Author: Admin Utama

  • Pemerintah Siapkan Denda bagi Pelaku Alih Fungsi Lahan Sawah

    Pemerintah Siapkan Denda bagi Pelaku Alih Fungsi Lahan Sawah

    TOPINFORMASI.COM_Jakarta — Pemerintah menyiapkan sanksi berupa denda administrasi bagi pihak yang nekat mengubah fungsi lahan sawah. Kebijakan tersebut tengah disiapkan dalam bentuk Peraturan Pemerintah guna memperkuat perlindungan terhadap lahan pertanian di Indonesia.

    Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid, mengatakan aturan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, di Jakarta, Kamis (12/3/2026).

    “Pemerintah menetapkan rancangan peraturan pemerintah tentang denda administrasi bagi mereka yang selama ini melanggar melakukan alih fungsi lahan sesuai dengan Undang-undang 41 Tahun 2009,” kata Nusron usai rapat koordinasi.
    Dalam rapat tersebut, pemerintah juga menetapkan deliniasi peta Lahan Sawah Dilindungi (LSD) di 12 provinsi tambahan. Kedua belas provinsi itu meliputi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, serta Sulawesi Selatan.

    Nusron menjelaskan bahwa berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2026, pemerintah daerah tidak lagi dapat secara mandiri memberikan izin alih fungsi lahan sawah di wilayah tersebut.

    Meski demikian, pemerintah masih memberikan toleransi sekitar 11 hingga 13 persen lahan di luar kawasan LSD untuk kepentingan publik. Beberapa di antaranya untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) serta pembangunan fasilitas umum seperti sekolah, jalan, terminal, dan rumah sakit.

    Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa pengendalian alih fungsi lahan sawah nantinya juga akan diatur lebih lanjut melalui Peraturan Menteri ATR/BPN.

    Dengan aturan tersebut, kewenangan perubahan fungsi lahan tidak lagi berada di pemerintah daerah, melainkan berada di pemerintah pusat.

    Menurutnya, percepatan penataan ruang lahan sawah berkelanjutan ditargetkan rampung pada kuartal pertama untuk 20 provinsi. Selanjutnya, 17 provinsi tambahan ditargetkan selesai pada kuartal kedua, paling lambat Juli 2026.

    “Apabila itu tidak selesai maka diperlukan percepatan dan akan diambil alih oleh pusat, Kementerian ATR/BPN untuk mempercepat tata ruang mengenai lahan sawah berkelanjutan,” ujar Zulkifli Hasan.
    Kebijakan ini diharapkan dapat menekan laju alih fungsi lahan pertanian yang dinilai berpotensi mengancam ketahanan pangan nasional serta menjaga keberlanjutan produksi pangan di berbagai daerah.

  • Kompetisi KRISTAL 2026 Jadi Ruang Inovasi ASN Muda ATR/BPN Tingkatkan Layanan Pertanahan

    Kompetisi KRISTAL 2026 Jadi Ruang Inovasi ASN Muda ATR/BPN Tingkatkan Layanan Pertanahan

    indeksnews.web.id/-Jakarta — Ratusan aparatur sipil negara (ASN) muda di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyalurkan ide kreatif dan inovatif melalui Kompetisi Karya Inovasi Terapan yang Andal (KRISTAL) 2026. Kompetisi yang mulai digelar sejak Desember 2025 ini menjadi wadah untuk mengumpulkan gagasan baru guna meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan.

    Salah satu peserta yang berhasil meraih juara pertama, Ruwanda Destory Bintoro, mengaku kompetisi tersebut memberi kesempatan luas bagi ASN muda untuk mengembangkan inovasi sesuai dengan pengalaman mereka di lapangan.

    “Dengan ajang KRISTAL ini, Kementerian ATR/BPN memberikan peluang bagi ASN muda untuk berinovasi dan membuat karya-karya yang inovatif dan kreatif sesuai dengan pemikirannya,” ujar Ruwanda saat acara penganugerahan Kompetisi KRISTAL di kantor ATR/BPN, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

    Ruwanda yang berasal dari Kantor Wilayah BPN Provinsi Nusa Tenggara Timur menciptakan inovasi bernama Sistem Ruang Maslahat. Sistem tersebut dirancang untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga pemanfaatan ruang di suatu wilayah.

