Category: Lingkungan, Sosial & Organisasi

  • Perkuat Ketahanan Pangan dan Rantai Ekonomi Kerakyatan, Holding BUMN Danareksa Salurkan Kurban untuk 3.800 Keluarga

    Perkuat Ketahanan Pangan dan Rantai Ekonomi Kerakyatan, Holding BUMN Danareksa Salurkan Kurban untuk 3.800 Keluarga

    SURABAYA,indeksnews.web.id/  – Memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, PT Danareksa (Persero) selaku Holding BUMN Danareksa bersama seluruh anggota holding menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk menyalurkan 14 ekor sapi dan 12 ekor kambing yang dipusatkan di PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER).

    Program bertajuk “Kurban Berkah Berdayakan Desa” ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan bagi sekitar 3.800 keluarga prasejahtera di tujuh kelurahan ring satu SIER, sekaligus menggerakkan roda ekonomi mikro masyarakat melalui multiplier effect ekosistem kawasan industri.

    Penyaluran hewan kurban tersebut merupakan kontribusi kolektif dari klaster inti Holding BUMN Danareksa, yakni PT Kawasan Industri Medan (KIM), PT Kawasan Industri Makassar (KIMA), PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda) (JIEP), PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN), PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW), PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), dan PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER).

    Selain itu, dukungan juga datang dari klaster non-inti yang mencakup PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), PT Nindya Karya, PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI), PT Jalin Pembayaran Nusantara, PT Danareksa Capital, dan PT Danareksa Finance.

    Jumlah hewan kurban yang didistribusikan tahun ini meningkat sekitar 27 persen dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya di Makassar.

    Direktur Utama PT Danareksa (Persero), Ngurah Wirawan mengatakan, ibadah kurban sejatinya merupakan instrumen redistribusi kesejahteraan yang sangat efektif karena mampu menghidupkan rantai ekonomi masyarakat dari berbagai sektor.

    “Ibadah kurban sejatinya adalah instrumen redistribusi kesejahteraan yang sangat efektif di mana setiap hewan kurban menghidupkan rantai ekonomi yang panjang, mulai dari peternak, sopir truk, hingga penggerak ekonomi skala kecil seperti pembuat plastik pembungkus. Fenomena backward economy ini sejalan dengan DNA Holding strategis Kawasan Industri di mana kami hadir sebagai lokomotif yang menarik rantai pasok di belakangnya untuk menggerakkan perekonomian kerakyatan,” ujar Ngurah.

    Sementara itu, Direktur PT Kawasan Industri Medan (KIM), Daly Mulyana menilai Iduladha menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama.

    “Iduladha mengajarkan tentang ketulusan dalam memberi dan keberanian untuk berbagi. Kurban menjadi pengingat bahwa keberadaan kita akan semakin bermakna ketika mampu menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain,” tutur Daly.

    Melalui kemitraan strategis dengan BAZNAS, inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini juga ditargetkan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pengentasan kemiskinan (SDG 1) dan penghapusan kelaparan (SDG 2), sejalan dengan visi Asta Cita pemerintah.

    Pimpinan Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi BAZNAS RI, Syarifuddin mengapresiasi konsistensi kontribusi Holding BUMN Danareksa sejak tahun 2018 dan memastikan seluruh pelaksanaan program berjalan sesuai standar ketat.

    “Kolaborasi ini adalah model ideal kemitraan dunia usaha dan lembaga zakat nasional. Kami memastikan seluruh proses dijalankan sesuai prinsip 3A, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI,” kata Syarifuddin.

    Ia menambahkan, seluruh hewan kurban telah lolos uji klinis dan memenuhi kaidah syariat Islam. Dengan pendataan yang presisi, distribusi bantuan dipastikan berjalan secara transparan, adil, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

    Sebagai informasi, PT Kawasan Industri Medan (KIM) merupakan anak perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah Holding Danareksa yang dimiliki Pemerintah Pusat melalui BP BUMN dan PT Danareksa (Persero) sebesar 60 persen, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebesar 30 persen, serta Pemerintah Kota Medan sebesar 10 persen.

