Author: Admin Utama

  • Bahas Transformasi Organisasi dan Tata Kerja, Kementerian ATR/BPN Rumuskan Cara Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

    Bahas Transformasi Organisasi dan Tata Kerja, Kementerian ATR/BPN Rumuskan Cara Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

    Jakarta,indeksnews.web.id/ – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional menggelar diskusi bersama jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) dan Kantor Pertanahan (Kantah) se-Indonesia guna membahas penyusunan transformasi organisasi dan tata kerja (OTK) Kantah. Pembahasan ini difokuskan pada penerapan pendekatan berbasis wilayah guna meningkatkan efektivitas pelayanan publik pertanahan di seluruh Indonesia.

    Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional, Ossy Dermawan, menegaskan bahwa transformasi organisasi perlu dirancang dengan mempertimbangkan kompleksitas dan karakteristik wilayah yang berbeda-beda di Indonesia.

    “Bagaimana kemudian BPN dapat bekerja lebih efektif di tengah kompleksitas wilayah Indonesia yang sangat beragam, agar lebih menjaga upaya pelayanan publik yang maksimal,” ujar Wamen Ossy dalam rapat daring yang berlangsung pada Senin (11/05/2026).

    Saat ini, struktur organisasi di Kantah masih menggunakan pendekatan tematik berdasarkan fungsi dan layanan teknis, seperti Seksi Survei dan Pemetaan, Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran, Seksi Penataan dan Pemberdayaan, Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan, serta Seksi Pengendalian dan Penanganan Sengketa.

    Dalam tahap awal perumusan transformasi OTK tersebut, Wamen Ossy meminta seluruh jajaran melakukan kajian yang matang dan mendalam agar struktur baru nantinya mampu menjawab kebutuhan pelayanan masyarakat secara lebih cepat, tepat, dan responsif. Menurutnya, Kantah di masa mendatang diharapkan lebih adaptif terhadap dinamika wilayah tanpa mengabaikan aspek teknis pelayanan.

    Ia menjelaskan, persoalan pertanahan di lapangan umumnya muncul dalam konteks kewilayahan tertentu, terutama di kawasan yang berkembang pesat akibat investasi dan pembangunan. Kondisi tersebut sering memunculkan kebutuhan sertipikasi, penataan ruang, hingga potensi sengketa pertanahan.

    “Persoalan di lapangan justru muncul dalam konteks wilayah tertentu, misal ada satu kawasan yang berkembang cepat karena ada investasi di sana, muncul kebutuhan akan sertipikasi, penataan ruang, potensi sengketa dan sebagainya. Saat ini, OTK kita menitikberatkan pada penguasaan fungsi/teknis, maka pendekatan wilayah mencoba memperkuat penguasaan lapangan dan dinamika wilayah kerja,” jelasnya.

    Dalam paparannya kepada Kepala Kanwil BPN Provinsi, Kepala Kantah Kabupaten/Kota, dan seluruh peserta rapat daring, Wamen Ossy menyebut sejumlah manfaat dari penerapan OTK berbasis wilayah. Di antaranya memperkuat pemahaman kondisi lapangan, memperbaiki rentang kendali organisasi, meningkatkan deteksi dini persoalan pertanahan, serta mendukung integrasi layanan berbasis data digital dan spasial.

    “Kita sedang menuju layanan pertanahan modern berbasis digital dan spasial. Ini tidak lagi kemudian dianggap sebagai penanganan secara sektoral, tapi harus menyeluruh, tidak lagi ini hanya urusan pengukuran, urusan pendaftaran, semua harus bisa memahami sehingga penguasaan wilayah menjadi penting,” tutur Wamen Ossy.

    Sementara itu, Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, menekankan pentingnya kejelasan pembagian tugas dan fungsi hingga ke tingkat daerah, baik di Kanwil maupun Kantah. Ia menilai spesialisasi kerja, koordinasi antarfungsi, serta rantai komando yang terstruktur menjadi faktor penting dalam mendukung transformasi pelayanan di lingkungan ATR/BPN.

