Category: Humaniora & Agama

  • PT Mitra Utama Madani Gelar Buka Puasa Bersama di Pondok Assairun Rumah Yatim Dhuafa

    PT Mitra Utama Madani Gelar Buka Puasa Bersama di Pondok Assairun Rumah Yatim Dhuafa

    MEDAN,indeksnews.web.id/– Dalam semangat Ramadhan yang penuh berkah, PT Mitra Utama Madani menggelar kegiatan berbagi dan buka puasa bersama di Pondok Assairun Rumah Yatim Dhuafa. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menguatkan hati serta menyatukan silaturrahmi antara perusahaan dan masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan dhuafa.

    Direktur PT Mitra Utama Madani, Gung Panggodo, dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Koordinator Representatif Officer, Surya Andika. Kehadiran perwakilan manajemen perusahaan ini menjadi wujud komitmen nyata dalam membangun kepedulian sosial dan mempererat hubungan kemanusiaan.

    Surya Andika menyampaikan bahwa kegiatan berbagi dan buka puasa bersama bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana untuk meningkatkan rasa empati dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan.

    “Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan, menguatkan hati, serta mempererat tali silaturrahmi dengan adik-adik di Pondok Assairun. Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan dan semangat bagi kita semua,” ujarnya.

    Acara diisi dengan tausiyah singkat, doa bersama, pemberian santunan, serta buka puasa bersama anak-anak yatim dan dhuafa. Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan terasa sepanjang kegiatan berlangsung.

    Melalui kegiatan sosial ini, PT Mitra Utama Madani berharap dapat terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat serta menumbuhkan semangat berbagi yang berkelanjutan, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi juga dalam berbagai kesempatan lainnya.

  • Warga Mangkubumi Minta Rommy Van Boy Desak Kapolrestabes Medan Berantas Narkoba

    Warga Mangkubumi Minta Rommy Van Boy Desak Kapolrestabes Medan Berantas Narkoba

    Medan ,indeksnews.web.id/– Warga Lingkungan Mangkubumi, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, meminta anggota DPRD Kota Medan, Rommy Van Boy, untuk mendesak Jean Calvijn Simanjuntak selaku Kapolrestabes Medan agar segera memberantas peredaran narkoba di wilayah mereka.

    Permintaan tersebut disampaikan warga saat kegiatan Reses V Masa Sidang II Tahun 2025–2026 yang digelar di Jalan Sukamulia, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Sabtu (21/2/2026).

    “Berdasarkan pengaduan yang disampaikan warga, kita mendesak Kapolrestabes Medan untuk segera memberantas peredaran narkotika di lokasi tersebut,” ujar Rommy, Senin (23/2/2026).

    Politisi Fraksi Golkar DPRD Kota Medan itu menegaskan, meskipun Polrestabes Medan mengklaim telah menindak sejumlah pelaku narkoba dalam kurun 100 hari terakhir, persoalan serupa masih terus dikeluhkan warga Mangkubumi.

    “Faktanya, setiap kali kita menggelar reses, persoalan peredaran narkoba ini selalu disampaikan masyarakat. Karena itu, penting bagi kita untuk meminta Kapolrestabes Medan memberi atensi serius terhadap masalah ini,” tegasnya.

    Dalam rangkaian reses yang sama, Minggu (22/2/2026), Rommy juga menyerap berbagai aspirasi warga saat menggelar pertemuan di Jalan Perjuangan, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal.

    Sejumlah keluhan disampaikan masyarakat, mulai dari persoalan infrastruktur, bantuan sosial, penerangan jalan umum, hingga akses terhadap fasilitas kesehatan.

    Rommy menyatakan seluruh aspirasi tersebut akan dibawa dan disampaikan dalam sidang DPRD Kota Medan. Bahkan, pada kesempatan itu ia langsung memfasilitasi warga untuk berkoordinasi dengan dinas terkait yang hadir guna mempercepat penyelesaian persoalan.

    “Khusus di Kecamatan Medan Sunggal, kita sampaikan apresiasi kepada Camat Medan Sunggal, Irfan Abdillah yang telah sukses mengoordinasikan penyelesaian persoalan-persoalan dasar masyarakat di wilayahnya,” ucapnya.

