Category: Lingkungan, Sosial & Organisasi

  • Pemko Tanjungbalai Raih Penghargaan BBPSU atas Revitalisasi Bahasa Melayu Dialek Tanjungbalai

    Pemko Tanjungbalai Raih Penghargaan BBPSU atas Revitalisasi Bahasa Melayu Dialek Tanjungbalai

    TANJUNGBALAI ,indeksnews.web.id/ – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai bersama Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai menerima piagam penghargaan dari Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara atas kontribusi dalam revitalisasi Bahasa Melayu Dialek Tanjungbalai dan pelaksanaan program Penguatan Kompetensi Berbahasa Daerah (PKBD).

    Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan Penguatan Kompetensi Berbahasa Daerah bagi guru utama Bahasa Melayu Dialek Tanjungbalai dalam program revitalisasi bahasa daerah di Sumatera Utara yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai, Jumat (8/5/2026).

    Piagam penghargaan kepada Pemko Tanjungbalai diterima langsung Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, sedangkan penghargaan untuk Dinas Pendidikan diterima Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai Bukhori Ginting Suka.

    Penghargaan diserahkan Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara yang diwakili Ketua Tim Pelindungan Bahasa dan Sastra, Agus Bambang Hermanto.

    Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina menyampaikan apresiasi atas program revitalisasi bahasa daerah tersebut. Ia menegaskan pentingnya menjaga Bahasa Melayu Dialek Tanjungbalai sebagai identitas budaya daerah.

    Menurutnya, saat ini Bahasa Melayu Dialek Tanjungbalai hanya digunakan di tiga kecamatan dari total enam kecamatan yang ada di Kota Tanjungbalai.

    “Pelestarian bahasa daerah harus menjadi perhatian bersama agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman,” ujarnya.

    Fadly juga berpesan kepada para guru utama peserta PKBD agar mengikuti kegiatan dengan serius serta mampu membiasakan penggunaan Bahasa Melayu Dialek Tanjungbalai kepada siswa tingkat SD dan SMP di lingkungan sekolah.

    Sementara itu, Agus Bambang Hermanto menyampaikan apresiasi kepada Pemko Tanjungbalai atas dukungan dan sambutan positif terhadap pelaksanaan program revitalisasi bahasa daerah tersebut.

    Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan masyarakat dapat terus terjalin demi menjaga kelestarian bahasa daerah sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.

  • LLDIKTI Wilayah I Sumut Tegaskan Penyaluran KIP Kuliah Sesuai Juknis

    LLDIKTI Wilayah I Sumut Tegaskan Penyaluran KIP Kuliah Sesuai Juknis

    MEDAN – LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara menegaskan bahwa proses penyaluran beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di Sumatera Utara telah berjalan sesuai petunjuk teknis dan ketentuan yang berlaku.

    Penegasan itu disampaikan Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara, Saiful Anwar Matondang, menyusul mencuatnya informasi terkait pemanggilan dirinya oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) pada 27 April 2026 lalu.

    Saat diwawancarai wartawan pada Jumat (8/5/2026), Saiful membenarkan dirinya dimintai keterangan oleh Kejatisu terkait penyaluran beasiswa KIP Kuliah di Sumut.
    “Benar, saya dipanggil untuk memberikan bahan keterangan dan data terkait penyaluran beasiswa KIP di Sumatera Utara,” ujarnya.

    Di hadapan pihak kejaksaan, Saiful menjelaskan mengenai mekanisme penerima hingga penyaluran beasiswa KIP kepada sebanyak 5.048 mahasiswa yang tersebar di 165 perguruan tinggi di Sumatera Utara.

    Menurutnya, seluruh proses telah dilaksanakan sesuai aturan dan petunjuk teknis yang berlaku, termasuk peran dan kewenangan LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara dalam pengelolaan administrasi program tersebut.

    Ia menerangkan, berdasarkan petunjuk teknis dari Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kepala LLDIKTI membentuk Tim Pengelola Beasiswa KIP Kuliah yang terdiri dari tiga orang staf dari Tim Kerja Akademik Kemahasiswaan serta Tim Kerja Sistem Informasi dan Data.