    Saat ini, PT KIM mengelola sekitar 918 hektare kawasan industri yang meliputi KIM 1 hingga KIM 5 dengan sekitar 600 pelaku usaha, mulai dari skala kecil, menengah, hingga besar. Sebagai pintu barat investasi Indonesia, PT KIM terus meningkatkan layanan kepada seluruh tenant dan pemegang saham sebagai wujud kontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian Indonesia melalui Sumatera Utara.

  • Ciptakan Rasa Aman, Polsek Sei Tualang Raso Aktifkan Ronda Malam Bersama Warga

    Ciptakan Rasa Aman, Polsek Sei Tualang Raso Aktifkan Ronda Malam Bersama Warga

    TANJUNG BALAI,indeksnews.web.id/  – Guna menekan angka kejahatan jalanan dan menjaga kondusivitas wilayah, Polsek Sei Tualang Raso Polres Tanjung Balai menggelar patroli dialogis dengan menyambangi Pos Sat Kamling Bakti di Jalan Bakti, Kelurahan Keramat Kubah, Kecamatan Sei Tualang Raso, Jumat (29/5) malam.

     

    Kegiatan yang dimulai sejak pukul 20.45 WIB ini merupakan wujud nyata pelaksanaan program Commanders Wish Kapolda Sumut, khususnya dalam upaya penurunan kejahatan jalanan dengan mengaktifkan kembali pos ronda malam di tiap-tiap kelurahan.

     

    Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Sei Tualang Raso yang dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Pasar Baru, Aiptu S.R.O. Hasibuan bersama Aipda Safii Marpaung, menemui langsung para petugas ronda malam yang sedang berjaga, yakni Hendra Minanda Lubis, Andi, dan Fikri.

     

    Kapolsek Sei Tualang Raso menyatakan bahwa kehadiran polisi di tengah malam hari bukan hanya untuk memantau situasi, tetapi juga untuk memberikan motivasi dan ruang dialog langsung dengan masyarakat yang ikut menjaga keamanan lingkungannya.

     

    “Kami mengajak warga yang bertugas untuk tetap semangat dan melaksanakan ronda malam dengan penuh rasa tanggung jawab. Selain itu, kami juga mengimbau agar patroli di sekitar pemukiman dilakukan secara bergantian serta tetap menjaga kesehatan,” ujarnya

     

    Petugas di lapangan juga mengingatkan agar warga segera menghubungi Call Center Polres Tanjung Balai atau Polsek Sei Tualang Raso jika menemukan hal-hal yang mencurigakan atau kejadian yang menonjol di lingkungan mereka.

     

    Kehadiran pihak kepolisian ini disambut hangat oleh warga sekitar. Masyarakat menyampaikan rasa terima kasih dan berharap agar peninjauan dari personel Polri ini dapat dilakukan secara rutin. Menurut warga, kehadiran polisi secara langsung membuat mereka merasa lebih aman sekaligus memicu semangat warga lain untuk aktif kembali dalam menjaga keamanan lingkungan.

     

    Hingga tengah malam, situasi di sekitar Pos Sat Kamling maupun wilayah hukum Polsek Sei Tualang Raso terpantau aman, tertib, dan kondusif. Masyarakat pun dapat beristirahat dengan nyaman tanpa adanya gangguan kamtibmas yang berarti.

  • Dua Oknum Petugas PLN Tebing Tinggi Putus Aliran Listrik Tampa Permisi Dan Surat Pemberitahuan

    Dua Oknum Petugas PLN Tebing Tinggi Putus Aliran Listrik Tampa Permisi Dan Surat Pemberitahuan

    TEBINGTINGGI,indeksnews.web.id/ -Dua orang oknum yang mengaku sebagai petugas PLN ULP Tebing Tingg melakukan pemutusan arus meteran listrik di rumah Emiliawaty, warga Jalan Bukit Kencur Lngkungan 2, Kelurahan Tanjung Marulak Hilir Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi, Jumat (29/05/2026) siang sekitar pukul 15.00 WIB.

     

    Mirisnya, pemutusan arus listrik sepihak ini tanpa permisi kepada pemilik rumah dan tidak adanya surat pemberitahuan pemutusan listrik dari PLN Tebing Tinggi.

