Category: Olahraga & Kesehatan

  • Dihadiri Jokowi dan Disaksikan 20 Ribu Penonton, Pengamanan Polda Sumut pada Laga Indonesia vs Vietnam Berjalan Optimal

    Dihadiri Jokowi dan Disaksikan 20 Ribu Penonton, Pengamanan Polda Sumut pada Laga Indonesia vs Vietnam Berjalan Optimal

    Deliserdang,KOMPASTALK.CO – Polda Sumatera Utara bersama unsur TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait berhasil mengamankan pertandingan ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 (Piala AFF U-19 2026) antara Indonesia melawan Vietnam yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (7/6/2026) malam

    Pertandingan yang berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga 22.00 WIB tersebut disaksikan sekitar 20.000 penonton dan berakhir dengan kemenangan Timnas Indonesia 2-1 atas Vietnam. Selain menjadi laga bergengsi di ajang Piala AFF U-19, pertandingan ini juga mendapat perhatian besar karena turut dihadiri Presiden ke-7 Republik Indonesia Ir. Joko Widodo bersama Ibu Iriana Joko Widodo.

    Untuk menjamin keamanan seluruh rangkaian kegiatan, Polda Sumut menerapkan pola pengamanan terpadu dan berlapis dengan melibatkan personel dari Polda Sumut, Satbrimob Polda Sumut, Polrestabes Medan, Polresta Deli Serdang, Kodim, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya.

    Pengamanan dilakukan mulai dari jalur kedatangan tamu VVIP, area stadion, lokasi pertandingan, pengaturan lalu lintas, hingga pengamanan penonton dan suporter. Sementara itu, personel Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sumut melalui Tim Penjinak Bom (Jibom), Tim KBR, serta personel Wanteror turut melaksanakan sterilisasi dan siaga pengamanan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.

    Di waktu yang sama, pertandingan Grup lainnya antara Timor Leste melawan Myanmar di Stadion Teladan Medan juga berlangsung aman dan lancar. Laga yang diselenggarakan tanpa penonton umum tersebut berakhir dengan skor Myanmar 3-1 Timor Leste.

    Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan keberhasilan pengamanan pertandingan merupakan hasil sinergi seluruh personel pengamanan dan dukungan masyarakat yang turut menjaga ketertiban selama berlangsungnya pertandingan.

    “Seluruh rangkaian pertandingan pada Minggu malam dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran sekitar 20 ribu penonton, termasuk tamu VVIP, dapat dikelola dengan baik berkat kerja sama seluruh unsur pengamanan serta tingginya kesadaran masyarakat dan suporter dalam menjaga situasi tetap kondusif,” ujar Ferry.

    Lebih lanjut, Ferry menegaskan bahwa Polda Sumut akan terus menjaga kesiapsiagaan dan memperkuat koordinasi lintas instansi untuk mengamankan seluruh pertandingan yang masih tersisa dalam rangkaian Piala AFF U-19 2026.

    “Keberhasilan pengamanan ini menjadi evaluasi positif bagi kami untuk pertandingan berikutnya. Polda Sumut memastikan seluruh agenda ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 akan terus mendapatkan pengamanan maksimal hingga turnamen berakhir, sehingga seluruh peserta, ofisial, tamu negara, dan masyarakat dapat merasa aman dan nyaman selama berada di Sumatera Utara,” tegasnya.

    Sementara itu, pada Senin (8/6/2026), dua pertandingan lanjutan dijadwalkan berlangsung, yakni Thailand versus Malaysia di Stadion Madya dan Singapura versus Brunei Darussalam di Stadion Teladan Medan. Kedua pertandingan akan tetap mendapat pengamanan sesuai standar operasional yang telah disiapkan oleh Polda Sumut bersama seluruh unsur pendukung.

    Melalui pengamanan yang profesional, humanis, dan terintegrasi, Polda Sumut berkomitmen mendukung suksesnya penyelenggaraan Piala AFF U-19 2026 di Sumatera Utara sekaligus menjaga stabilitas keamanan selama berlangsungnya ajang sepak bola internasional tersebut.