    Keluhan serupa juga disampaikan warga saat reses di Jalan Karya Sejati, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia. Mulai dari persoalan narkoba, perbaikan infrastruktur, akses bantuan sosial, hingga penerangan jalan menjadi perhatian utama masyarakat.

    Dalam kegiatan reses tersebut turut hadir para camat, lurah, kepala lingkungan (kepling), serta perwakilan Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), serta Dinas Kesehatan Kota Medan.

    “Dengan kehadiran dinas terkait, setiap persoalan yang dikeluhkan masyarakat bisa langsung dikoordinasikan untuk segera dicarikan solusi agar tuntas,” pungkas Rommy.

  • Isu Larangan Jual Makanan Nonhalal di Medan, Pemkot Beri Penjelasan

    Isu Larangan Jual Makanan Nonhalal di Medan, Pemkot Beri Penjelasan

    Medan,indeksnews.web.id/ – Surat Edaran Wali Kota Medan Nomor 500-7.1/1540 tentang Penataan Lokasi dan Pengelolaan Limbah Penjualan Daging Non-Halal di Wilayah Kota Medan menuai polemik di tengah masyarakat. Sejumlah pihak menuding regulasi tersebut sebagai bentuk larangan penjualan daging nonhalal di Kota Medan.

    Menanggapi hal itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Medan, M. Sofyan, membantah tudingan tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Medan tidak melarang warga berdagang komoditas nonhalal.

    “Pemerintah tidak melarang. Yang dilakukan adalah penataan lokasi penjualan agar tidak menimbulkan gangguan lingkungan, risiko kesehatan, maupun ketidaknyamanan warga di sekitar fasilitas umum, rumah ibadah, dan sekolah,” ujar Sofyan di Kantor Wali Kota Medan, Minggu (22/2/2026).

    Menurutnya, penataan tersebut juga merupakan bentuk perlindungan dan kepastian usaha bagi para pedagang. Pemkot telah menyiapkan lokasi khusus berjualan di Pasar Petisah dan Pasar Sambu, lengkap dengan area yang telah disiapkan oleh pengelola pasar.

    Selain itu, pemerintah memberikan fasilitas pembebasan retribusi selama satu tahun dan bahkan mengusulkan perpanjangan hingga dua tahun agar pedagang lebih nyaman menempati lokasi yang telah ditentukan.

    “Tujuannya agar perdagangan tetap berjalan tertib dan hubungan sosial masyarakat tetap harmonis,” jelas Sofyan.
    Ia menilai perbedaan penafsiran atas surat edaran tersebut merupakan hal yang wajar. Karena itu, pemerintah membuka ruang dialog dengan seluruh pihak agar substansi kebijakan dapat dipahami secara utuh dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

    “Kebijakan ini berorientasi pada penataan, bukan pelarangan. Ini juga menunjukkan komitmen pemerintah daerah menghadirkan solusi yang tertib, adil, dan tetap mendukung keberlangsungan usaha masyarakat di Kota Medan,” tegasnya.

    Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Medan, Citra Effendi Capah, menambahkan surat edaran tersebut pada dasarnya menegaskan kembali aturan yang sudah ada, seperti larangan berjualan di badan jalan, trotoar, dan drainase sebagaimana diatur dalam berbagai perda dan peraturan wali kota sebelumnya.
    “Kebijakan ini berlaku untuk seluruh pedagang, bukan hanya penjual daging nonhalal,” ujarnya.

    Ia juga menegaskan tidak ada larangan lokasi secara khusus selama pedagang mematuhi aturan dan mencantumkan labelisasi produk. Label tersebut diperlukan agar masyarakat mengetahui jenis dagangan yang dijual sehingga tidak terjadi kesalahan pembelian, praktik yang selama ini telah diterapkan di restoran, hotel, dan tempat makan.

    Citra mengungkapkan, kebijakan tersebut disusun melalui proses dialog dan pengumpulan masukan dari berbagai pihak, termasuk Majelis Ulama Indonesia dan Forum Kerukunan Umat Beragama sebelum akhirnya disepakati menjadi surat edaran.
    “Pemerintah sebelumnya juga telah memediasi keluhan masyarakat terkait aktivitas penjualan di sejumlah lokasi.