    Pemilik rumah Emiliawaty menuturkan bahwa pemutusan arus listrik ini tanpa ada surat pemberitahuan (SP) terlebih dahulu dari pihak PLN Tebing Tinggi.

    “Bahkan, kedua orang yang mengaku dari PLN Tebing Tinggi yang melakukan pemutusan arus listrik ini, masuk pekarangan rumah tanpa izin dan tidak meninggalkan surat pemberitahuan adanya pemutusan arus listrik,” sebut Emiliawaty kepada awak media, Jumat (29/05/2026).

    Emiliawaty mengaku memang ada keterlambatan pembayaran rekening listrik di bulan Mei ini dan pembayarannya rencana akan saya bayar diawal bulan Juni ini.

    Saat ini saya sedang rutin menjaga adik saya yang dirawat di RSU Adam Malik sehingga terjadi sedikit masalah keuangan dan hari ini saya baru pulang dari Kota Medan.

    “Namun, setahu saya sebelum adanya pemutusan diberikan surat peringatan dari PLN bila telat bayar listrik, tapi petugas PLN Tebing Tinggi kali ini main putus saja, tanpa berikan surat apapun,” kesalnya.

    Sementara, Vani Amelia, salah seorang pemilik rumah menyebutkan mengetahui kedatangan dua orang ke rumah mereka. Sebab saat inti ia sedang tidur siang dan terbangun karena ada suara berisik.

    “Salah satunya petugas PLN memakai baju batik dan keduanya memakai helm berlogo PLN. Namun, saat saya tegur mereka langsung lari arah gang belakang rumah dengan mengendarai sepeda motor jenis Vario. Anehnya, surat perberitahuan tidak diberikan dan stiker segel pun tidak ada dipasang,” cetusnya.

    Usai menerima informasi ini, awak media mengunjungi kantor PLN ULP Tebing Tinggi di Jalan Jenderal sudirman untuk konfirmasi dengan Kepala PLN terkait pemutusan arus sepihak ini.

    Salah seorang koordinator, Serli mengakui bahwa kedua oknum yang memutus arus listrik di rumah milik Emiliawaty merupakan petugas lapangan PLN ULP Tebing Tinggi.

    Itu memang petugas kami, tapi untuk namanya saya tidak tahu. Nanti bapak saya ketemukan dengan mereka bila sudah kembali ke kantor seraya meminta nomor handphone.

    “Biasanya kalau sudah diputus, petugas lapangan akan memasang segel, dengan tulisan ‘Pemutusan Sementara Aliran Listrik’ sambil menunjukan contoh segel stiker berwarna merah dengan logo PLN bertulisan,” tandasnya.

    Namun saat awak media menyampaikan bahwa segel tersebut tidak terpasang pada meteran usai arus listrik diputus.

    Kepala PLN ULP Tebing Tinggi, saat dikonfirmasi lewat chat whatsapp karena tidak berada di kantornya meminta agar dikirimkan id pelanggan biar bisa ditelusuri tunggakannya.

    Mengetahui petugas lapangan tidak memasang segel saat memutus arus listrik, ia mengatakan akan menasehati dan menegur petugas yang lalai dalam tugas.

    “Baik pak, akan saya nasehati dan beri teguran terhadap petugasnya,” katanya.

    Fhoto :

    Pemutusan arus meteran listrik di rumah Emiliawaty tanpa pemasangan segel dan surat pemberitahuan, Jumat (29/05/2026)

  • RESTORASI KEADILAN: Gugatan Perlawanan (Verzet) Dikabulkan, PN Medan Ungkap Cacat Formil dan Dugaan Rekayasa Pengalihan Saham PT Inatex

    RESTORASI KEADILAN: Gugatan Perlawanan (Verzet) Dikabulkan, PN Medan Ungkap Cacat Formil dan Dugaan Rekayasa Pengalihan Saham PT Inatex

    MEDAN,indeksnews.web.id/ – Sengketa kepemilikan saham PT Inatex Super Market Medan yang telah bergulir lebih dari satu tahun akhirnya memasuki babak baru. Pengadilan Negeri Medan mengabulkan sebagian gugatan perlawanan (verzet) yang diajukan Dina Siska Nadeak dan Dicky Iskandar Nadeak selaku ahli waris sah almarhum Sutan Mulia Raja Nadeak terhadap Lucyanna Nadeak.

