Category: Gaya Hidup & Budaya

  • Tim Kuasa Hukum Desak Hakim PN Lubuk Pakam Bebaskan Najwa

    Tim Kuasa Hukum Desak Hakim PN Lubuk Pakam Bebaskan Najwa

    DELI SERDANG,indeksnews.web.id/  – Tim kuasa hukum terdakwa Najwa Ananta dari Law Office Pangat & Associates mendesak majelis hakim Pengadilan Negeri Lubuk Pakam untuk membebaskan kliennya dari seluruh dakwaan dan tuntutan jaksa penuntut umum.

    Desakan tersebut disampaikan dalam nota pembelaan (pledoi) yang dibacakan dalam sidang pada Selasa (17/3/2026). Tim kuasa hukum terdiri dari Irfan Batubara, Imam Rusyadi Pangat, Fuad Said Nasution, Dian Putri Mandasari, serta Dedi Pranajaya.

    Perkara ini terdaftar dengan Nomor 1766/Pid.Sus/2025/PN Lbp dan berkaitan dengan tuntutan jaksa dalam register PDM-7588/L.2.14/Eoh.2/03/2026.

    Dalam persidangan, kuasa hukum yang diwakili Dedi Pranajaya dan Bagus Satrionota menilai dakwaan jaksa tidak disusun secara cermat serta tidak didukung oleh fakta-fakta persidangan.

    “Fakta persidangan sama sekali tidak menunjukkan adanya peran aktif terdakwa dalam tindak pidana narkotika. Bahkan dalam sejumlah putusan terkait, nama terdakwa tidak pernah disebut,” ujar Dedi.

    Ia juga menyoroti sejumlah saksi yang dicantumkan dalam dakwaan, namun tidak pernah dihadirkan maupun diperiksa di persidangan. Hal ini dinilai menunjukkan lemahnya pembuktian dari penuntut umum.

    Sementara itu, Bagus menyatakan tuduhan tindak pidana pencucian uang terhadap kliennya hanya didasarkan pada status terdakwa sebagai istri dari seorang yang masuk daftar pencarian orang (DPO).

    Menurutnya, seluruh aset yang dipersoalkan merupakan pemberian suami atau berasal dari nafkah yang diterima terdakwa sebagai ibu rumah tangga.

    “Tidak ada satu pun saksi yang mampu membuktikan bahwa terdakwa mengetahui atau patut menduga harta tersebut berasal dari kejahatan. Padahal unsur pengetahuan menjadi kunci dalam pembuktian pasal yang didakwakan,” jelasnya.

    Dalam analisis hukum yang disampaikan dalam pleidoi, tim kuasa hukum menyebut unsur Pasal 137 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika tidak terpenuhi, khususnya terkait adanya perbuatan aktif seperti mentransfer, menyamarkan, atau mengalihkan hasil kejahatan.

    Selain itu, mereka menegaskan bahwa tanpa pembuktian tindak pidana asal (predicate crime), tuduhan tindak pidana pencucian uang tidak dapat berdiri sendiri.

    Kuasa hukum juga menilai terdapat kejanggalan dalam surat tuntutan jaksa, termasuk pencantuman nama saksi yang tidak pernah hadir dan diperiksa di persidangan. Hal tersebut dinilai bertentangan dengan hukum acara pidana karena keterangan saksi harus disampaikan di bawah sumpah di persidangan agar sah sebagai alat bukti.

    “Jika saksi tidak pernah diperiksa di persidangan, maka keterangannya tidak dapat dijadikan alat bukti yang sah. Ini berimplikasi pada cacatnya konstruksi tuntutan,” kata Bagus.

    Lebih lanjut, tim penasihat hukum menilai penuntut umum tidak mampu merinci asal-usul aset yang disita serta tidak menjelaskan keterkaitannya dengan tindak pidana narkotika tertentu.

    Menurut Dedi, kronologi dalam dakwaan cenderung mengaitkan perkara ini dengan kasus lain yang telah diputus di Pengadilan Negeri Medan tanpa penjelasan konkret mengenai hubungan dengan terdakwa.

