Tag: #BRAVO POLRI #POLRI SELALU UNTUK MASYARAKAT

  • Diduga Kebal Hukum, Judi Dadu dan Tembak Ikan di Desa Rambai Masih Bebas Beroperasi

    Diduga Kebal Hukum, Judi Dadu dan Tembak Ikan di Desa Rambai Masih Bebas Beroperasi

    DELI SERDANG ,indeksnews.web.id/ – Jangankan melarang seperti yang disampaikan Kapolsek STM Hilir beberapa waktu lalu, praktik perjudian dadu putar dan tembak ikan yang beroperasi di Desa Rambai, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang hingga kini disebut masih tetap berjalan dan dinilai sangat meresahkan masyarakat, khususnya kaum ibu-ibu.

     

    Kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat terkait Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) kepolisian, khususnya Kapolsek STM Hilir AKP Ronald Manullang, atas masih beroperasinya perjudian dadu putar dan tembak ikan di wilayah hukumnya. Warga menilai lokasi perjudian tersebut seakan kebal hukum dan diduga mendapat “karpet merah” dari aparat setempat.

     

    Sebelumnya, keresahan warga Desa Rambai, Kecamatan Sinembah Tanjung Muda (STM) Hilir, terutama para istri, semakin meningkat. Pasalnya, sejak beroperasinya lokasi perjudian tersebut, para suami disebut lebih sering keluar rumah dan jarang pulang karena menghabiskan waktu di arena judi.

     

    Menurut salah seorang warga berinisial AP (35), perjudian dadu putar dan tembak ikan yang bebas beroperasi tanpa tindakan hukum kini sangat meresahkan masyarakat. Ia menduga lokasi perjudian tersebut mendapat perlindungan dari oknum tertentu.

     

    “Bebas kali dan tak tersentuh hukum, kabarnya telah ada aparat yang membekingi nya,” ungkap AP.

     

    Keluhan serupa disampaikan Erwina Br Karo. Ia menuturkan keresahan emak-emak di Desa Rambai semakin memuncak akibat suami-suami mereka lebih sering berada di lokasi perjudian dan pulang tanpa membawa uang.

     

    “Sejak bukanya judi dadu putar dan tembak ikan di Desa Rambai ini, suami-suami kami jadi sering keluar rumah dan jarang pulang. Kalau pulang pun sering tangan kosong karena uang habis di lokasi judi itu. Kami minta Pak Kapolsek STM Hilir segera ambil tindakan tegas terhadap perjudian tersebut, terutama panitia judi dadu. Jangan sampai kami emak-emak turun langsung ke lokasi,” ujar Erwina.

     

    Ia juga menyebut para ibu-ibu di desa tersebut telah sepakat untuk melakukan aksi jika aktivitas perjudian itu tidak segera dihentikan.

     

    “Jangan ada yang merasa hebat dan kebal hukum. Kalau tidak ditutup segera, pasti kami demo,” tegasnya.

     

    Sementara itu, Kapolsek STM Hilir AKP Ronald Manullang saat dikonfirmasi sebelumnya mengaku memang ada pihak panitia perjudian dadu putar yang datang ke Polsek STM Hilir untuk meminta izin membuka permainan tersebut di Desa Rambai. Namun dirinya mengaku tidak memberikan izin.

     

    “Ada datang ke kantor Polsek minta izin buka dadu putar, tapi saya tidak setuju karena takut terjadi masalah,” ujarnya.

     

    Meski demikian, warga mempertanyakan mengapa aktivitas perjudian tersebut masih tetap beroperasi hingga saat ini tanpa adanya tindakan penutupan ataupun penindakan tegas dari aparat penegak hukum.

  • Kapolda Sumut Pimpin Perubahan Nomenklatur Polres Tanah Karo Menjadi Polres Karo

    Kapolda Sumut Pimpin Perubahan Nomenklatur Polres Tanah Karo Menjadi Polres Karo

    KARO ,indeksnews.web.id/- Kapolda Sumatera Utara, Whisnu Hermawan Februanto, memimpin langsung upacara perubahan nomenklatur Polres Tanah Karo menjadi Polres Karo. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Apel Mapolres Karo, Kabanjahe, Rabu (8/4/2026).

