Author: Admin Utama

  • Diduga Tak Sesuai Standar, IPAL SPPG di Mutiara Residence Tebing Tinggi Tuai Sorotan

    Diduga Tak Sesuai Standar, IPAL SPPG di Mutiara Residence Tebing Tinggi Tuai Sorotan

    TEBING TINGGI ,indeksnews.web.id/  Keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kompleks Mutiara Residence, Jalan Abdul Hamid, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, menuai sorotan dari sejumlah pihak.

    Fasilitas IPAL tersebut diduga tidak dibangun sesuai standar yang telah ditetapkan. Berdasarkan pantauan di lapangan, kolam penampungan limbah terlihat berada tepat di bagian depan bangunan SPPG, kondisi yang dinilai tidak lazim.

    Selain berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan, letak tersebut juga dikhawatirkan mengganggu kenyamanan warga sekitar perumahan.

    Tidak hanya itu, sistem instalasi juga tampak belum rampung sepenuhnya. Pipa penghubung dalam jaringan IPAL diketahui masih dalam tahap pengerjaan, sehingga memunculkan dugaan bahwa sistem pengolahan limbah belum berfungsi secara optimal.

    SPPG tersebut disebut-sebut milik seorang pria berinisial AB.

    Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Penegakan Hukum (Gakkum) Dinas Lingkungan Hidup Kota Tebing Tinggi, Syahputera, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Jumat, 13 Maret 2026 lalu.

    Peninjauan tersebut bertujuan untuk memastikan kondisi pengelolaan lingkungan, khususnya terkait sistem pengolahan limbah yang digunakan di fasilitas tersebut.

    “Dalam kunjungan itu, kami memberikan sejumlah arahan, termasuk penyediaan tempat pembuangan sampah yang terpisah antara organik dan anorganik,” ujarnya.

    Ia juga menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut, perwakilan yayasan pengelola menyatakan komitmennya untuk segera merealisasikan pembangunan IPAL sesuai dengan arahan yang telah diberikan.

    Meski demikian, hingga saat ini belum dilakukan kunjungan lanjutan oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup. Dalam waktu dekat, tim berencana kembali turun ke lapangan guna memastikan progres pembangunan IPAL berjalan sesuai ketentuan dan standar yang berlaku.

    Sementara itu, Koordinator Wilayah (Koorwil) SPPG Kota Tebing Tinggi, Widya Pertiwi, belum memberikan keterangan resmi meskipun telah diupayakan konfirmasi oleh awak media.

    Kasus ini pun menjadi perhatian masyarakat setempat yang berharap pengelolaan limbah dilakukan secara profesional dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan maupun kesehatan warga.

  • Jejak Gelap Bitcoin, Modus Investasi Bodong Berantai Ancam Masyarakat

    Jejak Gelap Bitcoin, Modus Investasi Bodong Berantai Ancam Masyarakat

    MEDAN,indeksnews.web.id/ — Di balik popularitas Bitcoin sebagai simbol masa depan keuangan digital, muncul sisi gelap yang kian meresahkan. Sejumlah laporan dan temuan lapangan mengindikasikan maraknya praktik penipuan berkedok investasi kripto yang menyasar masyarakat lintas kalangan, mulai dari pemula hingga investor berpengalaman.

    Modus yang digunakan terbilang terstruktur dan berlapis. Pelaku umumnya memulai dengan membangun citra profesional melalui grup edukasi, komunitas trading, hingga media sosial. Calon korban kemudian dibimbing secara intensif, bahkan kerap diberikan “keuntungan awal” untuk menumbuhkan kepercayaan.

    Setelah kepercayaan terbentuk, korban didorong untuk menanamkan dana dalam jumlah lebih besar dengan iming-iming keuntungan tinggi dan stabil. Namun di balik skema tersebut, praktik yang dijalankan diduga kuat menyerupai pola skema ponzi, di mana keuntungan investor lama dibayarkan dari dana korban baru.

    Ketika aliran dana mulai tersendat, sistem pun runtuh dan para pelaku menghilang, meninggalkan kerugian besar bagi para korban.

