. Awalnya, saham dibagi antara pendiri, istri, dan kelima anaknya. Salah satunya adalah Sutan Mulia Raja Nadeak yang memegang hak atas 25 persen saham. Seiring waktu, perusahaan makin berkembang pesat, menguasai ratusan kios, puluhan ruko, hingga merambah berbagai bidang usaha lain, dengan keuntungan miliaran rupiah setiap tahunnya.

     

    Namun, setelah Opung Nadeak tiada, suasana berubah. Kepemimpinan berpindah ke tangan anak-anak generasi kedua, dan perubahan struktur pun terjadi berkali-kali. Pada tahun 2003 dan 2009, susunan jabatan serta porsi saham diubah lewat akta resmi. Awalnya semuanya berjalan mulus, sampai akhirnya badai datang menghantam.

     

    Setelah Sutan Mulia meninggal dunia pada 2018, anak-anaknya yaitu Dina Siska Nadeak dan Dicky Iskandar Nadeak dibuat terkejut sekaligus sedih. Saat memeriksa dokumen perusahaan, mereka menemukan fakta yang sangat menyakitkan: saham 25 persen milik ayahnya lenyap begitu saja, tak tercatat lagi, bahkan tak sepeser pun uang pembagian keuntungan atau deviden pernah mereka terima selama bertahun-tahun.

     

    Nasib yang sama juga dialami oleh paman mereka, Robert Nadeak. Sahamnya pun hilang, dan ia meninggal dunia pada Januari 2025 dengan membawa banyak tanda tanya. Berbagai dugaan bermunculan, apakah ada pemalsuan dokumen? Apakah ada yang sengaja mengatur agar kekayaan keluarga dikuasai satu pihak saja? Aroma praktik curang makin tercium kuat.

     

    Merasa haknya dirampas dan keadilan tak terpenuhi, Dicky akhirnya memberanikan diri melapor ke Bareskrim Polri pada 21 Desember 2023 dengan nomor laporan STTL/504/XII/2023/BARESKRIM.

     

    Di sinilah peran besar kepolisian mulai terlihat. Tak membuang waktu, pimpinan langsung menugaskan Polda Sumut untuk menangani kasus ini secara khusus. Sejak saat itu, tim penyidik bekerja luar biasa cermat, teliti, dan profesional. Berkas demi berkas diperiksa, saksi satu per satu dipanggil, dan setiap bukti diuji kebenarannya tanpa pandang bulu. Tidak peduli siapa nama besar yang terlibat, hukum ditegakkan dengan tegas dan adil.

     

    Bahkan untuk membuktikan kebenaran dokumen yang dipertanyakan, polisi akan segera melakukan pemeriksaan laboratorium forensik atas dugaan pemalsuan tersebut. Langkah ini dilakukan agar hasil yang didapat benar-benar akurat, sah secara hukum, dan tidak ada keraguan sedikit pun terkait keaslian setiap surat dan berkas yang menjadi dasar sengketa.

     

    “Kami sangat berterima kasih dan puas dengan kinerja polisi. Penyidik sangat sabar, teliti, dan tidak pernah memihak. Mereka benar-benar bekerja demi mencari kebenaran dan keadilan. Apalagi dengan rencana pemeriksaan forensik ini, kami makin yakin kebenaran akan segera terungkap seluruhnya,” ujar Dicky usai diperiksa di Polda Sumut bulan lalu.

     

    Hingga kini, tim masih terus bekerja menyusun bukti lengkap dan mengungkap fakta yang tersembunyi. Polisi berjanji akan menyelesaikan kasus ini secara transparan dan sesuai aturan, agar tidak ada lagi yang merasa dirugikan, serta ketertiban dan keamanan tetap terjaga.

     

    Kisah keluarga Nadeak ini menjadi bukti nyata,betapapun rumitnya perselisihan, betapapun besarnya kekayaan yang diperebutkan, kepolisian selalu hadir sebagai pelindung dan penegak hukum yang andal, menjamin kebenaran pasti akan terungkap dan keadilan pasti akan ditegakkan.

