Category: Lingkungan, Sosial & Organisasi

  • Forkopimda Tanjungbalai-Asahan Nobar Film “The Hostage’s Hero”, Perkuat Sinergitas dan Nilai Kepahlawanan

    Forkopimda Tanjungbalai-Asahan Nobar Film “The Hostage’s Hero”, Perkuat Sinergitas dan Nilai Kepahlawanan

    ASAHAN ,indeksnews.web.id/- Komandan Lanal Tanjung Balai Asahan (TBA), Agung Dwi Handoko Djoewari, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tanjungbalai dan Kabupaten Asahan menghadiri kegiatan nonton bareng (nobar) film The Hostage’s Hero di Bioskop XXI Irian Kisaran, Kamis (2/4/2026).

    Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan menjadi sarana mempererat sinergitas antar pimpinan daerah melalui media edukatif yang sarat nilai perjuangan dan kepahlawanan.

    Film The Hostage’s Hero mengangkat kisah nyata operasi heroik pembebasan sandera kapal tanker MT Pematang di Selat Malaka pada tahun 2004. Operasi tersebut dipimpin oleh Achmad Taufiqoerrochman saat masih berpangkat Letkol Laut (P), yang berhasil menyelamatkan 36 awak kapal dari aksi pembajakan bersenjata.

    Dalam proses produksinya, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut memberikan dukungan penuh dengan mengerahkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) serta melibatkan puluhan personel aktif guna memperkuat realisme cerita. Selain itu, sejumlah perwira seperti Kolonel Juang Pawana dan Kolonel Anugerah Auliadi turut ambil bagian dalam film tersebut.

    Achmad Taufiqoerrochman dalam kisahnya menegaskan bahwa keberhasilan operasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan, tetapi juga dilandasi niat yang tulus dalam menjalankan tugas negara.

    Turut hadir dalam kegiatan ini unsur Forkopimda dari Kabupaten Asahan dan Kota Tanjungbalai, di antaranya Bupati dan Wakil Bupati Asahan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Ketua DPRD Asahan, Dandim 0208/AS, Kapolres Tanjungbalai, Kapolres Asahan, Sekretaris Daerah, Kajari Asahan, perwakilan Kejari Tanjungbalai, Ketua Pengadilan Negeri serta Pengadilan Agama, hingga para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan prajurit Lanal TBA.

    Melalui kegiatan nobar ini, diharapkan dapat semakin memperkuat soliditas dan kolaborasi antarinstansi dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan di wilayah Tanjungbalai dan Asahan.

  • Jurnalis Kota Medan Gelar Sedekah Jumat, Kunjungi Sifa Bocah Viral dan Warga Sekitar

    Jurnalis Kota Medan Gelar Sedekah Jumat, Kunjungi Sifa Bocah Viral dan Warga Sekitar

    MEDAN,indeksnews.web.id/  – Sejumlah jurnalis di Kota Medan kembali melaksanakan kegiatan sosial Sedekah Jumat dengan mengunjungi Sifa, bocah yang viral karena kondisi memprihatinkan, pada Jumat (3/4/2026). Kegiatan ini dilakukan bersama Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) binaan Ikhwan Lubis.

    Kunjungan tersebut berlangsung di kediaman nenek Sifa, Karsini, yang selama ini merawat Sifa dan kedua adiknya. Dalam kegiatan itu, para jurnalis menyalurkan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi keluarga tersebut.

    Aksi sosial ini pun menuai simpati masyarakat sekitar. Salah seorang warga, Warman (56), mengaku tersentuh dengan kepedulian para jurnalis yang datang langsung memberikan bantuan.

    “Apa yang dilakukan mereka seperti menegur kami masyarakat sekitar. Seharusnya kami yang paling dekat lebih peduli terhadap kondisi Sifa dan adik-adiknya. Ini menjadi pengingat bagi kami untuk ikut membantu dan memperhatikan kehidupan mereka ke depan,” ujar Warman.

    Koordinator pelaksana kegiatan, Abdul Meliala, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dijalankan bersama para jurnalis di Kota Medan sebagai bagian dari amanah pembina KSJ.

