Category: Nasional

  • Herdman Tepat Sasaran! Beckham Putra Starter, Langsung Buka Gol Timnas Indonesia

    Herdman Tepat Sasaran! Beckham Putra Starter, Langsung Buka Gol Timnas Indonesia

    Jakarta ,indeksnews.web.id/- Keputusan pelatih John Herdman terbukti jitu. Gelandang muda Beckham Putra Nugraha yang dipercaya tampil sebagai starter langsung mencetak gol pembuka saat Timnas Indonesia menghadapi St Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026, Jumat (27/3/2026) malam WIB.

    Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Herdman membuat sejumlah kejutan dalam susunan pemain. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah penunjukan Beckham Putra sebagai starter di lini tengah.

    Kepercayaan itu langsung dibayar lunas. Pemain andalan Persib Bandung tersebut sukses mencetak gol pembuka setelah lolos dari jebakan offside lini belakang lawan.

    Strategi Berani Herdman

    Selain Beckham, Herdman juga memberikan kesempatan kepada Dony Tri Pamungkas untuk tampil sejak menit awal. Pemain muda tersebut dipercaya mengisi posisi wingback kiri dan bahkan turut mengambil peran dalam situasi bola mati.

    Tak hanya itu, beberapa pemain juga mengalami perubahan posisi. Jordi Amat yang biasanya berperan sebagai bek, kini dimainkan sebagai gelandang bertahan. Sementara Calvin Verdonk lebih fleksibel mengisi lini tengah.

    Di sisi kanan, Kevin Diks kembali ke posisi naturalnya sebagai wingback. Sedangkan Elkan Baggott menjalani laga comeback setelah absen cukup lama, berduet bersama Jay Idzes dan Rizky Ridho di lini pertahanan.

    Gol Cepat yang Menentukan

    Pergerakan tanpa bola Beckham Putra menjadi kunci lahirnya gol pertama. Ia berhasil memanfaatkan celah di lini belakang St Kitts and Nevis dan menuntaskan peluang dengan baik.

    Gol tersebut membuka jalan bagi dominasi Timnas Indonesia dalam pertandingan, sekaligus membuktikan bahwa keputusan Herdman bukan sekadar eksperimen.

    Susunan Pemain Timnas Indonesia

    Formasi (3-5-2):

    Maarten Paes; Rizky Ridho, Jay Idzes, Elkan Baggott; Kevin Diks, Jordi Amat, Calvin Verdonk, Beckham Putra Nugraha, Dony Tri Pamungkas; Ramadhan Sananta, Ole Romeny.

    Pelatih: John Herdman

    Kemenangan ini menjadi sinyal positif bagi Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026, sekaligus menunjukkan kedalaman skuad yang semakin solid di bawah arahan Herdman.

  • Catat!Panglima TNI Lantik 12 Pejabat Baru, Perkuat Profesionalisme di Tubuh TNI

    Catat!Panglima TNI Lantik 12 Pejabat Baru, Perkuat Profesionalisme di Tubuh TNI

    JAKARTA ,indeksnews.web.id/- Sebanyak 12 pejabat baru di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) resmi dilantik dalam sebuah upacara di Aula Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (25/3/2026).

    Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Panglima TNI Agus Subiyanto, didampingi para kepala staf angkatan, yakni Maruli Simanjuntak, Muhammad Ali, dan Mohamad Tonny Harjono.

    Berdasarkan keterangan resmi Pusat Penerangan TNI, sejumlah jabatan strategis mengalami pergantian sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier prajurit.

    Di jajaran TNI Angkatan Darat, jabatan Pangdam XVII/Cenderawasih diserahterimakan dari Amrin Ibrahim kepada Febriel Buyung Sikumbang. Selain itu, Danrem 173/Praja Vira Braja kini dijabat Vivin Alvianto menggantikan I Ketut Mertha Genarda, sementara Danrem 172/Praja Wira Yakthi beralih dari Tagor Rio Pasaribu kepada Robby Suryadi.

    Pergantian juga terjadi pada tingkat komando kewilayahan, di antaranya Dandim 1710/Mimika dari Redi Dwi Yuda Kurniawan kepada Teuku Jozanda, serta Dandim 1716/Tolikara dari Justus Bernard Mara kepada Derek Serebi Rumbino.

