Author: Admin Utama

  • Choking : Gercep Walikota Soal Siswa Panca Budi Cuma Omon-omon

    Choking : Gercep Walikota Soal Siswa Panca Budi Cuma Omon-omon

    MEDAN ,indeksnews.web.id/- Jurnalis senior Choking Susilo Sakeh angkat bicara terkait siswa SMP Panca Budi Medan yang sempat dilarang ikut ujian karena menunggak uang sumbangan pembinaan pendidikan (SPP). Dia menilai respon cepat Walikota Medan memerintahkan bawahannya mengecek perihal tunggakan murid tersebut cuma omon omon belaka.

     

    “Berarti gercepnya Walikota Rico Waas kemarin tak menyelesaikan masalah si anak yang menunggak SPP. Jadi turun tangannya Walikota itu untuk apa? Buktinya orang tua murid masih terus ditagih dan disuruh buat pernyataan untuk segera melunasi tunggakan. Saya pikir Walikota ada bantu (melunasi),” sebut Choking, usai mendengar langsung curahan hati orang tua siswa, Robby Cahyadi, Jumat (07/05/2026) di Kede Kopi dekat Masjid Aljihad Jalan Abdullah Lubis, Medan.

     

    Mantan Ketua Panwaslu Sumut (sekarang Bawaslu) ini juga mengatakan, Walikota dan pihak sekolah harusnya membantu mencarikan solusi.

     

    ” Sekolah dan Walikota harusnya dapat membantu mencari solusi bagi pemenuhan hak atas pendidikan terhadap para siswanya yang orangtuanya sedang kesulitan secara ekonomi,” ucap Choking.

     

    Jika ternyata orangtua siswa tersebut tidak bisa melunasi uang SPP beberapa bulan karena ketidakmampuannya, maka hal ini harusnya dibicarakan baik-baik. “Sekolah juga harusnya bisa berkoordinasi dengan pengawas sekolah dan Dinas Pendidikan setempat agar mencarikan jalan keluar,”ujar Choking lagi.

     

    Selain itu, pihak sekolah juga bisa berkomunikasi dengan para orangtua lainnya melalui komite sekolah sehingga bisa dicarikan solusi. “Misalnya dengan mencarikan orangtua asuh atau bantuan beberapa orangtua yang mampu melalui program subsisi silang untuk siswa yang orangtuanya sedang kesulitan secara ekonomi,” tutur Choking.

     

    Untuk diketahui, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, disiarkan langsung turun tangan menindaklanjuti persoalan siswa yang tidak bisa ikut ujian sekolah karena menunggak uang SPP.

     

    Rico akan mendiskusikan hal tersebut dengan jajarannya agar siswa yang dimaksud bisa ikut ujian. Pihaknya juga meminta agar semua jajarannya untuk memeriksa keadaan siswa di wilayah masing-masing.

     

    Rico juga menginformasikan, dari hasil penelusuran pihaknya ke SMP Swasta Panca Budi Jalan Gatot Subroto Medan, telah didapati kata sepakat antara pihak sekolah dengan orang tua siswa. Intinya, siswa yang sempat dilarang ikut ujian diperbolehkan ujian.

     

    Sebelumnya, diinformasikan bahwa seorang siswa SMP Panca Budi Kelas 9 Reguler 3, MRC, diberita disamarkan menjadi Dian, dilarang ikut ujian karena menunggak uang sekolah. Pihak sekolah melarang MRC ujian meski orang tua sudah mengajukan permohonan keringanan mencicil tunggakan.

     

    “Sampai semalam saya terus diteleponi guru SMP Pancabudi untuk datang ke sekolah dan buat surat pernyataan terkait pelunasan uang SPP anak saya. Padahal sudah saya bilang Senin (11/05/2026) mau datang ke sekolah. Kalau saya ada uang, sudah pasti saya cicil. Tapi sampai sekarang, memang belum ada,”ucap Robby sambil menundukkan kepala.

     

    Dia juga menambahkan, respon Walikota Medan terhadap tunggakan SPP anaknya, belum memberikan solusi berarti. Dia tetap dikejar untuk membuat pernyataan segera melakukan pelunasan.