    Taruna lulusan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) tahun 2025 itu berharap kompetisi KRISTAL dapat terus diselenggarakan secara rutin setiap tahun. Menurutnya, ajang tersebut mampu mendorong lahirnya ide-ide kreatif dari ASN muda di lingkungan ATR/BPN.

    “Kompetisi ini sangat positif bagi ASN muda di Kementerian ATR/BPN. Semoga KRISTAL bisa berlanjut di tahun-tahun selanjutnya untuk memaksimalkan potensi kami,” ujarnya.

    Kompetisi KRISTAL 2026 diikuti oleh total 404 peserta dari berbagai satuan kerja di lingkungan ATR/BPN. Para peserta menghadirkan beragam gagasan inovatif yang lahir dari pengalaman mereka saat memberikan layanan pertanahan kepada masyarakat serta hasil riset yang dilakukan di masing-masing unit kerja.

    Salah satu inovasi lain yang menarik perhatian dewan juri adalah karya CLEARLAND yang dikembangkan oleh Asrorul Habib. Sistem ini dirancang untuk mempermudah proses transaksi jual beli tanah melalui platform yang lebih transparan dan akuntabel.

    “Pesan utama dari platform CLEARLAND yang kami ciptakan adalah untuk mempermudah masyarakat dengan akuntabilitas dari sistem jual-beli tersebut. Transaksi pun bisa berjalan secara aman, jelas, dan sangat efisien bagi masyarakat,” ungkap Asrorul yang juga merupakan ASN lulusan STPN.

    Acara penganugerahan Kompetisi KRISTAL 2026 turut dihadiri Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, yang secara langsung menyerahkan penghargaan kepada para pemenang. Hadir pula Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, serta sejumlah pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan ATR/BPN.

    Melalui kompetisi ini, ATR/BPN berharap inovasi yang lahir dari para ASN muda dapat menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kualitas layanan pertanahan serta mendukung transformasi birokrasi menuju pelayanan publik yang modern dan profesional.

  • Wamen ATR/BPN Tegaskan Target Progresif Penyelesaian Berkas Layanan Pertanahan Akhir Maret 2026

    Wamen ATR/BPN Tegaskan Target Progresif Penyelesaian Berkas Layanan Pertanahan Akhir Maret 2026

    indeksnews.web.id/-Jakarta — Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional, Ossy Dermawan, menegaskan percepatan penyelesaian berkas layanan pertanahan menjelang akhir kuartal I tahun 2026. Ia meminta Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi dan Kantor Pertanahan (Kantah) segera melaporkan progres penyelesaian berkas yang masih tertunda.

    Arahan tersebut disampaikan Ossy saat memimpin pertemuan lanjutan pembahasan Penerimaan Diterima di Muka (PDDM) dan progres penyelesaian berkas layanan pertanahan secara daring pada Jumat (13/3/2026).

    “Sejak Oktober 2025 kita telah berupaya menyelesaikan target berkas layanan pertanahan, dan ini merupakan bukti upaya kita serius dalam menuntaskan tanggungan yang ada. Untuk backlog sisanya, harus kita turunkan dan selesaikan secara progresif jelang akhir Maret 2026 ini,” ujar Ossy.

    Dalam rapat tersebut, Ossy menyoroti sebaran layanan yang menjadi fokus penyelesaian berkas di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. Saat ini, sekitar 70 persen layanan pertanahan nasional terkonsentrasi pada beberapa layanan utama.

    Layanan tersebut meliputi pengukuran dan pemetaan kadastral, pemecahan bidang tanah, pendaftaran tanah pertama kali, permohonan Sertipikat Hak Milik (SHM) dan Surat Keputusan Hak Milik perorangan, peralihan hak dan jual beli, serta permohonan Hak Guna Bangunan (HGB) bagi badan hukum.

    Menurut Ossy, data dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) ATR/BPN telah mengelompokkan titik-titik layanan yang harus menjadi prioritas penyelesaian. Dengan memfokuskan penanganan pada tiga layanan terbesar—pengukuran dan pemetaan kadastral, pemecahan bidang tanah, serta pendaftaran tanah pertama kali—diharapkan backlog berkas dapat ditekan secara signifikan.

