Author: Admin Utama

  • Halalbihalal Pererat Silaturahmi di Trabas Coffee Arabica Medan

    Halalbihalal Pererat Silaturahmi di Trabas Coffee Arabica Medan

    Medan ,indeksnews.web.id/- Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti pelataran Trabas Coffee Arabica yang berlokasi di Jalan Darussalam, kawasan Medan Petisah.

    Mengambil momentum bulan Syawal pasca perayaan Idulfitri 1447 H, kedai kopi yang populer di kalangan pencinta kopi arabika ini menggelar acara Halalbihalal bersama pelanggan setia, mitra bisnis, serta sejumlah komunitas kopi di Medan.

    Founder Trabas Coffee Arabica, Dedy Armaya, mengatakan kegiatan yang berlangsung pada akhir pekan ini bertujuan mempererat tali silaturahmi sekaligus menjadi ajang saling memaafkan.

    “Tradisi Halalbihalal merupakan momen khas Indonesia untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antarindividu maupun kelompok. Kami mengajak komunitas untuk terus mempertahankan tradisi sosial ini,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).

    Rangkaian Kegiatan Penuh Kebersamaan

    Acara dimulai sejak sore hari dengan suasana santai yang kental nuansa lokal. Para tamu mengikuti sesi ramah tamah dan coffee sharing, menikmati seduhan khas arabika andalan Trabas Coffee.

    Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah singkat yang mengingatkan pentingnya menjaga ukhuwah atau persaudaraan, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan hobi. Suasana semakin hangat saat para tamu menikmati hidangan khas Lebaran dalam sesi makan bersama.

    “Kegiatan ini bukan sekadar kumpul biasa, tetapi bentuk apresiasi kami kepada komunitas yang selama ini mendukung. Kami ingin menciptakan ruang di mana setiap orang merasa seperti keluarga,” tambah Dedy Armaya.

    Antusiasme Komunitas

    Puluhan tamu tampak antusias mengikuti rangkaian acara. Selain dikenal sebagai tempat “ngopi”, lokasi Trabas Coffee di Jalan Darussalam juga menjadi titik kumpul strategis berbagai komunitas di Medan untuk berdiskusi dan berbagi ide.

    Salah satu tamu, Kocu, mengungkapkan bahwa tempat ini tidak hanya menawarkan kopi berkualitas, tetapi juga suasana yang nyaman untuk bersosialisasi.

    “Selain kopinya enak, tempat ini cocok untuk diskusi dan melepas penat dari aktivitas pekerjaan,” ujarnya.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh, di antaranya Safii Sitorus, Syahrir, Bobby Octavianus Zulkarnain, Austin Tumengkol, serta Syafri Fadillah Marpaung bersama berbagai komunitas lainnya.

    Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Trabas Coffee Arabica berharap dapat terus menjadi wadah positif bagi masyarakat Medan untuk mempererat hubungan sosial, sekaligus menikmati kualitas kopi terbaik dari tanah air.

  • Cegah Balap Liar dan Kejahatan Jalanan, Sat Lantas Polres Tanjung Balai Patroli Sore

    Cegah Balap Liar dan Kejahatan Jalanan, Sat Lantas Polres Tanjung Balai Patroli Sore

    TANJUNG BALAI ,indeksnews.web.id/  Guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas di sore hari, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanjung Balai menggelar patroli preventif di sejumlah titik rawan, Sabtu (04/04/2026).

    Kegiatan yang dimulai sejak pukul 16.00 WIB ini menyasar sejumlah lokasi strategis yang kerap menjadi pusat keramaian sekaligus titik rawan gangguan kamtibmas, di antaranya Jalan Sudirman, Jalan Arteri (Simpang Bondang), serta Jalan Gereja di wilayah Kota Tanjung Balai.

    Kapolres Tanjung Balai melalui Kasat Lantas, AKP Demonstar, S.H., M.H., menyampaikan bahwa patroli sore tersebut merupakan bagian dari implementasi program Kapolri dalam menghadirkan kehadiran Polri secara langsung di tengah masyarakat.