    “Kegiatan ini rutin kami lakukan setiap hari Jumat. Kali ini kami laksanakan di rumah nenek Sifa agar dapat membantu perekonomian keluarga. Kami mengetahui Ibu Karsini adalah seorang janda yang bekerja sebagai buruh cuci. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban mereka dan membawa keberkahan,” jelasnya.

    Sementara itu, pendiri sekaligus pembina KSJ, Ikhwan Lubis, menegaskan bahwa kegiatan Sedekah Jumat merupakan bentuk kepedulian sosial yang telah berjalan sejak komunitas tersebut berdiri pada tahun 2019.

    “Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian, khususnya dari para jurnalis yang sejak awal turut memprakarsai berdirinya KSJ. Saya berharap mereka tetap solid menjalankan visi dan misi KSJ, baik saat ini maupun ke depan,” ujarnya.

    Ia yang akrab disapa “Sang Pejuang Dhuafa” juga mengapresiasi konsistensi para jurnalis yang terus aktif dalam kegiatan sosial, tidak hanya dalam menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga hadir langsung membantu masyarakat yang membutuhkan.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk peduli dan berbagi kepada sesama, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan.

  • Polres Tanjungbalai Perketat Pengamanan Ibadah Wafat Yesus Kristus, Pastikan Jemaat Beribadah dengan Nyaman

    Polres Tanjungbalai Perketat Pengamanan Ibadah Wafat Yesus Kristus, Pastikan Jemaat Beribadah dengan Nyaman

    TANJUNGBALAI , indeksnews.web.id/  Guna menjamin keamanan dan kekhusyukan umat Kristiani dalam menjalankan ibadah memperingati Wafat Yesus Kristus (Jumat Agung), jajaran Polres Tanjungbalai melaksanakan pengamanan ketat di sejumlah gereja di wilayah hukumnya, Jumat (3/4/2026) pagi.

    Kegiatan pengamanan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut melibatkan kehadiran personel kepolisian di berbagai titik strategis. Langkah ini bertujuan memberikan rasa aman kepada jemaat sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

    Kapolres Tanjungbalai, Welman Feri, menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri agar pelaksanaan ibadah dapat berlangsung dengan khidmat tanpa rasa khawatir.

    “Kami telah menempatkan personel di setiap gereja yang melaksanakan ibadah. Fokus kami adalah memastikan situasi tetap kondusif, mulai dari pengaturan arus lalu lintas hingga pemeriksaan area sekitar rumah ibadah,” ujarnya.

    Selain itu, personel juga melakukan sterilisasi dan pemeriksaan di lingkungan gereja sebelum ibadah dimulai. Petugas disiagakan di pintu masuk dan sekitar lokasi untuk membantu kelancaran aktivitas jemaat, termasuk pengaturan lalu lintas serta membantu penyeberangan.

    Kapolres turut mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga toleransi antarumat beragama serta meningkatkan kewaspadaan terhadap hal-hal yang mencurigakan.

    “Kami berharap rangkaian peringatan Wafat Yesus Kristus tahun ini membawa kedamaian bagi semua. Polri akan selalu hadir untuk mengawal setiap kegiatan kemasyarakatan,” pungkasnya.

    Dengan pengamanan yang maksimal, Polres Tanjungbalai berkomitmen menciptakan suasana aman, nyaman, dan kondusif selama perayaan hari besar keagamaan berlangsung.

  • Apel Pengamanan Ibadah Wafat Isa Almasih, 102 Personel Disiagakan di Tanjung Balai

    Apel Pengamanan Ibadah Wafat Isa Almasih, 102 Personel Disiagakan di Tanjung Balai

    TANJUNG BALAI ,indeksnews.web.id/ – Aparat kepolisian melaksanakan apel persiapan pengamanan kegiatan ibadah peringatan Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) pada Jumat (3/4/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Koordinator 2, Kompol H. E. Sidauruk, S.H., M.H.

    Dalam apel tersebut, sebanyak 102 personel dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan ibadah di sejumlah gereja yang berada di wilayah hukum Polres Tanjung Balai. Pengamanan ini dilakukan guna memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khidmat.

    Dalam arahannya, Kompol Sidauruk menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah hadir dan siap melaksanakan tugas pengamanan. Ia menegaskan pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas di lapangan.