  • Laga Persahabatan PS Korpri Tanjungbalai vs Binjai Berlangsung Seru, Tim Senior Kalah 3-4 dan Tim Junior Menang 1-0

    Laga Persahabatan PS Korpri Tanjungbalai vs Binjai Berlangsung Seru, Tim Senior Kalah 3-4 dan Tim Junior Menang 1-0

    TANJUNGBALAI,indeksnews.web.id/  – Pertandingan persahabatan antara PS Korpri Tanjungbalai dan PS Korpri Binjai berlangsung meriah dan penuh keakraban di Stadion Asahan Sakti, Kota Tanjungbalai, Sabtu (6/6/2026) sore. Dalam laga tersebut, tim senior PS Korpri Tanjungbalai harus mengakui keunggulan PS Korpri Binjai dengan skor tipis 3-4, sementara tim junior berhasil meraih kemenangan 1-0.

    Kegiatan yang digelar dalam suasana silaturahmi antarpegawai pemerintah daerah itu turut dihadiri Asisten Pemerintahan Pemko Tanjungbalai, Fitra Hadi, mewakili Wali Kota Tanjungbalai.

    Usai pertandingan, Fitra Hadi mengatakan pertandingan persahabatan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus menumbuhkan semangat olahraga, khususnya sepak bola.

    “Pertandingan ini bukan sekadar soal menang atau kalah, tetapi menjadi wadah mempererat silaturahmi dan kebersamaan antar kedua tim yang merupakan bagian dari pemerintah daerah. Kami mengapresiasi kehadiran tim PS Korpri Binjai di Kota Tanjungbalai,” ujarnya.

    Menurutnya, meski tim lawan tampil lebih baik, para pemain PS Korpri Tanjungbalai telah menunjukkan semangat juang dan permainan yang cukup baik sepanjang pertandingan.

    Pada laga senior, pertandingan berlangsung sengit sejak babak pertama. Kedua tim tampil terbuka dan saling menyerang hingga skor imbang 2-2 menutup paruh pertama pertandingan.

    Gol PS Korpri Tanjungbalai Senior dicetak oleh Suwanda, Bambang Irawan melalui tendangan penalti, serta Aditya Anyar. Sementara gol PS Korpri Binjai dicetak Misgianto yang memborong dua gol dan Indra Gunawan yang juga mencetak dua gol.

    Memasuki babak kedua, tempo permainan semakin meningkat. PS Korpri Binjai Senior akhirnya mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan dengan skor akhir 4-3 untuk kemenangan tim tamu.

    Sementara itu, pada pertandingan persahabatan kategori junior, PS Korpri Tanjungbalai Muda tampil lebih baik dan berhasil menundukkan PS Korpri Binjai Muda dengan skor 1-0. Gol tunggal kemenangan dicetak oleh Aidil Andri Panjaitan.

    Usai laga, tim PS Korpri Binjai menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kota Tanjungbalai serta tim PS Korpri Tanjungbalai. Mereka menilai pertandingan berlangsung menarik, kompetitif, namun tetap menjunjung tinggi sportivitas dan nuansa kekeluargaan.

    Pertandingan persahabatan tersebut turut disaksikan sejumlah pimpinan OPD dari kedua pemerintah daerah, ASN, serta warga yang memadati Stadion Asahan Sakti.

  • Usai Menonton Pertandingan Perdana Timnas U-19 Indonesia Kalahkan Myanmar 3-0, Plh Wali Kota Tanjungbalai Berharap Timnas Bisa Raih Juara AFF U-19 2026

    Usai Menonton Pertandingan Perdana Timnas U-19 Indonesia Kalahkan Myanmar 3-0, Plh Wali Kota Tanjungbalai Berharap Timnas Bisa Raih Juara AFF U-19 2026

    Medan, indeksnews.web.id/ – Plh Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina didampingi istri Desi Khairina Fadly Abdina dan keluarga memberikan dukungan penuh kepada Timnas Indonesia U-19 yang bertanding pada laga perdana melawan Timnas U-19 Myanmar di Stadion Utama Sumatra Utara, Senin (1/6/2026) malam.
    Dalam pertandingan pembuka ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 atau Piala AFF U-19 2026 tersebut, Timnas Indonesia U-19 berhasil menaklukkan Myanmar dengan skor meyakinkan 3-0 tanpa balas.