    Tim tersebut bertugas sebagai penanggung jawab data, pengelola data PDDIKTI, dan operator tetap KIP Kuliah.
    “LLDIKTI tidak mengelola keuangan dan tidak menentukan calon mahasiswa penerima beasiswa KIP. Kami hanya melakukan verifikasi data yang diusulkan perguruan tinggi, kemudian meneruskannya ke Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi di Jakarta untuk proses pencairan,” jelas Saiful.

    Ia menambahkan, perguruan tinggi memiliki kewenangan penuh dalam melakukan seleksi calon penerima KIP Kuliah. Setelah diverifikasi oleh LLDIKTI, data tersebut dikirimkan ke pusat untuk dilakukan pemeriksaan ulang, termasuk terkait status akreditasi perguruan tinggi dan program studi.

    Mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah nantinya akan tercatat dalam Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) setelah proses verifikasi ulang melalui portal SIM KIP Kuliah selesai dilakukan.

    Saiful juga menjelaskan bahwa dana bantuan disalurkan langsung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi melalui bank penyalur ke dua rekening berbeda.

    “Biaya pendidikan ditransfer langsung ke rekening perguruan tinggi untuk pembayaran SPP, sedangkan biaya hidup ditransfer ke rekening mahasiswa penerima,” katanya.

    Ia menegaskan, setelah penetapan penerima dilakukan, hubungan administrasi dan penyaluran dana berlangsung langsung antara kementerian, perguruan tinggi, dan mahasiswa penerima manfaat.
    “Peran kami hanya meneruskan data usulan dari perguruan tinggi sesuai ketentuan yang berlaku,” tutupnya.

  • Sat Lantas Polres Tanjungbalai Ajak Pedagang Tertib Berlalu Lintas di Kawasan Pasar Suprapto

    Sat Lantas Polres Tanjungbalai Ajak Pedagang Tertib Berlalu Lintas di Kawasan Pasar Suprapto

    TANJUNGBALAI ,indeksnews.web.id/  Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanjungbalai kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas di wilayah hukumnya.

    Pada Jumat pagi (08/05/2026), personel Sat Lantas Polres Tanjungbalai yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas AKP Demonstar, SH, MH melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Suprapto, Kota Tanjungbalai.

    Kegiatan tersebut difokuskan pada pemberian imbauan secara humanis kepada para pedagang agar tidak menggunakan badan jalan sebagai lokasi berjualan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan yang kerap terjadi akibat penyempitan ruas jalan di area pasar.

    Kasat Lantas Polres Tanjungbalai AKP Demonstar, SH, MH mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.

    “Kami hadir untuk memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat, khususnya para pedagang. Tujuannya agar badan jalan dapat kembali difungsikan sebagaimana mestinya, sehingga arus lalu lintas tetap lancar dan pengguna jalan merasa nyaman,” ujarnya.

    Selain melakukan penertiban di area pasar, personel Sat Lantas juga memberikan bimbingan dan penyuluhan (Binluh) terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas. Dalam kesempatan itu, masyarakat diimbau agar selalu menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara roda dua, melengkapi surat-surat kendaraan, serta taat membayar pajak kendaraan.

    Kehadiran polisi lalu lintas di tengah masyarakat pun mendapat sambutan positif dari para pedagang. Mereka mengaku memahami pentingnya menjaga ketertiban bersama demi kenyamanan seluruh pengguna jalan.

    Melalui kegiatan ini, Sat Lantas Polres Tanjungbalai berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas semakin meningkat, sekaligus memperkuat semangat pelayanan kepolisian yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat.