    “Dalam putusan-putusan tersebut tidak pernah disebut nama terdakwa. Namun dalam dakwaan, seolah-olah dikaitkan tanpa uraian yang jelas,” ujarnya.

    Berdasarkan fakta persidangan, lanjutnya, tidak terdapat minimal dua alat bukti yang sah untuk membuktikan keterlibatan terdakwa sebagaimana disyaratkan dalam hukum acara pidana.

    Atas dasar itu, tim kuasa hukum memohon majelis hakim membebaskan terdakwa dari seluruh dakwaan dan tuntutan, serta memulihkan hak-haknya.

    Dalam pleidoi tersebut juga disampaikan hal-hal yang meringankan, di antaranya terdakwa belum pernah dihukum, bersikap kooperatif selama persidangan, serta memiliki tanggung jawab sebagai ibu dari anak yang masih balita.

    Sidang putusan perkara ini dijadwalkan akan digelar dalam waktu dekat di PN Lubuk Pakam.

    Dalam persidangan terungkap, perkara ini berawal dari pengungkapan kasus peredaran narkotika jenis sabu di Medan pada Agustus 2024. Saat itu, dua pelaku, Fahrul Rozi dan Sugendren, ditangkap aparat saat hendak bertransaksi di kawasan Jalan Mongonsidi.

    Dari pengembangan kasus, polisi kemudian menangkap pihak lain, termasuk Bobby Trisuwanda, sementara seorang berinisial KE alias Sahrul masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

    Rangkaian perkara tersebut telah diputus di Pengadilan Negeri Medan. Namun, dalam putusan-putusan itu tidak terdapat penyebutan maupun keterlibatan Najwa Ananta.

    Kuasa hukum menilai, keterlibatan Najwa dalam perkara ini hanya dikaitkan dengan statusnya sebagai istri dari DPO, tanpa didukung bukti bahwa terdakwa mengetahui ataupun terlibat dalam tindak pidana narkotika maupun dugaan pencucian uang.

    “Itulah sebabnya kami katakan bahwa jaksa penuntut umum memanipulasi fakta persidangan dengan mencantumkan nama dua orang saksi yang tidak pernah dihadirkan, disumpah, dan diambil keterangannya,” pungkasnya.

  • Kajatisu Hadiri Buka Puasa Bersama KNPI Sumut, Perkuat Sinergi Berantas Korupsi

    Kajatisu Hadiri Buka Puasa Bersama KNPI Sumut, Perkuat Sinergi Berantas Korupsi

    Medan ,indeksnews.web.id/- Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Harli Siregar, menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DPD Sumatera Utara di Gedung Andaliman Hall, Jalan Sei Batanghari, Medan, Senin (16/3/2026).

    Dalam kesempatan tersebut, Ketua KNPI Sumatera Utara, Aldy Syahputra Siregar, menyampaikan apresiasi atas kinerja Kejatisu dalam penegakan hukum, khususnya pemberantasan tindak pidana korupsi. Ia menilai langkah-langkah yang dilakukan Kejaksaan telah memberikan dampak nyata melalui penyelamatan dan pengembalian kerugian keuangan negara serta aset negara.

    “Pemuda Sumatera Utara, khususnya keluarga besar KNPI, siap menjadi mitra strategis Kejatisu dalam mendukung penegakan hukum dan pemberantasan korupsi demi pembangunan daerah yang bersih dan transparan,” ujarnya dalam sambutan.

    Sementara itu, Kajatisu Harli Siregar mengapresiasi peran organisasi kepemudaan dalam mendukung upaya penegakan hukum dan pencegahan korupsi di Sumatera Utara. Menurutnya, kolaborasi antara aparat penegak hukum dan elemen pemuda merupakan langkah strategis dalam membangun budaya antikorupsi di tengah masyarakat.

    Ia juga berharap KNPI dapat berperan aktif dalam menyosialisasikan nilai-nilai integritas serta mendorong partisipasi masyarakat dalam mengawasi program pembangunan, termasuk dalam pencegahan tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan narkoba.