    Majelis Hakim yang diketuai Efrata Happy Tarigan, S.H., M.H., dalam amar putusannya membatalkan Putusan Verstek Nomor 1062/Pdt.G/2023/PN.Mdn tanggal 20 Agustus 2024 serta menyatakan para pelawan merupakan ahli waris sah atas 9 lembar saham atau setara 25 persen saham PT Inatex milik almarhum Sutan Mulia Raja Nadeak.

    Dalam perkara tersebut, Lucyanna Nadeak sebelumnya mengklaim sebagai pemilik sah 9 lembar saham PT Inatex yang disebut berasal dari pengalihan saham milik almarhum Sutan Mulia Raja Nadeak, yang merupakan adik bungsunya.

    Namun, melalui proses persidangan, majelis hakim menilai terdapat sejumlah persoalan mendasar terkait proses pengalihan saham tersebut, termasuk dugaan cacat formil dan kejanggalan dokumen transaksi saham.

    Majelis hakim juga menyatakan tindakan terlawan/dahulu penggugat merupakan Perbuatan Melawan Hukum (PMH). Selain itu, seluruh akta dan dokumen pengalihan saham yang menjadi objek sengketa dinyatakan tidak sah dan batal demi hukum.

    Adapun dokumen yang dibatalkan meliputi Surat Jual Beli Saham tertanggal 30 Juni 2008, Akta Pernyataan Keputusan RUPS No. 25 Tahun 2020, Akta RUPSLB PT Inatex No. 43 tanggal 31 Agustus 2020, serta Akta Pernyataan Keputusan RUPSLB PT Inatex No. 44 tanggal 31 Agustus 2020.
    Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan:
    Perlawanan terhadap Putusan Verstek Nomor 1062/Pdt.G/2023/PN.Mdn tepat dan beralasan;
    Membatalkan Putusan Verstek Nomor 1062/Pdt.G/2023/PN.Mdn tanggal 20 Agustus 2024;
    Menyatakan para pelawan sebagai ahli waris sah atas 9 lembar saham PT Inatex;
    Menyatakan seluruh akta peralihan saham yang disengketakan batal demi hukum;
    Menghukum terlawan membayar biaya perkara sebesar Rp741.400.

    Dalam pertimbangan hukumnya, majelis hakim menilai gugatan semula mengandung cacat formil berupa error in persona karena tidak melibatkan seluruh pihak yang memiliki kepentingan hukum langsung, termasuk ahli waris lainnya.
    Dasar tersebut mengacu pada yurisprudensi Mahkamah Agung Nomor 3738 K/Pdt/1987 yang menegaskan bahwa tidak dilibatkannya pihak yang berkepentingan dapat menyebabkan gugatan cacat prosedural atau niet ontvankelijk verklaard.

    Persidangan juga mengungkap sejumlah kejanggalan dalam Surat Jual Beli Saham tertanggal 30 Juni 2008 yang dijadikan dasar pengalihan saham dari almarhum Sutan Mulia Raja Nadeak kepada almarhum Robert Nadeak Raja.

    Fakta medis yang terungkap di persidangan menyebutkan bahwa pada tahun tersebut almarhum Robert Nadeak Raja telah mengalami stroke berat sejak 2001 sehingga dianggap tidak memiliki kapasitas fisik maupun mental untuk melakukan perbuatan hukum secara mandiri sebagaimana diatur dalam Pasal 1320 KUHPerdata.

    Selain itu, upaya verifikasi terhadap minuta akta di kantor notaris disebut tidak menemukan instrumen asli dokumen tersebut. Kondisi ini dinilai memperlemah validitas dokumen yang dijadikan dasar pengalihan saham.

    Majelis juga mempertimbangkan adanya ketidakwajaran nilai transaksi saham. Dalam dokumen tahun 2008, 9 lembar saham disebut diperjualbelikan seharga Rp9 juta, sementara pada tahun 2020 nilai 18 lembar saham tercatat mencapai Rp18 miliar.