  • Dari Tapal Batas Indonesia untuk Generasi Bangsa: Imigrasi NTT Berdampak, Berkarya, dan Berbagi

    Dari Tapal Batas Indonesia untuk Generasi Bangsa: Imigrasi NTT Berdampak, Berkarya, dan Berbagi

    Belu ,indeksnews.web.id/ – Senyum bahagia terpancar dari wajah anak-anak perbatasan Desa Maumutin, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, saat menerima bantuan buku dan alat tulis dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Kantor Imigrasi Atambua, Kamis (07/05/2026).
    Kegiatan sosial yang berlangsung di wilayah Pos Lintas Batas Tradisional (PLBT) Turiskain tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara di tapal batas Republik Indonesia, tidak hanya dalam menjaga kedaulatan, tetapi juga dalam mendukung pendidikan dan masa depan generasi bangsa.

    Di sela kunjungan kerja ke wilayah perbatasan Kabupaten Belu, tepatnya di PLBT Turiskain, PLBT Builalu, dan Pos Imigrasi Lakmaras, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Ditjen Imigrasi NTT, Saroha Manullang, didampingi Plh. Kepala Kantor Imigrasi Atambua, Nursetya, bersama jajaran Kanwil Ditjen Imigrasi NTT menyempatkan diri berbagi bersama anak-anak sekolah di kawasan perbatasan Turiskain.

    Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendekatan humanis dan sosial jajaran imigrasi dalam mempererat rasa kebangsaan masyarakat di wilayah terdepan NKRI. Bantuan berupa buku tulis dan alat tulis diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan anak-anak perbatasan agar tetap semangat belajar dan meraih cita-cita.

    “Negara hadir bukan hanya saat ada masalah, tetapi juga saat anak-anak perbatasan membutuhkan semangat untuk belajar dan meraih cita-cita setinggi langit Indonesia,” ujar Saroha Manullang.

    Ia menjelaskan, kegiatan berbagi tersebut muncul secara spontan setelah dirinya bersama rombongan melakukan kunjungan kerja hingga malam hari dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, anak-anak, serta petugas imigrasi di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Napan, Pos Lintas Tradisional (PLBT) Haumeniana, serta Pos Imigrasi Kefamenanu dan Aplasi di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

    Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT, Arvin Gumilang, secara terpisah menyampaikan bahwa pembagian alat tulis tersebut diharapkan mampu memperkuat ikatan emosional masyarakat perbatasan dengan petugas imigrasi sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan sejak dini.
    “Anak-anak perbatasan adalah garda terdepan masa depan bangsa. Mendidik mereka berarti menjaga kedaulatan Indonesia untuk generasi yang akan datang,” ungkap Arvin.

    Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar membagikan buku dan alat tulis, melainkan menjadi pesan kuat bahwa negara hadir, negara peduli, dan negara tidak pernah melupakan masyarakat yang tinggal di ujung terdepan Indonesia.
    Bagi anak-anak Desa Maumutin–Turiskain, momen tersebut menjadi penyemangat baru untuk terus belajar, bertumbuh, dan mengejar cita-cita mereka. Senyum tulus dan rasa haru yang terpancar dari wajah anak-anak perbatasan itu juga menjadi motivasi tersendiri bagi jajaran imigrasi untuk terus bekerja, berkarya, berbakti, sekaligus berbagi kepada masyarakat.

    “Melihat kebahagiaan mereka menjadi oase dan penyemangat bagi kami untuk terus bekerja dengan baik, berkarya, berbakti sambil berbagi,” tutup Saroha penuh haru.

  • Polres Tanjungbalai Dekati Masyarakat Melalui ‘Jumat Curhat’, Ajak Warga Jaga Kamtibmas

    Polres Tanjungbalai Dekati Masyarakat Melalui ‘Jumat Curhat’, Ajak Warga Jaga Kamtibmas

    TANJUNG BALAI,indeksnews.web.id/ – Sat Reskrim Polres Tanjung Balai kembali menggelar kegiatan mendengar aspirasi masyarakat melalui program “Jumat Curhat”, Jumat sore (08/05). Kegiatan tersebut menyasar warga di Jalan Sekata, Lingkungan IV, Kelurahan Tanjung Balai Kota IV, Kecamatan Tanjung Balai Utara.

    Suasana penuh keakraban terlihat di kedai kopi milik Pak Sinaga yang menjadi lokasi kegiatan. Sambil duduk santai, personel kepolisian berdialog langsung dengan warga setempat membahas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lingkungan mereka.