     

    Sementara manajemen Perguruan Panca Budi mengaku tetap berkomitmen terhadap hak anak untuk mendapatkan pendidikan. “Perguruan Panca Budi senantiasa menjunjung tinggi hak dasar siswa untuk mendapatkan pendidikan dan mengikuti evaluasi belajar (ujian). Kami tegaskan bahwa kebijakan sekolah tidak pernah bermaksud memutus akses ujian siswa semata-mata karena kendala finansial,”demikian rilis resmi Kordinator Panca Budi, Ronny Irwanto SS Mpd, Selasa (05/05/2026).

     

    Panca Budi juga menuliskan bahwa sekolah memiliki prosedur standar operasional (SOP) yang memberikan dispensasi bagi keluarga yang memiliki kendala dalam pelunasan SPP. Siswa diperbolehkan mengikuti ujian sepenuhnya apabila orang tua/wali murid hadir ke sekolah untuk memberikan Surat Pernyataan atau komitmen penyelesaian administrasi. Hal ini merupakan bentuk komunikasi dan tanggung jawab bersama antara pihak sekolah dan orang tua.

     

    “Kami tetap membuka pintu komunikasi seluas-luasnya bagi orang tua siswa yang bersangkutan untuk menyelesaikan kendala administrasi ini secara kekeluargaan agar siswa dapat kembali fokus mengikuti kegiatan akademik,” tulis Ronny. (rel)

  • Usai Apel, Kalapas Lhokseumawe Gandeng BNN dan Polres Razia Kamar Warga Binaan

    Usai Apel, Kalapas Lhokseumawe Gandeng BNN dan Polres Razia Kamar Warga Binaan

    Lhokseumawe,indeksnews.web.id/- Kepala Lapas Kelas IIA Lhokseumawe, Wahyu Prasetyo, mengajak Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Lhokseumawe dan Polres Lhokseumawe melakukan razia kamar hunian warga binaan usai pelaksanaan apel dan ikrar perang terhadap penyalahgunaan handphone ilegal, narkoba, serta penipuan di lingkungan lapas, Jumat (08/05/2026).

    Kegiatan apel digelar di halaman Lapas Kelas IIA Lhokseumawe dan diikuti jajaran petugas pemasyarakatan bersama aparat penegak hukum lainnya.

    Dalam amanatnya, Wahyu Prasetyo menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba, handphone ilegal, dan praktik penipuan bukanlah persoalan kecil yang dapat dibiarkan terjadi di lingkungan pemasyarakatan.

    “Jangan pernah berpikir bahwa narkoba, handphone ilegal, dan penipuan adalah persoalan kecil. Hari ini kita berdiri bukan hanya untuk mengucap ikrar, tetapi untuk memastikan bahwa pemasyarakatan benar-benar menjadi tempat pembinaan, bukan tempat berkembangnya pelanggaran,” tegasnya.

    Ia juga menekankan bahwa lembaga pemasyarakatan harus menjadi simbol harapan dan perubahan bagi warga binaan, bukan ruang gelap yang dipenuhi berbagai penyimpangan.

    Menurutnya, integritas petugas serta kesadaran warga binaan menjadi benteng utama dalam menjaga marwah institusi pemasyarakatan.

    Sementara itu, Kepala BNN Kota Lhokseumawe, Werdha Susetyo, memberikan apresiasi terhadap langkah tegas yang dilakukan pihak lapas.

    “Apa yang dilakukan hari ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah bentuk keberanian institusi untuk membersihkan diri dan menunjukkan kepada masyarakat bahwa perang melawan narkoba benar-benar dijalankan,” ujarnya.

    Menurutnya, komitmen dalam memberantas narkoba harus terus dijaga melalui keberanian, konsistensi, dan ketegasan seluruh pihak.

    Usai apel, petugas gabungan langsung melakukan razia ke sejumlah kamar hunian warga binaan. Selain itu, dilakukan pula tes urine terhadap narapidana maupun petugas lapas sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan penyalahgunaan barang terlarang.

  • Ditreskrimsus Polda Sumut Ungkap Penyelundupan Solar Subsidi Ilegal, Dua Truk Diamankan

    Ditreskrimsus Polda Sumut Ungkap Penyelundupan Solar Subsidi Ilegal, Dua Truk Diamankan

    MEDAN ,indeksnews.web.id/- Tim Tipidter Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan dan niaga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi tanpa izin atau ilegal.