    Kuasa hukum para pelawan, Poltak Rizal Jauhari Sitinjak, S.H., menyebut putusan tersebut menjadi bentuk pemulihan hak ahli waris yang selama ini diperjuangkan melalui mekanisme verzet.

    “Fakta-fakta itulah yang membuat klien kami merasa bersyukur dan berbahagia dengan putusan tersebut,” ujarnya.
    Keterangan ahli yang dihadirkan pihak pelawan, yakni Dosen Fakultas Hukum UNPRI Dr. H. Ikhsan Lubis, S.H., SpN., turut memperkuat argumentasi hukum para ahli waris terkait dugaan cacat substansi dalam proses pengalihan saham.

    Meski demikian, putusan tersebut belum berkekuatan hukum tetap. Penasihat Hukum PT Inatex, Irfan Surya Harahap, S.H., CLA., CMLC., memastikan pihaknya akan mengajukan upaya hukum banding atas putusan Pengadilan Negeri Medan tersebut.
    “Kami akan mengajukan banding,” tegasnya.

    Perkara ini menjadi perhatian karena dinilai menegaskan pentingnya perlindungan hak ahli waris serta prinsip kehati-hatian dalam setiap proses pengalihan saham perusahaan, terutama yang berkaitan dengan legalitas dokumen dan kapasitas hukum para pihak.

  • Dekat Tanpa Sekat: Polres Tanjung Balai Serap Aspirasi Warga Lewat “Jumat Curhat”

    Dekat Tanpa Sekat: Polres Tanjung Balai Serap Aspirasi Warga Lewat “Jumat Curhat”

    TANJUNG BALAI ,indeksnews.web.id/  – Polres Tanjung Balai kembali menggelar kegiatan “Jumat Curhat” guna mendengar langsung keluhan dan aspirasi masyarakat. Kegiatan kali ini berlangsung santai sambil ngopi bersama warga di Warung Kopi (Warkop) Pak Rahmad, Jalan Veteran, Kelurahan Indra Sakti, Jumat (29/5) siang.

    Kegiatan tersebut dipimpin Kasat Binmas Polres Tanjung Balai AKP Zainuddin S. bersama jajaran personel Polres Tanjung Balai. Dalam suasana penuh keakraban, Kasat Binmas berdialog langsung dengan tokoh masyarakat serta warga sekitar.

    Dalam kesempatan itu, AKP Zainuddin menyampaikan bahwa program “Jumat Curhat” merupakan wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik, saran, maupun aduan terkait situasi keamanan dan pelayanan kepolisian tanpa adanya batasan antara polisi dan masyarakat.

    “Jangan sungkan untuk menyampaikan apa saja kepada kami. Lewat program ini, kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi keluhan warga agar Polres Tanjung Balai bisa merespons dengan cepat,” ujarnya.

    Selain menampung aspirasi masyarakat, pihak kepolisian juga menyampaikan sejumlah pesan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Salah satu yang menjadi perhatian ialah mengajak warga untuk kembali mengaktifkan ronda malam di Poskamling guna mengantisipasi tindak kriminal seperti pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

    Warga juga diimbau agar lebih waspada saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong serta memastikan kendaraan bermotor dalam kondisi terkunci aman.

    Tak hanya soal keamanan lingkungan, Polres Tanjung Balai turut menyoroti ancaman digital dan kenakalan remaja yang saat ini marak terjadi. Para orang tua diminta lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak terjerumus dalam penipuan online, judi online, balapan liar, penggunaan knalpot brong, maupun penyalahgunaan narkoba.

    “Mari kita jaga anak-anak kita. Jangan sampai mereka terlibat kegiatan negatif yang merusak masa depan. Selain itu, hati-hati terhadap hoaks di media sosial serta modus penipuan online yang marak belakangan ini,” tambahnya.

    Di akhir kegiatan, Kasat Binmas juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga toleransi antarumat beragama dan memperkenalkan layanan Call Center 110 bebas pulsa. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat segera melaporkan apabila mengetahui adanya gangguan kamtibmas maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitar.

    Kegiatan “Jumat Curhat” itu mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Warga mengapresiasi pendekatan humanis yang dilakukan Polres Tanjung Balai dalam membangun komunikasi dan menjaga kondusifitas wilayah.