    Peringatan keras telah disampaikan oleh Otoritas Jasa Keuangan agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan investasi yang menjanjikan keuntungan tidak masuk akal. Selain itu, perdagangan aset kripto di Indonesia berada di bawah pengawasan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), sehingga setiap aktivitas di luar mekanisme resmi patut dicurigai.

    Fenomena ini menunjukkan bahwa persoalan utama bukan terletak pada teknologinya, melainkan pada oknum yang memanfaatkan celah literasi masyarakat. Minimnya pemahaman tentang aset kripto menjadi pintu masuk empuk bagi jaringan penipuan yang bergerak rapi dan terorganisir.

    Sejumlah kasus yang terungkap diduga hanyalah puncak gunung es. Aparat penegak hukum diharapkan dapat menelusuri lebih dalam jaringan ini, termasuk kemungkinan keterlibatan lintas daerah hingga internasional.

    Sementara itu, masyarakat diimbau untuk lebih kritis, tidak mudah percaya, serta memastikan legalitas setiap platform investasi sebelum menanamkan dana. Jika tidak diantisipasi secara serius, praktik penipuan berkedok kripto berpotensi menjadi ancaman nyata yang merusak kepercayaan publik terhadap ekosistem keuangan digital di Indonesia.

  • EVP Bantuan Hukum PLN ‘Double Job’, Apa Kabar Kasus Penganiayaan Bersajam di Depok?

    EVP Bantuan Hukum PLN ‘Double Job’, Apa Kabar Kasus Penganiayaan Bersajam di Depok?

    JAKARTA ,indeksnews.web.id/- Publik kembali dihebohkan dengan munculnya nama Chorinus Eric Nerokou (CEN), pejabat Executive Vice President (EVP) Bantuan Hukum PT PLN (Persero), yang sebelumnya sempat terseret dalam kasus dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam di Depok, Jawa Barat.

    Setelah lama tak terdengar pasca kasus tersebut, CEN kini justru dikabarkan mendapat jabatan tambahan yang cukup strategis. Selain tetap menjabat sebagai EVP Bantuan Hukum PLN, ia juga dipercaya menduduki posisi Komisaris Utama di PT Artha Daya Coalindo (ADC), salah satu anak perusahaan di bawah subholding PLN.

    Penunjukan ini pun memunculkan sorotan, mengingat status kasus hukum yang pernah menyeret namanya dinilai belum sepenuhnya tuntas secara substansi, meskipun telah diselesaikan melalui mekanisme restorative justice (RJ).

    Dari informasi yang dihimpun, PT Artha Daya Coalindo merupakan perusahaan logistik energi yang bergerak di bidang penyediaan dan transportasi batu bara serta biomassa untuk pembangkit listrik. Perusahaan ini merupakan bagian dari ekosistem bisnis PT PLN Indonesia Power.

    Dengan jabatan ganda tersebut, penghasilan dan pengaruh CEN dipastikan meningkat. Namun, yang menjadi perhatian publik bukan semata posisi, melainkan aspek etika dan integritas pejabat BUMN.

    Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2025, CEN tercatat memiliki kekayaan sekitar Rp3,6 miliar.

    Sementara itu, publik kembali mengingat kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan dirinya pada 26 Oktober 2025 di kawasan pertokoan Jalan Raya Cinere, Depok.

    Dalam peristiwa tersebut, dua juru parkir yakni Komarudin alias Jaun (47) dan Maskur alias Japes (54) menjadi korban. Komarudin mengalami retak tulang di tiga bagian pada tangan akibat pukulan bambu, sementara Maskur mengalami memar di bagian leher dan wajah.

    Insiden bermula dari perselisihan antara korban dengan seorang pengendara mobil yang diketahui merupakan putra CEN. Cekcok yang terjadi di lokasi kemudian berujung pada bentrokan fisik.

    Tak lama berselang, CEN bersama istrinya datang ke lokasi. Situasi semakin memanas hingga terjadi aksi kekerasan terhadap para korban. Bahkan, berdasarkan keterangan korban, CEN sempat mengambil dua bilah senjata tajam dari mobilnya dan mengejar warga di sekitar lokasi, sehingga menimbulkan kepanikan di ruang publik.