    “Kami ingin memberikan rasa aman bagi warga yang sedang beraktivitas maupun yang mulai beristirahat. Kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus mencegah aksi kejahatan jalanan,” ujar AKP Demonstar.

    Selain menjaga kelancaran arus lalu lintas, patroli ini juga difokuskan untuk mengantisipasi aksi balap liar dan kebut-kebutan yang kerap dilakukan oleh kelompok remaja, khususnya pada sore hingga malam hari.

    Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya melakukan pemantauan dan pengawasan, tetapi juga memberikan imbauan secara humanis kepada para pengendara, terutama kalangan pemuda, agar senantiasa mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

    Polres Tanjung Balai menegaskan bahwa kegiatan patroli serupa akan terus dilakukan secara rutin sebagai langkah preventif guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Tanjung Balai.

  • Unit Reskrim Polsek Tanjung Balai Selatan Ungkap Kasus Penganiayaan, Pelaku Berhasil Diamankan

    Unit Reskrim Polsek Tanjung Balai Selatan Ungkap Kasus Penganiayaan, Pelaku Berhasil Diamankan

    TANJUNG BALAI ,indeksnews.web.id/- Unit Reskrim Polsek Tanjung Balai Selatan, Polres Tanjungbalai, berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di wilayah hukumnya. Pelaku berinisial M alias Lelek (73) berhasil diamankan hanya beberapa jam setelah kejadian.

    Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Jumat (3/4/2026) sekira pukul 00.10 WIB di kawasan tangkahan Sei Loba, Jalan Asahan, Kelurahan Indrasakti, Kecamatan Tanjung Balai Selatan, Kota Tanjung Balai.

    Korban diketahui bernama Asnan Sitorus (51), seorang wiraswasta, warga Dusun II Desa Sei Jawi-Jawi, Kecamatan Sei Kepayang Barat, Kabupaten Asahan. Sementara laporan polisi dibuat oleh istri korban, Nino (47).

    Berdasarkan keterangan pelapor, kejadian bermula saat dirinya mendengar keributan di luar kedai yang juga menjadi tempat tinggalnya bersama korban. Tak lama kemudian, korban masuk ke dalam dengan kondisi leher berlumuran darah.

    Saat ditanya, korban hanya menjawab singkat sebelum akhirnya dibawa warga ke RSU Tengku Mansyur Kota Tanjung Balai untuk mendapatkan perawatan medis. Dari informasi warga di lokasi, korban diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku M alias Lelek dengan menggunakan pisau cutter.

    Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada bagian leher.

    Mendapat laporan masyarakat, Kapolsek Tanjung Balai Selatan AKP Herwin, S.H. langsung memerintahkan Kanit Reskrim IPTU Lisbet Simatupang bersama tim untuk melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap pelaku.

    Sekira pukul 12.30 WIB di hari yang sama, tim berhasil mengamankan pelaku di lokasi tidak jauh dari tempat kejadian perkara, tepatnya di tangkahan Sei Loba, Jalan Asahan, Kelurahan Indrasakti.

    Dari tangan pelaku, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu buah pisau cutter berwarna merah yang diduga digunakan saat melakukan aksi penganiayaan.

    Hasil interogasi awal mengungkap bahwa pelaku mengakui perbuatannya. Ia nekat melakukan penganiayaan karena sakit hati setelah korban menyuruhnya pergi dari lokasi dalam keadaan mabuk.

    “Pelaku sudah kami amankan berikut barang bukti, dan saat ini tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Tanjung Balai Selatan,” ujar Kapolsek AKP Herwin, S.H.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku diduga kuat telah melakukan tindak pidana penganiayaan dan dijerat dengan Pasal 466 ayat (2) KUHPidana.

    Pihak Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban serta segera melaporkan setiap kejadian yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas agar dapat segera ditindaklanjuti.