    “Struktur organisasi kita ini menentukan jalannya proses pelayanan publik kita kepada masyarakat. Harapan kita ingin memberi pelayanan yang terbaik, kualitas terjamin sekaligus pengembangan SDM kita untuk memenuhi ini,” pungkas Sekjen ATR/BPN.

  • Kementerian ATR/BPN dan KPK Jadikan Sulut Percontohan Transformasi Layanan Pertanahan

    Kementerian ATR/BPN dan KPK Jadikan Sulut Percontohan Transformasi Layanan Pertanahan

    MANADO,indeksnews.web.id/ – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan Sulawesi Utara (Sulut) sebagai salah satu daerah percontohan transformasi pelayanan publik di bidang pertanahan yang terintegrasi. Program kolaboratif ini melibatkan pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola layanan pertanahan sekaligus mencegah praktik korupsi.

    Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah Kementerian ATR/BPN, Andi Tenri Abeng, mengatakan Sulut diharapkan mampu menjadi contoh nasional dalam penerapan transformasi layanan pertanahan.

    “Karena menjadi bagian dari piloting kerja sama Kementerian ATR dan KPK, mudah-mudahan ini bisa kita lakukan dengan baik dan bisa menjadi best practice untuk kita terapkan di seluruh Indonesia, memperbaiki kualitas layanan publik khususnya di bidang pertanahan,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Kerja Sama Kementerian ATR/BPN, KPK, dan Pemerintah Daerah se-Sulut di Wisma Negara Sulut, Selasa (12/05/2026).

    Sebelumnya, program percontohan ini telah lebih dahulu diterapkan di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara. Menurut Andi Tenri Abeng, kerja sama tersebut diinisiasi Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, sejak Oktober 2025 untuk memperkuat transformasi pelayanan pertanahan di daerah.

    Ia menegaskan, keterlibatan pemerintah daerah diharapkan mampu membantu penyelesaian berbagai persoalan pertanahan maupun tata ruang secara lebih efektif.

    “Diputuskanlah ada kerja sama antara Kementerian ATR/BPN dan KPK juga dengan Pemda. Dan kami sangat yakin dengan semangat Pak Gubernur dan semua jajaran, mudah-mudahan ini semua bisa terlaksana dengan baik,” katanya.

    Dalam kesempatan yang sama, Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah IV KPK, Edi Suryanto, menyebut persoalan pertanahan masih menjadi tantangan serius yang terus muncul dari waktu ke waktu. Karena itu, KPK bersama Kementerian ATR/BPN mendorong penguatan pelayanan publik bidang pertanahan sebagai bagian dari upaya pencegahan korupsi.

    “Makanya kami kemarin sepakat, pimpinan memerintahkan dahulukan permasalahan pertanahan. Jadi kami mendorong pelayanan publik bidang pertanahan,” kata Edi Suryanto.

    Ia menjelaskan, terdapat tiga fokus utama dalam kerja sama tersebut, yakni pelayanan publik bidang pertanahan, pengelolaan barang milik daerah, dan optimalisasi pendapatan daerah. Salah satu langkah konkret yang akan didorong adalah integrasi layanan pertanahan di Mal Pelayanan Publik (MPP) guna mempermudah akses masyarakat terhadap layanan pertanahan.

    Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling, meminta seluruh kepala daerah di wilayahnya bergerak cepat menyelesaikan berbagai persoalan pertanahan.

    “Saya mau persoalan tanah selesai. Jadi jangan mengeluh-mengeluh saja, tapi aksinya tidak ada. Ini hari ini ruang dan waktu milik kita, milik Sulut. Teman-teman KPK dan ATR/BPN ini serius untuk memberikan bantuan kepada kita, memberikan solusi-solusi kepada kita,” tegasnya.

    Rakor tersebut menghasilkan komitmen bersama pencegahan korupsi dan penguatan ekonomi daerah melalui transformasi pelayanan publik di bidang pertanahan dan tata ruang. Komitmen itu ditandatangani Gubernur Sulut bersama para kepala daerah se-Sulut, serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulut bersama Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota se-Sulut.

    Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian ATR/BPN dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Sulut. Dalam forum tersebut turut dibahas sembilan program kerja sama terkait pencegahan korupsi dan penguatan ekonomi daerah melalui transformasi pelayanan publik bidang pertanahan dan tata ruang.

  • Sekjen ATR/BPN Teken MoU dengan Pemprov Aceh, Perkuat Tata Kelola Pertanahan dan Agraria

    Sekjen ATR/BPN Teken MoU dengan Pemprov Aceh, Perkuat Tata Kelola Pertanahan dan Agraria

    Jakarta ,indeksnews.web.id/- Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Provinsi Aceh dalam rangka sinergi bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang, Selasa (12/05/2026), di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta.

    Penandatanganan yang diwakili Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola agraria dan pertanahan di Provinsi Aceh.

    “MOU ini ruang lingkupnya cukup signifikan dalam konteks membangun tata kelola agraria dan pertanahan di Provinsi Aceh. Ini memang tugas kami di Kementerian ATR/BPN mulai dari tata kelola dan sertipikasi aset, kemudian tata ruang sekaligus pengendalian juga asistensi pencegahan dan penanganan sengketa. Ini penting untuk pembangunan agraria di Aceh,” ujar Dalu Agung Darmawan dalam sambutannya.

    Sebelum penandatanganan dilakukan di Jakarta, dokumen kerja sama tersebut telah lebih dahulu ditandatangani secara terpisah oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, di Banda Aceh.

    Melalui kerja sama ini, Aceh menjadi provinsi pertama di Indonesia yang memiliki mekanisme koordinasi formal dalam pertukaran data dan informasi spasial secara terintegrasi dengan pemerintah pusat.

    Sekjen ATR/BPN berharap sinergi tersebut dapat mempercepat berbagai program strategis kementerian di Aceh, termasuk penguatan legalisasi aset dan penyelesaian persoalan pertanahan masyarakat.

    “Nanti selanjutnya Pemerintah Provinsi Aceh dengan Kantor Wilayah BPN Provinsi Aceh untuk menyiapkan kerja sama lanjutan. Nanti mohon ditindaklanjuti Pak Kepala Kanwil dan para Kepala Kantor Pertanahan,” lanjutnya.

    Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Aceh, Bob Mizwar, yang hadir mewakili Pemerintah Provinsi Aceh, mengapresiasi Kementerian ATR/BPN atas pembahasan intensif hingga tercapainya finalisasi MoU tersebut.

    “Melalui MoU ini kita harapkan upaya mempercepat proses legalitas lahan akan berdampak langsung pada kepastian usaha pekebun. Ini juga memberikan opsi penyelesaian sengketa agraria yang lebih terintegrasi dengan pusat, termasuk mendorong optimalisasi program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) di Aceh,” kata Bob Mizwar.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Aceh, Arinaldi, sejumlah perwakilan dari Biro Perencanaan dan Kerja Sama Kementerian ATR/BPN, Plh Kepala Dinas Pertanahan Aceh Nizwar, serta Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Azanuddin Kurnia.

  • ATR/BPN dan KPK Dorong Transformasi Layanan Pertanahan di Sulut, Pemda Diyakini Raih Banyak Keuntungan

    ATR/BPN dan KPK Dorong Transformasi Layanan Pertanahan di Sulut, Pemda Diyakini Raih Banyak Keuntungan

    Manado ,indeksnews.web.id/  Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperkuat upaya pencegahan korupsi dan peningkatan ekonomi daerah melalui transformasi layanan publik di bidang pertanahan dan tata ruang. Langkah tersebut diwujudkan lewat sembilan program kerja sama strategis yang melibatkan pemerintah daerah se-Sulawesi Utara.

    Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah Kementerian ATR/BPN, Andi Tenri Abeng, mengatakan program kolaborasi tersebut diyakini mampu memberikan dampak positif bagi pemerintah daerah, terutama dalam peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), akuntabilitas, hingga percepatan sertipikasi aset daerah.