    Kapolres Tanjung Balai melalui KBO Sat Reskrim, Iptu Syaifuddin, S.H., menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan silaturahmi dengan warga.

    “Kami ingin memastikan bahwa Polri selalu ada untuk masyarakat. Lewat forum santai seperti ini, warga bisa menyampaikan keluh kesah maupun masukan terkait keamanan lingkungan secara langsung tanpa rasa sungkan,” ujar Iptu Syaifuddin.

    Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian juga menyampaikan sejumlah pesan Kamtibmas kepada masyarakat. Warga diimbau untuk menjadi “polisi” bagi diri sendiri dengan tidak terlibat dalam tindak kejahatan serta tetap waspada agar tidak menjadi korban kriminalitas.

    Selain itu, masyarakat diajak untuk terus bersinergi dengan Polres Tanjung Balai dalam menjaga kondusivitas wilayah. Warga Lingkungan IV juga diharapkan dapat menjadi contoh atau pionir dalam menjaga ketertiban di wilayah hukum Kota Tanjung Balai.

    Kegiatan Jumat Curhat itu turut dihadiri Kasat Binmas AKP Zainuddin, para Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Balai Utara, serta tokoh masyarakat setempat.

    Melalui kegiatan rutin tersebut, Polres Tanjung Balai menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat demi terciptanya Kota Tanjung Balai yang aman, nyaman, dan kondusif.

  • KSJ Prioritaskan Para Janda Miskin yang Menjadi Tulang Punggung Keluarga

    KSJ Prioritaskan Para Janda Miskin yang Menjadi Tulang Punggung Keluarga

    Medan,indeksnews.web.id/– Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dhuafa dengan memprioritaskan bantuan kepada para janda miskin yang menjadi tulang punggung keluarga. Kegiatan Sedekah Jumat yang digelar pada Jumat (8/5/2026) tersebut menyasar para lansia dan perempuan kepala keluarga yang sehari-hari berjuang mencari nafkah.


    Mengikuti amanah dan arahan Pendiri sekaligus Pembina KSJ, Relawan Jurnalis KSJ membagikan bantuan sembako kepada para janda lansia yang berprofesi sebagai penjual sayur keliling, penjual bubur, pedagang jajanan keliling hingga buruh cuci.


    Kegiatan yang berlangsung di kediaman Boim selaku Koordinator Gerakan Jumat Barokah itu mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Puluhan janda dhuafa tampak hadir untuk menerima bantuan sembako dari tim relawan KSJ.


    Salah seorang warga, Bidan Wati, mengaku kagum dengan konsistensi KSJ dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.


    “Kalau seandainya kami ingin mendonasikan sedikit harta kami, saya dan keluarga pastinya akan memberikan amanah ke KSJ. Kami melihat dalam memberikan amanah untuk sedekah kepada masyarakat benar-benar tepat sasaran dan inilah yang harus kita dukung,” ujarnya.
    Pemberian bantuan kali ini terlihat berbeda dari biasanya. Jika sebelumnya relawan KSJ mendatangi langsung rumah-rumah dhuafa, kali ini para penerima bantuan diminta datang mengambil sembako sambil tetap menjalankan aktivitas berdagang mereka.


    Boim menjelaskan langkah tersebut dilakukan agar para pedagang kecil tetap bisa berjualan tanpa terganggu aktivitasnya.
    “Saat ini para penerima sedekah yang datang, karena kami tidak ingin aktivitas jualan mereka terganggu. Jadi kami meminta mereka sambil berdagang bisa mampir dan mengambil sedekah sembako dari KSJ,” jelasnya.
    Salah seorang penerima bantuan, Jumiati (56), pedagang sayur keliling di kawasan Mabar, mengaku sangat bersyukur mendapatkan bantuan sembako dari KSJ. Selama tujuh tahun menjadi janda, dirinya harus berjuang menghidupi satu anak kandung dan empat anak angkat yatim piatu.