    Peristiwa tersebut akhirnya diredam setelah aparat kepolisian dari Polsek setempat turun tangan. Selanjutnya, korban melaporkan kejadian itu ke Polres Metro Depok.

    Dalam waktu singkat, pihak kepolisian mengamankan CEN dan putranya. Namun, kasus tersebut kemudian dihentikan setelah kedua belah pihak sepakat berdamai melalui mekanisme restorative justice. Salah satu korban mengaku menerima uang damai sebesar Rp5 juta.

    Meski telah berakhir damai, keputusan penghentian perkara, khususnya terkait penggunaan senjata tajam di ruang publik, menuai kritik. Pasalnya, penggunaan senjata tajam diatur dalam Undang-Undang Darurat dan dinilai tidak sepenuhnya dapat diselesaikan melalui RJ.

    Sejumlah pihak pun meminta Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Metro Jaya untuk meninjau kembali proses penghentian perkara tersebut, mengingat dampak yang ditimbulkan cukup serius dan sempat meresahkan masyarakat.

    Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak PLN terkait penunjukan jabatan baru tersebut maupun respons atas sorotan publik terhadap kasus yang melibatkan pejabatnya.

  • Kasus Dugaan MarkUp Proyek Pojok Baca Digital Desa Bergulir di Tipikor Polres Batubara, Penyedia Kembalikan Kelebihan Bayar

    Kasus Dugaan MarkUp Proyek Pojok Baca Digital Desa Bergulir di Tipikor Polres Batubara, Penyedia Kembalikan Kelebihan Bayar

    BATUBARA ,indeksnews.web.id/- Kasus dugaan mark up proyek pengadaan Pojok Baca Digital Desa di Kabupaten Batubara terus bergulir dan kini dalam penanganan Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Sat Reskrim Polres Batubara.

    Berdasarkan hasil audit Inspektorat Kabupaten Batubara bersama tenaga ahli dari Politeknik Negeri Medan, ditemukan adanya kelebihan pembayaran dalam proyek yang dilaksanakan di 141 desa tersebut.

    Inspektur Kabupaten Batubara, Hasrul, membenarkan adanya temuan tersebut saat dikonfirmasi di kantornya, Senin (6/4/2026).

    “Inspektorat bersama tenaga ahli dari Politeknik Medan telah melakukan audit langsung dengan turun ke 141 desa. Hasilnya, ditemukan adanya kelebihan bayar dan sudah kami sampaikan ke Polres Batubara,” ujar Hasrul.

    Ia menjelaskan, penyerahan hasil audit tersebut dilakukan atas permintaan pihak kepolisian yang tengah menangani kasus pengadaan pojok baca digital tersebut.

    Namun, terkait besaran nilai kelebihan bayar, Hasrul enggan membeberkannya secara rinci. Ia hanya menyebut bahwa temuan tersebut berkaitan dengan volume pekerjaan.

    “Ada ditemukan kelebihan bayar berdasarkan volume pekerjaan dan kelebihan itu sudah dikembalikan oleh penyedia ke rekening kas umum daerah,” jelasnya.

    Hasrul juga mempersilakan awak media untuk mengonfirmasi lebih lanjut kepada pihak Polres Batubara terkait detail nilai temuan tersebut.

    Sementara itu, proses hukum atas kasus ini masih terus berjalan di Sat Reskrim Polres Batubara. Kasat Reskrim Polres Batubara, AKP Masagus Zailani Dwiputra, sebelumnya membenarkan bahwa pihaknya tengah melakukan pemeriksaan.

    “Sedang kita proses, pasti kita lakukan secepatnya,” ujarnya singkat.

    Diketahui, proyek pengadaan Pojok Baca Digital Desa ini bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Tahun Anggaran 2025 dengan total nilai mencapai Rp2,1 miliar untuk 141 desa, atau sekitar Rp15 juta per unit.