    “Kegiatan ini sangat bermanfaat dan kami yakin kalau sembilan program yang kita usung untuk kerja sama ini pasti akan meningkatkan pendapatan asli daerah di sini, kemudian meningkatkan akuntabilitas, juga penyelesaian sertipikasi aset di daerah,” ujar Andi Tenri Abeng usai mengikuti Rapat Koordinasi Optimalisasi Kerja Sama Kementerian ATR/BPN, KPK, dan Pemerintah Daerah se-Sulut di Wisma Negara Sulut, Selasa (12/05/2026).

    Adapun sembilan program kerja sama tersebut mencakup integrasi Nomor Identifikasi Bidang (NIB) Tanah dengan Nomor Objek Pajak (NOP), integrasi layanan pertanahan dengan Mal Pelayanan Publik, hingga percepatan pendaftaran tanah.

    Selain itu, program juga diarahkan pada percepatan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang terintegrasi dengan sistem Online Single Submission (OSS), pelaksanaan sensus pertanahan berbasis geospasial, serta integrasi Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan/Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B/LP2B) ke dalam RTRW.

    Program lainnya meliputi optimalisasi peran Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), pengembangan dan pemanfaatan Zona Nilai Tanah (ZNT), serta konsolidasi tanah guna mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

    Menurut Andi Tenri Abeng, antusiasme pemerintah daerah di seluruh provinsi Sulawesi yang telah menjalankan program tersebut cukup tinggi. Ia menilai dukungan kepala daerah menjadi kunci keberhasilan implementasi transformasi layanan pertanahan.

    “Dengan semangat Pak Gubernur saja, itu sudah bentuk dukungan yang paling kami rasa membuat bupati, wali kota juga semuanya semangat. Mudah-mudahan ini bisa berjalan,” katanya.

    Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling, menyambut positif sinergi antara ATR/BPN, KPK, dan pemerintah daerah tersebut. Ia menilai forum tersebut bukan lagi sekadar koordinasi, melainkan langkah nyata untuk menyelesaikan berbagai persoalan pertanahan di daerah.

    “Ini bukan koordinasi lagi sebenarnya, ini sudah finalisasi dalam rangka keluhan-keluhan kami selama ini pemerintah daerah. Dan hari ini kami sudah mendapatkan solusinya,” ujar Yulius Selvanus Komaling.

    Ia berharap persoalan sertipikasi aset pemerintah daerah yang selama ini belum tuntas dapat segera diselesaikan sehingga potensi konflik dan sengketa pertanahan di masa depan bisa diminimalkan.

    Karena itu, Gubernur Sulut meminta seluruh pemerintah kabupaten/kota segera berkoordinasi dengan Kantor Wilayah BPN maupun Kantor Pertanahan di daerah masing-masing guna menindaklanjuti hasil rapat koordinasi tersebut.

    Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan pelayanan pertanahan yang modern, profesional, dan terpercaya demi mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

  • Cegah Tawuran, Personel Sat Samapta Polres Tanjung Balai Sambangi Pelajar SMPN 1

    Cegah Tawuran, Personel Sat Samapta Polres Tanjung Balai Sambangi Pelajar SMPN 1

    TANJUNG BALAI,indeksnews.web.id/ – Guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif, personel Sat Samapta Polres Tanjung Balai melaksanakan kegiatan patroli dialogis dan sambang sekolah di SMPN 1 Kota Tanjung Balai, Selasa (12/5) siang.

    Kegiatan yang dipimpin Bripda Thomas Nasution bersama tim tersebut bertujuan memberikan edukasi langsung kepada para pelajar terkait pentingnya disiplin berlalu lintas serta menjaga etika dalam pergaulan di lingkungan sekolah.

    Dalam kesempatan itu, petugas mengimbau para siswa agar selalu menggunakan helm saat berkendara serta tidak memakai knalpot tidak standar atau knalpot brong yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.