     

     

  • Sambut Hari Raya Waisak, Polres Tanjungbalai Ikuti Kegiatan Donor Darah di Vihara Triratna

    Sambut Hari Raya Waisak, Polres Tanjungbalai Ikuti Kegiatan Donor Darah di Vihara Triratna

    TANJUNGBALAI,indeksnews.web.id/ – Dalam rangka memberikan rasa aman dan memastikan kelancaran kegiatan sosial kemasyarakatan, Polres Tanjungbalai menghadiri sekaligus mengamankan kegiatan donor darah yang digelar di Vihara Triratna, Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

    Kegiatan donor darah tersebut dilaksanakan oleh pengurus vihara dalam rangka menyambut Hari Tri Suci Waisak 2570 BE (Buddhist Era) dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat serta jemaat vihara.

    Kapolres Tanjungbalai melalui Perwira Pengendali (Padal) IPDA Irwan yang didampingi sejumlah personel di lapangan mengatakan, kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan prima kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun keyakinan.

    “Hari ini kami menyiagakan personel untuk melakukan pengawasan, pengecekan, sekaligus pengamanan jalannya donor darah dalam rangka menyambut Hari Tri Suci Waisak,” ujar IPDA Irwan di sela kegiatan.

    Menurutnya, pengamanan dilakukan secara humanis agar seluruh rangkaian bakti sosial dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

    “Ini adalah wujud pelayanan kami agar masyarakat, khususnya umat Buddha yang sedang menyelenggarakan bakti sosial, dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tambahnya.

    Kehadiran personel Polres Tanjungbalai di lokasi kegiatan tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga menjadi simbol kuatnya toleransi antarumat beragama serta sinergitas antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keharmonisan di Kota Tanjungbalai.

    Sementara itu, aksi donor darah yang digelar menjelang perayaan Waisak tersebut mendapat partisipasi cukup tinggi dari warga sekitar maupun jemaat vihara yang ingin berbagi kepada sesama melalui kegiatan kemanusiaan.

  • Bersinergi Cegah Peredaran Narkoba, BNNK Deli Serdang Gandeng Forkopimda Gelar Razia Gabungan Tempat Hiburan Malam — 12 Pengunjung Positif Narkoba

    Bersinergi Cegah Peredaran Narkoba, BNNK Deli Serdang Gandeng Forkopimda Gelar Razia Gabungan Tempat Hiburan Malam — 12 Pengunjung Positif Narkoba

    Deliserdang,indeksnews.web.id/ – Guna memaksimalkan pelaksanaan Operasi Saber Bersinar serta memperkuat langkah Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deli Serdang menggelar razia gabungan di salah satu tempat hiburan malam di wilayah Kabupaten Deli Serdang, Minggu dini hari (31/5/2026).

    Kegiatan pengawasan dan pemeriksaan tersebut berlangsung selama tiga jam, dimulai pukul 01.00 WIB hingga 04.00 WIB, dan dipimpin langsung Kepala BNNK Deli Serdang, Kombes Pol Dr. Josua Tampubolon, S.H., M.H. Sasaran razia kali ini yakni Cafe Four Brother yang berada di Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang.

    Operasi tersebut melibatkan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya personel BNNK Deli Serdang, Subdenpom I/1-3 Deli Serdang, Satpol PP, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Dinas Budaya, Pemuda, Pariwisata dan Olahraga (Budporapar) Kabupaten Deli Serdang.

    Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi tempat usaha sekaligus tes urine kepada 50 pengunjung yang berada di lokasi. Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 12 orang dinyatakan positif menggunakan narkotika.
    Rinciannya, sebanyak 10 orang terdeteksi mengandung zat Metamfetamin dan Amfetamin yang diduga berasal dari konsumsi pil ekstasi. Sementara dua orang lainnya diketahui mengandung zat Tetrahidrokanabinol (THC), Metamfetamin, dan Amfetamin yang mengindikasikan penggunaan ganja bercampur zat stimulan.