    “Penjab Beat dan Padal Beat harus melakukan pengawasan secara ketat terhadap anggota di lokasi masing-masing. Personel tidak diperkenankan meninggalkan pos sebelum kegiatan ibadah selesai, serta wajib melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada pimpinan,” tegasnya.

    Lebih lanjut, ia berharap seluruh rangkaian ibadah Wafat Isa Almasih dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan momen keagamaan tersebut dengan penuh rasa damai.

    Dengan kesiapsiagaan personel dan pengamanan yang optimal, Polres Tanjung Balai berkomitmen menjaga stabilitas keamanan selama perayaan hari besar keagamaan di wilayahnya.

  • Perkuat Iman dan Karakter, Personel Polres Tanjung Balai Gelar Pembinaan Rohani

    Perkuat Iman dan Karakter, Personel Polres Tanjung Balai Gelar Pembinaan Rohani

    Tanjung Balai,indeksnews.web.id/  — Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui pendekatan spiritual, Polres Tanjung Balai menggelar kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi seluruh personelnya pada Kamis pagi (2/4/2026).

    Kegiatan yang dimulai pukul 08.20 WIB ini dilaksanakan di tiga lokasi berbeda sesuai dengan agama masing-masing. Untuk personel Muslim, kegiatan berlangsung di Musholla Al-Hamdi, sementara bagi umat Kristiani digelar di Aula Sarja Arya Racana serta diikuti juga secara daring melalui aplikasi Zoom.

    Dalam kegiatan tersebut, Polres Tanjung Balai menghadirkan dua penceramah, yakni Al-Fauzil Marpaung yang memberikan tausiyah di musholla, serta Candra Tarigan yang menyampaikan pembinaan rohani di aula.

    Kapolres Tanjung Balai melalui Kabag SDM, HE Sidauruk, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas formal, melainkan menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

    “Tujuan utama Binrohtal ini adalah meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan setiap personel. Kami ingin menciptakan karakter polisi yang tidak hanya tegas, tetapi juga memiliki sisi humanis dan moral yang baik saat melayani masyarakat,” ujarnya.

    Melalui pembinaan mental dan spiritual ini, diharapkan seluruh personel Polres Tanjung Balai mampu menjalankan tugas dengan lebih amanah, profesional, serta menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang berintegritas tinggi.

  • Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf, Menteri ATR/BPN Serahkan 33 Sertipikat untuk Rumah Ibadah di Sulawesi Tengah

    Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf, Menteri ATR/BPN Serahkan 33 Sertipikat untuk Rumah Ibadah di Sulawesi Tengah

    Palu,indeksnews.web.id/  – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus mendorong percepatan sertipikasi tanah wakaf guna memperkuat legalitas aset keagamaan di Indonesia. Hal ini ditandai dengan penyerahan 33 sertipikat tanah kepada pengelola rumah ibadah dan yayasan pendidikan keagamaan di Sulawesi Tengah, Rabu (01/04/2026).

    Penyerahan sertipikat dilakukan langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, kepada perwakilan dari sembilan kabupaten/kota di wilayah tersebut.

    “Penyerahan sertipikat ini merupakan bentuk legalitas dan kekuatan hukum atas tanah wakaf. Kami berharap ada upaya khusus untuk mempercepat sertipikasi tanah wakaf di Sulawesi Tengah,” ujar Nusron.

    Dari total 33 sertipikat yang diserahkan, terdiri atas 16 Sertipikat Hak Milik (SHM) dan 17 sertipikat wakaf. Program ini diharapkan mampu memberikan perlindungan hukum terhadap aset keagamaan serta mendukung pemanfaatannya secara optimal bagi masyarakat.

    Salah satu penerima sertipikat, Ahmad Zaini Ismail selaku nadzir Yayasan Dhiyaaul Ma’Rifah Indonesia di Kabupaten Sigi, menyampaikan apresiasinya atas program tersebut. Ia menyebut sertipikat yang diterima akan digunakan untuk mendukung operasional pondok pesantren.

    “Legalitas sertipikat ini menjadi syarat penting untuk mendapatkan izin operasional. Ini sangat membantu kami dalam mengembangkan pesantren,” ungkapnya.