    Indonesia tampil dominan sejak awal pertandingan dan sukses mengamankan tiga poin berkat gol Arkhan Kaka di babak pertama serta dua gol tambahan dari Dimas Wicaksono pada paruh kedua laga.
    Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi skuad asuhan Nova Arianto dalam mengarungi fase grup sekaligus menumbuhkan optimisme besar masyarakat Sumatera Utara sebagai tuan rumah penyelenggara turnamen.

    Usai pertandingan, Plh Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina mengaku bersyukur atas hasil positif yang diraih Timnas Indonesia U-19. Menurutnya, kemenangan pada laga perdana menjadi awal yang sangat baik untuk meningkatkan rasa percaya diri dan mental para pemain dalam menghadapi pertandingan selanjutnya.

    “Alhamdulillah, hari ini timnas kita bermain sangat baik dan berhasil meraih poin penuh di fase grup. Mudah-mudahan hasil bagus ini bisa terus berlanjut untuk Timnas U-19 Indonesia di pertandingan berikutnya,” ujar Fadly.

    Pada kesempatan itu, Fadly juga sempat bertemu dengan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang didampingi Wakil Gubernur Sumut Surya di lokasi pertandingan.

    Fadly turut mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang telah mempersiapkan berbagai fasilitas demi mendukung suksesnya penyelenggaraan turnamen di Sumatera Utara.

    “Kita tadi bisa melihat langsung kondisi lapangan yang sangat baik serta fasilitas sarana dan prasarana yang mendukung jalannya pertandingan,” katanya.
    Selain itu, Fadly juga mengapresiasi antusiasme masyarakat Sumatera Utara dan daerah lainnya yang hadir langsung menyaksikan pertandingan Piala AFF U-19 2026. Puluhan ribu penonton memadati stadion untuk memberikan dukungan kepada Garuda Muda.

    Menurutnya, dukungan besar dari suporter menunjukkan tingginya kecintaan masyarakat terhadap sepak bola nasional sekaligus menjadi energi tambahan bagi para pemain muda Indonesia.

    “Tentunya kita berharap masyarakat tidak hanya datang ke stadion untuk menyaksikan pertandingan, tetapi juga terus memberikan doa dan dukungan kepada Timnas U-19 Indonesia,” ujarnya.
    Dengan dukungan penuh suporter serta performa pemain yang terus meningkat dari pertandingan ke pertandingan, Fadly optimistis Timnas Indonesia U-19 memiliki peluang besar meraih prestasi terbaik dan menjadi juara di ajang AFF U-19 2026.

    “Kita optimistis Timnas Indonesia U-19 bisa meraih hasil terbaik dan insyaallah menjadi juara AFF U-19 2026,” pungkasnya.

  • PORDI Sumut Gelar Turnamen Persahabatan Antar Pengurus Daerah Se-Sumut

    PORDI Sumut Gelar Turnamen Persahabatan Antar Pengurus Daerah Se-Sumut

    Medan,indeksnews.web.id/-Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Sumatera Utara sukses menggelar Turnamen Persahabatan Antar Pengurus Daerah se-Sumatera Utara yang berlangsung meriah pada 30 hingga 31 Mei 2026 di Jalan Haji Anif, Medan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam pengembangan olahraga domino sebagai cabang olahraga yang tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga mengandalkan strategi, logika, dan konsentrasi tinggi.

    Domino sendiri telah lama dikenal masyarakat Indonesia sejak era 1950 hingga 1960-an. Seiring perkembangan zaman, permainan ini menjadi bagian dari budaya masyarakat, mulai dari acara keluarga, festival, hingga komunitas. Kini, domino mulai diarahkan menjadi olahraga kompetitif yang memiliki nilai prestasi.

    Ketua PORDI Sumatera Utara, Zulhidayat, mengatakan turnamen tersebut merupakan langkah besar dalam membangun ekosistem olahraga domino di Sumatera Utara sekaligus mempererat silaturahmi antar pengurus daerah.

    “Turnamen ini adalah momen penting yang patut kita rayakan, menandai kolaborasi besar pertama antara PORDI dan Higgs Games Island. Kompetisi ini menggunakan format gabungan online dan offline. Ke depannya, PORDI bersama mitra strategisnya akan terus menyelenggarakan lebih banyak turnamen domino, tidak hanya untuk menyatukan para pemain di Sumatera Utara tetapi juga membawa olahraga ini ke panggung internasional,” ujar Zulhidayat usai turnamen.