    Kabid Humas Polda Sumut, Ferry Walintukan, mengatakan dari pengungkapan tersebut petugas mengamankan dua unit truk yang membawa BBM jenis solar subsidi ilegal.

    “Dari pengungkapan itu personel melakukan penindakan hukum dengan mengamankan dua unit truk pengangkut BBM jenis solar subsidi ilegal,” ujar Ferry, Jumat (8/5/2026) malam.

    Ia menjelaskan, penindakan dilakukan di dua lokasi berbeda yakni SPBU Takari di Jalan Yos Sudarso, Lalang, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi dan SPBU Tambangan di Jalan Soekarno-Hatta, Tambangan Hulu, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi pada Selasa (5/5/2026) dini hari.

    Menurut Ferry, truk pertama yang diamankan membawa BBM jenis solar subsidi sekitar 4 ton dan dikemudikan oleh Herman, warga Sidimpuan.

    Sementara itu, truk kedua yang telah dimodifikasi membawa sekitar 1,4 ton solar subsidi ilegal. Kendaraan tersebut dikemudikan Eko bersama kernetnya, Roni Anggara.

    “Modus operandi yang digunakan para pelaku yakni memanfaatkan 29 barcode dan tujuh plat nomor polisi palsu untuk memperoleh BBM subsidi secara ilegal,” jelasnya.

    Dari hasil pemeriksaan awal, BBM solar subsidi tersebut rencananya akan dikirim ke sebuah gudang milik Gerson Siringo-ringo alias MR Jack yang berada di Desa Sei Bulu, Pasar Bengkel, Kabupaten Serdang Bedagai.

    Saat ini, kedua truk beserta para sopir telah diamankan di Mapolda Sumut guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

    “Penyidik masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap dan menangkap pelaku lainnya yang terlibat dalam jaringan ini,” pungkas Ferry.

  • Pemko Tanjungbalai Raih Penghargaan BBPSU atas Revitalisasi Bahasa Melayu Dialek Tanjungbalai

    Pemko Tanjungbalai Raih Penghargaan BBPSU atas Revitalisasi Bahasa Melayu Dialek Tanjungbalai

    TANJUNGBALAI ,indeksnews.web.id/ – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai bersama Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai menerima piagam penghargaan dari Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara atas kontribusi dalam revitalisasi Bahasa Melayu Dialek Tanjungbalai dan pelaksanaan program Penguatan Kompetensi Berbahasa Daerah (PKBD).

    Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan Penguatan Kompetensi Berbahasa Daerah bagi guru utama Bahasa Melayu Dialek Tanjungbalai dalam program revitalisasi bahasa daerah di Sumatera Utara yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai, Jumat (8/5/2026).

    Piagam penghargaan kepada Pemko Tanjungbalai diterima langsung Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, sedangkan penghargaan untuk Dinas Pendidikan diterima Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai Bukhori Ginting Suka.

    Penghargaan diserahkan Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara yang diwakili Ketua Tim Pelindungan Bahasa dan Sastra, Agus Bambang Hermanto.

    Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina menyampaikan apresiasi atas program revitalisasi bahasa daerah tersebut. Ia menegaskan pentingnya menjaga Bahasa Melayu Dialek Tanjungbalai sebagai identitas budaya daerah.

    Menurutnya, saat ini Bahasa Melayu Dialek Tanjungbalai hanya digunakan di tiga kecamatan dari total enam kecamatan yang ada di Kota Tanjungbalai.

    “Pelestarian bahasa daerah harus menjadi perhatian bersama agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman,” ujarnya.

    Fadly juga berpesan kepada para guru utama peserta PKBD agar mengikuti kegiatan dengan serius serta mampu membiasakan penggunaan Bahasa Melayu Dialek Tanjungbalai kepada siswa tingkat SD dan SMP di lingkungan sekolah.

    Sementara itu, Agus Bambang Hermanto menyampaikan apresiasi kepada Pemko Tanjungbalai atas dukungan dan sambutan positif terhadap pelaksanaan program revitalisasi bahasa daerah tersebut.

    Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan masyarakat dapat terus terjalin demi menjaga kelestarian bahasa daerah sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.