    Selain itu, personel Sat Samapta juga mengajak para pelajar untuk saling menghargai sesama teman dan menjauhi segala bentuk aksi bullying maupun tawuran yang dapat merusak masa depan generasi muda.

    Kapolres Tanjung Balai melalui Kasat Samapta, AKP Marihot P. Pangabean, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan sambang sekolah ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dengan pendekatan humanis dan edukatif.

    “Kami ingin memastikan adik-adik pelajar merasa aman serta memiliki pemahaman yang baik tentang aturan hukum sejak dini. Fokus kami adalah pencegahan, baik tawuran maupun tindakan perundungan di lingkungan sekolah,” ujar AKP Marihot.

    Pihak sekolah dan para siswa menyambut positif kehadiran personel kepolisian yang dinilai mampu memberikan rasa aman, khususnya saat jam pulang sekolah berlangsung.

    Melalui kegiatan ini, Sat Samapta Polres Tanjung Balai berharap terciptanya lingkungan sekolah yang lebih tertib, aman, dan bebas dari aksi kenakalan remaja.

    Berintegritas dan Humanis dalam Melayani Masyarakat.

  • KAI Divre II Sumbar Raih Penghargaan Platinum P2HIV-AIDS Tingkat Nasional dari Kemnaker RI

    KAI Divre II Sumbar Raih Penghargaan Platinum P2HIV-AIDS Tingkat Nasional dari Kemnaker RI

    PADANG ,indeksnews.web.id/- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat kembali mengukir prestasi gemilang di kancah nasional. Perusahaan ini sukses meraih Penghargaan Platinum dalam Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS (P2HIV-AIDS) di Tempat Kerja, penghargaan tertinggi yang diberikan langsung oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

     

    Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat. Penyerahan dilakukan oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat, Ahmad Zakry, S.Sos., M.Si., didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbar, Firdaus Firman, kepada Asisten Manager KAI Divre II Sumbar, dr. Doni Fitra Yogi.

     

    Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah atas komitmen kuat perusahaan dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di lingkungan kerja. Selain itu, penghargaan ini juga mengakui keberhasilan KAI Divre II Sumbar dalam menciptakan tempat kerja yang aman, sehat, nyaman, inklusif, serta bebas dari segala bentuk stigma dan diskriminasi terhadap pekerja.

     

    Proses penilaian penghargaan ini berlangsung sangat ketat dan berlapis. Tahapan dimulai dari pendaftaran serta verifikasi dokumen administrasi, dilanjutkan dengan pemeriksaan uji petik langsung yang dilakukan oleh tim penilai pusat Kementerian Ketenagakerjaan RI. Bagi KAI Divre II Sumbar, pelaksanaan uji petik tersebut berlangsung pada 25 November 2025. Dalam penilaian itu, tim meneliti berbagai indikator utama, mulai dari kebijakan perusahaan, perencanaan kegiatan, pelaksanaan program, hingga capaian nyata yang telah dihasilkan dalam upaya pengendalian HIV/AIDS di tempat kerja.

     

    Ajang bergengsi ini diikuti oleh perusahaan-perusahaan unggulan dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia. Dari total 488 perusahaan yang menerima penghargaan dalam kategori Perak, Emas, dan Platinum, KAI Divre II Sumbar berhasil menempati posisi puncak dengan meraih predikat Platinum tingkat nasional.

     

    Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras kolektif seluruh elemen perusahaan.

     

    “Penghargaan ini adalah wujud nyata komitmen dan kolaborasi seluruh insan KAI Divre II Sumbar dalam membangun lingkungan kerja yang sehat, aman, dan inklusif. Bagi kami, upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS bukan sekadar pemenuhan regulasi semata, melainkan bentuk kepedulian mendalam perusahaan terhadap kesehatan, kesejahteraan, serta perlindungan hak-hak seluruh pekerja,” ujar Reza.

     

    Ia juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran manajemen dan pekerja yang telah konsisten mendukung implementasi program P2HIV-AIDS. Capaian tingkat nasional ini, kata dia, menjadi motivasi besar bagi perusahaan untuk terus memperkuat budaya kerja yang sehat, peduli, dan bebas diskriminasi.