    Suasana arena pertandingan terlihat semarak sejak pagi hingga malam hari. Meja-meja pertandingan terus dipenuhi peserta, sementara para penonton tampak antusias mengikuti jalannya pertandingan yang berlangsung cepat dan penuh perhitungan.

    Sorak sorai penonton pecah di sejumlah momen krusial saat para pemain terbaik saling adu strategi memperebutkan gelar juara. Atmosfer kompetitif terasa hingga ke luar arena pertandingan, menambah semangat para peserta yang datang dari berbagai daerah di Sumatera Utara.

    Turnamen berlangsung tertib dan lancar dengan diikuti puluhan peserta dari berbagai kabupaten dan kota. Para pemain terlihat fokus membaca pola permainan lawan dan mengambil keputusan secara cepat dan tepat. Hal ini menunjukkan bahwa domino kini mulai dipahami sebagai permainan yang membutuhkan kecerdasan strategi dan mental bertanding.

    Usai pelaksanaan turnamen, PORDI Sumut langsung menyusun program pembinaan atlet secara berjenjang guna melahirkan atlet-atlet domino berprestasi yang mampu mengharumkan nama Sumatera Utara di tingkat nasional maupun internasional.

    PORDI Sumut juga berencana melakukan pembinaan hingga ke 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara untuk mencari bibit-bibit atlet potensial.

    “Ke depan, PORDI dan HGI berkomitmen mendorong domino sebagai cabang olahraga berprestasi. Kami tengah menyusun program pembinaan atlet berbasis strategi dan mental, serta memperluas jaringan turnamen dari tingkat lokal hingga nasional. Target kami jelas, membawa olahraga domino Indonesia ke panggung internasional secara profesional,” pungkas Zulhidayat.

    Dalam kesempatan tersebut, Zulhidayat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia pelaksana, serta para sponsor yang telah mendukung suksesnya kegiatan, termasuk jajaran Satresnarkoba Polrestabes Medan dan Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu.

    Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama, penyerahan hadiah, serta piagam penghargaan kepada para pemenang. Juara umum Turnamen PORDI Sumut 2026 berhasil diraih oleh Ipda Agus Gunawan dari Satuan Brimob Polda Sumut.

     

  • Girona Taklukkan Villarreal 1-0, Gol Bunuh Diri Jadi Penentu di Montilivi

    Girona Taklukkan Villarreal 1-0, Gol Bunuh Diri Jadi Penentu di Montilivi

    MEDAN,indeksnews.web.id/ – Pertandingan pekan ke-30 LaLiga mempertemukan Girona FC kontra Villarreal CF di Estadi Montilivi, Selasa (7/4/2026) pagi WIB. Duel berlangsung ketat dan penuh tensi, namun tuan rumah berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0.

    Satu-satunya gol dalam laga ini tercipta melalui gol bunuh diri bek Villarreal, Pau Navarro, tepat di penghujung babak pertama.

    Gol Bunuh Diri Ubah Jalannya Laga

    Sejak menit awal, kedua tim langsung tampil menyerang. Villarreal lebih dulu mengancam lewat percobaan jarak jauh Georges Mikautadze pada menit keempat, namun berhasil diblok lini pertahanan Girona.

    Girona merespons melalui skema bola mati dan serangan sayap. Sundulan Vitor Reis pada menit ke-29 masih melambung tipis. Sementara kombinasi Azzedine Ounahi dan Viktor Tsygankov beberapa kali merepotkan lini belakang tim tamu.

    Petaka bagi Villarreal terjadi pada menit 45+1. Dalam situasi tekanan di kotak penalti, Pau Navarro salah mengantisipasi bola dan justru membelokkannya ke gawang sendiri yang dijaga Luiz Júnior. Gol bunuh diri tersebut membuat Girona unggul 1-0 hingga turun minum.