    Hasilnya berupa kesepakatan bersama antara pedagang, tokoh masyarakat, dan aparat setempat,” pungkasnya.

  • Atensi AKBP Jhon Sitepu, SIK, MH, Kapolsek Perbaungan Salurkan Bansos Ramadan untuk Korban Kebakaran di Sergai

    Atensi AKBP Jhon Sitepu, SIK, MH, Kapolsek Perbaungan Salurkan Bansos Ramadan untuk Korban Kebakaran di Sergai

    Serdang Bedagai,indeksnews.web.id/ – Wujud kepedulian di Bulan Suci Ramadan kembali ditunjukkan jajaran Polri di wilayah hukum Polres Serdang Bedagai.

    Atensi dan arahan langsung Kapolres Serdang Bedagai Jhon Sitepu diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan Polsek Perbaungan kepada masyarakat korban kebakaran dan warga kurang mampu.

    Kegiatan berlangsung pada Sabtu (21/2/2026) sekira pukul 10.00 WIB di Dusun I, Desa Jambur Pulau, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai. Bantuan sosial tersebut dipimpin langsung Kapolsek Perbaungan Japri Binsar H. Simamora bersama jajaran personel.

    Dalam pelaksanaannya, Kapolsek bersama personel menyerahkan bantuan sembako kepada tiga warga yang membutuhkan, yakni Mah Toel (62), Amat Jais (53), dan Bukirah (52). Masing-masing menerima satu karung beras, satu papan telur, serta satu kotak mi instan.

    Kapolsek Perbaungan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk implementasi arahan dan kepedulian Kapolres Serdang Bedagai agar seluruh jajaran aktif hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang terdampak musibah dan dalam kondisi ekonomi sulit.

    “Ini adalah wujud nyata kepedulian pimpinan kami, Bapak Kapolres Serdang Bedagai AKBP Jhon Sitepu, SIK, MH, yang selalu menekankan agar Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujar AKP Japri.

    Masyarakat Dusun I Desa Jambur Pulau menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi perhatian dari jajaran Polres Serdang Bedagai. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari, terlebih menjelang Ramadan.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi dalam keadaan aman dan kondusif. Jajaran Polres Serdang Bedagai menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan sekaligus memperkuat hubungan humanis dengan masyarakat melalui aksi nyata dan penuh empati.

  • KSJ Laksanakan Safari Ramadhan, Bantu Orang Tua Terlantar di Awal Ramadhan 1447 H

    KSJ Laksanakan Safari Ramadhan, Bantu Orang Tua Terlantar di Awal Ramadhan 1447 H

    SUMUT , indeksnews.web.id/– Mengawali bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan dengan menyusuri berbagai daerah di Sumatera Utara untuk membantu para orang tua terlantar yang hidup tanpa penghasilan tetap.

    Kegiatan sosial ini difokuskan kepada para lansia yang selama ini bertahan hidup dari belas kasihan tetangga maupun bantuan orang lain. Tim KSJ turun langsung dari rumah ke rumah guna memastikan bantuan tepat sasaran.

    Koordinator pelaksanaan Safari Ramadhan, Boim dan Abdul Meliala, menjelaskan bahwa saat ini kegiatan telah dilaksanakan di tiga kecamatan, yakni Medan Deli, Medan Marelan, dan Labuhan Deli.

    “Untuk tahap awal, kami telah mengunjungi dan membantu delapan orang tua terlantar di tiga kecamatan tersebut. InsyaAllah kegiatan ini akan terus berlanjut ke daerah-daerah lain di Sumatera Utara seperti Asahan, Langkat, dan wilayah lainnya,” ujar Boim.

    Ia menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Gerakan Sedekah Jumat KSJ yang berada di berbagai daerah agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara serentak.

    “Kami bergerak mencari para orang tua yang ditelantarkan, khususnya di bulan Ramadhan 1447 H ini. Harapannya, mereka bisa merasakan kebahagiaan dan perhatian di bulan penuh berkah,” jelasnya.

    Sementara itu, pendiri sekaligus pembina KSJ, H. Ikhwan Lubis SH, MH, memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi langkah para koordinator dan relawan yang turun langsung ke lapangan.