    Tak hanya itu, petugas gabungan juga melakukan penyisiran di seluruh ruangan tempat hiburan malam tersebut. Dari hasil pengecekan, ditemukan dua butir pil yang diduga kuat merupakan narkotika jenis ekstasi. Barang bukti tersebut ditemukan di lantai bawah salah satu meja pengunjung dan langsung diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

    Kepala BNNK Deli Serdang, Kombes Pol Dr. Josua Tampubolon menegaskan, razia gabungan ini merupakan langkah nyata dan berkesinambungan dalam menekan angka penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika, khususnya di lokasi hiburan malam.

    “Ya, kegiatan ini merupakan bukti nyata keseriusan dan langkah konkret yang diambil oleh BNN bersama mitra kerja lainnya dalam upaya mencegah dan memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Deli Serdang, khususnya di tempat-tempat hiburan malam. Kami ingin memastikan bahwa tempat umum seperti ini benar-benar bebas dari akses maupun pengaruh barang haram tersebut,” ujar Josua.

    Mantan Kapolres Pelabuhan Belawan tersebut juga menambahkan bahwa operasi serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas narkoba.

    Secara keseluruhan, kegiatan razia berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa menimbulkan gangguan berarti. Pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Deli Serdang.

  • Sadis! 50 Orang Culik dan Bacok Adik Anggota TNI

    Sadis! 50 Orang Culik dan Bacok Adik Anggota TNI

    Medan,indeksnews.web.id/ – Aksi brutal diduga dilakukan sekelompok pemuda yang mengatasnamakan salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) terhadap adik seorang anggota TNI, Sabtu malam (30/5/2026). Korban bernama Rahmadsyah (45) diculik dan dianiaya secara sadis hingga mengalami luka bacok di sekujur tubuh.

    Peristiwa itu terjadi di Jalan Jermal VII Ujung, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, sekitar pukul 19.00 WIB.

    Informasi yang dihimpun menyebutkan, saat itu korban sedang berada di rumah kontrakan miliknya. Tiba-tiba sekitar 50 orang pria datang menyerang lokasi dan langsung membawa paksa korban.

    Korban kemudian diduga disiksa menggunakan senjata tajam jenis kelewang hingga mengalami luka serius di bagian kepala dan tubuh. Setelah dianiaya, korban dibuang di depan RS Muhammadiyah Medan, Jalan Mandala By Pass.

    Dalam rekaman keterangan korban yang diterima wartawan, Rahmadsyah menyebut sejumlah nama yang diduga terlibat dalam aksi penganiayaan tersebut.
    “Yang bacok si Is pakai kelewang, satu lagi yang gondrong agak tua, si Abah, si Ahak juga, ada 50 orang. Yang gondrong bilang ‘mati kau Mat, mati kau Mat, ini perintah Guntur, ini perintah Ketua Guntur’,” ujar Rahmadsyah dalam rekaman tersebut.

    Abang korban, Serka Dede Andiruka, saat dikonfirmasi pada Minggu (31/5/2026), membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan adiknya diculik, disiksa, lalu dibuang di depan rumah sakit dalam kondisi kritis.
    “Saat ini kami sudah membuat laporan ke Polrestabes Medan. Laporannya ada sama pengacara kami. Sampai jam 5 pagi kami masih di sana,” ungkap Dede.

    Dede juga mengaku sempat kesulitan mendapatkan penanganan medis terhadap adiknya. Setelah sempat dirawat di RS Muhammadiyah, korban disebut dirujuk ke RS Bhayangkara namun ditolak. Korban kemudian kembali dibawa ke RS Muhammadiyah dan selanjutnya ke RS Murni Teguh, namun kembali tidak mendapatkan perawatan.