    Perubahan nomenklatur ini menjadi momentum penting dalam memperkuat identitas kelembagaan kepolisian di wilayah Kabupaten Karo, sekaligus bagian dari penyesuaian administratif dan institusional agar lebih selaras dengan karakteristik daerah serta kebutuhan pelayanan masyarakat yang terus berkembang.

    Kedatangan Kapolda Sumut disambut langsung oleh Bupati Karo, Antonius Ginting, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta jajaran pejabat utama kepolisian. Kehadiran pemerintah daerah mencerminkan dukungan terhadap penguatan institusi kepolisian di wilayah tersebut.

    Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan bahwa perubahan nama ini bukan sekadar administratif, tetapi harus dimaknai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan organisasi, serta respons terhadap dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat.

    “Perubahan nomenklatur ini merupakan langkah maju bagi Polres Karo dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kami berharap kinerja dan profesionalisme terus ditingkatkan,” ujar Kapolda.

    Ia menambahkan, institusi kepolisian dituntut untuk semakin adaptif, responsif, dan profesional dalam menghadapi tantangan kamtibmas yang kian kompleks. Dengan identitas baru, Polres Karo diharapkan semakin solid dalam menjalankan fungsi perlindungan, pengayoman, pelayanan, serta penegakan hukum secara presisi.

    Secara kelembagaan, perubahan dari Polres Tanah Karo menjadi Polres Karo juga memiliki makna simbolik yang kuat. Penyesuaian tersebut dinilai dapat mempertegas posisi kepolisian sebagai representasi negara yang lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus mempermudah konsolidasi organisasi dan pelayanan publik.

    Langkah ini sejalan dengan kebutuhan penguatan institusi kepolisian di wilayah Karo yang memiliki karakter geografis dan mobilitas masyarakat yang tinggi, termasuk sebagai salah satu destinasi wisata utama di Sumatera Utara.

    Dalam beberapa waktu terakhir, wilayah Karo juga menjadi perhatian dalam berbagai agenda pengamanan, seperti pengamanan arus wisata hingga operasi kepolisian, termasuk Operasi Ketupat Toba 2026.

    Kapolda juga menekankan bahwa perubahan identitas harus diiringi dengan perubahan pola pikir dan budaya kerja. Ia menilai tantangan ke depan tidak hanya pada penegakan hukum, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang cepat, humanis, dan transparan.

    Dengan resmi digunakannya nomenklatur Polres Karo, diharapkan seluruh jajaran semakin termotivasi untuk meningkatkan profesionalisme, disiplin, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat, sebagai bagian dari komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam memberikan pelayanan terbaik kepada publik.

  • Apresiasi untuk Polres Tanjungbalai dalam Operasi Ketupat Toba 2026

    Apresiasi untuk Polres Tanjungbalai dalam Operasi Ketupat Toba 2026


    TANJUNGBALAI,indeksnews.web.id/  – Apresiasi tinggi disampaikan oleh Denny Baldish, SH, kepada jajaran Polres Tanjungbalai atas kinerja mereka dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026. Hal tersebut disampaikannya pada Rabu, 25 Maret 2026.

    Menurut Denny Baldish, di bawah kepemimpinan AKBP Welman Feri, SIK, MIK, Polres Tanjungbalai telah menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama momentum Hari Raya Idul Fitri.

    Ia menilai, kehadiran personel kepolisian di berbagai titik strategis mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melaksanakan aktivitas mudik maupun perayaan lebaran. Tidak hanya itu, aparat juga dinilai sigap dalam mengurai kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi selama arus mudik dan arus balik.

    “Upaya yang dilakukan jajaran Polres Tanjungbalai sangat membantu masyarakat, khususnya dalam memastikan perjalanan berjalan lancar dan aman saat berkumpul bersama keluarga,” ungkapnya.

    Denny juga berharap agar seluruh personel kepolisian tetap menjaga semangat pengabdian dengan penuh keikhlasan dan kesabaran dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

    “Kami berharap Polres Tanjungbalai terus menjadi institusi yang dipercaya masyarakat serta selalu hadir memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik,” tambahnya.

    Apresiasi ini menjadi bentuk dukungan moral bagi jajaran kepolisian agar terus meningkatkan kinerja dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Tanjungbalai.