  • Polres Langkat Gerebek Sarang Narkoba di Tanjung Pura, Warga Apresiasi Respon Cepat Polisi

    Polres Langkat Gerebek Sarang Narkoba di Tanjung Pura, Warga Apresiasi Respon Cepat Polisi

    Langkat ,indeksnews.web.id/- Polres Langkat melalui jajaran Polsek Tanjung Pura kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika dengan melaksanakan kegiatan Gerebek Sarang Narkoba (GSN) di wilayah hukumnya, Senin malam (30/3/2026).

    Kegiatan yang dimulai sekira pukul 20.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanjung Pura, IPTU Mimpin Ginting, SH, MH, bersama personel serta didampingi perangkat desa setempat.

    Sasaran operasi berada di areal perkebunan kelapa sawit milik masyarakat di Dusun XII Pangkalan Garib, Desa Pematang Cengal, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat. Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan sebuah gubuk sederhana beratapkan pelepah sawit yang diduga kuat digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

    Di lokasi, petugas turut mengamankan barang bukti berupa dua buah mancis dan kaca pirex yang biasa digunakan sebagai alat konsumsi narkoba. Namun demikian, saat penggerebekan berlangsung, petugas tidak menemukan pelaku di lokasi.

    Guna mencegah tempat tersebut kembali digunakan, petugas bersama masyarakat setempat langsung melakukan pembongkaran dan pembakaran terhadap gubuk tersebut.

    Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya, sekaligus menindaklanjuti laporan masyarakat.

    “Polres Langkat berkomitmen untuk terus melakukan tindakan tegas terhadap segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkoba,” tegas Kapolres.

    Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus digencarkan oleh seluruh Polsek jajaran guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Langkat.

    Sementara itu, perwakilan masyarakat Dusun XII Pangkalan Garib melalui Kepala Dusun, Rudi, menyampaikan apresiasi atas respon cepat dan tindakan nyata yang dilakukan oleh pihak Kepolisian dalam menindaklanjuti laporan warga.

    “Kami sangat berterima kasih kepada pihak Kepolisian yang telah cepat merespon laporan masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap lingkungan kami terbebas dari penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

    Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Polres Langkat juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan serta memanfaatkan layanan Kepolisian 110 sebagai sarana pelaporan cepat apabila menemukan adanya gangguan kamtibmas.

  • Kanal Titi Kuning Darurat Sampah, Camat Medan Johor Desak Solusi Terpadu

    Kanal Titi Kuning Darurat Sampah, Camat Medan Johor Desak Solusi Terpadu

    MEDAN ,indeksnews.web.id/- Persoalan tumpukan sampah liar di Jalan Inspeksi Kanal, Lingkungan 15, Kelurahan Titi Kuning, menjadi perhatian serius Camat Medan Johor, Bachtiar Rivai Nasution. Kondisi yang kian memprihatinkan ini mendorong pemerintah kecamatan untuk segera mengambil langkah konkret melalui koordinasi lintas instansi.

    Mengacu pada amanat Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Persampahan, penanganan kawasan tersebut kini menjadi prioritas utama. Berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, terdapat tiga faktor utama yang menyebabkan penumpukan sampah di wilayah tersebut.

    Pertama, tidak tersedianya Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) yang memadai di Kelurahan Titi Kuning. Saat ini, tujuh unit becak pengangkut sampah tidak memiliki lokasi penampungan sebelum sampah dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Marelan.

    Kedua, armada pengangkut berupa mobil typer kerap mengalami kerusakan, sehingga menghambat jadwal pengangkutan rutin. Ketiga, masih rendahnya kesadaran masyarakat yang ditandai dengan maraknya pembuangan sampah sembarangan, baik oleh warga setempat maupun dari luar wilayah.

    “Sejauh ini, tindakan yang dilakukan masih bersifat persuasif karena belum adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) tegas terkait sanksi bagi pelanggar,” ujar Bachtiar, Sabtu (4/4).

    Untuk mengatasi persoalan tersebut, pihak kecamatan telah menyiapkan sejumlah langkah strategis yang akan dikoordinasikan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan.

    Salah satu langkah utama adalah mengusulkan penyediaan lahan baru untuk TPS melalui mekanisme sewa. Menurut Bachtiar, keberadaan TPS sangat krusial mengingat Kelurahan Titi Kuning merupakan salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi sampah.