    “Akhirnya kami bawa pulang ke rumah kakak kami. Kami juga bingung kenapa sampai ditolak,” pungkasnya.

    Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait motif maupun identitas para pelaku yang disebut-sebut berjumlah puluhan orang tersebut.

  • Antisipasi Kelangkaan BBM, Sat Lantas Polres Tanjung Balai Patroli di Sejumlah SPBU

    Antisipasi Kelangkaan BBM, Sat Lantas Polres Tanjung Balai Patroli di Sejumlah SPBU

    TANJUNG BALAI ,indeksnews.web.id/- Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanjung Balai menggelar patroli sekaligus pengaturan arus lalu lintas di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Tanjung Balai, Sabtu malam (30/5/2026).

    Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) serta untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

    Patroli yang dimulai sejak pukul 20.30 WIB tersebut menyasar dua lokasi strategis, yakni SPBU Sei Dua dan SPBU KM 7 di Jalan Sudirman, Kota Tanjung Balai. Sejumlah personel Sat Lantas diterjunkan langsung guna memantau aktivitas pengisian BBM dan kondisi arus lalu lintas di sekitar lokasi.

    Kapolres Tanjung Balai melalui Kasat Lantas AKP Demonstar, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan patroli ini bertujuan memastikan distribusi dan pengisian BBM berjalan tertib, aman, serta mencegah praktik-praktik yang dapat merugikan masyarakat.

    “Kami hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman sekaligus memastikan tidak ada antrean panjang yang mengganggu arus lalu lintas. Selain itu, petugas juga mengawasi agar tidak ada pembelian BBM menggunakan jeriken pribadi tanpa izin,” ujar AKP Demonstar.

    Menurutnya, kehadiran personel kepolisian di SPBU juga merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat agar aktivitas pengisian BBM tetap berjalan lancar tanpa hambatan.

    Dari hasil pemantauan di lapangan, situasi di kedua SPBU terpantau aman, tertib, dan kondusif. Petugas tidak menemukan adanya pembelian BBM menggunakan jeriken maupun antrean kendaraan yang menumpuk.

    Sat Lantas Polres Tanjung Balai memastikan patroli serupa akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya di lokasi-lokasi vital yang berpotensi menimbulkan kepadatan kendaraan.

  • Cegah Krisis Identitas Gen Z dan Alpha, Anggota DPRD Medan Dorong Pembumian Pancasila

    Cegah Krisis Identitas Gen Z dan Alpha, Anggota DPRD Medan Dorong Pembumian Pancasila

    MEDAN ,indeksnews.web.id/- Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Golkar, Rommy Van Boy, mendorong penguatan kembali nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan di kalangan generasi muda. Langkah ini dinilai mendesak guna mengantisipasi ancaman krisis identitas nasional pada Generasi Z (Gen Z) dan Generasi Alpha akibat derasnya arus globalisasi dan digitalisasi tanpa filter.

    Hal tersebut disampaikan Rommy saat menggelar sosialisasi Pembinaan Ideologi dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) serta penyebarluasan nilai-nilai Pancasila di Lapangan Baronet, Jalan Starban, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan itu merupakan agenda resmi yang dijadwalkan oleh Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kota Medan.

    “Saat ini sudah seharusnya seluruh generasi bangsa dapat memahami makna Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN). Namun realitas di lapangan menunjukkan banyak Gen Z dan Gen Alpha yang tidak mengetahui dasar-dasar Pancasila,” ujar Rommy di sela kegiatan.

    Menurutnya, derasnya arus informasi dari algoritma media sosial membuat budaya luar sangat mudah diadopsi oleh generasi muda tanpa adanya filter yang kuat. Kondisi tersebut dikhawatirkan memicu terjadinya “amnesia ideologi”, di mana generasi penerus perlahan melupakan akar sejarah dan fondasi negara.