  • LLDIKTI Wilayah I Sumut Tegaskan Penyaluran KIP Kuliah Sesuai Juknis

    LLDIKTI Wilayah I Sumut Tegaskan Penyaluran KIP Kuliah Sesuai Juknis

    MEDAN – LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara menegaskan bahwa proses penyaluran beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di Sumatera Utara telah berjalan sesuai petunjuk teknis dan ketentuan yang berlaku.

    Penegasan itu disampaikan Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara, Saiful Anwar Matondang, menyusul mencuatnya informasi terkait pemanggilan dirinya oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) pada 27 April 2026 lalu.

    Saat diwawancarai wartawan pada Jumat (8/5/2026), Saiful membenarkan dirinya dimintai keterangan oleh Kejatisu terkait penyaluran beasiswa KIP Kuliah di Sumut.
    “Benar, saya dipanggil untuk memberikan bahan keterangan dan data terkait penyaluran beasiswa KIP di Sumatera Utara,” ujarnya.

    Di hadapan pihak kejaksaan, Saiful menjelaskan mengenai mekanisme penerima hingga penyaluran beasiswa KIP kepada sebanyak 5.048 mahasiswa yang tersebar di 165 perguruan tinggi di Sumatera Utara.

    Menurutnya, seluruh proses telah dilaksanakan sesuai aturan dan petunjuk teknis yang berlaku, termasuk peran dan kewenangan LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara dalam pengelolaan administrasi program tersebut.

    Ia menerangkan, berdasarkan petunjuk teknis dari Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kepala LLDIKTI membentuk Tim Pengelola Beasiswa KIP Kuliah yang terdiri dari tiga orang staf dari Tim Kerja Akademik Kemahasiswaan serta Tim Kerja Sistem Informasi dan Data.

    Tim tersebut bertugas sebagai penanggung jawab data, pengelola data PDDIKTI, dan operator tetap KIP Kuliah.
    “LLDIKTI tidak mengelola keuangan dan tidak menentukan calon mahasiswa penerima beasiswa KIP. Kami hanya melakukan verifikasi data yang diusulkan perguruan tinggi, kemudian meneruskannya ke Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi di Jakarta untuk proses pencairan,” jelas Saiful.

    Ia menambahkan, perguruan tinggi memiliki kewenangan penuh dalam melakukan seleksi calon penerima KIP Kuliah. Setelah diverifikasi oleh LLDIKTI, data tersebut dikirimkan ke pusat untuk dilakukan pemeriksaan ulang, termasuk terkait status akreditasi perguruan tinggi dan program studi.

    Mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah nantinya akan tercatat dalam Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) setelah proses verifikasi ulang melalui portal SIM KIP Kuliah selesai dilakukan.

    Saiful juga menjelaskan bahwa dana bantuan disalurkan langsung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi melalui bank penyalur ke dua rekening berbeda.

    “Biaya pendidikan ditransfer langsung ke rekening perguruan tinggi untuk pembayaran SPP, sedangkan biaya hidup ditransfer ke rekening mahasiswa penerima,” katanya.

    Ia menegaskan, setelah penetapan penerima dilakukan, hubungan administrasi dan penyaluran dana berlangsung langsung antara kementerian, perguruan tinggi, dan mahasiswa penerima manfaat.
    “Peran kami hanya meneruskan data usulan dari perguruan tinggi sesuai ketentuan yang berlaku,” tutupnya.

  • Kapolri Rotasi Sejumlah Pati Polri, Komjen R Z Panca Putra Jadi Kalemdiklat

    Kapolri Rotasi Sejumlah Pati Polri, Komjen R Z Panca Putra Jadi Kalemdiklat

    JAKARTA,indeksnews.web.id/  – Kapolri Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan rotasi dan mutasi terhadap sejumlah perwira tinggi (Pati) di lingkungan Polri. Salah satu posisi yang mengalami pergantian yakni jabatan Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri.

    Berdasarkan Surat Telegram Kapolri nomor ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026 yang ditandatangani Asisten SDM Kapolri, Irjen Anwar, jabatan Kalemdiklat Polri kini dipercayakan kepada R Z Panca Putra.

    Dalam telegram tersebut disebutkan bahwa Komjen Panca Putra yang sebelumnya menjabat sebagai Pati Lemdiklat Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kalemdiklat Polri.