    Selain itu, akan dibentuk Posko Pengawasan di lokasi guna mencegah praktik pembuangan sampah liar. Posko ini diharapkan mampu meningkatkan pengawasan sekaligus memberikan efek jera bagi pelanggar.

    Tak hanya itu, kecamatan juga tengah menyusun SOP baru yang mewajibkan kawasan Jalan Inspeksi Kanal sudah bersih dari sampah setiap hari sebelum pukul 09.00 WIB.

    “Kami tegaskan, tujuh becak pengangkut tidak diperbolehkan lagi menumpuk sampah di tanah inspeksi kanal. Sampah harus langsung dipindahkan ke mobil typer yang sudah siaga di lokasi mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB,” tegasnya.

    Dengan langkah-langkah terstruktur tersebut, Pemerintah Kecamatan Medan Johor berharap persoalan sampah di Kelurahan Titi Kuning dapat segera teratasi. Upaya ini juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menegakkan aturan yang berlaku.

  • Togel Macau dan Cambodia Marak di STM Hilir, Warga Soroti Penegakan Hukum

    Togel Macau dan Cambodia Marak di STM Hilir, Warga Soroti Penegakan Hukum

    DELI SERDANG,indeksnews.web.id/  – Aktivitas perjudian toto gelap (togel) dilaporkan masih marak dan terus menjamur di wilayah Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Berbagai jenis perjudian, termasuk togel Macau dan Cambodia, disebut beroperasi secara bebas di sejumlah desa.

    Sejumlah bandar togel diduga bersaing menjalankan bisnis ilegal tersebut demi meraup keuntungan. Di antaranya bandar yang dikenal dengan sebutan Aseng Kayu (AK), serta beberapa bandar togel Macau lainnya yang disebut-sebut membuka hingga 10 kali putaran dalam sehari.

    Para juru tulis togel pun tampak leluasa beroperasi di warung-warung kopi milik warga. Dengan bermodalkan kertas, pulpen, dan buku tafsir mimpi (erek-erek), mereka melayani para pemasang secara terbuka.

    Ironisnya, aktivitas tersebut dilakukan tanpa rasa khawatir, bahkan dengan iming-iming hadiah hingga 70 kali lipat dari nilai taruhan yang dipasang.

    Sejumlah lokasi yang diduga menjadi titik aktivitas perjudian tersebar hampir di seluruh desa di Kecamatan STM Hilir, di antaranya Desa Talun Kenas, Negara, Sumbul, Talapeta, Siguci, Tadukan Raga, Lau Rempak, Lau Rakit, Penungkiren, Juma Tombak, Kuta Jurung, Limau Mungkur, hingga Desa Rambai.

    “Banyak lokasi judi togel di sini. Mulai dari dekat balai desa, Dusun Kutambaru, hingga sekitar sekolah dasar di Gunung Rintih. Jenisnya beragam, seperti togel Singapura, Sydney, Hongkong, hingga yang paling laris Macau,” ungkap seorang sumber warga.

    Selain itu, muncul dugaan adanya kedekatan antara salah satu bandar berinisial E dengan oknum aparat setempat, yang membuat aktivitas tersebut dapat berjalan lancar. Bahkan, nama Aseng Kayu juga disebut-sebut mulai mengembangkan jaringan bisnisnya di wilayah STM Hilir.

    “Punya Aseng Kayu juga sudah masuk ke STM Hilir ini, kabarnya sudah ‘menghadap’,” ujar Tarigan, salah seorang warga Desa Talun Kenas.

    Kondisi ini menimbulkan keheranan di kalangan masyarakat, mengingat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo, telah menegaskan perintah pemberantasan segala bentuk perjudian di seluruh wilayah Indonesia.

    Instruksi tersebut ditujukan kepada seluruh jajaran kepolisian, mulai dari tingkat Polda, Polres, hingga Polsek. Namun, warga menilai implementasi di lapangan, khususnya di wilayah hukum Polsek Talun Kenas, belum berjalan optimal.