    “Setiap hari saya harus menjadi tulang punggung keluarga. Dengan berjualan sayur memakai sepeda, saya berharap bisa menghidupi dan menyekolahkan mereka. Kalau kita tidak berusaha, harus ke mana lagi mencari nafkah untuk anak-anak. Saya sudah terbiasa hidup susah dan harus tetap disyukuri,” ucap Jumiati dengan haru.


    Sementara itu, Pendiri dan Pembina KSJ, H. Ikhwan Lubis SH MH mengatakan, meskipun saat ini KSJ baru mampu membantu puluhan dhuafa setiap pekannya, dirinya optimistis gerakan sosial tersebut nantinya dapat menjangkau lebih banyak masyarakat miskin dan anak yatim piatu di seluruh Indonesia.


    “Walau saat ini KSJ hanya bisa membantu puluhan dhuafa pada setiap Jumatnya, namun saya percaya nantinya KSJ akan bisa membantu para fakir miskin dan anak yatim piatu di seluruh Indonesia. Itulah janji KSJ,” ungkapnya.


    Ia juga berharap seluruh relawan tetap istiqamah menjalankan kegiatan Sedekah Jumat meski dengan kemampuan yang sederhana.
    “Saya hanya berharap kepada seluruh relawan, tetaplah melakukan kegiatan Sedekah Jumat walau hanya dengan dua karung beras. Itu akan membuat kita lebih ikhlas dan terbiasa melakukannya,” tegas Ikhwan Lubis.

  • Sidang PKDRT Sherly Memanas, Ayah Terdakwa Tepuk Dada Tahan Kesedihan Dua Anaknya Babak Belur

    Sidang PKDRT Sherly Memanas, Ayah Terdakwa Tepuk Dada Tahan Kesedihan Dua Anaknya Babak Belur

    DELISERDANG,indeksnews.web.id/ – Sidang perkara Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) dengan terdakwa Sherly kembali memanas di Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri Lubukpakam, Kamis (7/5/2026). Dalam persidangan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan dua saksi fakta, yakni Budi Tahir, ayah terdakwa Sherly, serta Erwin, kakak ipar terdakwa.

    Kedua saksi diperiksa secara terpisah di hadapan majelis hakim yang diketuai Hiras Sitanggang, didampingi hakim anggota Endra Hermawan. Sementara tim penasihat hukum terdakwa terdiri dari Jonson David Sibarani dan Togar Lubis.

    Pantauan awak media, suasana sidang awalnya berlangsung tenang. Budi Tahir menjawab pertanyaan JPU Ricky Sinaga maupun majelis hakim dengan nada datar. Ia mengaku selama ini menganggap pertengkaran antara putrinya Sherly dan mantan suaminya, Rolan, sebagai persoalan rumah tangga biasa.

    “Semula saya pikir itu hal yang lumrah antara suami istri. Karena urusan rumah tangga, saya gak mau campuri,” ujar Budi di persidangan.

    Namun suasana berubah haru saat Budi mulai menceritakan kejadian 5 April 2024 di Komplek Cemara Asri, Jalan Royal, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan.
    Ia mengaku awalnya tidak mengetahui adanya pertikaian antara kedua putrinya, Sherly dan Yanty, dengan Rolan serta ibu Rolan, Lily Kamso. Sekitar pukul 11.00 WIB, ia mendapat telepon dari teman Rolan yang memberitahukan adanya keributan kembali antara Sherly dan Rolan.

    Budi kemudian datang ke rumah mantan besannya. Saat itu sudah ada Lily Kamso, Budi Akiet, Rolan, dan Erwin. Menurutnya, pembicaraan saat itu mengarah pada penyelesaian secara kekeluargaan agar persoalan tidak dibawa ke jalur hukum.
    Namun kesepakatan damai itu, menurut Budi, tidak ditepati pihak keluarga besannya. Dalam kesaksiannya, ia tampak emosional sambil beberapa kali menepuk dada saat menjelaskan kondisi kedua anaknya.