  • IDUL ADHA 1447 H, KEJAKSAAN TINGGI SUMATERA UTARA SEMBELIH 13 EKOR SAPI DAN 2 EKOR KAMBING

    IDUL ADHA 1447 H, KEJAKSAAN TINGGI SUMATERA UTARA SEMBELIH 13 EKOR SAPI DAN 2 EKOR KAMBING

    Medan,indeksnews.web.id/  – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara melaksanakan penyembelihan hewan kurban sebanyak 13 ekor sapi dan 2 ekor kambing, Jumat (29/5/2026).

    Kegiatan yang berlangsung di pelataran parkir Kantor Kejati Sumut, Jalan Jenderal Besar AH Nasution, Medan tersebut dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Muhibuddin bersama Wakajati Eko Adhyaksono.

    Turut mendampingi dalam kegiatan itu Asisten Pengawasan Agung Ardiyanto dan Asisten Pemulihan Aset Ronald H. Bakkara. Penyerahan hewan kurban dilakukan secara simbolis kepada panitia pelaksana kurban Kejati Sumut sebelum dilanjutkan dengan proses penyembelihan dan pemotongan hewan kurban.

    Prosesi penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban dilakukan secara gotong royong oleh panitia kurban yang terdiri dari pegawai Kejati Sumut bersama pengurus Badan Kemakmuran Masjid Al-Qisth Kejati Sumatera Utara.

    Kajati Sumut, Muhibuddin, mengatakan bahwa ibadah kurban memiliki makna mendalam sebagai bentuk ketakwaan dan kepedulian sosial terhadap sesama.

    “Qurban tidak hanya sekedar menyembelih dan berbagi, melainkan wujud nyata ketakwaan seseorang kepada Allah SWT,” ujar Muhibuddin.

    Usai pemotongan, daging kurban didistribusikan kepada para pegawai Kejati Sumut, pegawai PPNPN, petugas pengamanan, pramubakti, marbot masjid, pensiunan pegawai Kejaksaan atau Purna Adhyaksa, hingga insan pers mitra Kejati Sumut.

    Selain itu, pembagian daging kurban juga diberikan kepada guru, petugas kebersihan dan pengangkut sampah, kepala lingkungan (Kepling), serta masyarakat sekitar kantor Kejati Sumut.

    Momentum Idul Adha tersebut menjadi simbol semangat berbagi dan kepedulian sosial keluarga besar Kejati Sumut kepada masyarakat. Tidak hanya sebagai pelaksanaan ibadah, kegiatan itu juga mencerminkan nilai keikhlasan, kebersamaan, dan ketaatan kepada Allah SWT.

    Pada kesempatan itu, Kajati Sumut juga mengajak seluruh pegawai dan insan pers menikmati makan bersama di pelataran Masjid Al-Qisth sebelum melaksanakan Salat Jumat berjamaah.

  • Menteri Nusron Salurkan Hewan Kurban ke Ponpes Attaqwa, Pererat Kepedulian Sosial di Momentum Iduladha 1447 H

    Menteri Nusron Salurkan Hewan Kurban ke Ponpes Attaqwa, Pererat Kepedulian Sosial di Momentum Iduladha 1447 H

    BEKASI,indeksnews.web.id/ – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), , kembali menyalurkan hewan kurban dalam momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah kepada Pondok Pesantren Attaqwa, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (29/5/2026).

    Penyerahan hewan kurban tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat silaturahmi antara Kementerian ATR/BPN dengan masyarakat serta lingkungan pondok pesantren.
    “Bagi kami, kurban bukan sekadar ibadah, tetapi juga bentuk kepedulian dan ikhtiar untuk memperkuat persaudaraan serta menghadirkan manfaat bagi sesama. Semoga semangat berbagi dan keikhlasan ini terus menumbuhkan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Menteri Nusron.

    Prosesi penyerahan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di halaman Pondok Pesantren Attaqwa. Menteri Nusron secara simbolis menyerahkan hewan kurban kepada Ketua Yayasan Attaqwa, Dr. KH. Irfan Mas’ud, M.A., disaksikan para santri, pengurus pondok pesantren, serta jajaran Kementerian ATR/BPN.