    Di bidang penegakan hukum dan intelijen, jabatan Dandenpom XVII/1 Nabire diserahterimakan dari Reza Ramdani kepada M. Harlan Pariyatman, serta Dandeninteldam XVII/Cenderawasih dari Deny Yanuarta kepada Nasser Khaled.

    Sementara itu, jabatan Dandenzibang 2/XVII Nabire beralih dari Wisnu Bowo Kusumo kepada Riznu Fitra Bhuwana Tombolotutu.

    Dari jajaran TNI Angkatan Laut, Danlanal Nabire kini dijabat Mario Marco Wainarisi menggantikan Guntur Prastyawan. Selain itu, Danpom Kodaeral X Koarmada RI diserahterimakan dari Zairin Busri kepada Raka Momon Saputra.

    Di lingkungan TNI Angkatan Udara, jabatan Dansatgas Korps Pasukan Gerak Cepat beralih dari Zaharrudin kepada Mansyur.

    Selain itu, jabatan Dankodaeral X juga diserahterimakan dari Werijon kepada Sugianto.

    Dalam keterangannya, Puspen TNI menegaskan bahwa pelantikan dan serah terima jabatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas organisasi.

    “Penyerahan dan pelantikan jabatan ini menegaskan komitmen TNI sebagai bentuk pembinaan personel dalam dinamika perkembangan situasi di wilayah penugasan, guna mewujudkan profesionalisme dan akuntabilitas melalui penerapan prinsip reward and punishment secara konsisten,” demikian keterangan resmi Puspen TNI.

    Langkah ini diharapkan mampu memperkuat struktur organisasi TNI agar semakin adaptif dalam menghadapi tantangan tugas ke depan.

  • Resmi!Pangdam Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang Tiga, Panglima TNI Pimpin Kenaikan Pangkat 57 Pati

    Resmi!Pangdam Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang Tiga, Panglima TNI Pimpin Kenaikan Pangkat 57 Pati

    JAKARTA ,indeksnews.web.id/- Jabatan Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta (Pangdam Jaya) kini resmi dijabat oleh perwira tinggi (Pati) TNI bintang tiga atau letnan jenderal. Hal ini terungkap dalam siaran pers Pusat Penerangan TNI terkait kenaikan pangkat puluhan perwira tinggi di lingkungan TNI.

    Prosesi kenaikan pangkat tersebut dipimpin langsung oleh Agus Subiyanto di Aula Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (26/3/2026).

    Sebanyak 57 perwira tinggi mendapatkan kenaikan pangkat, terdiri dari 47 Pati TNI Angkatan Darat, 9 Pati TNI Angkatan Laut, dan 1 Pati TNI Angkatan Udara.

    Dari jajaran TNI AD, salah satu yang menonjol adalah Pangdam Jaya (validasi organisasi) Deddy Suryadi yang kini menyandang pangkat letnan jenderal. Selain itu, Lucky Avianto juga naik pangkat seiring penugasannya sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III.

    Sementara dari TNI AL, kenaikan pangkat diberikan kepada sejumlah perwira, di antaranya Joko Andriyanto selaku Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) XI Koarmada RI, serta Sugianto yang menjabat Dankodaeral X.

    Dari TNI AU, kenaikan pangkat diberikan kepada Sigit Sasongko yang bertugas sebagai dosen tetap di Universitas Pertahanan (Unhan).

    Selain kenaikan pangkat, Panglima TNI juga melantik sejumlah pejabat strategis. Jabatan Pangkogabwilhan III resmi diserahterimakan dari Bambang Trisnohadi kepada Letjen TNI Lucky Avianto. Sebelumnya, Lucky menjabat sebagai Pangdam XVIII/Kasuari.

    Selanjutnya, Mayjen TNI Tugino yang sebelumnya menjabat Kepala Oditurat Militer Tinggi (Kaotmilti) II Jakarta, kini dipercaya mengemban jabatan sebagai Oditur Jenderal (Orjen) TNI.

    Pada kesempatan yang sama, Letjen TNI Bambang Trisnohadi dilantik sebagai Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI.

    Kegiatan pelantikan, serah terima jabatan, dan kenaikan pangkat ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam memperkuat organisasi melalui regenerasi kepemimpinan yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi dinamika tugas ke depan.

  • BGN Tegur Keras Pria Joget Pamer Insentif Rp 6 Juta/Hari dari Program MBG

    BGN Tegur Keras Pria Joget Pamer Insentif Rp 6 Juta/Hari dari Program MBG

    JAKARTA,indeksnews.web.id/  – Badan Gizi Nasional (BGN) menegur keras seorang mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG), Hendrik Irawan, yang viral di media sosial karena berjoget sambil memamerkan insentif sebesar Rp 6 juta per hari.

    Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengatakan pihaknya telah memberikan teguran sekaligus meminta Hendrik untuk menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas aksinya tersebut.

    “Sudah kami tegur. Dan sekaligus agar yang bersangkutan meminta maaf ke publik,” ujar Dadan, Rabu (25/3/2026).

    Senada dengan itu, Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang, menyebut Hendrik telah dipanggil dan ditegur langsung oleh Direktur Pemantauan dan Pengawasan BGN. Ia menyayangkan tindakan yang dinilai tidak pantas tersebut.

    “Sudah ditegur keras. Yang jelas kami sangat menyayangkan dan kecewa dengan sikap mitra yang demikian,” kata Nanik.

    BGN juga menyoroti aksi Hendrik yang berjoget di dalam fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tanpa menggunakan alat pelindung diri (APD). Nanik mempertanyakan sikap yang dinilai berlebihan tersebut.

    “Mengapa harus overacting seperti itu?” ujarnya.

    Sebagai tindak lanjut, BGN memutuskan untuk menutup sementara (suspend) operasional SPPG milik Hendrik di Cimahi. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya ketidaksesuaian pada tata letak dapur serta instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

    “Kebetulan setelah dicek dapurnya ternyata layout-nya salah. Dan IPAL-nya tidak benar, jadi kita suspend,” jelas Nanik.

    Klarifikasi Hendrik

    Menanggapi polemik tersebut, Hendrik Irawan memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa fasilitas dapur SPPG yang dikelolanya dibangun menggunakan dana pribadi, bukan dari anggaran negara.

    Menurutnya, ia telah menginvestasikan sekitar Rp 3,5 miliar untuk mendukung program nasional MBG.

    Terkait angka Rp 6 juta yang viral, Hendrik meluruskan bahwa nominal tersebut merupakan insentif bagi seluruh mitra program, bukan penghasilan pribadi semata.

    “Yang menerima Rp 6 juta itu bukan saya saja, semua mitra yang bergabung menerima, itu untuk insentif bangunan,” jelasnya.

    Ia juga mengaku hingga saat ini belum mencapai titik impas (break even point) dari investasi yang telah dikeluarkan.

    Hendrik menyatakan terbuka jika ada pemeriksaan dari pihak berwenang terkait operasional dan keuangannya. Selain itu, ia juga mengambil langkah hukum dengan melaporkan sejumlah akun media sosial yang dianggap menyebarkan informasi tidak benar terkait dirinya ke Polres Cimahi.

    Ia menilai narasi yang beredar di publik telah menyimpang dari petunjuk teknis resmi program MBG dan merugikan nama baiknya.

  • TNI Minta Publik Tunggu Hasil Penyidikan Kasus Air Keras Andrie Yunus

    TNI Minta Publik Tunggu Hasil Penyidikan Kasus Air Keras Andrie Yunus

    JAKARTA,indeksnews.web.id/  – Tentara Nasional Indonesia (TNI) meminta masyarakat untuk bersabar menunggu hasil penyidikan terkait kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

    Permintaan tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Aulia Dwi Nasrullah, yang menegaskan bahwa proses hukum saat ini masih berjalan di bawah penanganan Pusat Polisi Militer TNI.

    “Mohon menunggu sampai seluruh proses penyidikan oleh penyidik dari Puspom TNI selesai dilaksanakan,” ujar Aulia, Selasa (24/3/2026).

    Aulia memastikan bahwa penyidikan akan dilakukan secara objektif dan transparan. Hingga kini, penyidik masih mendalami dugaan keterlibatan empat personel TNI dalam kasus penganiayaan tersebut.

    “Sampai saat ini proses penyidikan terhadap empat personel yang diduga melakukan penganiayaan terhadap saudara AY masih berjalan,” tambahnya.

    Kasus ini bermula dari insiden penyiraman air keras yang dialami Andrie Yunus di kawasan Senen, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3/2026) malam. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar serius.

    Berdasarkan hasil diagnosis awal tim medis di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Andrie mengalami luka bakar sekitar 24 persen dari total permukaan tubuh, meliputi bagian mata, wajah, dada, dan tangan.