    “Ramadhan 1447 H ini saya sangat respek dengan apa yang dilakukan para koordinator KSJ di lapangan. Mereka berkeliling seperti musafir, mencari dan membantu orang-orang yang susah secara langsung dari rumah ke rumah,” ungkap Ikhwan Lubis.

    Menurutnya, misi utama KSJ memang untuk mencari dan membantu kaum dhuafa secara tepat sasaran, bukan sekadar menggelar kegiatan seremonial.

    “Sebenarnya misi utama KSJ adalah seperti itu, hadir langsung membantu kaum dhuafa. Bukan hanya berkumpul ramai-ramai, tetapi benar-benar menyentuh mereka yang membutuhkan,” tegasnya.

    Ia juga menegaskan bahwa kegiatan sosial tersebut tidak hanya dilakukan pada hari Jumat saja, tetapi akan terus dipantau dan dilaksanakan sepanjang bulan Ramadhan.
    “Bukan hanya di hari Jumat, selama Ramadhan ini kami akan terus memantau dan melaksanakan kegiatan tersebut,” ujarnya kepada media.

    Dengan semangat berbagi dan kepedulian, KSJ berharap Safari Ramadhan ini dapat menjadi gerakan bersama dalam membantu para orang tua terlantar di Sumatera Utara, sehingga mereka tidak merasa sendiri dalam menjalani bulan suci yang penuh rahmat dan ampunan.

  • Sambut Bulan Suci Ramadan, KSJ Targetkan Masyarakat Pesisir dan Buruh Tani

    Sambut Bulan Suci Ramadan, KSJ Targetkan Masyarakat Pesisir dan Buruh Tani

    SUMUT – indeksnews.web.id/ – Menyambut bulan suci Ramadan 1446 H, Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) kembali menggelar kegiatan sosial dengan menyasar masyarakat pesisir di wilayah Kabupaten Deli Serdang dan Kota Medan, Jumat (13/2/2026).

    Kegiatan rutin yang dilaksanakan sejak pagi hingga menjelang Sholat Jumat ini dipimpin langsung oleh Koordinator Sedekah Jumat KSJ, Boim dan Abdul Maliala, serta dibantu para relawan di Desa Pematang Johar dan Kecamatan Percut Sei Tuan.

    Boim menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin KSJ, terlebih dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan.

    “Dalam menyambut bulan suci Ramadan 1446 H, kami melaksanakan kegiatan yang rutin kami lakukan bersama KSJ. Semua ini adalah arahan dari Bapak Pembina kami, H. Ikhwan Lubis, SH., MH., yang saat ini masih berada di Jakarta,” ujar Boim.

    Ia menambahkan, target kegiatan kali ini adalah para penanam padi atau buruh tani serta para nelayan tradisional yang menangkap ikan menggunakan jala. Tim KSJ bahkan turun langsung menyambangi para nelayan di sampan serta para petani yang tengah beraktivitas di sawah.

    “Target kami kali ini adalah para buruh tani dan nelayan yang kami temui langsung di lokasi saat mereka bekerja, baik di sawah maupun di perairan. Kami ingin memastikan bantuan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan,” jelasnya.

    Sementara itu, Pendiri dan Pembina KSJ, Ikhwan Lubis, menegaskan bahwa KSJ memang diarahkan untuk berbagi secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

    “KSJ memang diarahkan untuk berbagi langsung kepada mereka yang membutuhkan. Saat ini kami belum melakukan open donasi, kegiatan masih berjalan dengan dana internal. Namun, kemungkinan dalam Safari Ramadan nanti, kami akan melaksanakan kegiatan selama satu bulan penuh dan membuka donasi bagi para donatur dan relawan,” ujarnya.

    Ia juga menegaskan komitmen KSJ untuk terus melaksanakan program Sedekah Jumat dan Safari Ramadan secara konsisten pada tahun 1446 H ini.

    Melalui kegiatan tersebut, KSJ berharap dapat meringankan beban masyarakat pesisir, khususnya buruh tani dan nelayan kecil, sekaligus mempererat solidaritas sosial menjelang bulan suci Ramadan.

    (bm)