    “Komjen Pol Drs R Z Panca Putra, Pati Lemdiklat Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kalemdiklat Polri,” demikian bunyi surat telegram tersebut.

    Selain pergantian Kalemdiklat, mutasi juga menyasar sejumlah pejabat lainnya. Salah satunya yakni Gatot Tri Suryanta yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat. Dalam rotasi kali ini, Irjen Gatot dimutasi menjadi Pati Lemdiklat Polri.

    Sebelumnya, jabatan Kalemdiklat Polri diemban oleh Achmad Kartiko yang diketahui baru menjabat pada awal tahun 2026.

    Rotasi jabatan di tubuh Polri merupakan bagian dari penyegaran organisasi serta upaya penguatan kelembagaan guna meningkatkan kinerja dan profesionalisme institusi kepolisian.

  • Sat Lantas Polres Tanjungbalai Ajak Pedagang Tertib Berlalu Lintas di Kawasan Pasar Suprapto

    Sat Lantas Polres Tanjungbalai Ajak Pedagang Tertib Berlalu Lintas di Kawasan Pasar Suprapto

    TANJUNGBALAI ,indeksnews.web.id/  Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanjungbalai kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas di wilayah hukumnya.

    Pada Jumat pagi (08/05/2026), personel Sat Lantas Polres Tanjungbalai yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas AKP Demonstar, SH, MH melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Suprapto, Kota Tanjungbalai.

    Kegiatan tersebut difokuskan pada pemberian imbauan secara humanis kepada para pedagang agar tidak menggunakan badan jalan sebagai lokasi berjualan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan yang kerap terjadi akibat penyempitan ruas jalan di area pasar.

    Kasat Lantas Polres Tanjungbalai AKP Demonstar, SH, MH mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.

    “Kami hadir untuk memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat, khususnya para pedagang. Tujuannya agar badan jalan dapat kembali difungsikan sebagaimana mestinya, sehingga arus lalu lintas tetap lancar dan pengguna jalan merasa nyaman,” ujarnya.

    Selain melakukan penertiban di area pasar, personel Sat Lantas juga memberikan bimbingan dan penyuluhan (Binluh) terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas. Dalam kesempatan itu, masyarakat diimbau agar selalu menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara roda dua, melengkapi surat-surat kendaraan, serta taat membayar pajak kendaraan.

    Kehadiran polisi lalu lintas di tengah masyarakat pun mendapat sambutan positif dari para pedagang. Mereka mengaku memahami pentingnya menjaga ketertiban bersama demi kenyamanan seluruh pengguna jalan.

    Melalui kegiatan ini, Sat Lantas Polres Tanjungbalai berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas semakin meningkat, sekaligus memperkuat semangat pelayanan kepolisian yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat.

  • Dari Tapal Batas Indonesia untuk Generasi Bangsa: Imigrasi NTT Berdampak, Berkarya, dan Berbagi

    Dari Tapal Batas Indonesia untuk Generasi Bangsa: Imigrasi NTT Berdampak, Berkarya, dan Berbagi

    Belu ,indeksnews.web.id/ – Senyum bahagia terpancar dari wajah anak-anak perbatasan Desa Maumutin, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, saat menerima bantuan buku dan alat tulis dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Kantor Imigrasi Atambua, Kamis (07/05/2026).
    Kegiatan sosial yang berlangsung di wilayah Pos Lintas Batas Tradisional (PLBT) Turiskain tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara di tapal batas Republik Indonesia, tidak hanya dalam menjaga kedaulatan, tetapi juga dalam mendukung pendidikan dan masa depan generasi bangsa.

    Di sela kunjungan kerja ke wilayah perbatasan Kabupaten Belu, tepatnya di PLBT Turiskain, PLBT Builalu, dan Pos Imigrasi Lakmaras, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Ditjen Imigrasi NTT, Saroha Manullang, didampingi Plh. Kepala Kantor Imigrasi Atambua, Nursetya, bersama jajaran Kanwil Ditjen Imigrasi NTT menyempatkan diri berbagi bersama anak-anak sekolah di kawasan perbatasan Turiskain.

    Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendekatan humanis dan sosial jajaran imigrasi dalam mempererat rasa kebangsaan masyarakat di wilayah terdepan NKRI. Bantuan berupa buku tulis dan alat tulis diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan anak-anak perbatasan agar tetap semangat belajar dan meraih cita-cita.

    “Negara hadir bukan hanya saat ada masalah, tetapi juga saat anak-anak perbatasan membutuhkan semangat untuk belajar dan meraih cita-cita setinggi langit Indonesia,” ujar Saroha Manullang.

    Ia menjelaskan, kegiatan berbagi tersebut muncul secara spontan setelah dirinya bersama rombongan melakukan kunjungan kerja hingga malam hari dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, anak-anak, serta petugas imigrasi di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Napan, Pos Lintas Tradisional (PLBT) Haumeniana, serta Pos Imigrasi Kefamenanu dan Aplasi di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

    Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT, Arvin Gumilang, secara terpisah menyampaikan bahwa pembagian alat tulis tersebut diharapkan mampu memperkuat ikatan emosional masyarakat perbatasan dengan petugas imigrasi sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan sejak dini.
    “Anak-anak perbatasan adalah garda terdepan masa depan bangsa. Mendidik mereka berarti menjaga kedaulatan Indonesia untuk generasi yang akan datang,” ungkap Arvin.

    Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar membagikan buku dan alat tulis, melainkan menjadi pesan kuat bahwa negara hadir, negara peduli, dan negara tidak pernah melupakan masyarakat yang tinggal di ujung terdepan Indonesia.
    Bagi anak-anak Desa Maumutin–Turiskain, momen tersebut menjadi penyemangat baru untuk terus belajar, bertumbuh, dan mengejar cita-cita mereka. Senyum tulus dan rasa haru yang terpancar dari wajah anak-anak perbatasan itu juga menjadi motivasi tersendiri bagi jajaran imigrasi untuk terus bekerja, berkarya, berbakti, sekaligus berbagi kepada masyarakat.

    “Melihat kebahagiaan mereka menjadi oase dan penyemangat bagi kami untuk terus bekerja dengan baik, berkarya, berbakti sambil berbagi,” tutup Saroha penuh haru.

  • Polres Tanjungbalai Dekati Masyarakat Melalui ‘Jumat Curhat’, Ajak Warga Jaga Kamtibmas

    Polres Tanjungbalai Dekati Masyarakat Melalui ‘Jumat Curhat’, Ajak Warga Jaga Kamtibmas

    TANJUNG BALAI,indeksnews.web.id/ – Sat Reskrim Polres Tanjung Balai kembali menggelar kegiatan mendengar aspirasi masyarakat melalui program “Jumat Curhat”, Jumat sore (08/05). Kegiatan tersebut menyasar warga di Jalan Sekata, Lingkungan IV, Kelurahan Tanjung Balai Kota IV, Kecamatan Tanjung Balai Utara.

    Suasana penuh keakraban terlihat di kedai kopi milik Pak Sinaga yang menjadi lokasi kegiatan. Sambil duduk santai, personel kepolisian berdialog langsung dengan warga setempat membahas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lingkungan mereka.

    Kapolres Tanjung Balai melalui KBO Sat Reskrim, Iptu Syaifuddin, S.H., menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan silaturahmi dengan warga.

    “Kami ingin memastikan bahwa Polri selalu ada untuk masyarakat. Lewat forum santai seperti ini, warga bisa menyampaikan keluh kesah maupun masukan terkait keamanan lingkungan secara langsung tanpa rasa sungkan,” ujar Iptu Syaifuddin.

    Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian juga menyampaikan sejumlah pesan Kamtibmas kepada masyarakat. Warga diimbau untuk menjadi “polisi” bagi diri sendiri dengan tidak terlibat dalam tindak kejahatan serta tetap waspada agar tidak menjadi korban kriminalitas.

    Selain itu, masyarakat diajak untuk terus bersinergi dengan Polres Tanjung Balai dalam menjaga kondusivitas wilayah. Warga Lingkungan IV juga diharapkan dapat menjadi contoh atau pionir dalam menjaga ketertiban di wilayah hukum Kota Tanjung Balai.

    Kegiatan Jumat Curhat itu turut dihadiri Kasat Binmas AKP Zainuddin, para Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Balai Utara, serta tokoh masyarakat setempat.