    Dalam kesempatan tersebut, Menteri Nusron menegaskan bahwa semangat kurban harus menjadi pengingat pentingnya membangun solidaritas sosial dan gotong royong di tengah masyarakat.
    Ia menjelaskan, hewan kurban yang disalurkan berasal dari partisipasi dan kebersamaan keluarga besar Kementerian ATR/BPN, mulai dari Menteri, Wakil Menteri, Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama, hingga para pegawai di lingkungan kementerian. Hewan-hewan kurban tersebut kemudian didistribusikan ke sejumlah pondok pesantren dan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.

    Momentum penyerahan hewan kurban tahun ini juga bertepatan dengan milad ke-70 Pondok Pesantren Attaqwa. Menteri Nusron berharap pondok pesantren tersebut terus menjadi lembaga pendidikan yang melahirkan generasi berakhlak mulia dan berkontribusi positif bagi pembangunan bangsa.

    “Semoga Pondok Pesantren Attaqwa senantiasa memberikan kemanfaatan bagi umat, mentransformasikan nilai-nilai budi pekerti, serta turut membangun peradaban Indonesia yang lebih baik dengan mengedepankan prinsip ketakwaan dan akhlakul karimah,” pungkasnya.

    Usai menyerahkan hewan kurban, Menteri ATR/Kepala BPN turut berziarah ke makam pahlawan nasional sekaligus pendiri Pondok Pesantren Attaqwa, almarhum KH. Noer Alie.

    Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Direktur Pengukuran dan Pemetaan Dasar Pertanahan dan Ruang selaku Ketua Panitia Kurban Peringatan Iduladha 1447 H, Farid Hidayat, bersama sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

  • Jadi Khatib Iduladha, Menteri Nusron Ajak Umat “Sembelih” Ego dan Keserakahan

    Jadi Khatib Iduladha, Menteri Nusron Ajak Umat “Sembelih” Ego dan Keserakahan

    JAKARTA,indeksnews.web.id/ – mengajak umat Islam menjadikan momentum Iduladha sebagai sarana untuk menyembelih ego, hawa nafsu, keserakahan, dan sikap tidak peduli terhadap sesama manusia.
    Pesan tersebut disampaikan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) saat menjadi khatib Salat Iduladha 1447 Hijriah di , Rabu (27/5/2026).

    “Di balik semua takbir dan semarak kurban ini, ada pesan besar yang tidak boleh kita lupakan dalam Iduladha. Iduladha bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi tentang menyembelih ego, hawa nafsu, keserakahan, dan rasa tidak peduli kita kepada sesama, terutama sesama umat manusia,” ujar Menteri Nusron.
    Menurutnya, ibadah kurban sejatinya merupakan proses menundukkan diri, membersihkan hati, serta melatih keikhlasan agar manusia tidak terjebak pada kepentingan pribadi semata.
    “Semakin tinggi ketakwaan seseorang kepada Allah, seharusnya semakin besar kepeduliannya kepada manusia lainnya,” katanya.

    Di hadapan ratusan jamaah, Menteri Nusron mengingatkan bahwa yang sampai kepada Allah SWT bukanlah daging maupun darah hewan kurban, melainkan ketakwaan dan ketulusan niat, sebagaimana tercantum dalam Surat Al-Hajj ayat 37.

    Ia menilai, tantangan umat Islam saat ini bukan hanya persoalan kemiskinan materi, tetapi juga kemiskinan hati. Menurutnya, banyak orang yang hidup berkecukupan namun kehilangan empati, memiliki ilmu tetapi bersikap kasar, hingga rajin beribadah namun sulit menghargai orang lain.
    “Padahal Rasulullah SAW mengajarkan sekaligus mengingatkan kepada kita, tidak sempurna iman seseorang sampai ia mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri,” tuturnya.

    Menteri Nusron juga mengajak umat Islam menjadikan Iduladha sebagai momentum refleksi untuk menilai apakah ibadah yang dijalankan telah membawa perubahan sikap dalam kehidupan sehari-hari.

    “Kalau ada yang renggang, mari kita damaikan. Kalau ada yang terluka, mari kita maafkan. Karena, ketakwaan sejati bukan hanya di sajadah, tetapi juga dalam kepedulian kepada sesama,” pungkasnya.