    Anggaran tersebut menjadi sorotan karena dinilai tidak wajar dan memunculkan dugaan adanya penggelembungan harga (mark up).

    Selain itu, sejumlah kepala desa mengaku bahwa program tersebut bukan berasal dari usulan desa, melainkan diwajibkan melalui Peraturan Bupati Batubara Nomor 721/DPMD/2025.

    Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung guna mengungkap ada tidaknya unsur tindak pidana korupsi dalam proyek tersebut.

  • Sat Polairud Polres Tanjung Balai Sambangi Nelayan, Ingatkan Cuaca Buruk hingga Bahaya Barang Ilegal

    Sat Polairud Polres Tanjung Balai Sambangi Nelayan, Ingatkan Cuaca Buruk hingga Bahaya Barang Ilegal

    TANJUNG BALAI ,indeksnews.web.id/  Guna memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah perairan, Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Tanjung Balai melaksanakan kegiatan sambang dialogis kepada para nelayan di sepanjang alur perairan Tanjung Balai–Asahan, Senin (6/4) pagi.

    Kegiatan yang dipimpin oleh PS Kasubnitbinmasair Unit Patroli, Aipda Juanda, ini bertujuan untuk menjalin komunikasi dua arah antara kepolisian dengan masyarakat nelayan, sehingga tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah perairan.

    Dalam kesempatan tersebut, Aipda Juanda menyampaikan sejumlah pesan penting terkait keselamatan dan keamanan saat melaut. Ia mengimbau para nelayan agar selalu memperhatikan dan memantau perkembangan cuaca sebelum berangkat melaut guna menghindari risiko kecelakaan di laut.

    Selain itu, para nelayan juga diminta untuk terus menjaga solidaritas dan kerukunan antar sesama nelayan tradisional, sehingga tidak terjadi konflik di wilayah penangkapan ikan.

    Petugas turut mengingatkan masyarakat pesisir agar segera melapor kepada pihak berwajib apabila menemukan kapal mencurigakan yang diduga membawa barang selundupan atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural.

    Tidak hanya itu, penekanan juga diberikan terkait bahaya penyalahgunaan narkotika. Nelayan diingatkan untuk menjauhi narkoba yang dapat merusak masa depan serta membahayakan keselamatan kerja di laut.

    “Kami berharap nelayan dapat menjadi mata dan telinga kami di perairan. Jika ada permasalahan atau hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada petugas. Kerja sama ini sangat penting untuk menjaga perairan kita tetap aman dan damai,” ujar Aipda Juanda.

    Melalui kegiatan sambang ini, kehadiran Polri di tengah masyarakat pesisir diharapkan mampu memberikan rasa aman, sekaligus meningkatkan kesadaran hukum para nelayan di Kota Tanjung Balai.

  • Polres Tanjungbalai Terjunkan Personel Amankan Ibadah Paskah di Seluruh Gereja

    Polres Tanjungbalai Terjunkan Personel Amankan Ibadah Paskah di Seluruh Gereja

    TANJUNGBALAI,indeksnews.web.id/ – Guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani dalam menjalankan ibadah Hari Paskah, personel Polres Tanjungbalai melaksanakan pengamanan (PAM) ketat di seluruh gereja yang berada di wilayah Kota Tanjungbalai, Minggu (5/4) pagi.

    Kegiatan pengamanan dimulai secara serentak sejak pukul 09.00 WIB. Sejumlah personel telah bersiaga di pintu masuk dan area sekitar gereja untuk memantau situasi keamanan serta membantu kelancaran arus lalu lintas bagi para jemaat yang datang beribadah.

    Kapolres Tanjungbalai, Welman Feri, menyampaikan bahwa pengerahan personel ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam menjamin toleransi serta kebebasan beribadah dapat berjalan tanpa gangguan.

    “Kami memastikan bahwa perayaan Paskah tahun ini berlangsung aman, damai, dan kondusif. Seluruh personel telah ditempatkan di titik-titik gereja yang melaksanakan ibadah untuk melakukan penjagaan secara maksimal,” ujarnya.