    Rommy menegaskan, tanpa pemahaman Pancasila yang kuat sebagai pedoman moral, keberagaman di kota kosmopolitan seperti Medan rentan terhadap potensi konflik sosial dan intoleransi.

    “Oleh karena itu, pembumian wawasan kebangsaan harus dilakukan secara masif melalui pendekatan yang dialogis, bukan sekadar hafalan tekstual di sekolah,” tegasnya.

    Ancaman Narkoba dan Judi Online

    Selain memudarnya pemahaman ideologi, Rommy juga menyoroti tantangan nyata lain yang dihadapi generasi muda saat ini, yakni maraknya peredaran narkoba dan aktivitas judi online (judol). Menurutnya, kedua hal tersebut menjadi predator utama yang memanfaatkan kerapuhan psikologis remaja yang sedang mencari identitas diri.

    “Membentengi pemuda dari lingkaran hitam narkoba dan judi online adalah langkah konkret dari pengamalan wawasan kebangsaan itu sendiri. Nasionalisme tidak ada artinya jika sumber daya manusia kita hancur secara moral dan finansial akibat candu digital dan zat terlarang,” tuturnya.

    Dalam kegiatan yang dihadiri ratusan warga dan tokoh pemuda setempat itu, Rommy juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan pengawasan melekat di lingkungan keluarga.

    “Penyelamatan masa depan Gen Z dan Gen Alpha tidak bisa hanya dibebankan kepada satu instansi, melainkan membutuhkan kerja kolektif antara pemerintah, legislatif, institusi pendidikan, dan orangtua,” ungkap Ketua Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila (PAC-PP) Medan Polonia tersebut.

    Melalui penguatan ideologi yang diimbangi dengan pemberantasan penyakit masyarakat, Rommy berharap generasi muda dapat tumbuh menjadi warga global yang tetap memiliki identitas kebangsaan yang kuat.

    “Global citizen yang kompetitif tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia. Karena itu, antisipasi sejak dini diperlukan agar kedaulatan moral dan mentalitas bangsa tetap terjaga di masa depan,” pungkasnya.

  • Sikat Habis Kejahatan Jalanan! Polrestabes Medan Bongkar 8 Gudang Ranmor dan Tindak Tegas 37 Tersangka

    Sikat Habis Kejahatan Jalanan! Polrestabes Medan Bongkar 8 Gudang Ranmor dan Tindak Tegas 37 Tersangka

    MEDAN,indeksnews.web.id/ – Jajaran Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas kejahatan jalanan atau 3C (Curat, Curas, dan Curanmor). Dalam konferensi pers yang digelar di Lapangan Apel Polrestabes Medan, Sabtu (30/5/2026), polisi membeberkan keberhasilan pengungkapan ratusan kasus kriminal sekaligus membongkar sindikat besar penampungan kendaraan bermotor curian.
    Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., memimpin langsung konferensi pers tersebut didampingi jajaran pejabat utama dari Sat Reskrim, Sat Narkoba, dan Humas Polrestabes Medan.

    Dalam keterangannya, Kapolrestabes menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan jalanan di wilayah hukum Polrestabes Medan.

    “Sejak periode 24 April hingga 26 Mei 2026, kami berhasil mengungkap 123 kasus kejahatan jalanan dengan total 145 tersangka. Sebanyak 37 pelaku telah dilakukan tindakan tegas terukur karena melawan petugas saat proses penangkapan,” tegas Kombes Pol Jean Calvijn.

    Keberhasilan tersebut, lanjutnya, tidak terlepas dari peran Tim Khusus/Taktis JCS (Jaga, Cegah, Sigap) yang dibentuk sejak 6 Desember lalu. Tim JCS dibagi menjadi tiga pilar utama yakni Tim Alfa Hitam, Tim Bravo, dan Tim Carli yang menjadi ujung tombak penindakan cepat terhadap berbagai aksi kriminalitas jalanan di Kota Medan.