    Dalam perkembangan penyidikan, kasus ini menyeret dugaan keterlibatan oknum prajurit TNI. Sebanyak empat personel Detasemen Markas (Denma) Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI dari unsur Angkatan Laut dan Angkatan Udara telah diamankan.

    Keempat prajurit tersebut berpangkat perwira pertama dan bintara, dan saat ini ditahan di Pomdam Jaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

    TNI menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini secara profesional serta membuka kemungkinan mengungkap pihak lain yang terlibat dalam aksi kekerasan terhadap aktivis tersebut.

  • TNI Serahkan Jabatan Kepala BAIS Usai Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

    TNI Serahkan Jabatan Kepala BAIS Usai Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

    JAKARTA,indeksnews.web.id/  – Tentara Nasional Indonesia (TNI) melaksanakan penyerahan jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) di tengah mencuatnya kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

    Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Aulia Dwi Nasrullah, menyampaikan bahwa penyerahan jabatan tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban institusi atas kasus yang tengah disorot publik.

    “Baik terima kasih, jadi kami perlu sampaikan di sini, sebagai bentuk pertanggungjawaban, hari ini telah dilaksanakan penyerahan jabatan Ka BAIS,” ujar Aulia dalam jumpa pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (25/3/2026).

    Namun, saat ditanya apakah penyerahan jabatan itu berarti pencopotan terhadap Yudi Abrimantyo, Aulia enggan memberikan penjelasan lebih lanjut. Ia juga tidak mengungkapkan siapa sosok pengganti Kepala BAIS yang baru.

    Hingga saat ini, upaya konfirmasi kepada Panglima TNI Agus Subiyanto maupun Letjen TNI Yudi Abrimantyo belum mendapatkan respons.

    Sementara itu, penyidikan kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus terus berjalan. Pusat Polisi Militer TNI sebelumnya telah mengumumkan penahanan empat prajurit BAIS TNI yang diduga terlibat dalam aksi tersebut pada 18 Maret 2026.

    Keempat prajurit tersebut masing-masing berinisial Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES. Mereka berasal dari unsur TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara, dan telah dipindahkan ke Pomdam Jaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

    Dari empat tersangka, dua di antaranya diduga berperan sebagai eksekutor penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, sementara dua lainnya masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.

    Meski demikian, Puspom TNI belum mengungkap secara rinci terkait peran masing-masing tersangka, motif, maupun kronologi lengkap kejadian. Aparat militer juga menegaskan masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain atau dalang di balik aksi kekerasan tersebut.

    TNI pun meminta publik untuk menunggu hasil penyidikan yang tengah berlangsung, sembari memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

  • Pengunjung Plaza Medan Fair Heboh, Wanita Diduga Lompat dari Lantai Empat

    Pengunjung Plaza Medan Fair Heboh, Wanita Diduga Lompat dari Lantai Empat

    MEDAN ,indeksnews.web.id/ – Suasana di Plaza Medan Fair mendadak heboh setelah seorang wanita diduga melakukan aksi bunuh diri dengan melompat dari lantai empat gedung, Minggu (22/03/2026).


    Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, wanita yang identitasnya belum diketahui tersebut diperkirakan berusia sekitar 30 tahun. Ia ditemukan mengenakan kaos berwarna biru tua, celana jeans hitam, sepatu putih, serta membawa tas berwarna putih.


    Peristiwa itu sontak menarik perhatian pengunjung pusat perbelanjaan. Sejumlah saksi mata bahkan sempat merekam kejadian tersebut dan menyebarkannya di media sosial hingga viral. Dalam video yang beredar, terdengar suara warga menyebutkan kejadian tersebut terjadi di area Carrefour Medan Fair.


    Kapolsek Medan Baru Bambang Gunanti Hutabarat membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun, pihak kepolisian hingga saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kejadian maupun kondisi terkini korban.


    “Kejadian benar, namun untuk penyebab dan kondisi korban masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya singkat.


    Petugas kepolisian bersama tim terkait telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan lokasi guna kepentingan penyelidikan.


    Peristiwa ini menjadi perhatian serius pihak berwenang, sekaligus mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi serta menunggu hasil resmi dari penyelidikan kepolisian.