    Selain pengamanan statis di lokasi gereja, petugas juga melakukan patroli di sejumlah jalur utama di Kota Tanjungbalai. Langkah ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar selama pelaksanaan ibadah.

    Pengamanan dilakukan secara humanis, di mana personel tidak hanya fokus menjaga keamanan, tetapi juga aktif berkoordinasi dengan pengurus gereja dalam pengaturan parkir serta memastikan kenyamanan jemaat selama beribadah.

    Dengan pengamanan yang optimal, Polres Tanjungbalai berharap seluruh rangkaian ibadah Paskah dapat berlangsung dengan khidmat serta semakin memperkuat nilai toleransi antarumat beragama di Kota Tanjungbalai.

  • Rayakan Paskah dengan Berbagi, Polres Tanjung Balai Gelar ‘Minggu Kasih’

    Rayakan Paskah dengan Berbagi, Polres Tanjung Balai Gelar ‘Minggu Kasih’

    TANJUNG BALAI,indeksnews.web.id/  – Dalam rangka merayakan Hari Paskah sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, Polres Tanjung Balai menggelar kegiatan “Minggu Kasih” pada Minggu (5/4).

    Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 WIB ini menyasar warga di wilayah Kecamatan Tanjung Balai Utara. Tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya cooling system guna menciptakan suasana yang aman dan kondusif, disertai penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang membutuhkan.

    Dipimpin oleh Iptu Hendra Lion Hutasoit, S.H., M.H., tim gabungan dari berbagai satuan fungsi Polres Tanjung Balai mengunjungi kediaman Bapak K. Simangunsong (63) di Jalan Sadar, Kelurahan Kuala Silo Bestari. Kehadiran personel kepolisian disambut hangat oleh warga sebagai bentuk nyata kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat.

    Selain menyerahkan bantuan, petugas juga menggelar dialog santai dengan warga guna menyerap aspirasi serta mendengar langsung keluhan terkait situasi keamanan lingkungan.

    Dalam kesempatan tersebut, personel turut menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Masyarakat diimbau untuk menolak segala bentuk peredaran narkoba serta praktik perjudian, baik secara konvensional maupun judi online yang kian marak.

    Warga juga diingatkan agar tidak ragu melaporkan setiap potensi tindak pidana melalui Call Center 110 atau layanan pengaduan WhatsApp resmi Dumas Presisi Polsek Tanjung Balai Utara di nomor 0812164833142.

    Melalui kegiatan “Minggu Kasih” ini, Polres Tanjung Balai berharap dapat terus mempererat hubungan dengan masyarakat serta menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis, khususnya dalam momentum perayaan Paskah.

  • Kementerian ATR/BPN Imbau Masyarakat Cek Identitas Petugas Ukur Tanah

    Kementerian ATR/BPN Imbau Masyarakat Cek Identitas Petugas Ukur Tanah

    Jakarta,indeksnews.web.id/ – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan teliti saat menerima kedatangan petugas ukur tanah di lapangan. Imbauan ini bertujuan untuk mencegah potensi penyalahgunaan oleh oknum yang mengatasnamakan instansi resmi.

    Direktur Survei dan Pemetaan Tematik, Agus Apriawan, menegaskan bahwa masyarakat berhak memastikan keabsahan petugas sebelum kegiatan pengukuran dilakukan.

    “Masyarakat dapat meminta petugas menunjukkan identitas kedinasan serta surat tugas yang menjadi dasar pelaksanaan pengukuran,” ujar Agus Apriawan dalam keterangannya, Jumat (3/4/2026).

    Ia menjelaskan, setiap kegiatan pengukuran tanah selalu didasarkan pada permohonan layanan pertanahan yang telah diajukan sebelumnya oleh masyarakat. Karena itu, petugas resmi wajib membawa surat tugas maupun dokumen penugasan yang berkaitan dengan kegiatan tersebut.

    “Pengukuran lapangan dilaksanakan berdasarkan surat tugas dan nomor berkas permohonan pelayanan. Ini menjadi indikator kuat bahwa kegiatan tersebut resmi,” jelasnya.