    Tekanan Villarreal Tak Berbuah Gol

    Memasuki babak kedua, Villarreal meningkatkan intensitas serangan dengan Gerard Moreno sebagai tumpuan di lini depan. Sepakan kaki kirinya pada menit ke-49 masih mampu diblok rapat pertahanan Girona.

    Pelatih Villarreal melakukan tiga pergantian sekaligus pada menit ke-70 dengan memasukkan Tajon Buchanan, Alfon González, dan Alexander Freeman guna menambah daya gedor. Peluang sempat hadir melalui Mikautadze dan Buchanan, namun penyelesaian akhir belum membuahkan hasil.

    Di sisi lain, Girona juga memiliki peluang untuk menggandakan keunggulan. Sepakan Abel Ruiz dan Axel Witsel mampu ditepis Luiz Júnior, sehingga skor tetap bertahan.

    Hingga tambahan waktu tiga menit berakhir, Villarreal gagal memaksimalkan tekanan. Bahkan, handball Gerard Moreno pada menit ke-89 mematahkan momentum akhir tim tamu.

    Laga Keras dan Diwarnai Cedera

    Pertandingan ini juga diwarnai sejumlah insiden dan kartu kuning. Santiago Mouriño, Vitor Reis, Fran Beltrán, serta Alfonso Pedraza diganjar kartu kuning akibat pelanggaran keras.

    Girona harus melakukan pergantian lebih awal setelah Vladyslav Vanat mengalami cedera dan digantikan Abel Ruiz pada menit ke-12. Di babak kedua, Daley Blind serta Arnau Martínez juga mengalami gangguan fisik.

    Tiga Poin Penting di Montilivi

    Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Girona dalam menjaga posisi di papan atas klasemen sementara LaLiga musim 2025/2026. Meski tidak mencetak gol dari skema terbuka, kedisiplinan bertahan dan efektivitas memanfaatkan tekanan menjadi kunci keberhasilan tuan rumah.

    Sebaliknya, Villarreal harus pulang tanpa poin meski tampil agresif di babak kedua. Minimnya akurasi serta solidnya lini belakang Girona membuat upaya menyamakan kedudukan berakhir sia-sia.

    Skor akhir 1-0 untuk Girona menegaskan bahwa dalam pertandingan ketat, satu momen kecil mampu menjadi penentu hasil akhir.

  • Persaingan Gelar Liga 1 Indonesia Memanas, Pekan ke-27 Jadi Penentu

    Persaingan Gelar Liga 1 Indonesia Memanas, Pekan ke-27 Jadi Penentu

    JAKARTA,indeksnews.web.id/  – Persaingan perebutan gelar juara Liga 1 musim 2025–26 memasuki fase krusial. Memasuki pekan ke-27 dari total 34 pertandingan, tensi kompetisi semakin meningkat, baik di papan atas maupun zona degradasi.

    Saat ini, Persib Bandung masih kokoh di puncak klasemen dengan 61 poin dari 26 laga. Maung Bandung tampil impresif dengan catatan 19 kemenangan, 4 hasil imbang, dan hanya 3 kekalahan. Produktivitas gol mereka juga menonjol, mencetak 45 gol dan hanya kebobolan 14 kali, menghasilkan selisih gol +31—terbaik sejauh ini.

    Namun, posisi Persib belum sepenuhnya aman.

    Borneo FC Tempel Ketat, Persija Mengintai

    Borneo FC terus menempel ketat di posisi kedua dengan 57 poin. Tim berjuluk Pesut Etam tersebut mencatat 18 kemenangan dan menjadi salah satu tim paling produktif dengan torehan 51 gol. Kecepatan transisi dan efektivitas lini depan menjadi kekuatan utama mereka.

    Di posisi ketiga, Persija Jakarta mengoleksi 52 poin. Macan Kemayoran masih memiliki peluang menekan dua tim teratas, meski inkonsistensi dalam beberapa laga terakhir membuat mereka sedikit kehilangan momentum.

    Dengan delapan pertandingan tersisa, perebutan gelar masih sangat terbuka. Secara matematis, ambang aman juara biasanya berada di kisaran 70 poin, sehingga setiap laga kini bernilai final.

    Malut United dan Bhayangkara FC Jadi Kuda Hitam

    Kejutan datang dari Malut United yang menempati peringkat keempat dengan 46 poin. Mereka tampil agresif dengan koleksi 52 gol—tertinggi kedua di liga. Jika mampu memperbaiki lini belakang, Malut berpotensi mengganggu dominasi tim papan atas.