  • KPK Ungkap SKPD Cilacap Khawatir Dimutasi Jika Tak Penuhi Permintaan Uang Bupati

    KPK Ungkap SKPD Cilacap Khawatir Dimutasi Jika Tak Penuhi Permintaan Uang Bupati

    Jakarta ,indeksnews.web.id/  – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya kekhawatiran di kalangan pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap jika tidak memenuhi permintaan uang yang diduga diminta oleh Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rachman.

    Permintaan uang tersebut diduga berkaitan dengan pengumpulan dana untuk kebutuhan Tunjangan Hari Raya (THR) pribadi serta untuk Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

    Hal itu disampaikan Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, saat konferensi pers penahanan tersangka di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (14/3/2026).

    Menurut Asep, keterangan tersebut diperoleh dari hasil pemeriksaan terhadap 13 orang yang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Cilacap.

    “Beberapa saksi yang dari 13 orang itu, ada kepala-kepala dinas yang menyampaikan memang ada kekhawatiran kalau tidak dipenuhi permintaan dari saudara AUL ini maka akan digeser dan lain-lain,” kata Asep.

    Ia menjelaskan, para pejabat tersebut akhirnya memenuhi permintaan itu karena khawatir dianggap tidak loyal kepada pimpinan daerah.

    “Dianggap tidak loyal terhadap perintah bupati,” ujarnya.

    Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Selain Syamsul, KPK juga menetapkan Sekretaris Daerah Cilacap, Sadmoko Danardono, sebagai tersangka dalam perkara yang sama.

    Keduanya ditetapkan sebagai tersangka setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK pada Jumat (13/3/2026).

    Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan total 17 orang. Dari jumlah itu, 13 orang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

    “Berdasarkan kecukupan alat bukti dalam dugaan tindak pidana korupsi terkait pemerasan dan penerimaan lainnya di lingkungan Pemkab Cilacap, Jawa Tengah, KPK kemudian menaikkan perkara ini ke tahap penyidikan dan menetapkan dua orang tersangka,” jelas Asep.

    Dalam kasus ini, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 12 huruf e dan/atau Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

  • Ambil Sertipikat di Hari Libur, Warga Karawang Sebut Layanan PELATARAN ATR/BPN Pengalaman Terbaik

    Ambil Sertipikat di Hari Libur, Warga Karawang Sebut Layanan PELATARAN ATR/BPN Pengalaman Terbaik

    Karawang ,indeksnews.web.id/- Program Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) yang digagas Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memberikan kemudahan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja untuk mengurus berbagai layanan pertanahan.

    Melalui layanan yang tersedia di 107 Kantor Pertanahan (Kantah) di seluruh Indonesia, masyarakat dapat mengakses pelayanan pertanahan pada akhir pekan tanpa harus meninggalkan aktivitas pekerjaan mereka.

    Salah satu warga yang merasakan langsung manfaat layanan tersebut adalah Angelita (30), pegawai bank asal Karawang. Ia datang ke Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang untuk mengambil sertipikat tanah setelah proses balik nama yang sebelumnya ia urus secara mandiri.

    “Menurut saya ini benar-benar pengalaman terbaik. Well, the best experience I have ever had. Prosesnya cepat, saya bisa urus sendiri, dan hari ini bahkan bisa langsung ambil sertipikatnya,” ujar Angelita.

    Angelita mengaku mengetahui informasi mengenai layanan PELATARAN melalui media sosial. Ia melihat informasi tersebut dari akun resmi Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang di aplikasi TikTok, yang menurutnya responsif dalam menjawab pertanyaan masyarakat.

    “Honestly saya tahu dari TikTok. Di Google masih tertulis tutup, tapi di TikTok saya sempat tanya dan langsung dibalas. Itu enaknya, jadi saya tahu kantor buka dan bisa datang hari ini,” jelasnya.

    Ia menuturkan bahwa sertipikat yang diambil merupakan hasil dari proses balik nama yang ia urus sendiri tanpa melalui perantara. Menurutnya, proses yang dijalani cukup cepat dan tidak berbelit.

    “Prosesnya sekitar sebulan dan menurut saya cepat. Saya memang sengaja urus sendiri karena ingin tahu benar tidak sih pengalaman layanan pertanahan sekarang seperti yang banyak dibahas di media sosial,” ungkapnya.

    Pengalaman tersebut membuat Angelita merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. Ia menilai birokrasi pelayanan pertanahan kini semakin mudah diakses oleh masyarakat.