    Sementara itu, Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, mengingatkan jajaran Kanwil BPN dan Kantah untuk memberi perhatian serius terhadap persoalan PDDM dan penyelesaian berkas layanan pertanahan.

    Ia juga meminta pimpinan daerah memastikan kesesuaian data antara basis data digital Kementerian ATR/BPN melalui sistem GeoKKP dengan dokumen fisik layanan di lapangan.

    “Kalau misalnya di GeoKKP sudah tercatat diserahkan kepada masyarakat, tetapi fisiknya ternyata masih di tangan kita, tentu dalam konteks layanan itu belum clear. Itu masuk dalam catatan saya terkait PDDM,” tegas Dalu.

    Pertemuan daring tersebut diikuti jajaran Kanwil BPN Provinsi dan sekitar 100 Kantor Pertanahan di seluruh Indonesia yang menjadi fokus penyelesaian PDDM dan berkas layanan pertanahan.

    Dalam sesi pembahasan, turut memberikan arahan Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang, Virgo Eresta Jaya; Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Asnaedi; serta Inspektur Jenderal ATR/BPN, Pudji Prasetijanto Hadi.

    Melalui pertemuan tersebut, Kementerian ATR/BPN menegaskan komitmennya untuk mempercepat penyelesaian berkas layanan pertanahan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

  • Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan Bahas Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana

    Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan Bahas Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana

    indeksnews.web.id/-Bali — Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional, Ossy Dermawan, menegaskan bahwa digitalisasi layanan pertanahan tidak hanya sebatas mengganti dokumen kertas menjadi format digital. Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi keynote speaker dalam Seminar Nasional yang digelar Ikatan Mahasiswa Magister Kenotariatan (IMMK) Fakultas Hukum Universitas Udayana, Senin (9/3/2026).

    Dalam seminar yang berlangsung di Aula Lecture Building kampus tersebut, Ossy menjelaskan transformasi digital di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional mencakup perubahan menyeluruh, mulai dari sistem kerja hingga budaya organisasi.

    “Digitalisasi bukan sekadar mengganti dokumen kertas dengan dokumen digital. Transformasi ini juga menyangkut perubahan cara kerja, perubahan proses bisnis, dan perubahan budaya organisasi,” tegasnya.

    Menurut Ossy, transformasi pelayanan pertanahan dilakukan pada berbagai aspek, di antaranya manajemen perubahan, penataan organisasi, penyempurnaan tata laksana, penguatan akuntabilitas kinerja, hingga pemanfaatan teknologi informasi melalui sistem pemerintahan berbasis elektronik.

    Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya dukungan dari kalangan notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dalam menyukseskan digitalisasi layanan pertanahan. Menurutnya, keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada teknologi dan kebijakan pemerintah, tetapi juga kesiapan para profesional hukum untuk beradaptasi dengan sistem baru.

    “Dalam proses transformasi ini, profesi PPAT memiliki posisi yang sangat strategis. Karena itu, keberhasilan digitalisasi layanan pertanahan tidak hanya bergantung pada teknologi atau kebijakan pemerintah, tetapi juga pada kesiapan profesi hukum terutama PPAT untuk beradaptasi dengan sistem baru yang lebih modern,” jelasnya.

    Sementara itu, Rektor Universitas Udayana, I Ketut Sudarsana, menyatakan komitmennya untuk menyesuaikan kurikulum pendidikan dengan perkembangan kebijakan dan teknologi di bidang pertanahan, khususnya di Program Studi Magister Kenotariatan.

    “Kami dari Universitas Udayana sebagai institusi pendidikan tentu harus menyesuaikan kembali materi pembelajaran agar tetap relevan dengan perkembangan yang terjadi saat ini,” ujarnya.

    Seminar Nasional bertema “Digitalisasi Layanan Hukum-Pertanahan: Ancaman atau Masa Depan bagi Profesi Notaris/PPAT dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan” ini diikuti ratusan mahasiswa dan praktisi profesional.