    “Bulan Ramadan adalah momentum refleksi untuk mengukuhkan komitmen bersama. Melalui sinergi antara Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan KNPI, kita harapkan dapat memperkuat gerakan kolektif dalam mewujudkan Sumatera Utara yang lebih bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi,” tegasnya.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat, di antaranya Anggota DPR RI Delia Pratiwi Sitepu, Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian, serta pengurus KNPI Kota Medan dan para undangan lainnya.

    Acara berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan, sekaligus memperkuat komitmen lintas sektor dalam mendukung upaya penegakan hukum di Sumatera Utara.

  • Sambut Idul Fitri 1447 H, PAC IPK Medan Deli Perkuat Soliditas Kader Lewat Berbagi Berkah

    Sambut Idul Fitri 1447 H, PAC IPK Medan Deli Perkuat Soliditas Kader Lewat Berbagi Berkah

    MEDAN,indeksnews.web.id/  – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pemuda Karya (IPK) Medan Deli menggelar kegiatan sosial berbagi ratusan paket sembako kepada kader ranting dan sub ranting, Senin (16/3/2026).

    Kegiatan yang berlangsung di Bascam IPK Medan Deli, Medan ini dihadiri ratusan kader dari berbagai wilayah Kecamatan Medan Deli. Para kader menerima langsung bantuan sembako yang diserahkan oleh Ketua PAC IPK Medan Deli, Wiwid Widodo.

    Dalam kegiatan tersebut, Wiwid Widodo didampingi Sekretaris Sahat Marpaung serta Bendahara Umum Gunawan Damanik.

    Ketua PAC IPK Medan Deli Wiwid Widodo menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk solidaritas dan rasa setia kawan antar pengurus dan kader IPK, mulai dari tingkat ranting hingga sub ranting.

    “Ini sebagai bentuk solidaritas dan kebersamaan antar kader IPK di Medan Deli. Kami ingin memastikan seluruh kader tetap solid dan saling mendukung,” ujarnya.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader ranting yang selama bulan Ramadan 1447 H aktif melaksanakan kegiatan sosial, seperti membantu kaum dhuafa melalui program Jumat Barokah serta berbagi takjil di berbagai wilayah Medan Deli.

    “Saya berterima kasih kepada seluruh kader yang telah berkontribusi dalam kegiatan sosial selama Ramadan. Saya berharap kesolidan ini terus terjaga dan semakin berkembang,” tambahnya.

    Menurutnya, kekompakan kader menjadi kunci agar IPK tetap eksis dan semakin dicintai masyarakat sebagai organisasi kepemudaan.

    Dalam kesempatan yang sama, Ketua Ranting Mabar Engsel turut menyampaikan bahwa kegiatan berbagi sembako ini merupakan agenda rutin yang terus dilakukan oleh IPK Medan Deli.

    “Kegiatan ini rutin kami lakukan. Siapapun pemimpin PAC kami, kami akan tetap solid, bersatu, dan terus mendukung IPK,” ujarnya singkat.

    Kegiatan ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan antar kader, tetapi juga meningkatkan kepedulian sosial serta memperkuat peran IPK di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Medan Deli.

  • Viral Sampah Berserakan di Jalan Pondok Rawa, Kades Sampali Gerak Cepat Lakukan Pembersihan

    Viral Sampah Berserakan di Jalan Pondok Rawa, Kades Sampali Gerak Cepat Lakukan Pembersihan

    Viral Sampah Berserakan di Jalan Pondok Rawa, Kades Sampali Gerak Cepat Lakukan Pembersihan

    DELI SERDANG – Tumpukan sampah yang berserakan di Jalan Pondok Rawa, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, sempat viral di media sosial pada Minggu (15/3/2026) pagi.

    Kondisi tersebut menimbulkan keresahan bagi warga dan para pengguna jalan yang melintas, lantaran sampah menumpuk dan mengganggu kenyamanan serta kebersihan lingkungan sekitar.