    “Kedua anak saya yang lebam-lebam. Yanty dilaporkan tanggal 8 April dan hari itu juga ditangkap polisi perkara penganiayaan atas laporan Lily Kamso. Pihak kami gak ada dimintai keterangan polisi,” ungkapnya.
    Ia juga menyebut Sherly sempat mengeluhkan sakit di sekujur tubuh sebelum dibawa pulang.

    “Sherly sempat memeluk istri saya, bilang badannya sakit semua. Lehernya dicekik Rolan dan minta pulang sama anaknya. Saya cukup sabar pak. Sakitnya itu di sini pak, sakitnya itu di sini,” ucap Budi sembari menepuk dadanya di hadapan majelis hakim.

    Sementara itu, saksi Erwin menjelaskan dirinya mengetahui kondisi rumah tangga Sherly dan Rolan dari cerita istrinya, Yanty, yang merupakan kakak Sherly. Ia mengatakan pertengkaran terakhir bermula pada Kamis malam (4/4/2024) setelah handphone Sherly disebut dirusak oleh Rolan.

    Keesokan paginya, Sherly menghubungi Yanty menggunakan telepon sederhana dan meminta dijemput dari rumah mertuanya.
    Erwin dan Yanty lalu mendatangi rumah tersebut. Yanty masuk ke dalam rumah, sementara Erwin menunggu di luar bersama anak-anak mereka di dalam mobil.
    “Istri saya masuk ke dalam rumah. Pintu dibuka Lily Kamso. Saya di luar. Tutup pintunya ma,” kata Erwin menirukan ucapan Rolan kepada ibunya.

    Tak lama kemudian, Erwin mengaku mendengar jeritan Sherly meminta tolong dari dalam rumah.
    “Ko Erwin tolong… Ko Erwin tolong. Saya langsung panik pak. Istri saya juga di dalam. Saya goyang-goyang pintu besi rumahnya tapi gak dibuka,” ujarnya.

    Karena panik dan khawatir terjadi sesuatu terhadap istrinya dan Sherly, Erwin kemudian mencari Miniature Circuit Breaker (MCB) dan mematikan aliran listrik rumah tersebut.

    Dalam persidangan, tim penasihat hukum terdakwa juga memperlihatkan rekaman CCTV berdurasi lima menit terkait peristiwa tersebut. Namun Erwin membantah rekaman yang diputar merupakan rekaman asli.
    “Ini bukan rekaman waktu saya matikan MCB. Rekaman CCTV asli gak seperti ini karena ada tanda mute. Saya juga bisnis CCTV,” tegasnya.

    Selain itu, Erwin mengungkapkan rumah tangga Sherly dan Rolan sebelumnya kerap diwarnai pertengkaran karena dugaan perselingkuhan.
    “Roland pernah ketahuan selingkuh dari chat-chat-an. Itu yang sering diceritakan Sherly ke istri saya,” katanya.

    Di akhir persidangan, saksi dan terdakwa diperlihatkan sejumlah foto wajah Rolan yang mengalami luka dan lebam serta kacamata rusak. Namun Sherly membantah foto-foto tersebut berkaitan dengan peristiwa 5 April 2024.
    Majelis hakim kemudian menunda persidangan dan akan melanjutkan agenda pemeriksaan dua pekan mendatang.

  • Semangat Kebersamaan dan Kepedulian, WALUBI Kunjungi Lapas Kelas I Medan

    Semangat Kebersamaan dan Kepedulian, WALUBI Kunjungi Lapas Kelas I Medan

    Medan, indeksnews.web.id/ – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap pembinaan warga binaan kembali terlihat dalam kunjungan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan, Kamis (7/5/2026).


    Kunjungan tersebut disambut langsung oleh jajaran pejabat struktural Lapas Kelas I Medan sebagai bentuk penguatan silaturahmi sekaligus menjalin sinergi dalam mendukung program pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.


    Dalam kesempatan itu, rombongan WALUBI berkesempatan meninjau secara langsung berbagai program pembinaan yang dilaksanakan di dalam lapas, mulai dari pembinaan keagamaan hingga kegiatan pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

    Rombongan melihat berbagai aktivitas pembinaan yang menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas I Medan dalam membentuk warga binaan agar memiliki keterampilan, mental, serta karakter yang lebih baik selama menjalani masa pidana. Suasana kunjungan berlangsung hangat, penuh keakraban, dan sarat nilai kebersamaan.