    Selain penyerahan sertipikat, Menteri ATR/BPN juga meresmikan Masjid Nurul Ikhlas yang dibangun oleh keluarga besar ATR/BPN Sulawesi Tengah. Masjid tersebut diharapkan menjadi pusat kegiatan ibadah sekaligus aktivitas sosial keagamaan bagi masyarakat sekitar.

    Dalam kunjungan kerjanya di Palu, Nusron Wahid juga memberikan pembinaan kepada jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tengah guna meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat.

    Turut mendampingi Menteri ATR/BPN dalam kegiatan tersebut antara lain Direktur Jenderal Tata Ruang Suyus Windayana, Staf Khusus Bidang Reforma Agraria Rezka Oktoberia, Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Publik Rahmat Sahid, serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tengah Muhammad Naim.

    Melalui program ini, pemerintah berharap percepatan sertipikasi tanah wakaf dapat terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya memberikan kepastian hukum serta memperkuat fungsi sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.

  • Wamen Ossy Dukung Pengembangan TSTH2, Tekankan Pentingnya Kepastian Tanah dan Tata Ruang

    Wamen Ossy Dukung Pengembangan TSTH2, Tekankan Pentingnya Kepastian Tanah dan Tata Ruang

    Sumatera Utara ,indeksnews.web.id/- Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan dukungannya terhadap pengembangan kawasan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Institut Teknologi Del, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan.

    Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, dalam rapat pembahasan pengembangan pertanian berbasis kecerdasan buatan (AI) di kawasan Danau Toba, Rabu (01/04/2026).

    “Kementerian ATR/BPN mendukung penuh ikhtiar dalam mewujudkan kemandirian pangan. Kepastian tata ruang dan kepastian atas tanah menjadi aspek utama yang akan kami berikan,” ujar Ossy.

    Kawasan TSTH2 sendiri merupakan pusat riset terintegrasi yang difokuskan pada pengembangan bibit unggul sektor pertanian, termasuk tanaman hortikultura dan herbal. Kawasan ini juga dirancang untuk mendukung budidaya tanaman dari skala lokal hingga internasional, sekaligus mendorong inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

    Ossy menekankan pentingnya pendekatan berbasis data dalam setiap kebijakan pembangunan nasional. Ia mengapresiasi berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam pengembangan kawasan tersebut.

    “Dalam menetapkan kebijakan, kita harus berlandaskan data, bukan asumsi. Apa yang dilakukan di Institut Teknologi Del dan TSTH2 ini patut diapresiasi,” ungkapnya.

    Senada dengan itu, Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Panjaitan, menegaskan bahwa pembangunan harus didasarkan pada riset yang kuat.

    “Setiap langkah pembangunan harus melalui studi dan riset. Dengan data yang akurat, kebijakan yang diambil akan lebih tepat sasaran,” tegas Luhut.

    Ia menilai seluruh elemen pendukung pengembangan TSTH2 telah tersedia, sehingga langkah selanjutnya adalah memastikan implementasi berjalan secara terintegrasi dan kolaboratif antar pemangku kepentingan.

    Usai rapat, Ossy bersama Wakil Menteri Kehutanan, Rohmat Marzuki, serta perwakilan kementerian/lembaga meninjau langsung fasilitas greenhouse pembibitan di kawasan tersebut. Di lokasi itu, dikembangkan berbagai tanaman hortikultura dan herbal seperti kentang, bawang, cabai, serta tanaman obat.

    Turut mendampingi Wamen ATR/BPN dalam kegiatan ini antara lain Direktur Jenderal Penataan Agraria Embun Sari serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Utara Sri Pranoto beserta jajaran.

    Melalui dukungan ini, pemerintah berharap pengembangan TSTH2 dapat menjadi motor penggerak inovasi pertanian berbasis teknologi sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui kepastian hukum atas tanah dan tata ruang yang terencana.

  • Geopolitik Global Tidak Stabil, Menteri ATR/BPN Batasi Alih Fungsi Lahan Sawah demi Ketahanan Pangan

    Geopolitik Global Tidak Stabil, Menteri ATR/BPN Batasi Alih Fungsi Lahan Sawah demi Ketahanan Pangan

    Palu ,indeksnews.web.id/- Di tengah ketidakstabilan geopolitik global, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan nasional dengan membatasi alih fungsi lahan sawah.

    Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, menyatakan bahwa pemerintah menetapkan batas maksimal alih fungsi lahan sawah hanya sebesar 11 persen dari total Lahan Baku Sawah (LBS), sementara sekitar 89 persen lainnya wajib dilindungi.

    “Dalam situasi dunia yang seperti ini, yang paling gawat adalah pangan dan energi. Jangan sampai kita punya uang, tapi tidak ada pangan yang bisa dibeli,” ujar Nusron dalam Rapat Koordinasi bersama pemerintah daerah se-Sulawesi Tengah di Palu, Rabu (01/04/2026).

    Ia menjelaskan, kebijakan tersebut bertujuan untuk memastikan ketersediaan pangan nasional tetap terjaga di tengah tantangan global. Dengan demikian, hanya sebagian kecil lahan yang dapat dialihfungsikan untuk kepentingan non-pertanian, sementara mayoritas lahan sawah harus dipertahankan.

    Kebijakan ini merupakan turunan dari Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, yang mensyaratkan minimal 87 persen dari total LBS ditetapkan sebagai Lahan Pangan Pertanian Berkelanjutan (LP2B).

    “Kalau LP2B itu 87 persen, ditambah infrastruktur dan cadangan, berarti kurang lebih sekitar 89 persen yang harus dilindungi,” jelasnya.

    Secara khusus di Sulawesi Tengah, capaian perlindungan lahan pertanian dinilai masih perlu ditingkatkan. Saat ini, realisasi LP2B di tingkat provinsi baru mencapai sekitar 68 persen, sementara di tingkat kabupaten/kota masih berkisar 41 persen, jauh dari target nasional.

    Meski demikian, pemerintah tetap membuka ruang alih fungsi lahan dalam kondisi tertentu dengan syarat ketat. Salah satunya adalah kewajiban penggantian lahan pertanian, bahkan hingga tiga kali lipat untuk lahan dengan irigasi teknis.

    Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bersama para kepala daerah se-Sulawesi Tengah. Pada kesempatan yang sama, Menteri ATR/BPN juga menyerahkan 103 Sertipikat Hak Pakai kepada delapan pemerintah kabupaten/kota di wilayah tersebut sebagai bentuk penguatan kepastian hukum aset daerah.

    Turut mendampingi Menteri ATR/BPN dalam kegiatan ini antara lain Direktur Jenderal Tata Ruang Suyus Windayana, Staf Khusus Bidang Reforma Agraria Rezka Oktoberia, Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Publik Rahmat Sahid, serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tengah Muhammad Naim.

    Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap ketahanan pangan nasional tetap terjaga, sekaligus mendorong tata kelola pertanahan yang berkelanjutan di tengah dinamika global yang terus berkembang.

  • Menteri Nusron dan Rektor UIN Datokarama Palu Teken MoU, Libatkan Mahasiswa Tuntaskan Legalisasi Tanah Wakaf

    Menteri Nusron dan Rektor UIN Datokarama Palu Teken MoU, Libatkan Mahasiswa Tuntaskan Legalisasi Tanah Wakaf

    Palu,indeksnews.web.id/  – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus mendorong percepatan legalisasi tanah wakaf melalui kolaborasi dengan dunia pendidikan. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, dan Rektor UIN Datokarama Palu, Lukman S. Thahir, Rabu (01/04/2026).

    Kerja sama ini difokuskan pada pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di bidang pertanahan, dengan melibatkan mahasiswa untuk membantu proses legalisasi tanah wakaf di masyarakat.

    Dalam kuliah umum yang digelar di kampus UIN Datokarama Palu, Nusron Wahid menjelaskan bahwa melalui program KKN Tematik, mahasiswa akan diterjunkan langsung ke lapangan untuk mengidentifikasi tanah wakaf yang belum memiliki kepastian hukum.

    “Mahasiswa akan membantu mulai dari pengurusan Akta Ikrar Wakaf hingga sertipikasi tanah wakaf, sehingga keberadaan tanah wakaf dapat terlindungi secara hukum,” ujarnya.

    Menurut Nusron, hingga saat ini masih banyak tanah wakaf di Indonesia yang belum terdaftar secara resmi. Dengan adanya sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi—pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat—diharapkan jumlah tanah wakaf yang tersertifikasi dapat meningkat signifikan.