    Viralnya peristiwa ini memicu beragam reaksi masyarakat. Sejumlah warga menduga sampah tersebut sengaja diserakkan oleh oknum tidak bertanggung jawab yang kesal dengan kebiasaan sebagian orang menjadikan lokasi itu sebagai tempat pembuangan sampah dari luar wilayah.

    Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Sampali, M Ruslan, langsung mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama pihak terkait untuk membersihkan tumpukan sampah di lokasi tersebut.

    “Kami langsung turun ke lapangan bersama pihak kecamatan dan dinas terkait untuk membersihkan sampah yang sempat viral di Jalan Pondok Rawa. Ini bentuk tanggung jawab kami agar lingkungan tetap bersih dan masyarakat tidak lagi terganggu,” ujar M Ruslan, Senin (16/3/2026).

    Proses pembersihan dilakukan dengan melibatkan alat berat dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Deli Serdang. Selain itu, pengangkutan sampah juga dibantu menggunakan gerobak dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Sampali beserta perangkat desa, Kasi Kebersihan Kecamatan Percut Sei Tuan bersama anggota, serta perwakilan dari dinas terkait.

    M Ruslan menegaskan bahwa Pemerintah Desa Sampali akan terus berupaya menjaga kebersihan lingkungan dan mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama di lokasi yang bukan merupakan tempat pembuangan resmi.

    “Kami berharap masyarakat dapat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Jangan membuang sampah sembarangan apalagi menjadikannya sebagai tempat pembuangan liar karena dampaknya bisa merugikan banyak pihak,” tegasnya.

  • Pemuda Pancasila Medan Sunggal Tak Pernah Lelah Berbagi, Ratusan Warga Terima Takjil dan Sembako di Ramadhan 1447 H

    Pemuda Pancasila Medan Sunggal Tak Pernah Lelah Berbagi, Ratusan Warga Terima Takjil dan Sembako di Ramadhan 1447 H

    MEDAN ,indeksnews.web.id/- Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah terus ditunjukkan jajaran PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Sunggal. Berbagai kegiatan sosial digelar secara berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

    Setelah sebelumnya membagikan takjil di kawasan Simpang Manhattan serta menggelar buka puasa bersama di markas organisasi, kegiatan serupa kembali dilaksanakan pada Senin (16/03/2026) dengan penuh kehangatan.

    Bertempat di Kantor Sekretariat PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Sunggal di Jalan Sunggal, ratusan pengguna jalan dan warga sekitar kembali merasakan berkah Ramadhan melalui pembagian takjil dan paket sembako.

    Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung Ketua PAC Pemuda Pancasila Medan Sunggal, Aidil Anhar, didampingi Sekretaris Timbul Simanjuntak dan Bendahara Jimmy, serta diikuti oleh jajaran pengurus dan kader.

    Sejak sore hari, para pengurus dan anggota tampak antusias turun langsung ke lapangan membagikan paket takjil kepada para pengguna jalan yang melintas di sekitar kawasan Sunggal.

    Selain itu, paket sembako juga disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian di tengah suasana Ramadhan yang penuh berkah.

    Aidil Anhar mengatakan, kegiatan berbagi ini merupakan komitmen organisasi untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

    “Ramadhan adalah bulan yang mengajarkan kita tentang kepedulian dan kebersamaan. Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, terutama bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.

    Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya sekadar memberikan bantuan, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan antara organisasi dan masyarakat.

    “Kami ingin Pemuda Pancasila Medan Sunggal selalu menjadi bagian dari masyarakat. Selama Ramadhan ini, kami berkomitmen untuk terus menebar kebaikan,” tambahnya.

    Usai pembagian takjil dan sembako, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama di kantor PAC. Suasana penuh keakraban terlihat saat pengurus, kader, dan masyarakat duduk bersama menikmati hidangan berbuka.

    Momentum tersebut menjadi gambaran bahwa Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga memperkuat tali silaturahmi serta menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama.