    Selain melakukan peninjauan, pihak WALUBI bersama jajaran Lapas Kelas I Medan juga melaksanakan diskusi dan rapat singkat terkait peluang kerja sama dalam mendukung program pembinaan kepribadian serta pembinaan spiritual bagi warga binaan ke depannya.


    Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan, Fonika Affandi, turut memperkenalkan berbagai pembaruan sistem dan inovasi pelayanan yang telah diterapkan sebagai bentuk komitmen menuju pemasyarakatan yang semakin modern, transparan, dan humanis.


    Fonika Affandi menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan WALUBI terhadap program pembinaan di Lapas Kelas I Medan. Ia berharap sinergi yang terjalin dapat terus diperkuat guna mendukung pembinaan kepribadian dan spiritual warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat.


    “Kolaborasi dengan berbagai organisasi keagamaan dan elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembinaan yang optimal bagi warga binaan,” ujarnya.


    Sementara itu, pihak WALUBI turut memberikan apresiasi atas berbagai program pembinaan serta pembaruan yang telah dilakukan oleh Lapas Kelas I Medan dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih baik dan humanis.


    Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kolaborasi bersama berbagai elemen masyarakat dan organisasi keagamaan guna menciptakan pembinaan yang berkelanjutan serta berorientasi pada perubahan perilaku warga binaan ke arah yang lebih baik.

  • Upaya Peningkatan Layanan Masyarakat, Sekdako Tebing Tinggi Kunjungan ke PDAM Tirtanadi

    Upaya Peningkatan Layanan Masyarakat, Sekdako Tebing Tinggi Kunjungan ke PDAM Tirtanadi

    • MEDAN,indeksnews.web.id/ – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik bersama jajaran direksi PDAM Tirta Bulian melakukan kunjungan silaturahmi ke PDAM Tirtanadi di Kota Medan, Kamis (07/05/2026).

    Dalam kunjungan tersebut, Erwin didampingi Kabag Perekonomian Setda Tebing Tinggi Safaruddin, Plt Direktur PDAM Tirta Bulian Roy Abdul Rahman beserta jajaran lainnya.

    Rombongan diterima langsung oleh Direktur Utama PDAM Tirtanadi Ardian Surbakti, Direktur Air Limbah Ikrimah Hamidy serta sejumlah pejabat lainnya.
    Pertemuan silaturahmi tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi dan meningkatkan kinerja PDAM Tirta Bulian Tebing Tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    “Meeting peningkatan kinerja PDAM Tirta Bulian Kota Tebing Tinggi dengan Dirut Tirtanadi dan jajarannya di Medan,” ujar Sekda Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik kepada awak media.

    Erwin menjelaskan, dalam pertemuan itu pihak PDAM Tirta Bulian menyampaikan sejumlah hal terkait penguatan manajerial hingga teknis operasional guna meningkatkan kualitas layanan air bersih kepada masyarakat.

    “PDAM Tirta Bulian yang terus melakukan upaya peningkatan layanan kinerja menyampaikan beberapa hal, baik managerial maupun teknis operasional,” kata Erwin yang juga menjabat sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirta Bulian.
    Menurutnya, pihak PDAM Tirtanadi menyatakan siap membantu dan berkolaborasi dalam berbagai aspek guna mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat Kota Tebing Tinggi.
    “PDAM Tirtanadi menyatakan siap berkolaborasi,” pungkasnya.

    Foto:
    Sekdako Tebing Tinggi Erwin Suheri Damanik didampingi Kabag Perekonomian Setda Tebing Tinggi Safaruddin dan Plt Direktur PDAM Tirta Bulian Roy Abdul Rahman foto bersama Direktur Utama PDAM Tirtanadi Ardian Surbakti, Direktur Air Limbah Ikrimah Hamidy dan pejabat lainnya dalam kunjungan silaturahmi di Kota Medan, Kamis (07/05/2026).