     

    Ke depan, KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus melanjutkan berbagai program edukasi, sosialisasi, serta kampanye kesehatan kerja secara berkelanjutan. Langkah ini diambil guna meningkatkan kesadaran seluruh pekerja sekaligus membangun lingkungan kerja yang semakin humanis dan produktif.

     

    “Melalui penghargaan ini, kami berharap semangat kepedulian terhadap kesehatan kerja terus tumbuh dan menyebar, sehingga tercipta tempat kerja yang harmonis, produktif, dan berkelanjutan,” tutup Reza.

  • Kapolres Batubara Pimpin Upacara Sertijab, Hotlan Wanto Siahaan Resmi Menjabat Kabag SDM

    Kapolres Batubara Pimpin Upacara Sertijab, Hotlan Wanto Siahaan Resmi Menjabat Kabag SDM

    Batubara,indeksnews.web.id/-Kapolres Batubara, AKBP Doly Nelson H. Nainggolan pimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kabag SDM Polres Batubara yang dilaksanakan di Lapangan Apel Polres Batu Bara, Selasa 12/05/2026.

     

    Dalam upacara tersebut, jabatan Kabag SDM Polres Batubara resmi diserahterimakan dari Kompol Dahrun Harahap kepada AKP Hotlan Wanto Siahaan.

     

    Turut hadir dalam upacara, Kapolres Batubara AKBP Doly Nelson H Nainggolan, Waka Polres Batubara Kompol Supendi, para Kabag, Kasat, Kapolsek jajaran, personel Polres Batubara, ASN, serta Ketua Bhayangkari Cabang beserta pengurus Bhayangkari.

     

    Dalam amanatnya, Kapolres Batubara menyampaikan bahwa mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang wajar sebagai bentuk penyegaran organisasi dan pengembangan karier personel.

     

    Kapolres juga mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Polres Batubara serta berharap pejabat baru dapat segera menyesuaikan diri dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.

     

    “Serah terima jabatan ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja organisasi serta pelayanan Polri kepada masyarakat,” ujar Kapolres. (dr)

  • Polsek Talawi Tangkap Dua Pengedar Sabu di Wilayah Tanjung Tiram

    Polsek Talawi Tangkap Dua Pengedar Sabu di Wilayah Tanjung Tiram

    BATUBARA, indeksnews.web.id/ – Unit Reskrim Polsek Talawi Polres Batubara berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara, Selasa (12/05/2026).

    Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil menangkap dua pria yang diduga sebagai pengedar narkoba. Keduanya masing-masing berinisial U.S. (45) dan M.Y. (44), warga Gang Solo, Desa Suka Maju, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara.

    Kapolsek Talawi, AKP Arianto Sitorus, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat yang menyebut adanya aktivitas transaksi narkotika jenis sabu di kawasan Gang Solo, Desa Suka Maju.

    Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Unit Reskrim Polsek Talawi yang dipimpin langsung Kapolsek segera bergerak ke lokasi guna melakukan penyelidikan dan penindakan.

    “Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap kedua pelaku,” ujar AKP Arianto Sitorus.

    Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa 21 paket sedang dan satu paket besar narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik klip. Selain itu, turut diamankan satu unit handphone merek Vivo serta uang tunai sebesar Rp296.000 yang diduga hasil transaksi narkotika.

    Selanjutnya, kedua pelaku beserta seluruh barang bukti dibawa ke Polsek Talawi untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

    “Saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan. Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan saksi serta pengembangan jaringan sebelum proses dilimpahkan ke Satresnarkoba Polres Batubara,” ucapnya.

    Kapolsek juga berharap masyarakat terus berperan aktif memberikan informasi terkait peredaran narkoba demi mendukung upaya pemberantasan narkotika di wilayah Kabupaten Batubara.