    Melalui kegiatan sosial yang dilakukan secara konsisten ini, PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Sunggal berharap semangat berbagi terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga nilai kebersamaan dan solidaritas semakin kuat, khususnya di bulan suci Ramadhan yang penuh rahmat dan keberkahan. (AVID)

  • Rommy Van Boy Pastikan Akses Kesehatan Warga Medan

    Rommy Van Boy Pastikan Akses Kesehatan Warga Medan

    Medan,indeksnews.web.id/  – Anggota DPRD Kota Medan, Rommy Van Boy, menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh masyarakat di Medan dapat mengakses layanan kesehatan secara mudah, merata, dan tanpa diskriminasi.

    Menurut Rommy, hak atas kesehatan merupakan bagian penting dalam mewujudkan program Universal Health Coverage (UHC) yang tengah dijalankan oleh Pemerintah Kota Medan sebagai bentuk pemerataan layanan publik di bidang kesehatan.

    Hal tersebut disampaikan Rommy saat melaksanakan sosialisasi Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Lapangan Peraga, Jalan Karya Sejati, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Minggu (15/3/2026).

    “Pemerintah Kota Medan saat ini sudah menerapkan sistem UHC. Artinya, masyarakat cukup menunjukkan KTP untuk memperoleh layanan berobat gratis di fasilitas kesehatan,” ujar politisi dari Partai Golkar tersebut.

    Meski demikian, Rommy mengakui implementasi program tersebut di lapangan belum sepenuhnya berjalan optimal. Ia menilai masih banyak masyarakat yang belum memahami mekanisme program, termasuk kendala administrasi saat hendak mengakses layanan kesehatan.

    “Di sinilah peran kami sebagai wakil rakyat. Kami dipilih bukan untuk duduk di belakang meja, tetapi turun langsung membantu masyarakat,” jelasnya.

    Rommy juga menilai keberhasilan program UHC tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga kesiapan serta partisipasi aktif masyarakat.

    Karena itu, ia mengingatkan warga agar memastikan data kependudukan mereka valid sehingga tidak mengalami kendala saat mengakses layanan kesehatan.

    “Kesalahan kecil pada KTP atau Kartu Keluarga bisa membuat pelayanan tersendat. Karena itu saya mengimbau bapak dan ibu segera memeriksa data kependudukannya. Jika ada kesalahan segera diperbaiki,” katanya.

    Untuk membantu masyarakat, Rommy juga membentuk tim Sahabat Rommy Van Boy yang bertugas membantu warga dalam pengurusan administrasi kependudukan, pendampingan ke puskesmas maupun rumah sakit, hingga menyediakan layanan ambulans gratis bagi warga yang membutuhkan.

    “Semua layanan ini gratis. Kami ingin memastikan tidak ada warga Medan yang kesulitan berobat hanya karena persoalan biaya atau birokrasi,” ucapnya yang disambut tepuk tangan warga.

    Dalam kesempatan tersebut, Rommy juga menyoroti laporan terkait adanya rumah sakit yang masih menolak pasien dengan alasan keterbatasan tempat tidur atau tingginya tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR).

    “Saya mendorong Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan agar menindak tegas rumah sakit yang menolak pasien tanpa alasan yang jelas,” tegasnya.

    Pada sesi dialog, sejumlah warga turut menyampaikan keluhan terkait pelayanan BPJS Kesehatan di tingkat puskesmas yang dinilai masih berbelit-belit. Warga mengaku kerap diarahkan ke berbagai instansi tanpa kejelasan penyelesaian.

    Menanggapi hal itu, Rommy berjanji akan menindaklanjuti keluhan tersebut kepada Dinas Kesehatan Kota Medan serta BPJS Kesehatan. Ia juga meminta petugas puskesmas agar lebih responsif dan tidak mempersulit masyarakat dalam proses pelayanan.

    “Semua warga memiliki hak yang sama atas layanan kesehatan. Jangan sampai masyarakat kecil merasa dipersulit hanya karena persoalan administrasi,” imbuhnya.

    Selain persoalan kesehatan, Rommy juga menyinggung sejumlah kebutuhan dasar masyarakat seperti perbaikan drainase dan penerangan jalan yang dinilai turut memengaruhi kualitas hidup warga.