    Selain memeriksa dokumen, masyarakat juga disarankan untuk menanyakan informasi dasar terkait pengukuran, seperti nomor berkas permohonan, nama pemohon, lokasi bidang tanah, serta tujuan pengukuran yang dilakukan.

    Agus Apriawan menambahkan, kegiatan pengukuran tanah memiliki berbagai tujuan, antara lain untuk pendaftaran tanah pertama kali, pemecahan atau pemisahan bidang tanah, pengembalian batas, hingga penataan batas. Seluruh proses tersebut selalu terhubung dengan berkas pelayanan resmi.

    Jika masih merasa ragu, masyarakat dapat melakukan verifikasi langsung ke Kantor Pertanahan (Kantah) setempat guna memastikan adanya kegiatan pengukuran pada waktu tersebut.

    “Apabila petugas datang tanpa pemberitahuan, tidak dapat menunjukkan identitas atau surat tugas, maupun memberikan informasi yang tidak jelas, masyarakat sebaiknya segera melakukan verifikasi. Ini langkah kehati-hatian yang penting,” pungkasnya.

    Dengan langkah ini, ATR/BPN berharap masyarakat semakin terlindungi dan terhindar dari praktik penipuan yang merugikan, sekaligus mendorong pelayanan pertanahan yang profesional, terpercaya, dan modern.

  • Fenomena Wisata Terkini: Rumah Bergaya Arsitektur Belanda Ramai Dikunjungi Masyarakat

    Fenomena Wisata Terkini: Rumah Bergaya Arsitektur Belanda Ramai Dikunjungi Masyarakat

    SUMUT,indeksnews.web.id/  – Fenomena unik tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet. Sebuah kawasan perumahan bergaya arsitektur Belanda di Kabupaten Deli Serdang mendadak viral dan ramai dikunjungi masyarakat, baik domestik maupun luar daerah. Lokasi ini tepatnya berada di Desa Paya Gambar, Kecamatan Batang Kuis, Minggu (5/4/2026).

    Daya tarik utama kawasan ini terletak pada desain bangunan yang menyerupai suasana Eropa, khususnya arsitektur khas Amsterdam di Belanda dengan ornamen menara dan kincir angin yang ikonik. Perumahan tersebut diketahui merupakan kawasan Surya Mas Liandra City, yang mulai dibangun sejak tahun 2025 dan lokasinya tidak jauh dari Bandara Internasional Kualanamu.

    Ramainya unggahan di media sosial membuat lokasi ini semakin dikenal luas. Setiap harinya, ratusan pengunjung berdatangan untuk sekadar berjalan-jalan, menikmati suasana, hingga berfoto ria. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa tampak antusias mengabadikan momen dengan latar bangunan unik tersebut.

    Salah seorang pengunjung, Budi (36), warga Medan, mengaku sengaja datang bersama keluarga demi merasakan suasana berbeda.

    “Walau harus menempuh perjalanan sekitar satu setengah jam, kami rela datang ke sini seminggu sekali. Pemandangannya indah, udaranya sejuk, dan cocok untuk berfoto bersama keluarga. Rasanya seperti berada di luar negeri,” ujarnya sambil tersenyum.

    Sementara itu, pihak pengelola melalui petugas keamanan, Ricky, menyampaikan bahwa jumlah pengunjung terus meningkat.

    “Setiap hari lebih dari seratus orang datang ke sini. Kami membuka akses untuk umum mulai pukul 10.00 WIB hingga 21.30 WIB. Pengunjung juga bisa menikmati fasilitas kafe yang tersedia serta berfoto di taman, dengan catatan tidak merusak atau memasuki area terlarang,” jelasnya.

    Pantauan di lokasi menunjukkan fenomena wisata dadakan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Kehadiran pengunjung dalam jumlah besar membuka peluang usaha baru serta meningkatkan daya tarik kawasan tersebut sebagai destinasi wisata alternatif di Sumatera Utara.