  • Rakor ATR/BPN Bersama KPK dan Pemda se-Sultra Perkuat Pencegahan Korupsi dan Dorong Ekonomi Daerah

    Rakor ATR/BPN Bersama KPK dan Pemda se-Sultra Perkuat Pencegahan Korupsi dan Dorong Ekonomi Daerah

    KENDARI ,indeksnews.web.id/  Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional⁠� bersama Komisi Pemberantasan Korupsi dan pemerintah daerah se-Sulawesi Tenggara memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan korupsi serta peningkatan ekonomi daerah melalui rapat koordinasi pelayanan publik bidang pertanahan dan aset barang milik daerah (BMD).

    Kegiatan yang berlangsung di Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Kamis (07/05/2026) itu merupakan tindak lanjut kerja sama lintas lembaga di bidang pertanahan dan tata ruang.

    Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah ATR/BPN, Andi Tenri Abeng mengatakan, kegiatan tersebut merupakan implementasi arahan Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid yang menjadikan transformasi layanan pertanahan sebagai program strategis nasional.

    “Kegiatan yang kita kerja samakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan dan inisiasi dari Pak Menteri. Beliau berkomitmen menetapkan transformasi layanan pertanahan menjadi salah satu program strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kepastian hak atas tanah bagi masyarakat,” ujar Andi Tenri Abeng.

    Ia menjelaskan, Sulawesi Tenggara dipilih sebagai salah satu pilot project kerja sama bersama KPK sejak Oktober 2025. Program tersebut diharapkan menjadi contoh implementasi tata kelola pertanahan yang efektif dan akuntabel di daerah.

    Menurutnya, kolaborasi ATR/BPN dan KPK bertujuan memberikan manfaat nyata bagi daerah, mulai dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), penguatan akuntabilitas pengelolaan aset daerah, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang pertanahan.

    Dalam rapat koordinasi itu, para pihak juga menyepakati sejumlah komitmen bersama, di antaranya meningkatkan sinergi dan kolaborasi di bidang pertanahan dan tata ruang, mendorong implementasi sembilan paket program kerja sama, memperkuat koordinasi antarinstansi secara transparan, serta menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing.

    “Dari komitmen ini saya harapkan Bapak Ibu dapat menjaga komitmen bersama ini dan melaksanakannya dengan sebaik-baiknya untuk pencegahan korupsi dan peningkatan ekonomi daerah,” tegas Andi Tenri Abeng.

    Kegiatan tersebut turut disaksikan Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah IV KPK, Edi Suryanto.

    Sebagai bagian dari program kerja sama, terdapat sembilan fokus utama yang akan dijalankan, di antaranya integrasi Nomor Identifikasi Bidang (NIB) Tanah dengan Nomor Objek Pajak (NOP), integrasi layanan pertanahan dengan Mal Pelayanan Publik, percepatan pendaftaran tanah, hingga percepatan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang terintegrasi dengan sistem Online Single Submission (OSS).

    Selain itu, program juga mencakup sensus pertanahan berbasis geospasial, integrasi Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan/Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B/LP2B) ke dalam RTRW, optimalisasi peran Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), pengembangan Zona Nilai Tanah (ZNT), serta konsolidasi tanah untuk pembangunan daerah.

    Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka menilai sektor pertanahan dan pengelolaan aset daerah merupakan bidang yang sangat vital dalam pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan.

    Ia mengakui masih terdapat berbagai persoalan kompleks di sektor tersebut sehingga diperlukan penguatan sinergi lintas lembaga.

    “Semoga kita semua dapat terus memperkuat komitmen bersama, meningkatkan sinergi dan kolaborasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, serta menghadirkan pelayanan publik terbaik bagi masyarakat Sulawesi Tenggara,” ujar Andi Sumangerukka.

    Rapat koordinasi tersebut juga dihadiri sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama ATR/BPN, Kepala Kantor Wilayah BPN Sultra Budi Hartanto, para bupati dan wali kota se-Sultra, serta seluruh Kepala Kantor Pertanahan di wilayah Sulawesi Tenggara.