    Sementara itu, Bhayangkara FC menunjukkan performa impresif dengan lima kemenangan beruntun, mengangkat mereka ke posisi kelima dengan 44 poin. Momentum ini bisa menjadi faktor penting di fase akhir musim.

    Zona Tengah: Persaingan Ketat

    Di papan tengah, Persebaya Surabaya, Persita Tangerang, dan PSIM Yogyakarta bersaing ketat dalam rentang poin 38–42. Selisih tipis membuat perubahan posisi bisa terjadi dalam satu pertandingan saja.

    Zona Degradasi Makin Memanas

    Di dasar klasemen, tekanan semakin besar bagi Madura United, Semen Padang FC, dan PSBS Biak yang masih terjebak di zona merah.

    PSBS Biak menjadi tim dengan pertahanan terburuk setelah kebobolan 59 gol. Sementara Madura United dan Semen Padang sama-sama mengoleksi 20 poin. Dengan selisih poin yang masih tipis dari zona aman, setiap laga ke depan akan menjadi penentu nasib.

    Jadwal Krusial Pekan ke-27

    Sejumlah laga penting akan tersaji pada pekan ke-27:

    Jumat (10/4):

    PSIM vs PSM Makassar

    Persita vs Arema FC

    Sabtu (11/4):

    Borneo FC vs PSBS Biak

    Madura United vs Persik Kediri

    Persijap Jepara vs Bhayangkara FC

    Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya

    Minggu (12/4):

    Persis Solo vs Semen Padang

    Malut United vs Dewa United FC

    Persib Bandung vs Bali United

    Laga antara Persib Bandung kontra Bali United diprediksi menjadi partai paling menentukan pekan ini. Jika Persib terpeleset dan Borneo FC meraih kemenangan, jarak di papan atas akan semakin menipis.

    Analisis

    Memasuki pekan ke-27, Liga 1 musim ini menghadirkan persaingan di tiga sektor sekaligus: perebutan gelar juara, ketatnya papan tengah, serta drama degradasi.

    Konsistensi performa, ketajaman lini depan, dan soliditas pertahanan akan menjadi kunci dalam delapan laga tersisa. Dengan selisih poin yang relatif tipis, setiap kesalahan bisa berujung fatal.

    Pekan ke-27 pun menjadi awal dari sprint terakhir menuju garis finis kompetisi musim ini.

  • Sentuhan Kemanusiaan Penggawa Garuda, Idzes, Diks, dan Romeny Kunjungi Panti Asuhan di Jakarta

    Sentuhan Kemanusiaan Penggawa Garuda, Idzes, Diks, dan Romeny Kunjungi Panti Asuhan di Jakarta

    JAKARTA ,indeksnews.web.id/- Tiga penggawa Timnas Indonesia, Jay Idzes, Kevin Diks, dan Ole Romeny, menunjukkan sisi humanis mereka di luar lapangan hijau. Usai menunaikan tugas bersama skuad Garuda di ajang FIFA Series 2026, ketiganya menyempatkan diri melakukan kegiatan sosial dengan mengunjungi panti asuhan di Jakarta.

    Kunjungan tersebut berlangsung di Panti Asuhan Yatim Aksi Nyata Pancoran dan disambut penuh antusias oleh anak-anak panti. Kehadiran para pemain nasional ini menghadirkan kebahagiaan tersendiri, mengingat mereka adalah sosok yang selama ini hanya bisa disaksikan melalui layar.

    Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, ketiga pemain tidak hanya sekadar hadir, tetapi juga berinteraksi langsung dengan anak-anak. Mereka bercengkerama, bermain bersama, hingga berbagi cerita, menciptakan momen kebersamaan yang tak terlupakan.

    Tak hanya itu, sebagai bentuk kepedulian, mereka juga memberikan bantuan dan hadiah kepada anak-anak panti. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan sehari-hari sekaligus menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus mengejar cita-cita mereka.