    Melalui kegiatan rutin tersebut, Polres Tanjung Balai menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat demi terciptanya Kota Tanjung Balai yang aman, nyaman, dan kondusif.

  • KSJ Prioritaskan Para Janda Miskin yang Menjadi Tulang Punggung Keluarga

    KSJ Prioritaskan Para Janda Miskin yang Menjadi Tulang Punggung Keluarga

    Medan,indeksnews.web.id/– Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dhuafa dengan memprioritaskan bantuan kepada para janda miskin yang menjadi tulang punggung keluarga. Kegiatan Sedekah Jumat yang digelar pada Jumat (8/5/2026) tersebut menyasar para lansia dan perempuan kepala keluarga yang sehari-hari berjuang mencari nafkah.


    Mengikuti amanah dan arahan Pendiri sekaligus Pembina KSJ, Relawan Jurnalis KSJ membagikan bantuan sembako kepada para janda lansia yang berprofesi sebagai penjual sayur keliling, penjual bubur, pedagang jajanan keliling hingga buruh cuci.


    Kegiatan yang berlangsung di kediaman Boim selaku Koordinator Gerakan Jumat Barokah itu mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Puluhan janda dhuafa tampak hadir untuk menerima bantuan sembako dari tim relawan KSJ.


    Salah seorang warga, Bidan Wati, mengaku kagum dengan konsistensi KSJ dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.


    “Kalau seandainya kami ingin mendonasikan sedikit harta kami, saya dan keluarga pastinya akan memberikan amanah ke KSJ. Kami melihat dalam memberikan amanah untuk sedekah kepada masyarakat benar-benar tepat sasaran dan inilah yang harus kita dukung,” ujarnya.
    Pemberian bantuan kali ini terlihat berbeda dari biasanya. Jika sebelumnya relawan KSJ mendatangi langsung rumah-rumah dhuafa, kali ini para penerima bantuan diminta datang mengambil sembako sambil tetap menjalankan aktivitas berdagang mereka.


    Boim menjelaskan langkah tersebut dilakukan agar para pedagang kecil tetap bisa berjualan tanpa terganggu aktivitasnya.
    “Saat ini para penerima sedekah yang datang, karena kami tidak ingin aktivitas jualan mereka terganggu. Jadi kami meminta mereka sambil berdagang bisa mampir dan mengambil sedekah sembako dari KSJ,” jelasnya.
    Salah seorang penerima bantuan, Jumiati (56), pedagang sayur keliling di kawasan Mabar, mengaku sangat bersyukur mendapatkan bantuan sembako dari KSJ. Selama tujuh tahun menjadi janda, dirinya harus berjuang menghidupi satu anak kandung dan empat anak angkat yatim piatu.


    “Setiap hari saya harus menjadi tulang punggung keluarga. Dengan berjualan sayur memakai sepeda, saya berharap bisa menghidupi dan menyekolahkan mereka. Kalau kita tidak berusaha, harus ke mana lagi mencari nafkah untuk anak-anak. Saya sudah terbiasa hidup susah dan harus tetap disyukuri,” ucap Jumiati dengan haru.


    Sementara itu, Pendiri dan Pembina KSJ, H. Ikhwan Lubis SH MH mengatakan, meskipun saat ini KSJ baru mampu membantu puluhan dhuafa setiap pekannya, dirinya optimistis gerakan sosial tersebut nantinya dapat menjangkau lebih banyak masyarakat miskin dan anak yatim piatu di seluruh Indonesia.


    “Walau saat ini KSJ hanya bisa membantu puluhan dhuafa pada setiap Jumatnya, namun saya percaya nantinya KSJ akan bisa membantu para fakir miskin dan anak yatim piatu di seluruh Indonesia. Itulah janji KSJ,” ungkapnya.


    Ia juga berharap seluruh relawan tetap istiqamah menjalankan kegiatan Sedekah Jumat meski dengan kemampuan yang sederhana.
    “Saya hanya berharap kepada seluruh relawan, tetaplah melakukan kegiatan Sedekah Jumat walau hanya dengan dua karung beras. Itu akan membuat kita lebih ikhlas dan terbiasa melakukannya,” tegas Ikhwan Lubis.