    Ketua IMMK Universitas Udayana, I Putu Bagus Padmanegara, berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai arah kebijakan digitalisasi layanan pertanahan di Indonesia.

    Dalam kegiatan itu, Wamen Ossy turut didampingi Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali, Eko Priyanggodo, serta sejumlah Kepala Kantor Pertanahan di Provinsi Bali. Seminar juga menghadirkan narasumber lain, yakni Kepala Bidang Penetapan Hak dan Pendaftaran Kanwil BPN Provinsi Bali, I Made Sumadra, dan Kepala Kanwil Kementerian Hukum Provinsi Bali, Eem Nurmanah.

  • ATR/BPN Anugerahkan Pemenang Kompetisi KRISTAL 2026, Dorong Inovasi Pelayanan Pertanahan

    ATR/BPN Anugerahkan Pemenang Kompetisi KRISTAL 2026, Dorong Inovasi Pelayanan Pertanahan

    indeksnews.web.id/-Jakarta — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memberikan penghargaan kepada para pemenang Kompetisi Karya Inovasi Terapan yang Andal (KRISTAL) Tahun 2026. Penganugerahan tersebut digelar pada Kamis (12/3/2026) secara daring dan luring di Aula Prona kantor ATR/BPN, Jakarta.

    Kompetisi KRISTAL merupakan ajang bagi aparatur sipil negara (ASN) muda di lingkungan ATR/BPN untuk menghadirkan gagasan inovatif dalam meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat.

    Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, menyampaikan apresiasi atas kreativitas dan solusi yang ditawarkan para peserta di tengah kompleksitas tantangan pelayanan pertanahan.

    “Kompetisi ini menunjukkan bahwa di tengah tantangan pelayanan pertanahan yang sangat kompleks dan membutuhkan solusi jitu, para aparatur kita mampu menghadirkan gagasan yang kreatif dan solutif. Apresiasi kepada generasi inovator di Kementerian ATR/BPN,” ujar Ossy dalam sambutannya.

    Kompetisi KRISTAL sendiri merupakan implementasi kerja sama antara ATR/BPN dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Program ini diharapkan menjadi wadah bagi ASN muda untuk menyampaikan ide serta solusi baru guna mendorong pelayanan pertanahan yang lebih transparan, efektif, dan akuntabel.

    Ossy menilai, kemajuan sebuah organisasi sangat bergantung pada kemampuan mengelola sumber daya manusia yang dimiliki, termasuk menghargai dan memanfaatkan talenta terbaik yang ada.

    Senada dengan itu, Kepala Biro Sumber Daya Manusia ATR/BPN, Budi Santosa, menjelaskan bahwa Kompetisi KRISTAL menjadi langkah awal untuk mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam meningkatkan kinerja organisasi.

    “Kompetisi ini merupakan yang pertama kali diadakan di Kementerian ATR/BPN. Ajang ini diharapkan mampu melahirkan berbagai terobosan dan gagasan yang bermanfaat untuk menciptakan birokrasi yang adaptif, kompetitif, dan optimal,” ujarnya.

    Budi Santosa melaporkan, kompetisi tersebut diikuti oleh 404 peserta yang menghasilkan 145 ide atau gagasan dalam bentuk abstrak. Dari jumlah tersebut, sebanyak 101 karya kemudian dikembangkan dalam bentuk poster, video, maupun aplikasi.

    Setelah melalui proses seleksi, tiga karya ditetapkan sebagai juara utama dan lima karya lainnya sebagai juara favorit.

    Juara pertama diraih karya berjudul “Ruang Maslahat: Prototype Sistem Pengendalian Pemanfaatan Ruang Berbasis Partisipasi Masyarakat” yang dikembangkan oleh Kantor Pertanahan Kota Kupang dan Kantor Pertanahan Kabupaten Manggarai Barat.

    Juara kedua diberikan kepada karya “Transparansi Real-Time: Mengawal Petugas Ukur Melalui Genggaman” dari Kantor Pertanahan Kota Tangerang.

    Sementara juara ketiga diraih karya “CLEARLAND: Marketplace Tanah Terverifikasi dengan AI Value Engine & Feasibility Indicator” yang dikembangkan oleh Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN).