    Ia juga menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam mendorong kesadaran hukum di tengah masyarakat.

    “Kami percaya mahasiswa tidak hanya belajar secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam menyelesaikan persoalan di masyarakat,” tambahnya.

    Sementara itu, Rektor UIN Datokarama Palu, Lukman S. Thahir, menyambut baik kerja sama tersebut dan menyatakan kesiapan kampus untuk berpartisipasi aktif dalam program KKN Tematik.

    “Insyaallah bulan April ini program KKN Tematik pertanahan akan mulai berjalan. Kami akan membantu identifikasi tanah wakaf, khususnya masjid yang belum memiliki sertipikat,” ungkapnya.

    Selain penandatanganan MoU, Menteri ATR/BPN juga menyerahkan Sertipikat Hak Pakai kepada pihak kampus sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian hukum atas aset negara, khususnya di sektor pendidikan.

    Turut mendampingi Menteri ATR/BPN dalam kegiatan tersebut antara lain Direktur Jenderal Tata Ruang Suyus Windayana, Staf Khusus Bidang Reforma Agraria Rezka Oktoberia, Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Publik Rahmat Sahid, serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tengah Muhammad Naim.

    Melalui kolaborasi ini, pemerintah berharap proses legalisasi tanah wakaf di Indonesia dapat berjalan lebih cepat, sekaligus memperkuat peran mahasiswa dalam pembangunan nasional menuju pelayanan pertanahan yang profesional dan terpercaya.

  • Sentuhan Kemanusiaan Penggawa Garuda, Idzes, Diks, dan Romeny Kunjungi Panti Asuhan di Jakarta

    Sentuhan Kemanusiaan Penggawa Garuda, Idzes, Diks, dan Romeny Kunjungi Panti Asuhan di Jakarta

    JAKARTA ,indeksnews.web.id/- Tiga penggawa Timnas Indonesia, Jay Idzes, Kevin Diks, dan Ole Romeny, menunjukkan sisi humanis mereka di luar lapangan hijau. Usai menunaikan tugas bersama skuad Garuda di ajang FIFA Series 2026, ketiganya menyempatkan diri melakukan kegiatan sosial dengan mengunjungi panti asuhan di Jakarta.

    Kunjungan tersebut berlangsung di Panti Asuhan Yatim Aksi Nyata Pancoran dan disambut penuh antusias oleh anak-anak panti. Kehadiran para pemain nasional ini menghadirkan kebahagiaan tersendiri, mengingat mereka adalah sosok yang selama ini hanya bisa disaksikan melalui layar.

    Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, ketiga pemain tidak hanya sekadar hadir, tetapi juga berinteraksi langsung dengan anak-anak. Mereka bercengkerama, bermain bersama, hingga berbagi cerita, menciptakan momen kebersamaan yang tak terlupakan.

    Tak hanya itu, sebagai bentuk kepedulian, mereka juga memberikan bantuan dan hadiah kepada anak-anak panti. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan sehari-hari sekaligus menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus mengejar cita-cita mereka.

    Kegiatan sosial ini dilakukan tidak lama setelah Timnas Indonesia menyelesaikan rangkaian pertandingan di FIFA Series 2026. Dalam turnamen tersebut, skuad Garuda tampil impresif dengan meraih kemenangan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis, sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan Bulgaria dengan skor tipis 0-1 di partai final.

    Meski gagal meraih gelar juara, performa Timnas Indonesia mendapat banyak apresiasi dan menjadi modal positif ke depan.

    Bagi ketiga pemain, agenda bersama Timnas Indonesia merupakan bagian dari perjalanan panjang dalam karier sepak bola mereka. Setelah kegiatan ini, mereka dijadwalkan kembali ke klub masing-masing di Eropa untuk melanjutkan kompetisi.

    Jay Idzes saat ini menjadi pilar penting di lini pertahanan Sassuolo yang berlaga di Serie A. Sementara Kevin Diks memperkuat Borussia Monchengladbach di Bundesliga. Adapun Ole Romeny tengah meniti karier bersama Oxford United di kompetisi Championship Inggris.

    Aksi sosial ini menjadi bukti bahwa para pemain Timnas Indonesia tidak hanya berprestasi di lapangan, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.