    Salah satu pengungkapan terbesar dalam rilis itu ialah terbongkarnya sindikat penadah kendaraan bermotor hasil curian. Sat Reskrim Polrestabes Medan berhasil menyita sebanyak 136 unit kendaraan yang terdiri dari 135 sepeda motor dan 1 unit mobil dari delapan gudang penyimpanan berbeda.

    Gudang-gudang tersebut diketahui berada di kawasan Tembung, Batang Kuis, hingga Sidomulyo. Para pelaku memasarkan kendaraan curian melalui marketplace digital untuk wilayah Kota Medan, sementara pembeli dari luar daerah dilayani menggunakan jasa angkutan bus antar-kota.

    Polisi juga mengamankan dua orang tersangka residivis yang diduga menjadi pemilik lima dari delapan gudang penampungan tersebut.

    Kapolrestabes Medan mengungkapkan, selama 200 hari terakhir pihaknya berhasil menekan angka kejahatan jalanan hingga 15 persen. Selain itu, pengungkapan kasus narkotika meningkat 53 persen dibanding tahun sebelumnya.

    Menurutnya, terdapat keterkaitan erat antara pelaku kejahatan jalanan dengan penyalahgunaan narkoba. Hasil kejahatan kerap digunakan para pelaku untuk membeli dan mengonsumsi barang haram tersebut.

    Menjawab pertanyaan wartawan terkait maraknya narkoba jenis baru, Kasat Narkoba Polrestabes Medan memastikan pihaknya sedang memburu sindikat narkoba bermodus vape atau pod getar.
    “Kami sudah mengungkap bandar vape ini dan dalam waktu dekat akan segera dirilis,” ujarnya.

    Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Polrestabes Medan juga membuka Gerai Pengembalian Barang Bukti secara gratis. Dari 129 kendaraan hasil curian yang sebelumnya diamankan, delapan unit telah berhasil dikembalikan kepada pemilik sahnya.

    Dengan tambahan temuan baru sebanyak 136 unit kendaraan, masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan diimbau datang langsung ke Polrestabes Medan untuk melakukan pengecekan.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi kepada kepolisian. Silakan datang untuk melihat kendaraan yang diamankan. Jika teridentifikasi sebagai milik warga, dapat langsung diambil tanpa biaya apapun,” pungkas Kombes Pol Jean Calvijn.

    Konferensi pers berlangsung aman dan tertib, ditutup dengan peninjauan barang bukti oleh Kapolrestabes Medan. Suasana haru pun terlihat ketika salah seorang warga berhasil menemukan kembali sepeda motornya yang sempat hilang akibat pencurian.

  • PERTANDINGAN BERSEJARAH DI STADION UNIMED: PS Polres Tanjung Balai Hadapi PS Polres Dairi di Babak 8 Besar

    PERTANDINGAN BERSEJARAH DI STADION UNIMED: PS Polres Tanjung Balai Hadapi PS Polres Dairi di Babak 8 Besar

    MEDAN ,indeksnews.web.id/- Semarak Pekan Olahraga dan Rohani Polda Sumatera Utara dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 semakin memanas memasuki babak 8 besar. Sabtu (30/5/2026) pukul 16.00 WIB, laga bergengsi akan tersaji di Stadion Unimed dengan mempertemukan PS Polres Tanjung Balai melawan PS Polres Dairi.

    Pertandingan ini menjadi salah satu laga yang paling dinanti karena mempertemukan dua tim kuat dengan karakter permainan berbeda. PS Polres Dairi dikenal sebagai tim tangguh asal wilayah dataran tinggi yang memiliki mentalitas kuat dan permainan agresif. Kondisi tersebut dipastikan akan menjadi tantangan tersendiri bagi PS Polres Tanjung Balai dalam memperebutkan tiket menuju semifinal.