    Dengan konsep unik dan suasana yang asri, Surya Mas Liandra City kini menjelma menjadi salah satu destinasi favorit baru, khususnya bagi pecinta fotografi dan pengguna media sosial yang ingin berburu spot estetik tanpa harus jauh-jauh ke luar negeri. (bm)

  • Harungguan Bolon Berjalan Sukses, Jauliman Purba Pimpin P3BP se-Indonesia 2026–2031

    Harungguan Bolon Berjalan Sukses, Jauliman Purba Pimpin P3BP se-Indonesia 2026–2031

    Medan,indeksnews.web.id/  – Pelaksanaan Harungguan Bolon (Musyawarah Nasional) Parsadaan Purba Pakpak Boru Pakon Panagolan (P3BP) se-Indonesia berlangsung sukses dan penuh nuansa kekeluargaan. Dalam forum tersebut, Jauliman Purba resmi terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) P3BP se-Indonesia periode 2026–2031.

    Kegiatan yang dirangkai dengan Pattappei Sihilap (pelantikan) ini digelar di Graha Ronatama, Jalan Sisingamangaraja Nomor 36, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, Sabtu (4/4). Jauliman Purba yang akrab disapa Jepe akan didampingi Edmon Purba sebagai Wakil Ketua, Alpagino Purba sebagai Sekretaris, dan Neny Angelina br Purba sebagai Bendahara.

    Usai pemilihan, langsung dilakukan prosesi pelantikan terhadap pengurus baru yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan dari pengurus sebelumnya, yakni Uli John Henri Purba (Ketua), Hot Martuahman Purba (Sekretaris), dan Okin Ringan Purba (Bendahara).

    Rangkaian kegiatan Harungguan Bolon ini mengusung tema “Anggo Lang Hita Ise Be, Anggo Lang Sonari Andigan Be” (Jika bukan kita siapa lagi, dan jika bukan sekarang kapan lagi). Acara dihadiri sekitar 1.000 peserta dari berbagai daerah, termasuk unsur Raja Marpitu se-Kabupaten Simalungun, perwakilan Kesultanan Melayu Deli dan Serdang Bedagai, serta Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat. Hadir pula Ephorus GKPS, Pdt John Christian Saragih bersama rombongan.

    Ketua Dewan Pengawas P3BP, Dr Darwan Purba, dalam sambutannya menegaskan bahwa proses pemilihan berlangsung demokratis dengan menjunjung tinggi nilai kekeluargaan.

    “Kepada pengurus yang baru dilantik, kami berharap dapat melanjutkan program yang belum berjalan serta meningkatkannya ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

    Sementara itu, Jauliman Purba menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia juga mengapresiasi kinerja pengurus periode sebelumnya yang telah membawa organisasi hingga saat ini.

    Menurutnya, pelantikan ini merupakan bagian dari regenerasi dalam menjaga dan melestarikan warisan leluhur.

    “Kita harus terus memperkuat konsolidasi, menebar semangat, bergerak, dan memberikan manfaat bagi sesama. P3BP memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai budaya untuk generasi mendatang,” ungkapnya.

    Ketua Panitia, Suwandy Purba Pakpak, menjelaskan bahwa kegiatan ini dihadiri peserta dari berbagai wilayah, mulai dari DPP di Jakarta, DPW Jabodetabek, Banten, Medan, hingga DPD dan DPC di Simalungun, Pematangsiantar, serta daerah lainnya.

    Ia menambahkan, sebelumnya panitia juga telah menggelar sejumlah kegiatan seperti silaturahmi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta kegiatan bakti sosial.

    “Harapan kami, P3BP ke depan semakin solid, kompak, dan mampu menjalin kerja sama yang baik demi kemajuan bersama,” ujarnya.

    Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, turut menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Ia menilai keberadaan P3BP memberikan dampak positif bagi masyarakat.

    “Saya sebagai Boru siap mendukung,” tegasnya.

    Acara kemudian dilanjutkan dengan pelantikan pengurus P3BP Kota Medan, Pematangsiantar, dan Simalungun periode 2026–2031. Suasana semakin meriah dengan penampilan hiburan dari artis-artis Simalungun seperti Zufentus Purba Pakpak, Panca I Saragih, dan Intan Purba Pakpak.