    “Partai Golkar hadir untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Karena itu, jangan lupakan Partai Golkar,” kata Rommy.

    Kegiatan sosialisasi Perda Sistem Kesehatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kecamatan Medan Polonia, unsur kelurahan, serta tokoh pemuda dan tokoh masyarakat setempat.

  • Buka Puasa Bersama Insan Pers, Kajati Sumut Ajak Media Tebar Kebaikan dan Perangi Hoaks

    Buka Puasa Bersama Insan Pers, Kajati Sumut Ajak Media Tebar Kebaikan dan Perangi Hoaks

    TOPINFORMASI. MEDAN – Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) Dr. Harli Siregar, SH, MH menggelar kegiatan buka puasa bersama insan pers di lingkungan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dalam rangka mempererat silaturahmi pada bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

    Kegiatan yang berlangsung di aula Kantor Kejati Sumut, Jalan A.H. Nasution, Medan, pada Rabu (11/3/2026) tersebut dihadiri oleh Wakil Kepala Kejati Sumut, Ketua PWI Sumatera Utara Farianda Putra Sinik, Ketua SMSI Sumatera Utara Erris J. Napitupulu, Ketua Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Sumut Irfandi, serta ratusan undangan dari berbagai organisasi pers dan media.

    Dalam sambutannya, Kajati Sumut Harli Siregar menyampaikan bahwa momentum Ramadhan, khususnya kegiatan buka puasa bersama, merupakan kesempatan yang baik untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat hubungan antara Kejaksaan dan insan pers.

    Menurutnya, hubungan yang harmonis antara lembaga penegak hukum dan media sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Pers memiliki peran strategis sebagai pilar keempat demokrasi yang berfungsi menyampaikan informasi secara objektif, berimbang, serta menjadi kontrol sosial di tengah masyarakat.

    “Pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat, termasuk mengenai kinerja Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Karena itu, sinergi antara Kejaksaan dan media harus terus dijaga dengan baik,” ujar Harli.

    Dalam kesempatan tersebut, Harli juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam penyebaran informasi. Ia berharap insan pers selalu mengedepankan prinsip verifikasi atau tabayyun sebelum menyampaikan suatu berita kepada publik.

    Mengusung tema “Menebar Kebaikan dan Menjauhi Hoaks”, Harli menegaskan bahwa penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks dapat merugikan banyak pihak serta berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

    “Dalam menyampaikan berita, penting untuk melakukan check and recheck serta konfirmasi agar informasi yang disampaikan benar dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

    Ia juga menegaskan bahwa kebebasan pers merupakan hal yang dijamin di Negara Kesatuan Republik Indonesia dan tidak boleh dibungkam. Namun demikian, kebebasan tersebut harus dijalankan secara bertanggung jawab sesuai dengan kode etik jurnalistik.

    Pada kesempatan yang sama, Harli mengungkapkan rencana Kejati Sumut untuk mendorong peningkatan kompetensi wartawan yang bertugas meliput di lingkungan Kejaksaan melalui program Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

    “Kami berencana menggagas pelaksanaan UKW bagi rekan-rekan wartawan yang bertugas di Kejati Sumut. Minimal satu kelas, bahkan jika memungkinkan hingga lima kelas. Ini untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing wartawan,” jelasnya.

    Program tersebut diharapkan mampu melahirkan wartawan yang profesional sehingga informasi mengenai kinerja Kejaksaan dapat tersampaikan kepada masyarakat secara akurat dan berkualitas.

    Harli juga menegaskan telah menginstruksikan seluruh jajaran di Kejati Sumut agar terbuka dalam memberikan informasi kepada media selama sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    “Informasi adalah hak publik. Karena itu jajaran Kejati Sumut harus terbuka kepada media, dan selanjutnya rekan-rekan pers dapat menyajikannya kepada masyarakat sesuai dengan kaidah serta kode etik jurnalistik,” ujarnya.

    Menutup sambutannya, Harli Siregar mengucapkan terima kasih kepada seluruh insan pers yang telah hadir dalam kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin menjelang Hari Raya Idul Fitri.