    Penghargaan kepada para pemenang diserahkan langsung oleh Wamen ATR/Waka BPN Ossy Dermawan bersama Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan. Acara ini juga dihadiri para pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan ATR/BPN.

    Melalui kompetisi ini, ATR/BPN berharap lahir berbagai inovasi yang mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan pertanahan serta memperkuat transformasi birokrasi menuju pelayanan publik yang modern dan berkelas dunia.

  • Panas Lagi! Pakistan Bombardir Kabul dan Provinsi Perbatasan Afghanistan

    Panas Lagi! Pakistan Bombardir Kabul dan Provinsi Perbatasan Afghanistan


    indeksnews.web.id/-Afghanistan dan Pakistan mengalami bentrokan di sepanjang perbatasan bersama mereka dalam beberapa bulan terakhir (Abdul Khaliq Achakzai/REUTERS)

    Kabul – Pakistan melancarkan serangan baru terhadap Kabul dan provinsi-provinsi perbatasan semalam dari Kamis (12/3) hingga Jumat (13/3), menurut otoritas Afghanistan. Khalil Zadran, juru bicara kepolisian Kabul, mengatakan empat orang tewas dan 15 lainnya terluka dalam pemboman yang menghantam rumah-rumah di ibu kota, menurut kantor berita AFP.

    Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, menulis di X bahwa serangan Pakistan juga menghantam provinsi selatan Kandahar serta provinsi timur Paktia dan Paktika yang berbatasan dengan Pakistan.

    Dalam unggahan terpisah, Zabihullah mengatakan pesawat Pakistan juga menargetkan depot bahan bakar milik maskapai swasta Kam Air di dekat Bandara Kandahar.

    Pakistan dalam “perang terbuka” dengan Taliban

    Setelah berbulan-bulan ketegangan yang meningkat antara kedua negara serta bentrokan lintas batas yang intens, Pakistan menyatakan perang terbuka terhadap Afghanistan pada 27 Februari, dengan menuduh Taliban melindungi kelompok teroris.

    “Kesabaran kami sudah habis,” kata Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif saat itu.

    Pemerintah Taliban membantah keterlibatan apa pun atau penggunaan wilayah Afghanistan untuk aktivitas militan.

    Sejak menyatakan “perang terbuka”, Pakistan telah “menargetkan fasilitas militer Taliban di Kabul, termasuk depot amunisi, serta lokasi di Kandahar, Paktia, dan provinsi lainnya,” tulis jurnalis Pakistan Umair Jamal dalam analisisnya untuk Eurasianet.

    “Yang menonjol, serangan-serangan ini untuk pertama kalinya mencakup serangan langsung terhadap pusat-pusat kota,” katanya.

    Namun, dalam beberapa hari sebelum serangan terbaru ini, tidak ada pihak yang melaporkan adanya serangan udara Pakistan di Afghanistan. Pertempuran darat di sepanjang perbatasan sepanjang 2.600 kilometer antara kedua negara juga sempat mereda.

    PBB: Konflik yang berlanjut menambah derita di Afghanistan

    Kepala HAM PBB Volker Türk pekan lalu mendesak Pakistan dan Afghanistan untuk segera menghentikan pertempuran.

    “Warga sipil di kedua sisi perbatasan kini harus melarikan diri dari serangan udara, tembakan artileri berat, mortir, dan tembakan senjata,” kata Türk dalam pernyataan yang dirilis pada 6 Maret.

    Kekerasan di Afghanistan juga mempersulit PBB dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan, kata Türk. Hampir 22 juta orang, hampir setengah dari populasi Afghanistan, membutuhkan bantuan kemanusiaan.

    “Ini menambah penderitaan di atas penderitaan,” kata Türk.

    Hingga 66.000 orang telah mengungsi di Afghanistan akibat pertempuran terbaru tersebut, menurut PBB pekan lalu.