    Meski demikian, PS Polres Tanjung Balai mengaku siap menghadapi tekanan pertandingan. Tim mendapat dukungan penuh dari Ketua Pembina AKBP Welman Feri selaku Kapolres Tanjung Balai yang terus memberikan motivasi kepada para pemain agar tampil percaya diri dan menjaga semangat juang di lapangan.

    Sementara itu, dari sisi teknis, strategi permainan telah dipersiapkan secara matang oleh Kepala Pelatih Kompol H.E Sidauruk. Kekompakan tim dan kerja sama antarpemain menjadi modal utama PS Polres Tanjung Balai untuk menghadapi laga penting tersebut.

    Seluruh pemain berkomitmen memberikan penampilan terbaik demi mengharumkan nama kesatuan. Tidak hanya mengejar kemenangan, tim juga menjunjung tinggi nilai sportivitas dan fair play sebagai bagian dari semangat Bhayangkara dalam membangun persaudaraan melalui olahraga.

    Menariknya, laga ini juga mempertemukan dua identitas daerah yang memiliki kekayaan alam berbeda. Tanjung Balai dikenal dengan hasil lautnya yang melimpah, sedangkan Dairi terkenal sebagai daerah penghasil jagung dan kopi berkualitas. Perbedaan tersebut justru menjadi simbol persatuan dan kekompakan yang tercermin di atas lapangan hijau.

    Pertandingan diprediksi berlangsung sengit dan penuh semangat juang. Para pendukung kedua tim diharapkan turut menjaga suasana kondusif agar laga berjalan aman, tertib, dan menghibur.

    Mari bersama menyaksikan pertandingan penuh gengsi ini dan mendukung terciptanya kompetisi yang sehat, sportif, serta mempererat silaturahmi antaranggota kepolisian di Sumatera Utara.

  • Cegah Begal hingga Geng Motor, Sat Samapta Polres Tanjung Balai Intensifkan Patroli

    Cegah Begal hingga Geng Motor, Sat Samapta Polres Tanjung Balai Intensifkan Patroli

    TANJUNG BALAI,indeksnews.web.id/  – Guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat di ruang publik, Sat Samapta Polres Tanjung Balai menggelar Patroli Perintis Presisi dan Patroli Reaksi Cepat (PRC) pada Jumat malam (29/5/2026).

    Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi dini terhadap berbagai potensi kejahatan jalanan, mulai dari aksi begal, geng motor, balap liar, tawuran, hingga premanisme.

    Kegiatan patroli yang dimulai sejak pukul 20.00 WIB tersebut merujuk pada Commander Wish Kapolda Sumut terkait “5 Prioritas Kita”, serta hasil analisa dan evaluasi (Anev) situasi keamanan mingguan di wilayah hukum Polres Tanjung Balai.

    Kapolres Tanjung Balai melalui Kasat Samapta, AKP Marihot P. Pangabean, S.H., M.H., menjelaskan bahwa patroli bergerak difokuskan pada titik-titik rawan kriminalitas dan pusat aktivitas masyarakat guna mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan.

    “Kami berkomitmen penuh untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan rasa aman secara langsung, dan memastikan tidak ada celah bagi aksi-aksi yang dapat mengganggu ketertiban umum,” ujar AKP Marihot.

    Selain melakukan patroli mobile, personel Sat Samapta juga melaksanakan pendekatan dialogis dengan menyambangi para pelaku UMKM, masyarakat umum, petugas keamanan (security), serta awak siskamling yang tengah bertugas malam hari. Dalam kesempatan itu, petugas memberikan edukasi dan imbauan agar masyarakat tetap waspada serta aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

    Patroli tersebut sekaligus menjadi upaya preventif Polres Tanjung Balai dalam membangun kepercayaan publik serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah kota.

    Hingga patroli selesai dilaksanakan, situasi di seluruh wilayah hukum Polres Tanjung Balai dilaporkan berjalan aman, tertib, dan sepenuhnya terkendali.