    Kegiatan sosial ini dilakukan tidak lama setelah Timnas Indonesia menyelesaikan rangkaian pertandingan di FIFA Series 2026. Dalam turnamen tersebut, skuad Garuda tampil impresif dengan meraih kemenangan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis, sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan Bulgaria dengan skor tipis 0-1 di partai final.

    Meski gagal meraih gelar juara, performa Timnas Indonesia mendapat banyak apresiasi dan menjadi modal positif ke depan.

    Bagi ketiga pemain, agenda bersama Timnas Indonesia merupakan bagian dari perjalanan panjang dalam karier sepak bola mereka. Setelah kegiatan ini, mereka dijadwalkan kembali ke klub masing-masing di Eropa untuk melanjutkan kompetisi.

    Jay Idzes saat ini menjadi pilar penting di lini pertahanan Sassuolo yang berlaga di Serie A. Sementara Kevin Diks memperkuat Borussia Monchengladbach di Bundesliga. Adapun Ole Romeny tengah meniti karier bersama Oxford United di kompetisi Championship Inggris.

    Aksi sosial ini menjadi bukti bahwa para pemain Timnas Indonesia tidak hanya berprestasi di lapangan, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

  • Jay Idzes Disorot Media Bulgaria, Meski Timnas Indonesia Kalah Tipis di Final FIFA Series 2026

    Jay Idzes Disorot Media Bulgaria, Meski Timnas Indonesia Kalah Tipis di Final FIFA Series 2026

    JAKARTA,indeksnews.web.id/  – Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Meski harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-1, performa Indonesia justru menuai pujian.

    Media Bulgaria, Sportal.bg, secara khusus menyoroti pernyataan Jay Idzes yang tetap bangga dengan perjuangan timnya di lapangan. Sikap tersebut dinilai mencerminkan mental kuat Timnas Indonesia yang tengah berada dalam masa transisi.

    Dalam laporannya, Indonesia disebut tampil mengejutkan dan mampu memberikan perlawanan sengit kepada Timnas Bulgaria, meskipun memiliki waktu persiapan yang terbatas.

    “Pertama-tama, saya sangat bangga dengan tim ini. Saya pikir kami bermain bagus, tetapi sayangnya kami kalah. Kami memiliki beberapa peluang, tetapi saya tetap sangat bangga dengan tim ini,” ujar Idzes seperti dikutip dari Sportal.bg.

    Tak hanya itu, media Bulgaria juga mengakui perkembangan pesat permainan Timnas Indonesia, terutama dalam hal organisasi permainan dan keberanian dalam menyerang.

    “Saya sangat bangga dengan para pemain karena kami telah memberikan yang terbaik, meskipun dalam waktu yang singkat,” lanjut Idzes.

    Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Marin Petkov melalui titik penalti pada menit ke-38, yang menjadi pembeda dalam laga yang berjalan cukup seimbang.

    Sebelum melaju ke final, kedua tim sama-sama tampil impresif. Bulgaria mencatat kemenangan telak atas Kepulauan Solomon dengan skor 10-2, sementara Indonesia melaju usai mengalahkan Saint Kitts dan Nevis 4-0.

    Media Sportal.bg juga menilai adaptasi Timnas Indonesia bersama pelatih John Herdman berjalan cukup baik. Dalam waktu singkat, tim sudah menunjukkan peningkatan signifikan yang menjadi modal penting menghadapi turnamen berikutnya.

    Menutup pernyataannya, Jay Idzes menegaskan bahwa hasil ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru yang lebih menjanjikan bagi skuad Garuda.

    “Pada akhirnya, ya, kami kalah, tetapi ini adalah langkah pertama yang sangat baik dalam perjalanan baru kami,” tegasnya.

    Sorotan dari media Bulgaria ini menjadi sinyal positif bahwa Timnas Indonesia mulai diperhitungkan di level internasional. Meski gagal meraih gelar juara, performa Garuda tetap mendapat respek, bahkan dari lawan di Eropa.

  • Timnas Indonesia Runner-up FIFA Series 2026 Usai Kalah Tipis dari Bulgaria

    Timnas Indonesia Runner-up FIFA Series 2026 Usai Kalah Tipis dari Bulgaria

    JAKARTA ,indeksnews.web.id/ – Timnas Indonesia harus puas menjadi runner-up dalam ajang FIFA Series 2026 setelah kalah tipis 0-1 dari Timnas Bulgaria pada partai final.

    Laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (30/3/2026) malam WIB itu ditentukan oleh satu gol penalti Marin Petkov pada menit ke-38.

    Kekalahan ini membuat Indonesia belum beranjak dari peringkat 121 dunia dalam ranking FIFA dengan koleksi 1.148,88 poin. Sementara itu, Bulgaria naik ke posisi 86 dengan raihan 1.278,90 poin berkat kemenangan di partai puncak.

    Sepanjang turnamen, skuad Garuda menunjukkan performa cukup impresif. Sebelum melangkah ke final, Indonesia sukses meraih kemenangan meyakinkan 4-0 atas Saint Kitts & Nevis.

    Ajang FIFA Series sendiri merupakan turnamen uji coba internasional yang dikemas menyerupai kompetisi resmi dan digelar pada periode jeda internasional, khususnya Maret hingga April.

    Bagi Indonesia, partisipasi ini menjadi pengalaman perdana sekaligus kesempatan penting untuk mengukur kemampuan tim di level internasional. Selain itu, Indonesia juga dipercaya sebagai salah satu tuan rumah penyelenggaraan turnamen tersebut.

    Meski gagal meraih gelar juara, hasil ini tetap menjadi modal positif bagi Timnas Indonesia untuk menghadapi agenda internasional berikutnya dan meningkatkan peringkat di ranking FIFA.

  • Herdman: Timnas Indonesia Sudah di Jalur Tepat Meski Tumbang dari Bulgaria

    Herdman: Timnas Indonesia Sudah di Jalur Tepat Meski Tumbang dari Bulgaria

    JAKARTA,indeksnews.web.id/ – Pelatih John Herdman tetap melihat sisi positif meski Timnas Indonesia menelan kekalahan 0-1 dari Timnas Bulgaria pada laga FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (30/3) malam.

    Kekalahan tersebut menjadi yang pertama bagi Herdman sejak menangani skuad Garuda. Meski begitu, pelatih asal Inggris itu menilai anak asuhnya sudah menunjukkan perkembangan positif dan bermain sesuai dengan identitas yang diinginkannya.

    “Menurut saya, bermain melawan tim Eropa yang memiliki tradisi, kami bermain bagus malam ini, dengan identitas yang kuat, menyerang, dan secara permanen kami terhubung,” ujar Herdman dalam wawancara usai pertandingan.

    Sepanjang laga, Indonesia mampu memberikan tekanan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Bahkan, dua kesempatan emas nyaris berbuah gol, masing-masing melalui sepakan Ole Romeny pada menit ke-72 dan Rizky Ridho pada menit ke-86 yang sama-sama membentur mistar gawang.

    Herdman menilai timnya hanya kurang beruntung dalam penyelesaian akhir, termasuk situasi penalti yang menurutnya tidak dieksekusi dengan maksimal.

    “Kami mendapatkan dua peluang membentur mistar dan penalti yang sentuhannya tidak keras. Kami sedikit kurang beruntung. Kami sudah bermain dengan benar malam ini, tetapi inilah hasilnya,” katanya.

    Selain itu, Herdman juga mengapresiasi kemampuan timnya dalam mengontrol permainan, bahkan mampu menekan pertahanan Bulgaria sejak babak pertama. Namun, ia mengakui timnya masih perlu meningkatkan efektivitas di sepertiga akhir lapangan.

    “Kami bisa bermain hingga sepertiga akhir lapangan. Kami mengontrol permainan, tetapi belum cukup tajam untuk menciptakan gol,” ujarnya.

    Pada menit-menit akhir, Herdman memasukkan pemain muda seperti Beckham Putra dan Dony Tri Pamungkas untuk menambah daya gedor. Ia melihat potensi besar dari para pemain muda tersebut yang masih perlu diasah.

    “Kami akan terus bekerja. Ada kemajuan malam ini dan kami akan terus meningkatkan kualitas tim,” ucap Herdman.
    Usai agenda FIFA Series ini, Timnas Indonesia akan kembali dipersiapkan untuk menghadapi turnamen berikutnya, yakni Piala AFF yang dijadwalkan berlangsung pada Juli hingga Agustus mendatang.