    “Saya juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh rekan-rekan media. Dalam waktu sekitar 10 hari ke depan kita akan menyambut Hari Raya Idul Fitri, semoga kita semua diberikan kesehatan dan keberkahan,” pungkasnya.

    Sebelumnya, Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik mengapresiasi kegiatan buka puasa bersama yang digelar Kejati Sumut.

    “Selama lima tahun masa jabatan saya, baru Pak Harli Siregar yang mengundang kami para insan pers berbuka puasa bersama,” tuturnya.

    Dalam kegiatan tersebut, Kajati Sumut bersama Ketua PWI Sumut dan Ketua Forwaka Sumut juga menyerahkan bingkisan secara simbolis kepada perwakilan anak yatim, sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan.

    Hara O.P.Sihombing

  • Forwaka Sumut Gelar Safari Ramadhan, Santuni Anak Yatim Piatu di Kejati Sumut

    Forwaka Sumut Gelar Safari Ramadhan, Santuni Anak Yatim Piatu di Kejati Sumut

    TOPINFORMASI. MEDAN – Forum Wartawan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Forwaka Sumut) menggelar kegiatan Safari Ramadhan 1447 H/2026 M dengan menyantuni anak yatim piatu di sela acara buka puasa bersama dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) dan para insan pers.

    Kegiatan tersebut berlangsung di Adhyaksa Hall Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Jalan AH Nasution No. 1 C, Medan, pada Rabu (11/3/2026).

    Santunan kepada anak yatim piatu diserahkan langsung oleh Kajati Sumut Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum, didampingi Wakajati Sumut Abdullah Noer Deny, S.H., M.H, Ketua Forwaka Sumut Irfandi, Ketua PWI Sumut Farianda Sinik, Ketua SMSI Sumut Erris J. Napitupulu, serta Ketua JMSI Sumut Rianto, S.H.

    Ketua Forwaka Sumut Irfandi, didampingi Sekretaris Tengku Andry Pratama dan Bendahara Awaludin Syah Putra Lubis, menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadhan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan amal ibadah dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan.

    “Kegiatan ini kerap kita lakukan setiap tahun di bulan suci Ramadhan untuk menjalin silaturahmi serta mempererat persaudaraan dengan meningkatkan amal, ibadah, dan sedekah,” ungkap Irfandi.

    Ia menambahkan, rangkaian kegiatan Safari Ramadhan Forwaka Sumut tidak hanya berhenti pada santunan anak yatim, tetapi juga akan dilanjutkan dengan kegiatan sosial lainnya.

    “Setelah kegiatan penyantunan anak yatim piatu ini, dalam waktu dekat Forwaka Sumut juga akan memberikan santunan ke beberapa panti asuhan serta membagikan takjil kepada pengguna jalan yang tidak sempat berbuka di rumah,” jelasnya.

    Irfandi juga mengapresiasi dukungan dari Kajati Sumut Dr. Harli Siregar beserta jajaran yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan sosial tersebut.

    “Saya sangat mengapresiasi Kajati Sumut dan para pengurus yang telah mendukung serta menyukseskan kegiatan positif, khususnya kegiatan sosial yang dibuat oleh Forwaka Sumut di bulan penuh berkah ini,” tutup Irfandi.

    Hara O.P.Sihombing

  • Kasat Narkoba Polres Labuhan Batu Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Kurang Mampu

    Kasat Narkoba Polres Labuhan Batu Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Kurang Mampu

    Labuhanbatu Utara | Topinformasi – Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Kasat Narkoba Polres Labuhan Batu, AKP Hardiyanto SH MH, yang akrab disapa Pak Didot. Ia menyalurkan bantuan sembako kepada warga kurang mampu di Desa Sukarame Baru, Kecamatan Kualuh Hulu, Aek Kanopan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Rabu (11/3/2026).

    Dalam kegiatan sosial tersebut, AKP Hardiyanto memberikan bantuan sembako kepada delapan keluarga yang membutuhkan. Bantuan yang disalurkan berupa beras, minyak goreng, dan mie instan.