    (dr)

  • Satresnarkoba Polres Batubara Kembali Ringkus Pengedar Sabu Di Nanassiam

    Satresnarkoba Polres Batubara Kembali Ringkus Pengedar Sabu Di Nanassiam

    Batubara,indeksnews.web.id/ Satresnarkoba Polres Batubara kembali Gerebek Sarang Narkoba (GSN) serta upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di wilayah hukum Polres Batubara, Selasa 12/5/2026.

     

    Adapun lokasi yang menjadi sasaran operasi kali ini, Dusun IV Desa Nenassiam Kecamatan Medang Deras, Gudang Ikan Mehwa Lingkungan V Kelurahan Pangkalan Dodek, serta Gang Beko Lingkungan III Kelurahan Pangkalan Dodek Baru Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batubara.

     

    Operasi yang dipimpin KBO Satresnarkoba Polres Batubara, Ipda Murpi, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial H.M. (33), warga Dusun IV Pinggir Sungai Desa Nenassiam Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batubara.

     

    Dari hasil penggeledahan di sekitar lokasi, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa satu paket sedang dan tiga paket kecil plastik transparan berisi narkotika jenis sabu, sepuluh klip plastik kosong, serta uang tunai sebesar Rp100.000 yang diduga hasil transaksi narkotika.

     

    Selanjutnya petugas menggerebek Gudang Ikan Mehwa dan Gang Beko. Namun dari hasil penyisiran di dua lokasi tersebut, petugas tidak menemukan para pelaku.

     

    Kasat Resnarkoba Polres Batubara AKP Arifin Purba, menyampaikan bahwa kegiatan GSN dan P4GN ini merupakan komitmen Polres Batubara dalam memerangi peredaran narkoba demi menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari narkotika.

     

    “Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menekan angka peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Batu Bara serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkotika,” ujarnya.

     

    Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polres Batubara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (dr)

  • Sapa Masyarakat, Satlantas Polres Tanjungbalai Beri Edukasi Humanis

    Sapa Masyarakat, Satlantas Polres Tanjungbalai Beri Edukasi Humanis

    • TANJUNGBALAI ,indeksnews.web.id/  Mengawali aktivitas pagi masyarakat di Kota Tanjungbalai, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanjungbalai kembali hadir melalui program “Polantas Menyapa”, Selasa pagi (12/05). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan prima kepolisian dalam menciptakan keamanan dan ketertiban berlalu lintas di jalan raya.

    Kapolres Tanjungbalai melalui Kasat Lantas AKP Demonstar, SH, MH, menjelaskan bahwa personel Satlantas disiagakan di sejumlah titik rawan kemacetan dan padat kendaraan sejak pukul 07.00 WIB. Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, petugas juga memberikan edukasi serta teguran simpatik kepada pengendara yang melanggar aturan.

    “Kami memberikan himbauan kepada para pengendara motor yang tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari satu orang, hingga yang nekat melawan arus. Ini semua demi keselamatan mereka sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujar AKP Demonstar.

    Dalam pelaksanaannya, personel Satlantas tidak hanya fokus pada penindakan persuasif, namun juga menunjukkan sisi humanis dengan membantu anak-anak sekolah dan warga lanjut usia menyeberangi jalan di kawasan padat kendaraan. Petugas turut mengingatkan masyarakat agar selalu melengkapi surat-surat kendaraan demi kenyamanan dan keamanan saat berkendara.

    Menurut Kasat Lantas, kegiatan “Polantas Menyapa” merupakan upaya membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya budaya tertib berlalu lintas sebagai kebutuhan bersama.

    “Kami ingin mewujudkan Kamseltibcar Lantas yang kondusif di wilayah hukum Polres Tanjungbalai. Harapannya, masyarakat semakin sadar bahwa tertib lalu lintas bukan karena takut kepada petugas, tetapi demi keselamatan bersama,” tambahnya.

    Melalui pendekatan humanis dan penuh integritas, Satlantas Polres Tanjungbalai berharap kehadiran polisi lalu lintas di tengah masyarakat dapat memberikan rasa aman, nyaman, sekaligus meningkatkan disiplin pengguna jalan dalam berlalu lintas.