    Bahkan, sejumlah warga menuding adanya pembiaran terhadap aktivitas perjudian tersebut, yang dinilai semakin meresahkan dan berdampak buruk terhadap kondisi sosial serta ekonomi masyarakat.

    Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media kepada pihak Polsek Talun Kenas melalui Kanit Reskrim Iptu Lumban Toruan sejak Rabu (21/1/2026) hingga berita ini diterbitkan belum mendapat tanggapan.

    Hingga saat ini, puluhan juru tulis togel Macau dan berbagai jenis togel lainnya seperti Sydney, Singapura, dan Hongkong dilaporkan masih terus beroperasi di wilayah Kecamatan STM Hilir.

    Keterangan Foto: Aktivitas perjudian togel jenis Macau dan Cambodia yang diduga masih bebas beroperasi di wilayah Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang.

  • Perjudian Tembak Ikan dan Togel Marak di STM Hilir, Warga Soroti Kinerja Aparat

    Perjudian Tembak Ikan dan Togel Marak di STM Hilir, Warga Soroti Kinerja Aparat

    DELI SERDANG,indeksnews.web.id/  – Aktivitas perjudian di wilayah Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, kembali menjadi sorotan. Sejumlah praktik perjudian, mulai dari mesin tembak ikan hingga toto gelap (togel), dilaporkan masih bebas beroperasi di beberapa desa tanpa hambatan berarti.

    Salah satu lokasi yang menjadi perhatian berada di warung Pohon Sawo, Desa Talun Kenas. Di lokasi tersebut, satu unit mesin judi tembak ikan disebut-sebut beroperasi secara terang-terangan. Selain itu, beberapa mesin serupa juga ditemukan di wilayah Besamat dan Bekilang yang tidak jauh dari jambur desa, serta di Desa Talapeta, tepatnya di sekitar simpang Kawat menuju arah Kecamatan STM Hulu.

    Tak hanya perjudian tembak ikan, praktik togel juga dilaporkan semakin menjamur. Para juru tulis disebut kerap beroperasi di warung-warung kopi milik warga dengan menggunakan kertas, pulpen, serta buku tafsir mimpi (erek-erek) untuk melayani para pemasang.

    Bahkan, aktivitas tersebut dilakukan secara terbuka dengan menawarkan imbalan hingga 70 kali lipat dari nilai taruhan. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat karena para pelaku terkesan tidak takut terhadap penindakan hukum.

    Beberapa desa yang disebut menjadi lokasi maraknya perjudian antara lain Desa Talun Kenas, Negara, Sumbul, Talapeta, Siguci, Tadukan Raga, Lau Rempak, Lau Rakit, Penungkiren, Juma Tombak, Kuta Jurung, Limau Mungkur, hingga Desa Rambai.

    “Banyak lokasi judi togel di sini, bang. Ada di samping balai desa, di Dusun Kutambaru, hingga dekat sekolah dasar di Gunung Rintih. Jenisnya pun beragam, mulai dari togel Singapura, Sydney, Hongkong, hingga yang paling laris Macau,” ungkap seorang sumber warga.

    Informasi lain menyebutkan adanya dugaan kedekatan antara salah satu bandar togel dengan oknum tertentu, sehingga aktivitas perjudian tersebut dapat berjalan lancar. Hal ini semakin memperkuat kecurigaan masyarakat terhadap lemahnya penegakan hukum di wilayah tersebut.

    Padahal sebelumnya, Kapolda Sumatera Utara, Wisnu Hermawan Februanto, telah menegaskan komitmennya untuk memberantas segala bentuk perjudian di wilayah Sumatera Utara, mulai dari tingkat Polda hingga Polsek.

    Namun, warga menilai instruksi tersebut belum berjalan optimal di Kecamatan STM Hilir. Bahkan, sejumlah pihak menuding adanya pembiaran oleh aparat setempat terhadap praktik perjudian yang terus berkembang.

    Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media kepada pihak Polsek Talun Kenas melalui Kanit Reskrim Iptu Lumban Toruan sejak Rabu (21/1/2026) hingga Jumat (3/4/2026) belum mendapat tanggapan.