    AKP Hardiyanto mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri, khususnya Polres Labuhan Batu, kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.
    “Bantuan sembako ini saya bagikan sebagai bentuk kepedulian Polri, khususnya Polres Labuhan Batu, kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Hardiyanto.

    Ia menambahkan, kegiatan sosial ini juga merupakan bagian dari upaya Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan.

    “Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga yang membutuhkan,” jelasnya.

    Menurutnya, kehadiran Polri di tengah masyarakat juga sebagai bentuk dukungan agar warga tetap semangat dan optimis dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
    “Semoga dengan kegiatan sosial ini hubungan antara masyarakat dan Polri semakin erat ke depannya,” tambah Hardiyanto.

    Sementara itu, Tatok, salah seorang warga penerima bantuan, mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian atas kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

    Ia juga menyampaikan harapan agar Kapolres Labuhan Batu AKBP Wahyu Endrajaya SIK MSi serta Kasat Narkoba AKP Hardiyanto SH MH selalu diberikan kesuksesan dalam menjalankan tugas.

    “Terima kasih banyak kepada Bapak Kapolres Labuhan Batu dan Bapak Kasat Narkoba Polres Labuhan Batu atas bantuan sembako yang diberikan kepada kami,” ungkapnya.

  • Masyarakat Gunung Rante Minta PD IWO Batubara Dampingi dan Kawal Pengaduan Lapangan Bola Kaki Jadi Gedung KDMP

    Masyarakat Gunung Rante Minta PD IWO Batubara Dampingi dan Kawal Pengaduan Lapangan Bola Kaki Jadi Gedung KDMP


    Batubara. TOPINFORMASI-‎Pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di lahan lapangan bola kaki disoal masyarakat Desa Gunung Rante Kecamatan Talawi Kabupaten Batubara.

    ‎Untuk membatalkan pembangunan dan mengembalikan fungsinya sebagai lapangan bola kaki, ‎kelompok Masyarakat Gunung Rante Peduli Lapangan Bola Kaki (MGR-PLBK) menyurati PD Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Batubara, Senin 9/3/2026.

    ‎Joan Silalahi, mewakili masyarakat mengatakan, mereka ingin IWO mengawal dan mendampingi mereka dalam pengaduan ke Komisi 1 DPRD Batu Bara untuk dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP).

    ‎”Adapun keberatan kami adalah, pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang dilaksanakan di lapangan bola kaki di Desa Gunung Rante yang dinilai tidak  tepat  lokasinya,” terang Joan didampingi 5 warga desa.

    ‎Sebab, lapangan bola kaki tersebut merupakan fasilitas sosial  yang digunakan untuk sarana olahraga sehari hari masyarakat.

    ‎Joan menegaskan, areal lapangan bola kaki  tersebut merupakan swadaya masyarakat, “bukan aset Desa” tegasnya.

    ‎Untuk menguatkan bukti keberatan masyarakat, Joan mengatakan hingga saat ini telah ada 101 tandatangan.

    ‎”Sudah ada 101 tandatangan warga yang menyatakan keberatan pengalihan lapangan bola kaki menjadi gedung KDMP. Bahkan masih akan bertambah lagi masyarakat yang mengatakan keberatan atas pembangunan KDMP diatas lapangan bola kaki di desa kami,” kata Joan.

    ‎Selain memberikan tandatangan keberatan, dikatakan Joan, warga desa telah memasang spanduk dengan judul ‘tanah lapang ini bukan aset desa dan bukan milik pemerintah. Melainkan milik masyarakat desa Gunung Rante. Hasil swadaya orang tua orang tua masyarakat Gunung Rante zaman dulu’.ucap Joan.

     

    Informasi yang dihimpun media TOPINFORMASI Senin 9/3/2026 bahwa sebelumnya, diduga Kepala Desa Gunung Rante akan mengontrakkan lapangan bola kaki Gunung Rante untuk lokasi pembibitan kelapa sawit, namun mendapat penolakan dari masyarakat. (dr)