  • KOMBAT Sumut Sembelih 6 Ekor Sapi Kurban di Empat Lokasi pada Idul Adha 1447 H

    KOMBAT Sumut Sembelih 6 Ekor Sapi Kurban di Empat Lokasi pada Idul Adha 1447 H

    MEDAN,indeksnews.web.id/ – Komando Bela Tanah Air (KOMBAT) melaksanakan penyembelihan hewan kurban sebanyak enam ekor sapi pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026. Penyembelihan dilakukan di empat lokasi berbeda di Sumatera Utara.

    Ketua DPW KOMBAT Sumut, Ricky Anthony mengatakan, hewan kurban tersebut akan disembelih dan dagingnya dibagikan kepada masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.

    “Alhamdulillah, Idul Adha tahun ini kita menyembelih enam ekor sapi untuk kurban. Di Stabat dua ekor, di Secanggang dua ekor, di Medan Timur satu ekor dan di Medan Sunggal satu ekor,” ujar Ricky Anthony, Rabu (27/5/2026) pagi.

    Pimpinan DPRD Sumut yang akrab disapa RA itu menjelaskan, kegiatan kurban yang dilaksanakan KOMBAT merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus momentum mempererat tali persaudaraan dengan masyarakat.

    Menurutnya, Hari Raya Idul Adha menjadi saat yang tepat untuk saling berbagi dan menumbuhkan rasa kebersamaan di tengah masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa KOMBAT berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

    “Penyembelihan hewan kurban ini sebagai bentuk semangat berbagi kepada sesama. Selain itu, juga menjadi upaya untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT,” katanya.

    RA menambahkan, ibadah kurban memiliki keutamaan besar bagi umat Muslim sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT serta wujud ketakwaan dalam menjalankan perintah agama.

    “Berkurban juga sebagai kewajiban bagi umat Muslim untuk bertakwa. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan untuk kita semua dan semakin mempererat hubungan dengan masyarakat,” tutupnya.

  • Bhabinkamtibmas Polsek Sei Tualang Raso Ajak Warga Jaga Kamtibmas

    Bhabinkamtibmas Polsek Sei Tualang Raso Ajak Warga Jaga Kamtibmas

    TANJUNG BALAI,indeksnews.web.id/ – Guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sumber Sari Polsek Sei Tualang Raso, AIPDA Rustam Marpaung, melaksanakan kegiatan Cooling System melalui metode sambang dan Door to Door System (DDS), Kamis (28/5) siang.

    Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB tersebut menyasar para penarik becak bermotor (betor) dan warga sekitar, termasuk Bapak Najid, di pangkalan betor Jalan Sei Mas Lingkungan V, Kelurahan Sumber Sari, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjung Balai.

    Dalam kesempatan itu, AIPDA Rustam Marpaung menyampaikan sejumlah pesan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia mengajak warga untuk terus menjaga kerukunan dan toleransi antarwarga demi terciptanya hubungan yang harmonis di lingkungan tempat tinggal.

    Selain memberikan imbauan kamtibmas, Bhabinkamtibmas juga mengedukasi para penarik betor terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas saat beraktivitas di jalan raya.

    “Kami mengimbau para pengendara, khususnya penarik betor, untuk selalu berhati-hati saat membawa penumpang. Jangan memaksakan membawa muatan yang berlebih atau overload karena sangat membahayakan keselamatan diri sendiri, penumpang, maupun pengguna jalan lainnya,” ujar AIPDA Rustam Marpaung.

    Ia juga meminta masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar. Jika mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan, warga diminta segera melapor kepada pihak kepolisian.

    “Masyarakat dapat langsung menghubungi Bhabinkamtibmas setempat ataupun memanfaatkan layanan Call Center 110 Polres Tanjung Balai agar segera ditindaklanjuti,” tambahnya.

    Kegiatan sambang dialogis tersebut berlangsung aman dan lancar. Kehadiran personel Polri di tengah aktivitas masyarakat diharapkan mampu mempererat hubungan emosional antara kepolisian dan warga, sekaligus mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan damai.