    Hingga berita ini diterbitkan kembali, aktivitas perjudian togel dan mesin tembak ikan dilaporkan masih terus berlangsung di sejumlah titik di Kecamatan STM Hilir, yang dinilai berdampak buruk terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

    Keterangan Foto: Mesin perjudian tembak ikan yang beroperasi di warung Pohon Sawo, Desa Talun Kenas, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang.

  • Modus Pura-Pura Ngontrak Rumah, Tiga Pelaku Pencurian Diringkus Polsek Deli Tua

    Modus Pura-Pura Ngontrak Rumah, Tiga Pelaku Pencurian Diringkus Polsek Deli Tua

    MEDAN ,indeksnews.web.id/- Kepolisian Sektor (Polsek) Deli Tua, Polrestabes Medan, berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku pencurian dengan pemberatan yang beraksi di sebuah rumah kontrakan di Jalan Purwo, Gang Anyelir, Kecamatan Deli Tua. Penangkapan para pelaku sempat diwarnai aksi main hakim sendiri oleh warga yang menyebabkan salah satu pelaku mengalami luka serius.

    Ketiga tersangka yang diamankan masing-masing berinisial Hiaruddin (39), warga Kecamatan Medan Denai, Rita Dewati (38), warga Kecamatan Labuhan Deli, serta seorang remaja berinisial TD (14) yang diketahui merupakan anak kandung dari Rita.

    Kapolsek Deli Tua, Kompol PS Simbolon, S.H., menjelaskan bahwa aksi pencurian tersebut terjadi pada Selasa (31/3/2026) siang. Para pelaku menjalankan aksinya dengan modus berpura-pura ingin menyewa rumah kontrakan milik korban, Ika Maharani (38).

    “Awalnya pelaku menghubungi korban untuk melihat kondisi rumah kontrakan. Setelah itu mereka sepakat untuk mengontrak dan meminta izin masuk dengan alasan hendak membersihkan rumah,” ujar Kompol PS Simbolon.

    Namun, pada sore harinya sekitar pukul 17.00 WIB, korban mendapati rumah tersebut sudah dalam kondisi terkunci dari luar. Upaya menghubungi para pelaku tidak membuahkan hasil, sehingga korban bersama ayahnya memutuskan membongkar pintu menggunakan linggis.

    Setelah diperiksa, satu unit mesin pompa air merek Sanyo dan kabel instalasi listrik diketahui telah hilang. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp4 juta dan langsung melaporkannya ke Polsek Deli Tua.

    Pelarian para pelaku akhirnya terhenti pada Jumat, setelah Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Deli Tua yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu M. Syahputra Harahap bersama Panit 1 Ipda Andrianta Sembiring, S.H., menerima informasi bahwa pelaku tengah dikepung warga di Jalan Mekatani, Desa Marindal I.

    Saat tiba di lokasi, petugas mendapati tersangka Hiaruddin dalam kondisi tidak sadarkan diri akibat diamuk massa. Polisi segera mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk mendapatkan penanganan medis.

    Sementara itu, dua pelaku lainnya, Rita Dewati dan TD, langsung diamankan ke Mako Polsek Deli Tua beserta barang bukti berupa satu unit becak motor yang digunakan saat beraksi serta satu buah dompet berwarna cokelat.

    Dari hasil pemeriksaan sementara, para pelaku mengakui telah mencuri mesin pompa air dan kabel listrik dari rumah korban. Ironisnya, barang hasil curian tersebut telah dijual dan hanya menghasilkan uang sebesar Rp70 ribu.

    Hingga saat ini, tersangka Hiaruddin masih menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Medan. Pihak Polsek Deli Tua terus melakukan penyidikan lebih lanjut guna melengkapi berkas perkara dan memproses para pelaku sesuai hukum yang berlaku.