    Program PELATARAN sendiri merupakan inovasi pelayanan dari ATR/BPN yang dibuka setiap Sabtu dan Minggu mulai pukul 09.00 hingga 12.00 waktu setempat. Layanan ini ditujukan khusus bagi masyarakat yang ingin mengurus keperluan pertanahan secara mandiri namun memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja.

  • BNNK Deli Serdang Temukan Dua Pengguna Narkoba Saat Razia THM, Pengelola Diduga Halangi Petugas

    BNNK Deli Serdang Temukan Dua Pengguna Narkoba Saat Razia THM, Pengelola Diduga Halangi Petugas

    (indeksnews.web.id/) Serdang – Operasi razia narkoba yang digelar Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deli Serdang di sejumlah tempat hiburan malam (THM), Minggu (15/3/2026) dini hari, mengungkap adanya penyalahgunaan narkotika serta dugaan upaya penghalangan terhadap petugas.

    Razia tersebut dipimpin langsung Kepala BNNK Deli Serdang, Josua Tampubolon, dan berlangsung sejak pukul 00.30 WIB hingga 04.30 WIB. Operasi melibatkan sebanyak 35 personel BNNK Deli Serdang.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari operasi serentak yang dilakukan seluruh BNN Kabupaten/Kota di bawah koordinasi Badan Narkotika Nasional Wilayah Sumatera Utara. Sasaran operasi adalah tempat hiburan malam yang dinilai rawan menjadi lokasi penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

    Selain itu, razia juga dilaksanakan sebagai bentuk pengawasan terhadap Surat Edaran Bupati Deli Serdang Nomor 500.13/1182 Tahun 2026 tentang imbauan penutupan sementara tempat hiburan umum pada momentum hari besar keagamaan.

    Dua Orang Positif Narkoba

    Dalam operasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan di sejumlah tempat hiburan malam di wilayah Kabupaten Deli Serdang.
    Di GM Cafe, petugas melakukan tes urine terhadap 20 orang pengunjung dan pekerja. Dari hasil pemeriksaan, satu orang dinyatakan positif mengandung THC, yaitu zat aktif yang terdapat dalam ganja.

    Sementara di Sean Cafe, petugas juga melakukan tes urine terhadap 20 orang. Hasilnya, satu orang biduan dinyatakan positif Methamphetamine atau sabu.

    Sedangkan beberapa tempat hiburan malam lainnya seperti Hip Hop Karaoke, Are Cafe, Valentine Karaoke, DEC di Hotel Deli Indah, serta NGM Cafe diketahui dalam kondisi tutup saat petugas melakukan pengecekan.

    Pengelola Diduga Halangi Petugas
    Ketegangan sempat terjadi saat razia berlangsung di Sean Cafe. Saat petugas melakukan tes urine terhadap DJ, biduan dan pengunjung, pihak pengelola diduga mematikan lampu di lokasi serta menutup portal keluar masuk area.

    Tidak hanya itu, sejumlah orang juga dipanggil untuk berkumpul di sekitar lokasi yang diduga bertujuan menghalangi petugas BNN membawa seorang biduan yang hasil tes urinenya positif narkoba.

    Situasi sempat memanas karena petugas sempat tertahan di dalam area hiburan malam tersebut. Namun kondisi akhirnya dapat dikendalikan setelah Kepala BNNK Deli Serdang turun langsung menenangkan situasi.

    Petugas kemudian berhasil membawa biduan yang dinyatakan positif narkoba tersebut ke kantor BNNK Deli Serdang untuk menjalani proses penyelidikan dan asesmen lebih lanjut.

    Sorotan Pengawasan THM

    Peristiwa ini kembali menyoroti pengawasan terhadap tempat hiburan malam di wilayah Deli Serdang yang kerap menjadi sasaran operasi narkoba. Aparat menilai lokasi hiburan malam memiliki potensi tinggi menjadi tempat penyalahgunaan narkotika jika tidak diawasi secara ketat.

    Kepala BNNK Deli Serdang Josua Tampubolon menegaskan bahwa razia akan terus dilakukan secara berkala guna menekan peredaran narkoba di wilayah Deli Serdang dan sekitarnya.
    “Kegiatan razia akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya menekan peredaran narkoba di kawasan Deli Serdang dan sekitarnya,” ujarnya.

    Ia juga menegaskan bahwa dugaan penghalangan petugas saat razia di Sean Cafe berpotensi menjadi perhatian aparat penegak hukum apabila ditemukan unsur pelanggaran hukum dalam proses operasi tersebut.