     

     

  • Ungkap Dugaan Penimbunan Bantuan Kemanusiaan Pasca Bencana Tapteng Rumah Risman Lase Di Bom Molotov

    Ungkap Dugaan Penimbunan Bantuan Kemanusiaan Pasca Bencana Tapteng Rumah Risman Lase Di Bom Molotov

    TOPINFORMASI. SIBOLGA – premanisme bergaya teror di Jalan Sibolga Baru, Kelurahan Pancuran Gerobak, tepatnya di Rumah yang ditempati oleh Risman Lase bersama keluarganya, menjadi sasaran pelemparan bom molotov oleh Orang Tak Kenal (OTK) pada Kamis 12 Maret 2026, sekitar pukul 02.00 WIB.

    ​Insiden ini memicu reaksi keras dari Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Sibolga – Tapanuli Tengah (Tapteng), Benny Alen. Ia mendesak pihak Polres Sibolga untuk bertindak tanpa kompromi dan tidak terjebak dalam permainan oknum tertentu.

    Bukan tanpa alasan kita menaruh curiga, sebab teror ini terjadi tepat satu hari setelah Risman Lase menyuarakan dan memviralkan dugaan penimbunan bantuan kemanusiaan pasca bencana di kawasan eks Kampus Perikanan Panomboman, pada Rabu 11 Maret 2026,” ujar.

    Ketua IWO Sibolga-Tapteng menyebutkan, berdasarkan rekaman CCTV, ledakan keras sempat mengejutkan penghuni rumah. Bahkan istri Risman melihat kobaran api di depan hunian mereka yang bersumber dari botol berisi bahan bakar. Beruntungnya warga sigap membantu memadamkan api sebelum merembet kearea lain.

    “Jangan sampai ada kesan polisi main mata dalam kasus ini. Ini bukan sekadar pelemparan botol biasa, ini adalah upaya pembungkaman terhadap warga yang kritis. Polisi harus menunjukkan bahwa negara tidak kalah dengan pelaku teror,” tegas Benny Alen, Jumat 13/3/2026.

    Kini publik menunggu keberanian aparat penegak hukum untuk tidak hanya menangkap kaki tangan di lapangan, tetapi juga menyeret aktor intelektual yang bersembunyi di balik layar.

    “Transparansi penanganan kasus ini menjadi pertaruhan kredibilitas kepolisian dalam melindungi hak berpendapat warga negara,” tendas Benny. (dr)

  • Polres Tanjungbalai Amankan Angkutan Lebaran di Stasiun KA Tanjungbalai

    Polres Tanjungbalai Amankan Angkutan Lebaran di Stasiun KA Tanjungbalai

    indeksnews.web.id/-Tanjungbalai – Personel Polres Tanjungbalai melalui Pos Pelayanan melaksanakan pengamanan arus angkutan Lebaran di Stasiun Kereta Api Tanjungbalai, Jumat (13/3/2026) malam.

    Kegiatan pengamanan tersebut dipimpin oleh IPDA N. Tamba bersama sejumlah personel yang bertugas melakukan pengawasan terhadap aktivitas penumpang di area stasiun.

    Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemantauan terhadap penumpang yang naik dan turun dari kereta api, serta melakukan pengamanan di pintu masuk dan keluar stasiun guna memastikan situasi tetap aman dan tertib.

    Pada malam itu, kereta api KA Putri Deli tercatat membawa sebanyak 177 penumpang yang terdiri dari 170 orang dewasa dan 7 anak-anak.

    Seluruh rangkaian kegiatan keberangkatan kereta berlangsung lancar tanpa adanya gangguan yang berarti. Situasi di area stasiun juga dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali.

    Sementara itu, Kapolsek Tanjungbalai Utara Kota AKP SRT Siburian menyampaikan harapannya agar selama pelaksanaan pengamanan arus angkutan Lebaran tidak terjadi peristiwa menonjol.

    “Dengan cuaca yang cerah ini, semoga selama pengamanan tidak ada kejadian yang menonjol dan seluruh aktivitas masyarakat berjalan dengan aman,” ujarnya.

  • PSSI Bantah Kabar Ole Romeny Cedera Jelang FIFA Series 2026

    PSSI Bantah Kabar Ole Romeny Cedera Jelang FIFA Series 2026

    indeksnews.web.id/-Jakarta – Kabar mengenai cedera yang dialami penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny, dibantah oleh pihak Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Informasi tersebut disampaikan oleh anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Sumardji.