  • Dekati Warga, Bhabinkamtibmas Ajak Masyarakat Waspada Penipuan Online

    Dekati Warga, Bhabinkamtibmas Ajak Masyarakat Waspada Penipuan Online

    TANJUNGBALAI ,indeksnews.web.id/  Dalam upaya menjaga kondusivitas wilayah, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sumber Sari, Polsek Sei Tualang Raso, Aipda Rustam Marpaung, menggelar kegiatan Door to Door System (DDS) atau sambang warga pada Sabtu pagi (04/04).

    Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Bapak Tarmizi yang berlokasi di Jalan Pusara Lingkungan VI. Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Aipda Rustam berdialog langsung dengan warga guna menyerap aspirasi sekaligus menyampaikan pesan-pesan penting terkait Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

    Dalam kesempatan itu, warga diimbau untuk terus menjaga toleransi antar sesama tetangga. Apabila terjadi perselisihan, masyarakat diharapkan dapat menyelesaikannya secara musyawarah melalui Kepala Lingkungan agar tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan.

    Selain itu, Aipda Rustam juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menerima dan menyebarkan informasi. Warga diminta untuk tidak mudah percaya pada berita yang belum jelas kebenarannya, serta menghindari penyebaran hoaks, ujaran kebencian, maupun isu SARA yang berpotensi memecah belah persatuan.

    Tak kalah penting, masyarakat juga diingatkan untuk waspada terhadap maraknya penipuan online. Modus penipuan yang mengatasnamakan tokoh penting atau menawarkan hadiah tertentu kerap terjadi dan merugikan korban.

    “Keamanan lingkungan bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab kita bersama. Dengan saling peduli dan waspada terhadap informasi di ponsel masing-masing, kita sudah membantu menjaga ketenangan di kelurahan kita,” ujar Aipda Rustam.

    Melalui kegiatan DDS ini, diharapkan hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat semakin erat, serta situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Sei Tualang Raso tetap aman dan kondusif.

  • Pastikan Ibadah Aman, Tim Gegana Sterilisasi Gereja Prioritas di Wilayah Medan

    Pastikan Ibadah Aman, Tim Gegana Sterilisasi Gereja Prioritas di Wilayah Medan

    MEDAN,indeksnews.web.id/  – Guna memastikan keamanan pelaksanaan ibadah Jumat Agung, personel Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melaksanakan sterilisasi di sejumlah gereja prioritas yang berada di wilayah hukum Polsek Medan Baru, Polsek Sunggal, dan Polsek Tuntungan, Jumat (3/4/2026).

    Kegiatan ini melibatkan satu tim Jibom dan KBR yang terdiri dari delapan personel, dipimpin oleh Ipda Jujun Lesser. Tim bergerak dari Mako Detasemen Gegana menuju sejumlah gereja yang menjadi prioritas pengamanan.

    Adapun lokasi yang menjadi sasaran sterilisasi antara lain GPIB Imanuel, GPDI Maranatha, Gereja Katolik Santo Petrus, GKPI Medan Kota, Gereja Katolik St. Yoseph, GKPI Komplek Pamen, serta Gereja Rumah Persembahan.

    Setibanya di lokasi, personel terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak pengamanan setempat sebelum melaksanakan pemeriksaan secara menyeluruh. Sterilisasi dilakukan di berbagai titik penting, mulai dari ruang ibadah, mimbar, kursi jemaat, ruang pendukung, instalasi listrik, hingga area luar gereja.

    Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan secara sistematis dan berurutan guna memastikan setiap sudut area yang akan digunakan dalam ibadah benar-benar aman dari potensi ancaman. Setelah proses selesai, tim juga melaksanakan serah terima hasil sterilisasi kepada petugas pengamanan setempat sebagai bentuk koordinasi dan tanggung jawab.

    Ipda Jujun Lesser menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat.

    “Kami berupaya memastikan seluruh lokasi ibadah dalam kondisi aman sebelum digunakan. Dengan demikian, masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa rasa khawatir,” ujarnya.

    Kehadiran personel Brimob dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya pada momentum keagamaan.

    Dengan adanya sterilisasi ini, diharapkan seluruh rangkaian ibadah Jumat Agung di wilayah Medan dan sekitarnya dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan khidmat, serta memberikan rasa nyaman bagi umat yang menjalankannya.