    Sebelumnya, Romeny dikabarkan mengalami cedera setelah absen dalam dua pertandingan terakhir kompetisi Championship musim 2025/2026. Situs statistik pemain bahkan menyebut striker berusia 25 tahun itu mengalami fraktur pada bagian kaki.

    Kabar tersebut sempat memicu kekhawatiran, mengingat Timnas Indonesia dijadwalkan tampil pada ajang FIFA Series 2026 dalam waktu dekat. Romeny sendiri masuk dalam daftar 41 pemain yang dipanggil pelatih John Herdman.

    Menanggapi isu tersebut, Sumardji yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Tim Nasional (BTN) memastikan kondisi Romeny dalam keadaan baik.

    “Saya sudah tanya langsung, Ole Romeny tidak cedera,” ujar Sumardji kepada awak media di Jakarta.

    Meski demikian, Romeny memang memiliki riwayat cedera cukup serius sebelumnya. Ia pernah mengalami patah tulang metatarsal di kaki kanan saat memperkuat Oxford United pada ajang Piala Presiden 2025 yang berlangsung pada Juli 2025.

    Sejak pulih dari cedera tersebut, performa Romeny bersama Timnas Indonesia perlahan kembali meningkat. Hingga kini, pemain tersebut telah mencatatkan tiga gol dari enam penampilannya bersama skuad Garuda.

    Dengan kondisi yang dipastikan tidak mengalami cedera, kehadiran Romeny diharapkan dapat menambah kekuatan lini depan Timnas Indonesia pada agenda pertandingan internasional yang akan datang.

  • Ledakan Terdengar di Doha Usai Pemerintah Qatar Perintahkan Evakuasi Sejumlah Area

    Ledakan Terdengar di Doha Usai Pemerintah Qatar Perintahkan Evakuasi Sejumlah Area

    [TOPINFORMASI. COM]Doha – Ledakan terdengar di wilayah ibu kota Doha, Qatar, setelah pemerintah setempat mengumumkan evakuasi di sejumlah area penting sebagai langkah pencegahan demi keselamatan publik.

    Dilaporkan kantor berita AFP, Sabtu (14/3/2026), sejumlah pesawat pencegat terlihat terbang di atas pusat kota Doha dan menembak jatuh dua proyektil yang diduga merupakan rudal. Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk.

    Kementerian Pertahanan Qatar menyatakan pihak militer berhasil mencegat serangan rudal yang menargetkan wilayah negara tersebut.

    “Militer kami telah mencegat serangan rudal yang menargetkan Negara Qatar,” demikian pernyataan resmi pemerintah.

    Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri Qatar mengumumkan evakuasi sementara di beberapa lokasi strategis untuk memastikan keselamatan warga hingga situasi dinyatakan aman.

    “Kami mengevakuasi beberapa area penting sebagai tindakan pencegahan sementara dalam rangka memastikan keselamatan publik sampai bahaya berlalu,” demikian keterangan pihak kementerian.

    Di distrik Musheireb yang berada di pusat kota Doha, sejumlah warga dilaporkan menerima peringatan melalui telepon seluler yang meminta mereka segera meninggalkan area tersebut dan menuju lokasi aman terdekat.

    Pesan peringatan tersebut berbunyi agar warga “segera mengevakuasi daerah tersebut ke tempat teraman terdekat sebagai tindakan pencegahan sementara.”

    Pantauan di lapangan menunjukkan aparat keamanan berjaga di sejumlah ruas jalan utama. Beberapa kawasan di pusat kota juga dijadikan garis pertahanan sementara guna mengantisipasi kemungkinan serangan lanjutan.

    Kawasan Teluk yang kaya minyak dalam beberapa waktu terakhir menjadi sasaran serangan dari Iran sebagai respons terhadap serangan militer oleh Amerika Serikat dan Israel yang memicu meningkatnya konflik di Timur Tengah.

    Teheran disebut menargetkan sejumlah aset militer Amerika Serikat di kawasan tersebut, namun beberapa serangan juga berdampak pada infrastruktur sipil di negara-negara Teluk. Situasi ini membuat sejumlah negara meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengamanan di wilayah strategis.